Dec 092014
 

 

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Susi Pudjiastuti menilai, pengerukan pasir dari laut Indonesia untuk memperluas daratan Singapura akan berdampak pada tenggelamnya pulau di area pengerukan.

Menurut dia, ketimbang pulau-pulau tersebut tenggelam, lebih baik disewakan kepada Singapura. “Saya pernah usulkan, lebih baik kita sewakan satu pulau ke Singapura, daripada pulau kita tenggelam,” ujar Susi saat berbicara dalam Rapat Pimpinan Nasional Kadin, Jakarta, Senin (8/12/2014).

Dia menjelaskan, Indonesia sebagai pemilik pulau-pulau yang terancam tenggelam akibat pengerukan pasir tentu akan sangat dirugikan. Dengan menyewakan pulau ke Singapura, dia mengatakan, Indonesia akan mendapatkan pemasukan pajak. “Kita dapat pajaknya, daripada pasir kita dikeruk, pulau kita tenggelam,” kata dia.

Susi mengakui, usulnya sempat ditentang berbagai kalangan. Bahkan, Susi mengaku bahwa nasionalismenya sempat dipertanyakan. Meskipun begitu, Susi mengatakan bahwa penyewaan pulau tersebut bukan berarti menjual tanah Indonesia. Kepemilikan pulau tersebut tetap ada di Indonesia.

“Mereka sempat tanya nasionalisme saya di mana. Daripada pasir kita dikeruk lalu pulau kita ikut tenggelam, gimana? Siapa yang tidak nasionalis?” kata mantan bos Susi Air itu. (KOMPAS.com)

Bagikan Artikel :
 Posted by on December 9, 2014

  95 Responses to “Menteri Susi: Ketimbang Tenggelam, Lebih Baik Pulau Disewakan ke Singapura”

  1. oalah… ya tangkap orang yang mengijinkan pengerukan itu dong bu… itu sudah jelas jelas merugikan negara… IMHO pulau disewakan ke pihak lain justru lebih berpotensi bagi pejabat negara atau pejabat setempat untuk melakukan korupsi yang lebih massif…

    • lagian ngandelin pajaknya aja.. emang pajak itu berapa persen dari total penghasilan mereka sih bu? itu juga kl nggak digelapin.. kl digelapin? senengnya dapet kue yg kecil aja. think big !! kelola sndiri pulaunya berdayakan..!! kalo perlu buat pusat judi dipulau terluar..!! yang kelola BUMN..!! dapetin kue yang lebih besar buat negara..!! ITU LEBIH BAIK..

    • @vans, kita jangan berpikir negatif duluan, lebih baik dicoba dan dijalankan, saya lebih suka dengan skenario sepert ini yaitu :pulau disewakan ke Singapura tapi imbal baliknya SDM untuk membangun pulau tersebut dan pekerja pabrik yang dibuat disana diutamakan orang orang Indonesia, kemudian militer Indonesia tetap berada di pulau yang akan disewakan tsersebut,dan,ditambah pajak sewanya dan memperketat birokrasi sehingga minim korupsi

      • bung @botol , ide anda ngawur bung , mau emas berapa gunung juga buat kita , engga boleh lah wilayah kita di sewakan sama negara asing , klau ngomongin teritori sama aja ngomongin harga diri bung , coba kamar bung di sewakan ke orang lain , anda ijinkan tidak ? hehehehe

        • Kalo kamar kita sewakan ke orang lain itu namanya kost2an/kontarakan, dan itu berarti bisnis…kalo bicara bisnis tentu ada duitnya…kalo kita punya duit artinya kita punya kmr pribadi yg tdk disewakan buat kita tempati sendiri hehehe…more less analoginya seperti itu

          • masalahnya itu namanya bisnis, tapi coba pikir, ini masalah kenegaraan, kok mau diitung untung rugi seperti bisnis ? kecuali kalo emang bener negara kita sekarang emang dipimpin sama ceo bukan presiden hehehe, jadi PT Indonesia Raya, Tbk.

