Dec 232014
 
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti

Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengaku akan melakukan kerja sama dengan Angkatan Laut Amerika Serikat (AS). Kerja sama yang akan dilakukan di bidang penelitian dan riset.

“Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga akan bekerja sama dengan Navy Seal di bidang riset dan penelitian,” kata Susi saat mengunjungi kapal militer milik Amerika Serikat, Kapal Littoral Combat Ship (LCS), di Pelabuhan Tanjung Priok, Senin (22/12/2014).

Susi mengaku, dalam jamuan tersebut dirinya juga diminta untuk memaparkan kerja sama yang akan dilakukan oleh institusinya dengan Navy Seal.

Sementara itu, Susi mengagumi alat utama sistem pertahanan (alutsista) yang ada di Kapal LCC. Dia pun berharap, alutsista Indonesia menyamai kapal yang berasal dari Negeri Paman Sam tersebut. “Jadi maunya saya, semua punya (Alutsista) sama,” tuturnya.

Sebelumnya, Susi dan kedua anaknya memenuhi undangan makan malam Duta Besar (Dubes) AS, Robert Blake, dan Panglima Kapal LCS, Laksamana Muda Charlie Williams.

Kapal perang pesisir milik Amerika itu tengah melakukan kunjungan persahabatan ke negara-negara Asia Pasifik, salah satunya Indonesia. Mereka pun akan melakukan latihan dengan angkatan laut bersama di kawasan tersebut. (Okezone.com)

  127 Responses to “Menteri Susi Kerjasama dengan Angkatan Laut AS”

  1.  

    Hati2 ASU ITU licik. Kejadian beberapa tahun lalu. Ngakunya penelitian Lab mengenai pembuatan anti virus utk kesehatan…eh ga taunya untuk agent mata2…di daerah senen…

  2.  

    Panas

  3.  

    GUBRAK.!!

  4.  

    Apakah kerja sama dengan militer asing dibolehkan melalui menteri ink???????

  5.  

    mulai sekarang untuk calon mentri atau calon presiden RI sekalipun harus di orientasi tentang strategi pertahanan. kebijakan apapun yg diambil harus memperhatikan keamanan pertahanan negara.

  6.  

    Tambang tambang sudah banyak dikuasi kini lautan juga mau dikuasi juga, bagaimana bisa mandiri kalo begini terus, kemarin pak Jokowi asing boleh pimpinm BUMN kini pembantunya minta bantuan asing dilautan, sebagai rakyat merasa prihatin, kami memilih pemimpin yang amanah sesuai UUD, mudah mudahan hanya wacana jangan digadaikan negariku ini

    Salam NKRI

  7.  

    Mssih ingat organisasi tanpa bentuk di jaman pres. suharto? Sptnya bentuk gerakan seperti ini sdg dijalankan untuk menghancurkan nkri dengan melibatkan cukong dan media

  8.  

    yaelah jauh2 amat mikirnya….panglima jenderal besar SBY sekolah di amrik, latgab bareng mrik trus antek gitu?muna semua. sehari2 makan kfc aja sok

    •  

      Bung Vandahlan, kalo saya sih, make produknya ASU, makan di KFC ya gak apa, tapi kalo sudah menyangkut aurat dalam Indonesia, unsur strategis bangsa dan kesatuan bangsa……ya gak bisa diterima lah kalo ASU ikut campur….bung mau, bos bung mengatur hidup bung harus harus bagaimana dan mengaur esain dan tata interior rumah bung….?

  9.  

    Bung Bedo (no. 16) ..ini ASU ditawari riset loh …. ..coba rumah sampeyan mau gan di riset sama tetangga sebelah..?!?

  10.  

    Riset adalah kekuatan…jadi hati-hati share riset dengan ASU…kalo kita gak kuat, mending gak usah….mending kita aja sendiri…apalagi dengan Navy Seal, waduh…..sarat kepentingan mereka (ingat NAMRU)……bung Vandahlan, kita saja lah yang melakukan riset, sambil makan kfc…

  11.  

    numpang koment bung,cuma kalimat ini yang cocok “GO TO HELL WITH YOUR AID .. !!”

  12.  

    Pemikiran pendek bisa berakibat buruk, berfikir dan membuat kebijakan harus melalui beberapa filter efek positip dan negatipnya, jangan karena ingin sukses mengamankan laut dari pencurian ikan 300 t/ thn tapi berdampak pada hal yg kita tdk inginkan. Jalan pintas dari seorang pejabat yang tdk fikir revolusioner. Kerdil.

  13.  

    Mau penelitian kok sama NAVY SEAL.. Mestinya KOORDINASI DENGAN TNI AL buat SISTEM KEMARITIMAN YANG MUMPUNI berikut TEKNOLOGI PENDUKUNGNYA yang secara bertahap bisa mencakup seluruh NUSANTARA.. Sekali dayung beberap pulau terlampaui.. illegal fishing teratasi, Kemaritiman Negara semakin Terintegrasi,.. apa kerjasama NAVY SEAL GRATIS.?? berapa banyak NAVY SEAL yang ibu “UNDANG” untuk negara seluas NUSANTARA ini.. dan sampai kapan.. berapa banyak kapal perangnya yang akan dibawa kemari dan akan ditempatkan dimana.. itu sama saja bawa srigala kedalam rumah..

  14.  

    risetnya bagaimana ya? kenapa tidak menggunakan tim akademis saja? atau ini memang navy sealnya orang akademis? atau memang diskusinya sesama soccom akademis bersama kopassus akademis? kerjasama militer kok yang memberi pernyataan bukan pejabat terkait? kalau tidak ada pernyataan dari jajaran TNI, dari trimatra (sesuai jargon sea, air, land navy seal)…hal apa yang akan dirisetkan? dan apa hubungannya dengan pemutakhiran alutsista setara usa?
    semoga bu mentri tidak menepuk air di dulang, kesatuan masyarakat indonesia setelah pemilu agar dapat dijaga. salam tabik…

  15.  

    mo nyari minyak kali di laut, sekalian ngitungin lontong

 Leave a Reply