Mar 202015
 

image

Selama ini pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) terhambat kecemasan berlebihan jika terjadi kebocoran. Padahal, disampaikan oleh Kepala Biro Hukum Humas dan Kerjasama Batan, Totti Tjiptosumirat, sebenarnya PLTN sangat aman. “Kita lihat saja negara-negara yang sudah membangun PLTN seperti China, Amerika, Jepang, dan lainnya. Kehidupan mereka baik-baik saja dan perekonomiannya berjalan baik,” ucap Totti.

Ia menambahkan, Indonesia telah belajar dari Jepang mengenai cara menangani kebocoran nuklir melalui kunjungan kerja bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang dilakukan pada beberapa waktu lalu. Seperti diketahui, reaktor nuklir Negeri Sakura pernah rusak akibat bencana tsunami pada 2011. “Jepang mematikan 48 PLTN miliknya sewaktu terjadi nuklir tersebut dan menunda penggunaannya hingga saat ini sebagai langkah antisipatif,” beber Totti, di Jakarta, Kamis (19/3/2015). Namun, lanjut Totti, pasokan listrik harus tetap berjalan, jadi mereka menggantinya dengan energi fosil.

Ternyata akibat konversi tersebut, mereka harus membayar senilai Rp 400 triliun. Menurut Totti, Batan telah menyiapkan teknologi untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kebocoran seperti di Jepang. Selain itu, regulator dalam hal ini Bapeten telah menyiapkan standar keamanan untuk pembangunan PLTN.

“Di dalam standar keamanan menyinggung semua prosedur keselamatan dari mulai langkah antisipasi, operasi, dan persiapan apabila terjadi kecelakaan. Sehingga, masyarakat tidak perlu khawatir lagi mengenai kebocoran nuklir tersebut,” demikian jelas Totti. (Okezone.com).

Bagikan :

  70 Responses to “Menyongsong Era PLTN Indonesia”

  1.  

    Indonesia banyak gempa.. terbukti alur gunung berapi dari sumatera sampe ke jawa.. apa ngga bahaya kebocoran Nuklir ??? harus dipertimbangkan kembali

  2.  

    duo

    •  

      Justru jika ada PLTN impor bisa ditekan bung karena dananya dialihkan untuk bikin reaktor hahahaha….

      Ada2 saja nih tidak ada korelasi antara impor sembako dengan reaktor nuklir.

    •  

      Kalo masalah pangan kan sudah ada bidang yg memikirkan.bung..ga semua kementrian hrs mikirin pangan..maaka dg pny muklir..mgkn kita bsa meningkatkan produksi pangan kita bung..asal semua tknologi nya ttg pltn sudah paham dan yakin aman…insyaAllah bung

    •  

      Kalo masik punya akal mikiiir..
      sembakooo aja ntar kayak kebo hidup untuk makan, bukan makan untuk hidup..

    •  

      Indonesia impor segala hal itu bukan berarti bangsa kita ini bodo., tapi pejabatnya yg butuh duit

  3.  

    10

  4.  

    alasan gempa ga masuk akal,jepang gempa juga tpi aman2 saja.

  5.  

    Sumber energi merupakan salah satu alternatif yang baik sebagai antisipasi berkurangx energi dari fosil.
    Kita harus bersatu mendukung upaya batan. Dan jangan sampai terpengaruh “LSM ” yg notabene dibayar asing agar negara kita tdk bisa berkembang…
    #jangan ragykan batan yg sdh diakui dunia..

    Maaf pendapat awam

  6.  

    khawatir mungkin nich yeeee… karena mafia migas tak dapat untung

  7.  

    tak usah bangun PLTN di jawa,mreka sudah hidup di zona nyaman,,
    Bangun PLTN di kalimantan saja,selain aman dari gempa,kami di hulu sungai kapuas listrik nya kurang.di sni siang mati malam hidup terus gitu kayak lampu sen motor, org bilang byarpet.
    Di KALBAR baru 50% lebih yg baru teraliri listrik,sisanya pake lampu teplok/beli genset sendiri,paling hanya 3 jam buat liat tv

    •  

      Nanti pertanyaannya dibalik, kok dibangun di Kalimantan? Emang orang kalimantan biar jadi proyek uji coba dulu, jadi tumbal pembangunan? 🙄

      •  

        Sebagai orang Kalimantan kami setuju dibangun di sini. Kalimantan akan pusat ekonomi Indonesia kedepan. 2 tahun lalu pihak Batantech ada studi kelayakan pembangunan PLTN di Kalimantan. Hasilnya sudah ada salah satunya dikota XXXXXX. Pemda sudah alokasikan lokasi untuk rencana tersebut. tahap awal proses dengan mendirikan pusat pengayaan uranium kerja sama dengan negara asia timur. untuk bahan baku uranium jangan tanya buanyak heee….bahkan jika dihitung bisa untuk ngalirin listrik ke SELURUH Indonesia selama RATUSAN tahun. Sekarang tinggal kemauan dari pemerintah pusat untuk merealisasinya. Maju Indonesia

  8.  