        • miskin tapi kok sombong

      • kalau ada yg pernah main ke resort2 di bintan atau batam, pasti tau sebenarnya udah lama pulau2 kita itu dikuasain sama cukong2 singapur..

        mata uang yg lebih disukai untuk transaksi di resort2 itu bukanlah rupiah tapi dolar singapur. rupiah diterima tapi dengan kurs yg bikin kita males pakainya.

        kenapa bisa gitu? kemana pemdanya??
        ya karena pemilik resort2 di kepulauan riau rata2 orang singapur. dan mereka menyumbang pajak ke pemda (atau orang2 pemda, entahlah) makanya tetap aman2 aja.

        saran ibu susi sebetulnya niatnya baik. mencegah pencurian pasir laut itu susah karena banyaknya pulau2 kecil dan tak berpenghuni di wilayah kita. ditambah lagi sekarang cara ngeruknya bisa dengan kapal keruk yg punya ‘belalai penghisap’, jadi dikeruk dari lepas pantainya juga bisa. lama2 habis tambah ke dalam bibir pantai pulaunya. tanpa ketahuan kasat mata.

        cuma tetap saja beking2 pencurian pasir laut itu yg harus disikat dulu. aparat kita juga ga bersih kok. banyak yg main bbm kapal (bunker) atau jadi beking jual pasir laut..

        • @kucing ,
          iya pendapat anda masuk akal , sebagai peta keseimbangan di bangun bersaman , pangkalan AD AU AL , minimal setingkat bataldyon , bisa menjamin agar penyewa tidak merasa “memilikinya” dan pajak di buat transparant berapa persen APBD daerah dan pusat ,
          ikutkan KPK disitu untuk pengawasan

          bukan disewakan , istilahnya membuka Investor asing untuk mengelola , akan tetapi kita masih yang menentukan

          begitu , kira – kira ….
          jangan sampai offense … dalam berbeda pandangan , tetapi tetap 1 , NKRI

          • Ibu Susi enggak mikir deh …
            NKRI harga Mati …
            Dari pada disewain ditegakkan hukum di sana … tangkap tuh cukong Pasir Laut dan Pasang Barikade Kapur TNI AL di perairan selat singapura … kalo perlu dirudal aja kapal pengangkut pasirnya …

            NKRI tak akan pernah nyewa nyewain pulau … tuh Freeport kasus nyata bagi kita …

    • kayaknya ane stuju tuh
      haha

      di sewain
      di banhun
      kita punya saham disana
      keuntungan di bagi
      kita dpt pajak
      setelah bagus kita ambil alih

      secara logika visanya masuk INA
      mata uang?
      ini yg bikin ribet

      *hanya pmikiran sepihak loh

    • mending bikin tempat riset… masih ada gunanya…

    • Saya kok kurang setuju dengan kebijakan keduanya ya.

      Pertama jika pulau terluar yang dikeruk berati kita kehilangan luas lautan yang jaraknya 20mil dari daratan.

      Kedua jika pulau kita disewakan itu bisa bahaya apalagi setelah disewa malah dijadikan tempat rudal2 negar tetangga yang akan dengan mudah menjangkau pulau penting di Indonesia.

      Please pemerintah pikirkan lagi ya.

  2. Nyimak aja

  3. Kalo itung2annya menguntungkan ya rapopo 🙂

    • Sewakan untuk transit liaoning jg menguntungkan scr itung2an, kalo yg dimaksud menguntungkan secara pemasukan duit bwt negara

      • kl mau gila gak usah tanggung tanggung. sekalian aja sewain buat armada ketujuh AS.. udah sejak lama mereka pengen Indonesia menyewakan lahannya untuk pangkalan mereka. kl sampe kita ijinkan? apa yg nggak dikasih sama mereka. jgnkan payung udara. seluruh armada perangnya sdh pasti akan diaktifkan untuk melindungi indonesia dan segala kepentingan mereka yang ada disini.. tapi krn pikiran para pemimpin kita masih waras, makanya di tolak.

