JakartaGreater.com - Forum Militer
Aug 132017
 

Menteri KKP, Susi Pudjiastuti hadiri Penebaran Perdana Benih Ikan Lele Sistem Bioflok di Ponpes Tebuireng, Jombang. Jatim, 13/8/2017 (KKP RI)

Jombang – Pesantren di Indonesia, diinginkan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, bisa mandiri di sektor perikanan, sebagai usaha mencukupi kebutuhan protein untuk para santri sehingga mereka bisa menjadi generasi yang cerdas.

“Kami ingin agar para santri bisa mendapatkan cukup asupan ikan, asupan protein untuk anak-anak supaya pintar. Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang kompetitif sama pintarnya dengan orang luar negeri”, ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Minggu 13-8-2017 di SMA Trensains Tebuireng, Pondok Pesantren Tebureng II, Jombang, Jawa Timur,

Menteri Susi yang ditemui dalam acara penebaran perdana benih ikan lele sistem bioflok tersebut mengatakan, pemerintah memang sengaja memberikan bantuan ikan lele pada sejumlah pondok pesantren di Jawa Timur. Pondok pesantren menjadi salah satu tujuan, sebab di tempat tersebut santri tinggal.

“Banyak anak-anak di situ, anak-anak bangsa. Kami juga ke sekolah, tapi sekolah kadang hanya jam kerja saja, sehingga kami sementara ke pondok Pesantren sebab anak-anak ‘full’ di situ,” ungkap Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Dalam kesempatan ini Menteri Susi Pudjiastuti ingin agar anak-anak Indonesia menjadi anak yang lebih cerdas. Saat ini tuntutan globalisasi dan kompetisi di dunia semakin berat, sehingga memang sudah waktunya memulai dengan kerja keras dan spirit yang tidak boleh melemah.

“Manusia Indonesia harus dipersiapkan dengan lebih baik untuk menjadikan manusia yang lebih kuat, lebih punya semangat dan punya prinsip serta tujuan dalam hidupnya, terutama dari menjaga arus pengaruh idiologi aliran yang bisa mengganggu ketenangan hidup berbangsa dan bernegara,” ujar Menteri Susi Pudjiastuti.

Menteri Susi Pudjiastuti mengatakan agama memang menjadi pilar penting yang akan tetap menjaga norma aturan serta etika hidup berbangsa, berkomunikasi dan juga tata negara. Untuk itu, Menteri kelautan dan Perikanan menyebut tanpa agama yang kuat, negara akan kehilangan arah, stabilitas politik dan ekonomi menjadi tidak baik.

Menteri Susi Pudjiastuti menambahkan, pondok pesantren juga adalah cikal bakal pendidikan selain sekolah umum. Menteri Susi Pudjiastuti pun optimistis, dengan pondok pesantren akan lebih mengintensifkan dan mempunyai waktu lebih banyak dalam mengaplikasikan beragam pelatihan.

Menteri Susi Pudjiastuti juga mengatakan, untuk sekarang ini pemerintah memberikan bantuan berupa sistem budi daya bioflok. Dengan sistem itu, diharapkan pesantren bisa membuat budi daya ikan, untuk kecukupan gizi bagi para santri. Diharapkan tingkat konsumsi makan ikan juga lebih tinggi, bisa makan 1 kilogram per minggu, sehingga dalam satu tahun tingkat konsumsinya bisa sampai 50 kilogram per anak, sedikit di atas target pemerintah 46 kilogram per anak per tahun.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Susi Pudjiastuti  juga menyerahkan bantuan program gerakan pakan mandiri kelompok budi daya ikan dan pondok pesantren, bantaun pakan, sarana pengolahan, bantuan sarana budi daya lele sistem bioflok untuk 21 penerima pondok pesantren se-Jatim, dengan total nilai sekitar Rp 6,8 miliar.

Selain Menteri Susi dan pejabat di bawahnya, dalam acara itu juga dihadiri Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, KH Sholahudin Wahid, sejumlah perwakilan pondok pesantren penerima bantuan, serta tamu undangan lainnya.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan bantuan secara simbolis tersebut, termasuk meninjau lokasi kolam budi daya lele dengan sistem bioflok. Menteri Susi Pudiastuti juga menyaksikan langsung penebaran perdana benih ikan lele tersebut. Dirilis Antara pada 13 Agustus 2017.

  2 Responses to “Menteri Susi Ingin Pesantren Mandiri di Sektor Perikanan”

  1.  

    Anak2 di pesantren hrs banyak makan ikan. Yg pesantrennya dekat laut makan ikan laut. Yg pesantrennya dekat sungai makan ikan sungai, tp kalo pesantrennya digunung makan ikan tempe, ikan tahu dan ikan telor aja.

  2.  

    Semoga aja programnya bergulir tdk hanya di Jawa saja!

 Leave a Reply