Apr 012017
 

Sejumlah warga menyaksikan proses penenggelaman kapal pelaku pencurian ikan KM SINO 26 dan KM SINO 35 di perairan Desa Morela, Pulau Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Sabtu (1/4). Proses penenggelaman dipimpin langsung Menteri Kelautan dan Perikanan selaku Komandan Satgas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal (Satgas 115) Susi Pudjiastuti didampingi Wakil KSAL Laksdya TNI Achmad Taufiqoerrochman, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur dan Gubernur Maluku Said Assagaff. (ANTARAFOTO/Izaac Mulyawan)


Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memimpin penenggelaman 81 kapal pelaku pencurian ikan, dengan cara diledakan.

Penenggelaman 81 kapal tersebut dilaksanakan di 12 lokasi di Indonesia, dengan dikomandoi oleh Menteri Susi melalui “video conference” dari Desa Morela, Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Ambon, pada Sabtu.

Lokasi penenggelaman kapal ikan itu yakni Pos Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Aceh (tiga kapal), Stasiun PSDKP (tujuh kapal), Satker PSDKP Tarempa (sepuluh kapal), Satker PSDKP Natuna yang dilaksanakan oleh Lanal Ranai (29 kapal), dan Satker PSDKP Tarakan yang dilakukan oleh Polair setempat (enam kapal).

Kemudian Polair Polda Bali (satu kapal), Pangkalan PSDKP Bitung (sembilan kapal), Lanal Ternate (empat kapal), Satker PSDKP Merauke (satu kapal), Lantamal XIV Sorong (satu kapal), Satker PSDKP Pontianak (delapan kapal), dan Morela yang dilaksanakan oleh Lantamal IX Ambon (dua kapal).

Menteri Susi selaku Komandan Satgas 115 memulai proses peledakan kapal asing untuk ditenggelamkan dari Satker PSDKP Merauke, Sorong, Ambon, dan seterusnya, sekitar pukul 11.15 WIT.

“Saya akan menghitung mundur dari 10, kemudian silakan saudara ledakan kapal-kapal itu,” kata Menteri Susi memberikan aba-aba kepada Satker PSDKP Merauke.

Dari 81 kapal ikan pelaku pencurian ikan yang ditenggelamkan, hanya enam kapal yang berbendera Indonesia, sedangkan 75 kapal lainnya berbendera asing, yakni Vietnam sebanyak 46 kapal, Filipina 18 kapal, dan Malaysia 11 kapal.

Kapal-kapal tersebut ditangkap saat melakukan tindak pidana perikanan dan lainnya terkait perikanan oleh berbagai unsur Satgas 115, seperti TNI Angkatan Laut, Polair Baharkam, Badan Keamanan Laut (Bakamla), dan PSDKP Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Kapal berbendera asing ditangkap saat melakukan pencurian ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia (WPPRI) tanpa dokumen perizinan yang sah, didakwa dengan Pasal 93 ayat dua jo, Pasal 27 ayat dua jo dan Pasal 102 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 dan Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan.

Selain itu juga mereka dituntut karena menggunakan alat penangkapan ikan yang dilarang dan merusak lingkungan, karena melanggar Pasal 85 jo dan Pasal sembilan Undang-Undang Perikanan.

Sedangkan untuk kapal-kapal berbendera Indonesia tanpa dokumen perizinan yang sah, didakwa melanggar Pasal 93 ayat satu jo, dan Pasal 27 ayat satu Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 dan Nomor 45 Tahun 2009.

Berdasarkan data rekapitulasi penangkapan kapal pelaku pencurian ikan di WPPRI sejak Oktober 2014 hingga April 2017, sedikitnya ada 317 kapal yang telah ditenggelamkan, yakni Vietnam (142 kapal), Filipina (76 kapal), Thailand (21 kapal), Malaysia (49 kapal), Indonesia (21 kapal), Papua Nugini (dua kapal), Tiongkok (satu kapal), Belize (satu kapal), tanpa negara (empat kapal).

Satu kapal berdasarkan putusan inkrah dirampas untuk negara, yakni KM Sino 36 berbobot 268 GT berbendera Indonesia akan dijadikan sebagai monumen yang menggambarkan usaha Indonesia dalam memberantas illegal, unreported, unregulated fishing (IUUF).