      • DARIPADA IKAN KITA DICURI, MENDING SEWAKAN SAJA LAUT KITA, AMBIL BIAYA SEWANYA.
        Nagapain juga bakar2 dan mercon kapal pencuri ikan, buang-buang BBM saja.
        Koplaxxx kok nanggung.

  4. Saya mendukung penuh

  5. batam juga direklamasi sekalian biar nanti daratan nyambung sama sipilis…batas dak hilang, batas maritim jg tetep….

  6. Kadang definisi Nasionalisme dibuat blur oleh salah satu pihak yg tidak ingin kedok atau keuntungan korupsi mereka terbongkar .. apa yg di usulkan bu susi realistis .. daripada ribuan pulau tidak dihuni sebagai rumah para manusia perahu ilegal lebih baik disewakan dengan perjanjian yg saling menguntungkan .. perbatasan terjaga dengan sendirinya dan infrastruktur juga dibangun singapore .. jangan jadi negara yg sombong dengan bilang nasionalisme nya mana padahal mereka yg bilang itu pun tidak melakukan apapun ..

    • ada juga yang mengaku paling nasionalis tetapi menjual aset-aset dan kekayaan negara dengan murahnya

    • @majapahit orang sedeng, mikir kebolak-balik, mikir dia nasionalis tapi nyatanya kapitalis, belajar logika dulu mas

    • mas@ majapahit….lebih baik ganti nama anda saja…malu mas kalo pake nama majapahit sedangkan jaman dulu majapahit terkenal dgn wilayah kekuasaannya yg tdk ada sejengkal tanahpun utk dijual apalagi desewakan ke penjajah…maaf mas majapahit eling dgn nickname anda mas…

  7. Solusi pertama ya jelas harus tangkap orang yg keruk n jual pasir ke s’pore, ini kan kejadian sdh lama, kenyataan memang warga indonesia apalg kl terkait duitt,,bandelnya minta ampuun,,yg dibutuhkan ya sdh jelass ketegasan aparat,,kita ingat pulau nipah jg hampir tenggelam krn dikeruk,,alhamdulillah bang SBY instruksikan lansng utk direklamasi & dibangun, skrng malah ada TNI disana,,kita minta solusi minimal spt solusi yg dilakukakan bang SBY

  8. Yang yang yang yang hahaha
    Ciduk dulu paraa bosw nya pengeruk pasir, karena itu merugikan negara, tanam kembali mangrove disana sebelum pulau nya tenggelam,, dan cegah para pengerukbuntuk berhenti, m krn merusak habitat ikan seperti trumbu karang disana, di malaysia saja sdh di stop, kenapa di indonesia malah berlanjut,
    Kasus ini tdk boleh di spelekan, krn jika ini masih berlanjut 1 pulau hilang dan akan merambah ke pulau yg lain,
    Selanjutnya luas wilayah singoporno akan meluas,,,, luas as as as,,,, uuu

    Memang lebih baik dipsewakan bikan dijual,,
    Ada kalangan yg menanyakan nasionalisnya, , ya mereka yg menanuakan nasionalisnya pada bu susi karena mereka yg memiliki lahan atau tongkang disana, spy bisa leluasaa meneruk eruk se enak udhelnya,,

    Apakah presiden jkwi bisa tanggap dg peristiwa seperti ini, dan bisa menghentikanya,?
    Monggo di simax