    Menurut saya lebih baik membuat pembangkit listrik tenaga panas bumi dan arus laut. Potensinya sangat-sangat besar melebihi tenaga nuklir:
    http://pge.pertamina.com/index.php?option=com_content&view=article&id=19&Itemid=8
    http://www.pln.co.id/blog/wilayah-perairan-indonesia-menyimpan-potensi-energi-listrik-dari-arus-laut/
    Uraniumnya disimpan saja untuk bikin bom nuklir atau rekayasa genetika atau lainnya. Jangan dibuang-buang untuk PLTN.

    •  

      Jgn bilang pltn itu buang2 uranium. Lebih bahaya bom nuklir daripada pltn..

    •  

      Tingkat pengayaan uranium-235 untuk PLTN dan bom berbeda. Untuk PLTN hanya perlu pengayaan uranium 235 hanya perlu sekitar 4% (U-235 di alam ada sekitar 0,72%; U-238 99,27% tapi tidak bisa dimanfaatkan langsung ) sedangkan untuk bom perlu sampai di atas 90%. Untuk PLTN, tenaga ahli Indonesia saya pikir sudah sangat siap. Sumber-sumber listrik alternatif yg lain (kecuali PLTA dan PLTP) blm terbukti efisien untuk skala besar karena masih tahap eksperimen saja. Untuk panas bumi, pemerintah pasti harus juga berhadapan dengan aktivis lingkungan yang tidak menghendaki hutan2 dekat sumber panas bumi digundulin untuk PLTP. Pada dasarnya, apapun pilihannya selalu ada risikonya. Yang diperlukan pemerintah adalah solusi, bukan sekedar kata “setuju” dan “tidak setuju” saja

  9.  

    bikin bikin aja,,,yang penting listrik nga naik stabil,,bikinya disebelah tetangga resek..tinggal diledakan saja toh,,

  10.  

    Rencananya pltn yg pertama di kalimantan lahan sdh ada rusia mau bantu tinggal pemerintah iya ato tidak

  11.  

    orang yg pesimis duluan sama PLTN kaya nya bukan org Indonesia deh, blm apa2 dah parno duluan, slain lebih hemat secara anggaran, tehnologi nuklir bisa dikembangin ke apa aja, trmasuk jg utk efek gentar buat luar walaupun kita gak aplikasikan buat senjata,,jgn lupa mas Broo klo mbah2 kita dulu mikirnya “klo ikut berjuang melawan penjajah pasti kena tembak” gak bakal merdeka2 kita,,demi kemandirian energi PLTN wajib di adakan,buktinya instalasi Nuklir yg di serpong dah puluhan tahun fain2 aja

  12.  

    Buat PLTN di pulau terluar lebih aman resiko kebocoran….

  13.  

    pasang di bekas galian Freeport di papua saja.kan luas………………………!!!!!!

  14.  

    PLTN tdk usah terlalu ditakuti…SDM kita sudah mampu untuk melakukan itu, kalo anda kurang yakin silahkan datang berkunjung ke Instalasi Nuklir Serpong, insyaallah anda akan mendapatkan pencerahan sehingga kekawatiran tentang bahaya nuklir dapat dipahami sebenar benarnya sehingga saya yakin jika sebekumnya anda antipati selepas berkunjung kesana akan bersikap berbeda. energi nuklir juga dimafaatkan bukan hanya untuk pembangkit listrik pemanfaatan lainnya juga teramat banyak, misalnya untuk pemuliaan tanaman, kedokteran, hidrologi, monitoring dan lain sebagainya….klo kita mau buat bom nuklir juga sdh mampu, masalahnya kita terikat dgn perjanjian anti perluasan senjata nuklir….hehehe…kalo nggak mungkin kita satu2nya negara asean yg punya senjata nuklir……kalo ada yg mau berkunjung silahkan saja….bisa juga mampir ke divisi radioisotop dan radiofarmaka BATAN dan bisa ketemu saya……monggo…

  15.  

    Tdk perlu pikir panjang, gunakan nuklir sbg energi alternatif. Energi fosil kita sdh mau habis, eneegi terbaharukan lain tdk cukup memberi energi besar dibandingkan pltn. Semua hal ada resikonya tp pltn sdh mpy teknologi keamanan yg cukup tinggi.

  16.  

    Baguslah ada pro kontra. Lebih bagus lagi kalau pihak terkait yang pro memberikan sosialisasi yang jelas. Jadi tidak hanya menyalahkan bahwa yang kontra kurang pengetahuan tentang PLTN.

  17.  