Sumber: Antara

https://twitter.com/suparjorohman

  53 Responses to “Menteri Susi Pimpin Penenggelaman 81 Kapal Pencurian Ikan”

  1. Pertama kah ?

  2. strooonnggg

  3. Sedangkan untuk kapal-kapal berbendera Indonesia tanpa dokumen perizinan yang sah, didakwa melanggar Pasal 93 ayat satu jo, dan Pasal 27 ayat satu Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 dan Nomor 45 Tahun 2009.
    Knp ga org2nya dihukum pidana, tar pas dia keluar dr penjara, dia mau cari nafkah pake apaan bu susi?.. boleh kejam dgn pencuri dr negara lain, tp utk rakyat indonesia jgn sadis gitu dong.,..mrk kan cari nafkah buat anak istrinya bu….skr dia penjara dan kapalnya sdh jd terumbu buatan..hrg kapal ga main2 lho…bs ratusan juta…kesian mrk,,

    • Hihihi Harus adil Bung Edo…

      • Lho kan dia tdk mencuri, ini kan negara mrk jg, klo dia tangkap ikan pake bahan peledak, jgn dihukum sm dgn hukuman pencuri dong….kan gitu bung jim…ini malah ga adil namanya….

        • Tapi kan Mereka Merusak Ekosistem Laut… coba bayangkan Masih berharga mana Ekosistem Sama Kapal….

    • ini… mental. rusak… jika semua warga seperti. bung EDO. ancuur dach negaraku …….

      bung. edo. mental cunguk

      • Iya ekosistem itu penting, tp coba bayangkan kalau memang mereka udh selesaikan perizinan sdgkan dr dulu kedulu gk ada iti HAM atas ikan Paus sperti tradisi berburu Paus di Lamalera, itu sebelum berdiri republik udh ada, trus pukat juga, itu tradisi, sdgkan teknologi kita bukan seperti jepang yg majuu. Coba kita lihat jepang yg besar2an berburu Paus, pemerintah seserius buk susi gak buat tangkap nelayan sndri? Yg nyari ikan buat daerah nya sendiri? Bkn mksd melegalkan, tp nelayan indo blm mampu teknologinya disamakan dgn negara2 HAM, bagusnya penenggelam kapal/perahu nelayan yg memakan pukat/bom itu ckp dipenjara kasian nelayan kita, kalau dia gk punya izin ya baru tenggelamkan karna negara gk dpt apa2 ekosistempun hancur.. Cmn saran om
        Buk susi tolonglah.. Minimal pertimbangkan, negara jepang pura2 buta soal nelayan mereka tp keras ke negara org, ini negara kita ayolah kita licik juga buat kesejahteraan nelayan sndri, ckp ksh penjara udh kapok dia

  4. Good job bu susi, !!!,
    seandainya beliau dipatenkan jadi menteri kelautan seumur hidup, pasti kelak negara kita akan terbebas dari para pencuri ikan, selalu membuat rugi negara tercinta ini..

  5. Njir itu kapal Vietnam Kok banyak Banget….

    • Banyakan mana bung sama kapal yang numpang lewat sama negara sebelah,, hihihi,, kebayang kalau dulu kapal” chino nyelonongnya ke indonesia,,pasti kapal yang dihancurkan bakalan lebih banyak daripada milik vietnam.

      • tahun brp itu bung?
        saat itu baru memulai usaha dan perencanaan penanggulangan..

        coba sekarang… mau tes!!! silakan beli kapal dan tanpa izin menangkap ikan dengan peralatan terlarang… berani??

      • kasihan bung GANAR ….pasti dari kelompok sakit hati kalah pilpress….kasihan dach… fikiran anda jadi seperti kerdil saja…
        itu dibaca…. ada 1 kapal cina yang sudah diledakkan…

        • Maaf bung Ganar, tidak usahlah meremehkan kinerja pemimpin bangsa, semua pemimpin bangsa yang pernah dimiliki indonesia semua adalah yang terbaik, jika memang anda merasa tidak puas dengan kinerja mereka, maka anda harus tau,mereka juga manusia, jangankan memimpin bangsa yang besar seperti indonesia, sebagai contoh, saya kira kita sebagai lelaki juga ada kekurangannya walau hanya memipin sebuah keluarga yang notabene beranggotakan anak dan istri kuta,,Ingat, itu dalam lingkup keluarga, bukan negara lo…

        • 1….WKWKWKWKW… SENG DICEKEL JUMLAHE PULUHAN

        • YG DITANGKAP JUMLAHNYA PULUHAN KAPAL, MASA YG DI HANCURIN CUMA SATU. YANG LAIN PADA KEMANA ON?