    • lha iyo to, salah satu poin yg patut disayangkan dalam pemberitaan ini, kok Ibu Susi sewaktu
      dimintai pendapatnya ttg pengerukan pasir dari laut Indonesia untuk memperluas daratan Singapura langsung nyambungnya “ketimbang pulau-pulau tersebut tenggelam, lebih baik disewakan kepada Singapura ” …. paling tidak yg paling urgent stop dulu pengerukan tangkap oknum pengeruk pasir beserta kapalnya. kok seakan2 tanah kita yg sedang dikeruki (seperti pemberitaan sebelumnya) bukan masalah yg genting …….jika tanah kita sudah aman lha baru berpikir sewa / dikelola sendiri tentu dgn berbagai pertimbangan

  9. menurut saya sih lebih baik gitu daripada tuh pulau tenggelam kalo tenggelam bisa bikin garis pantai kita berkurang dong

    pendapat orang awam

  10. Tangkap cukong tanah n pasir
    Larang ekspor tanah pasit ke singapura

  11. Sebuah ide yg menarik tapi berpijak dari alasan yg tidak linear.,
    Ketimbang tenggelam dikeruk kok terus disewakan ke singapura.,
    Coba, ketimbang tenggelam dikeruk singapura bisa aja mendingan dikeruk sendiri..atau..ketimbang tenggelam dikeruk singapura mendingan dibikin pulau tujuan wisata..atau..ketimbang tenggelam dikeruk singapura mendingan di bikin markas TNI disana.., bisa juga dibikin tempat istirahat bg nelayan Indonesia.., dsb.

    Lagian, kalo mau disewakan kenapa harus ke singapura.., sewakan ke org eropa masih lebih bagus.,

    Maaf Bu Susi.,untuk ide yg satu ini kurang asyik..

  12. Di torpedo saja kapalk keruknya dan seluruh awaknya serta cukongnya dihabisi di tempat

  13. Alaternatif lain DILARANG pengerukan oleh perusahaan/ negara lain.

    Kita harus melihatnya secara begini: dengan adanya perubahan iklim diiringi kenaikan paras air laut, tidak sampai 50 tahun pulau2 marjinal begini akan tenggelam. Untuk pulau2 batas terluar tidak ada jalan lain kecuali mempertahankan dengan cara reclaiming sdh dilakukan era SBY. Untuk pulau2 di dalam batas, usul menteri Susi logis dan patut dipertimbangkan.

    • betul bung Antonov.. dan pada masa pemerintahan SBY pulau pulau yang berada di perbatasan dengan negara tetangga langsung di reklamasi diberikan nama sekaligus di daftarkan ke badan dunia oleh pemerintah dan dijadikan sebagai tapal batas negara.
      salah satunya karang unarang / ambalat yang padahal gugusan karang itu terbenam dibawah permukaan air laut kurang lebih 1 meter…
      semoga pemerintahan era Jokowi semakin peduli dan semakin meningkatkannya dalam hal perlindungan dan pengembangan wilayah paling luar indonesia.

  14. ngambilnya nya aja pake darah orang jaman dulu , lah sekarang enak bgt main sewakan aja ke negara lain , bukan mafia pasirnya di tangkep malah mau sewakan ke negara lain , ngomongnya klau engga sewa ya jual mlu , ckckckckckckckc

  15. Udh jelas2 tau byk kapal pengeruk pasir ko didiemin aja.. bakar jg donk..
    yg bekingin karungin cemplungin kelaut
    anggota hewan yg byk koar2 sumpel mulutnya pake granat.

  16. hentikan pengerukan dan tangkap orang yang menjual tanah ke singaporno. . .trus supaya pulau yang hampir tenggelam itu di timbun lagi. . .di indonesia kan banyak bukit2 tu. . Keruk bukit tersebut trus timbun lagi ke pulau yang hampir hilang tsb.
    Mengurangi bukit kan mengurangi kelongsoran. . .bukan menyewakan pulau ke singaporno. . . Rugi atas bawah lah kita. . .

