Apr 222017
 

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (KKP RI @kkpgoid)

Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama dengan Satuan Tugas 115, Polisi Perairan, dan TNI AL menangkap sebanyak 106 kapal ikan asing selama periode Januari-April 2017.

“Hari ini kami umumkan dalam bulan Januari sampai April 2017, kami melakukan operasi patroli seperti biasa. Ternyata mendapatkan pencurian ikan ini makin luar biasa banyaknya. Bahkan mungkin bila dihitung per semester, per triwulan, per kuartal tahun 2017 ini terbanyak daripada tahun lalu,” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam konferensi pers di Jakarta, 21/4/2017.

Penangkapan sebanyak 106 kapal ikan asing itu diperoleh dari hasil penangkapan TNI sebanyak 37 kapal, Satpolair 12 kapal, dan Ditjen PSDKP-KKP 57 kapal yang terdiri dari 3 kapal Malaysia, 4 kapal Filipina dan 50 kapal Vietnam.

Pencurian Muatan Kapal Tenggelam

Menteri Susi berharap koordinasi antarlembaga pemerintah dapat diteruskan untuk menegakkan hukum dan menjaga kedaulatan negara, seperti salah satunya adalah saat penyidikan kasus penemuan kapal asing yang masuk ke perairan Indonesia pada Jumat (21/4/2017) pagi di perairan Anambas, Kepulauan Riau.

“Kita berharap untuk kapal yang besar ini bisa minta bantuan Interpol untuk bantu untuk menangkap kapal tersebut. Kapal ini bukan kapal ikan, tapi kapal yang bekerja mengambil BMKT atau benda muatan kapal yang tenggelam,” ujar Susi.

Kapal itu, ujar dia, terbukti masuk zona teritorial Indonesia karena personel TNI Al lebih dulu mengamankan seluruh anak buah kapal (ABK) di Tarempa dan Jemaja, Riau.

Total ABK yang ditemukan saat penyelidikan berjumlah 20 orang, terdiri 16 warga negara dari China, 3 orang dari India, dan 1 orang dari Malaysia.

Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksda Achmad Taufiqoerrochman mengatakan, awalnya tim TNI AL melakukan patroli seperti biasanya.

Namun pagi tadi, lanjutnya, ditemukan sebuah kapal yang mencurigakan dan akhirnya konsentrasi di Selat Malaka. Kemudian pihak TNI AL mengerahkan tim patroli tambahan dari Jemaja.

“Tentunya ini bukan kapal perang yang kita kerahkan. Patroli kecil Bakamla dengan awak hanya empat orang. Itu jaraknya 45 mil dari posisi kami. Itu pun tidak sekali jalan. Karena begitu kita berangkat, bahan bakar habis kita kembali. Hingga empat kali keluar, baru kita temukan di posisi itu,” katanya pula.

Kemudian, lanjutnya, empat personel naik dan bertanya, dan dijawab oleh ABK bahwa nakhodanya sedang turun ke darat. Karena itu, 20 ABK itu ditahan di Jemaja dan Tarempa untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pengangkutan 20 ABK tersebut dibantu dengan kapal nelayan sekitar. Tim patroli pun meninggalkan kapal karena posisi jangkar sedang turun dan sudah tidak ada awak kapal yang berada di atas kapal tersebut.

Setelah itu, tim patroli mengerahkan kapal perang ke lokasi kapal asing berada.

“Kemudian barulah kami kerahkan kapal perang ke sana. Saat kapal perang sudah sampai sana, kapal itu sudah tidak ada. Karena kami amankan dulu orangnya, kemudian laporan awal bahwa nakhodanya sedang turun, kemudian kami sudah bawa ABK-nya ke darat, maka kami perintahkan kapal perang ke sana untuk mengamankan itu,” ujarnya pula.