      • Daripada rezim yg kamu junjung, menteri KKP meledakkan sedikit kapal nelayan saja dimarahi sama si perut balon.

    • Tp lama kelamaan vietnam bs marah lho, kapalnya udah ratusan di ledakin sm indonesia…xixixi, kapal china yg dl ketangkep mana yah, kok ga diledakin jg…

      • Mungkin kapal chino yang dulu ketangkap, mau dibarter dengan TOT rudal bung,..hihihi.

        • Oohhh..rudal yg meluncurnya telat itu ya?.. ogah amat…klo yakhont mau dah…xixixiix

          • Hihihi,,bukan telat bung, tapi ngetem, emmhhh, kalau dibarternya ama yakhont mah gax mungkin lah bung, soalnya kan yakhont bukan produk chino,

          • Emang produk rusia rudal, krn ane benci sm china, makanya ogah sm c-705…mending beli yakhont sebanyak2nya pst dkasi tot full…

          • Ralat, kan yakhont memang produk rusia…klo rudal ini sie ane paham bgt, krn sering liat di youtube…klo c705 ogah amat…hehhe

        • Boro2 dapet ToT kita aja yg udah beli C-705 100 Unit lebih ToTnya gk Jelas Sampai Sekarang apalagi gara2 Barter Sama Kapal Nelayan…

          • Kalau gak di barter ama rudal C-705, Mungkin dibarternya mau sama si dongfeng bung jimmy…hihi

          • Hihihi Klau di Bartet Sama Dongfeng-21 5 Unit atau DF-41 2 Unit aja Bung Kutzenov…

      • ada tuh,, diartikel!

        • Bung phd. Saya kira bung GANAR lagi ngigauu beratt,,hahah

        • Bung jimmy, kalau emang bener ditukar ama si Dongfeng, saya nyakin tu bung Ganar bakalan langsung mimpi basah,,haha

          • Hihihi Minimal DF-21 5 Unit lah… Entar yg 2 Unit Buat Di uji coba ke LHD Aushit dan sisanya 3 Unit buat Uji coba ke Singaporn…

    • jangan terpancing di adu dgn vietnam
      nelayan2 vietnam sedang terdesak dan sering diganggu coast guard dan nelayan2 china yg lain di LCS

  6. Kapal chinookk? Mana? Ditenggelamkan secara diam2 kah?

  7. Kalau diledakin kapal cino, ntar macet investasinya…kwkwkwkwkwk

  8. aku belum pernah satu kalipun mendengar kapal china ditenggelamkan. daripada ditenggelemin semua mending sebagian dihibahkan ke negara afrika seperti nigeria, ethiopia, dll yg dilanda kemiskinan dan kelaparan. dilelang jg ngasilin duit

  9. Ni cewek galak banget . .

  10. Lanjutkan…musnahkan semua kapal asing yang nyolong ikan di laut NKRI,program pemusnahan kapal maling asing harus dilanjutkan sampe kiamat..Trus orangnya suruh berenang ke negara asalnya..Terutama maling dari Papua Nugini..

  11. Di tv katanya 82 kapal..

  12. Kapal dr Chino gak ada ya, gak ada karena gak berani masuk atau karena ada deal2 tertentu masuk ketangkap dilepas lg?

  13. Ibu Susi sangat cocok menjadi presiden RI, sebagai negara poros maritim dunia !!!

    • ceuk @ siapapun bisa jadi presiden janji dia punya prestasi, jujur, bersih, anti korupsi, untuk apa pemimpin pandai bicara tapi orang2 sekelilingnya banyak jd koruptor. negara rusak karena korupsi fakta!!

  14. Yang jelas sejak aksi penengelaman kapal asing ibu ibu pada ngeluh kenapa harga ikan makin naik. Logikanya, pencuri banyak ditangkap, nelayan tangkap kita panennya melimpah, sehingga harga ikan di pasaran jadi turun,

    • Pertanyaannya….ikan2 yang biasa dibeli para kaum Ibu itu ikan impor atau ikan hasil tangkapan nelayan lokal?

      Karena ikan hasil tangkapan kapal nelayan ilegal diekspor keluar negri….

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)