    SALAM NKRI

  17. Untuk mendongkrak pendapatan Devisa melalui sektor Turisme maka Singapura membuat area bisnis wisata di Marina Bay Sands, nah keberadaan tempat ini menjadi saingan bisnis Malaysia di Genting Highland (GH), waktu itu tahun 2006an Investor Malaysia berencana mengembangkan bisnis serupa GH di kawasan wisata Lagoi di pulau Bintang-Tanjung Pinang. Namun rencana ini gagal karena penolakan masyarakat terhadap adanya wisata judi didaerah itu. Nah andai saja pulau2 tadi tidak disewakan tapi dibikin kawasan wisata bisnis oleh Investor dalam negeri dengan dukungan infrastruktur maka turis2 Singapura & dunia pasti mau main kesitu dengan kata lain jangan hanya mengejar pajak. Ingat pesan Presiden Xi Jin Ping kepada Presiden Jokowi kalo mau maju ya harus siapkan kawasan bisnis dan dukungan infrastruktur. Buat apa bisa mengahalau pencuri ikan kalo mau jual ikan aja kagak bisa trus uang yang bisa dihemat/didapat dengan menenggelamin kapal pencuri ikan itu bisa didapat atau kagak

  18. Pemikiran ga bener, ga nasionalis. Klu khawatir pulau jadi tenggelam karena pengerukan pasir, mk pengerukan pasirnya yg harus dihentikan. Bukan malah meyewakan pulaunya.
    Kebijakan yg kaya gini nih yg bikin rakyat marah. Klu ga mampu jaga kedaulatan nkri ya sdh mundur saja dari menteri. Jgn malah bikin masalah.
    Tentang fir saja udah bikin gondok, mau ditambah sewa pulau lagi.

  19. Maaf saya g sutuju bu susi….coba yg ide yg lainya buk……cmiw om

  20. tembak kepalanya pengeruk pasir itu baru bener. gak usah plantar plintir

  21. Pertama di sewakan,,, diam diam DI JUAL ,,,,, aduh sakit nya

  22. Kita berputar-putar menentukan mana yang lebih dulu, ayam atau telur? Mana yang harus lebih dulu dilakukan (di tengah keterbatasan)? Saya kurang nyaman dengan ide bu menteri tapi saya coba menangkap apa yang beliau pikirkan: sepertinya beliau membayangkan semacam kerjasama seperti PT Seaworld (milik Grup Lippo) dengan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (perusahaan milik Pemda DKI Jakarta) dimana setelah jangka waktu tertentu fasilitas yang dibangun oleh singapur dikembalikan kepada Indonesia. Ini artinya pembangunan pulau yang terabaikan tanpa mengeluarkan biaya.

  23. Maaf bu menteri.
    Untuk kebijakan yang satu ini saya kurang setuju.
    Lebih baik pulau2 tersebut kita saja yang mengelolanya sendiri.
    Bangun infrastruktur dasar lalu ajak investor dalam negeri untuk mengembangkan pulau2 tersebut menjadi destinasi wisata seperti raja ampat.
    Jangan lupa investor dalam negeri diberikan insentif dan promosikan pulau tersebut ke seluruh dunia secara besar2an…

  24. Cara berpikir pengusaha yg gak mau rugi, oke., kita lihat kedepannya gimana bu susi.

  25. Yang penting dalam pemerintahan baru sekarang, pengerukan dan penjualan pasir/tanah buat singaporn/malon HARUS SUDAH DIHENTIKAN DAN SIAPAPUN YANG TERLIBAT HARUS DIHUKUM SEBERAT BERATNYA !!!