Saat ini kapal asing tersebut sedang dalam pemeriksaan. Menurut Menteri Susi, kapal itu diduga mengambil sisa kerangka Kapal Seven Skies milik Swedia dan Kapal Igara Skies milik Jepang.

Antara

  38 Responses to “Menteri Susi : Pencurian Ikan Luar Biasa Banyaknya”

  1. Sikat aja Bu..

  2. Sudah waktunya punya kapal patroli dg enduran minimal 2 minggu,biar kejadian spt ini tidak terus berulang

  3. Salah petugasnya knp kunci kontaknya gk diambil, kyk pak polisi yg tilang org kuncinya diamankan dluan hehe..

  4. Kali kali tembakin saja maling ikannya pake rudal..Tenggelamin kapalnya langsung ditempat..

  5. Teknologi dan peraturan kita masih kurat canggih ya!! Kita masih bisa kebobolan seperti ini.!!!

  6. Nyatakan perang saja..Sama negara para maling ikan..Pasti mereka mendukung warganya yg terlibat pencurian ikan tersebut..

  7. Perlunya kapal induk untuk menjaga kedaulatan indonesia..!!!

  8. Lain kali kalo nangkap kapalnya dikasih garis POLICE LINE biar gak kabur tuh kapal. Xixixixixi…..

  9. repot kalau sudah main kucing2an sama maling kayak gini, apalagi tempatnya ditengah laut, mungkin salah satu solusi yg efektif adalah bikin rudal sebanyak2 nya..
    awal mula penangkapan sesuai protap dan ketika si maling melawan ataupun mau kabur langsung luncurin tuh rudal buat bolongin kapal…
    kalau begini terus nggak ada efek jera buat para maling…
    ayo indonesia yang tegas keras dong jangan mlempem… itu maling dikasih hati minta paha..

  10. Ga..ikan ga rongsokn d maling semua..mungkin efek hancur.y bisnis perikanan negara2 maling..mampusin jgn kasih ati kasih bom aja..

  11. Sikat habis

  12. TENGGELAMKAN !!!..

  13. Kenapa pencuri ikan perusahaan yg besar2 msh banyak ???????????

  14. Banyakin patroli tapi tetep masih namanya manusia msh mrojol jua

  15. Ya itulah tugas Ibu Susi, yg terkenal tegas, galak dan bernyali…berantas semua tindak pencurian ikan, perompak, ilegal fishing dan logging serta human tracfiking smpe ke akar2nya…ktnya mau beli kapal markas yg besar2…ayo bukktikan dong bu menteri?….

  16. Kesalahan dikita kenapa kapal ditinggalkan bgt saja berarti SOP tdk terlaksana atau ada udang dibalik peyek bagi backingnya!

  17. pencuri ikan dr dulu ga ada kapoknya malah tambah banyak mungkin hukumya kurang menakutkan, jadi gada yg takut bu,.
    brati sistim tenggelamkan kurang ada efeknya bu..
    (ganti hukum yg lebih ngeri)

  18. Untunglah sekarang sdh ditindak, daripada dulu, dibiarin.

  19. menteri favorit

    Hajar terus bu…….daripada yg bacot teori di senayan

  20. Bahan bakar habis saat mau proses penindakan di laut… Hmmm Kapal patroli idealnya pun minimal sekelas kc60..

  21. test….

  22. Bakamla kok kapalnya kecik dan ABKnya cuma 4,gimana mau buat maling takut…mbok ya kapalnya minimal seukuran KCR40 dan ABKnya 20 baru mampu tuh nangkepin tuh maling2

  23. bu susi gagah perkasa..mantap calon mertua idaman..

  24. Hihihi… Anaknya Bu Susi Boleh Buat Saya Gk?… 😎

  25. satu kata .. mantap..
    menteri terbaik sepanjang sejarah.. lanjutkan bu.. doa kami bersamamu..

  26. Tenggelamkan kapalnya, suntik mati abk-nya……. tuman

 Leave a Reply