  26. Pertama disewakan,, setelah habis kontrak, berani minta kembali? masih ingat artikel ini http://jakartagreater.com/mta-1-mta-2-serta-dca-indonesia-singapura/ waspadalah,, pertama minta bantuan asu utk bantu pengawasan laut kita, sekarang ide nya baru lagi,,, waspadalah waspadalah,,

  27. spesifik nya MTA 1 dan MTA 2

  28. menurut ane
    pengerukan pasir ilegal adalah salah..harus ditegak kan hukumnya..solusi pengerukan pasir ilegal banyak selain sewa pulau
    kalo menyewakan pulau atau bahasa halus memberikan kesempatan dalm berinvestasi..itu adalah lain hal..
    mohon untuk bu susi jangan mencampur adukan 2 hal yang tidak berkorelasi..
    marilah kita NKRI berpikir bahwa negara adalah negara kepulauan..kalo pemerintah ingin menjadi kan RI sebagai poros maritim..maka harus berdasarkan pemikiran bahwa negara kita adalah negara kepulauan
    imho

  29. Saya punya Rumah tipe 70
    4 kamar tidur
    3 kamar mandi/wc
    Ada Ruang Tamu
    Ada Ruang Dapur
    Ada Ruang makan
    Ada Ruang keluarga

    Dan dirumah
    Ada Istri
    Ada 4 Anak
    Ada Mertua

    Dan…

    Diantara 4 Kamar tidur sy sewakan 1 kamar ke org lain..
    Sementara didalam rmh ada Keluarga sy…

    Bagaimana tanggapan Keluarga & tetangga sy ya..??

    • Masih lumayan bung… bagaimana jika penyewa, numpang makan, ngebor sumur utk dirinya sendiri, bikin home industry, jualan pulsa, batu akik dan bensin eceran di halaman rumah? Ini sudah terjadi di negeri ini.

    • rumah sama negara beda mas bro…

    • pendapat gw sudah pasti gak pantes, knp?karena namanya org berumah tangga itu isinya cm anggota keluarganya aja omong kasarnya apa ia urusan ranjang jg org luar mesti tau jelek bagusnya rumah tangga masa org luar jg masi tau, kl uda bgt bisa dimanfaatin yg gak bener dong.

  30. Nampaknya butuh pendalaman dan pertimbangan lagi serta butuh pemikiran lebih lanjut .namun saya setuju dengan pendapat reklamasi batam saja mendekati negara jiran agar reklamasi jiran tidak lebih menjorok kemana mana ke wilayah Indonesia, sementara ini saya berubah pikiran ke arah agar pendapat pulau tidak disewakan namun coba pemerintah mulai membangun wilayah wilayah terluar dengan mengundang investor dalam dan luar negeri.

  31. bangsa dengan mental tempe ngiler pengin maju. Selama mentalnya budak, jangan ngimpi pengin maju. NKRI Harga mati? PREET.. Keadilan Harga mati!

  32. lebih baik di reklamasi trus di buat lanal, lanud plus 2 bataliyon tni ad….

  33. Lebih baik dari hongkong.! Eh gelarnya beli di mana? Pasar senggol ya

  34. Masih parah kalo pulau milik kita tapi SDAnya yg ngeruk bngsa lain…. 🙁

  35. ini yang mengijinkan pasir di keruk harus diseret ke meja pengadilan dengan hukuman membahayakan kedaulatan negara (SUBVERSIF)…… hukum seumur hidup.

  36. Untuk yang satu ini, bu Susi sebaiknya tidak usah meneruskan ide ini….usul yang kurang CERDAS…Tidak semuanya harus berpikiran dengan angka apabila berhubungan dengan kedaulatan negara…( cukuplah kontrak tambang saja karena sudah telanjur..sotoy)..Semua pulau harus dijaga keutuhannya. Kalau sampai pulau2 mulai disewakan, akan memiliki efek merugikan yg panjang…contohnya bila pulau disewakan ke singapore, nanti malah singapore menggunakan pulau itu untuk kegiatan latihan militer, spy atau apalah karena punya hak sebagai penyewa dengan kedok wisata. kalau sudah begitu, tinggal pihak barat ikut masuk dan leluasa mengontrol kedaulatan RI.Lebih baik ambil segera FIR..jangan kelamaan persiapan.Lagipula,belum tentu juga singapore mau menyewa tanpa syarat2 yang akan menguntungkan mereka..IMHO.

  37. mbah kok gk muncul2 siiih…

  38. Ngenes mikir pola pikir pemimpin kayak gto..ujung2e duwiittt…

  39. lebih baik tenggelam daripada tanah air kita disewakan ke bangsa lain!!!!
    NKRI harga mati. . . .

  40. dijual aja bu biar tdk repot

  41. kok pada ribut opsi bu susi….apa dak mikirin juga tuh akibat daratan sipilis makin menjorok mendekat ke Indonesia …maka wilayah Indonesia mengalami penyusutan..langkah pak SBY perlu diteruskan untuk mereklamasi pulau2 terluar bisa dijadikan pulau wisata ataupun jadi pulau garda terdepan….

    disamping menyeret cukong2 brengsek juga perlu dipikirkan opsi plan B, atau C…kalau cuma usul sewa siih akan berdampak domino yg tdk terkontrol…

    maaf siap salah….

  42. enak di singapore ga enak di kita. NKRI HARGA MATI

  43. dikasih gratisan aja bu gak repot ngurusin tagihan

  44. Banyak yg keberatan OPSI disewakan rupanya.. 😀

    A. Pasir dikeruk = Pulau lenyap, Harga Pasir sangat murah, transaksi mustahil 100% kas negara,
    Versus
    B. Disewakan = Artinya mengundang investasi, mendapatkan pajak selain bea sewa, pulau pun tidak lenyap, semakin besar Singapore naroh aset dipulau yg disewakan semakin ketergantungan negara itu kepada NKRI.

    gue qo ga melihat SALAHNYA dimana dlm opsi DISEWAKAN..

  45. gelar sampe berbaris gitu, tp isi koment nya cemen, gak da pencerahan…….!!!

  46. Katanya NKRI HARGA MATI………….lha ini pulau dikeruk oleh asing, sampe hilang tenggelam kok pada diam saja, bagaimana nih pak jokowi ????????????????????

  47. Kebijakan pak Jokowi MENENGGELAMKAN ” kapal kapal ” pencuri ikan baru dimulai, tapi INGAT singaporn & malon sudah lebih dahulu MENENGGELAMKAN pulau pulau kita !!!

  48. Gelar panjang bener… ntar kl kontrak hidupnya abis jg semua gelarnya sama. Almarhum.. hehehe…. just kidding om..!!

  49. mending dibangun ae bu…gen ora dikeruki pasir e… gendheng mentrine ki…….

  50. Dipikir dulu lakh kalo ngomong….. Masih ada solusi lain tanpa menyewakan pulau kita ke little neighbour dan tanpa ada pulau kita yang tenggelam….. Kalau tega menenggelamkan kapal illegal fishing, kenapa nggak tega menenggelamkan kapal pencuri pasir….. Walaupun dia WNI tapi dia sama saja telah mengabdikan hidupnya demi little neighbour.
    Solusi yang lebih baik adalah membangun pulau tersebut menjadi sesuatu yang bermanfaat dengan memperkerjakan WNI tadi (pencuri pasir) sehingga tidak ada lagi kasus pencurian pasir

  51. Maap tante sus, yg ini nga ngikutin.
    bikin area judi prostitusi narkoba yang terorganisir aja tan, yg dikelola sama negara langsung, kan lumayan fee nya tuh tan.
    gerbang masuknya bikin tulisan gede dan megah “WELCOM TO THE HELL”
    di denger nga di denger aku mah apa atuh

  52. Tidak ada tetangga yang BISA dipercaya. Ingat hal vital : KEAMANAN NEGARA. Kedaulatan Indonesia Tindak sangat tegas dengan efek jera langsungpenjual pasir dan sejahterakan langsung rakyat yang berbatasan singapura. Kewajiban Pemimpin dan rakyat jaga kedaualtan.

 Leave a Reply