    Udah bangun sj scptnya, mayoritas rakyat meneukung kok, paling2 para antek Amrik cs sj yg menentang. Yg penting paktor keseladatan diutamakan. Dan ane yakin ahli2 Batan sdh mempertimbangkan semuanya. Apa lagi sbtlnya dari dulu kita di Jawa sdh akrab dgn reaktor nuklir, dan aman2 sj.
    Majulah Indonesiaku!

  18.  

    Kenyataannya sekarang kita sebenarnya sudah memasuki krisis energi berkelanjutan, sedangkan Ketahanan Energi kita pun sudah mulai rapuh karena Penguasaan Asing, apalagi berbicara soal Cadangan Energi jangankan u/ keperluan sipil bahkan keperluan TNI/militer bila ada kondisi darurat cukup memprihatinkan, hal2 tersebut perlu dicermati dan dicarikan alternatif solusinya.

    Memang benar kita termasuk salah satu pemilik cadangan Gas Alam+Panas Bumi terbesar didunia, tapi s/d sekarang masih belum terkelola dengan baik & terkendala oleh para “Decision Maker” di negeri ini.

    Opsi untuk menggunakan reaktor nuklir bukanlah sebuah proyek ambisius, tetapi sudah merupakan energi sehari2 yg digunakan oleh beberapa negara didunia, dan dari segi “skill dan SDM” yg sebenarnya kita sudah mampu, mungkin hanya dr segi “Pengalaman” u/ keamanan energi nuklir itu sendiri kita harus banyak belajar atau perlu ToT dari negara Jepang atau Rusia.

    Alangkah baiknya bila kita bisa memulai dg membuat reaktor nuklir dg skala kecil terlebih dahulu baru disusul kemudian dengan skala yg lebih besar dst.

  19.  

    Apabila Pemerintah mempertimbangkan PLTN alangkah naifnya! Walaupun listrik dari PLTN adalah yang terkecil sekitar USD 3 sen/ Kwh tetapi biaya investasinyaluar biasa besar di kisaran USD 5 juta/ MW dibanding PLTU yang hanya di kisaran USD 2 Juta/MW di luar itu ada isu MELTDOWN yang selalu menjadi momok sebagaian besar orang.. sebagaiman yang terjadi di Fukusshima, Chernobyl, Three Mile Island dan beberapa lagi.

    TENTUNYA adalah indah bila ada sebuah teknologi Nuklir yang TIDAK MEMILIKI HAL-HAL NEGATIF DARI PLTN (LWR) Yaitu :
    1) ANTI MELTDOWN (tidak dapat meltdown)
    2) Tidak dapat di jadikan Senjata
    3) Tidak menghasilkan limbah radioaktif yang banyak
    4) Biaya Pembangunan yang murah
    5) bahan baku yang murah dan ada dimana-mana (uranium tergolong langka).

    JAWABANNYA ADA!! Cuma Elite tidak mau tahu

    Saat ini listrik di Indonesia termahal di dunia. Rata2 industri bayar USD 10 – 12 sen /kwh. Sementara untuk bisa berdaya saing listrik harus dikisaran USD 7 sen. ada Pembangkin Tenaga Listrik yang dapat memberikan listrik dibawah USD 5 sen

    ???????????????

    Kalo diitung kebutuhan Listrik di kalimantan, untuk 5 tahun kedepan. semisal dibangun PLTN sekarang itupun masih tdk akan mencukupi. jadi apalagi digunakan PLTA,logika bahwa mubazir listrik di kalimantan itu adalah prematur. coba cek berapa kebutuhan listrik di kalimantan. Lagipula pembangunan yang terpusat di jawa itu tidak sehat.

    PLTA bukan pembangkit yang tanpa bahaya juga. Untuk membuat sebuah waduk harus mengavakuasi berapa penduduk. semisal waduknya jebol, para korban yang ada? Jadi PLTA gak murni tanpa bahaya. Lumpur lapindo saja kita belum bisa mengatasi, kira nuklir akan lebih dasyat dari lumpur lapindo. Kalau ledakan PLTU alhamdulilah kita mampu mengatasi karena udah terjadi berkali-kali…
    Itu kalau PLTU meledak, jika nuklir? Untuk kemampuan bisa difikir2 lagi…

    Kebutuhan listrik di Indonesia itu paling banyak adalah industri. Untuk hanya menerangi rumah kecil sih oke, pake mikrohidro dan tenaga2 kecil lain. Tapi bagaimana kalo untuk industri yang membutuhkan listrik besar dan stabil? pake mikro hidro seberapa banyak? pake tenaga angin seberapa banyak?

    Sekarang negara eropa yg ngomong akan meninggalkan energi nuklir juga nyata belum mampu. Mereka masih mengandalkan nuklir sebagai baseload, sambil coba2 energi terbarukan yang masih memiliki kapasitas kecil itu. jadi tetep dihitung cara ekonomi yang jalan.

    Mengenai korupsi. Misalnya, maka di dalam pembangunan instalasi nuklir bahkan PLTN itu harus atas pengawasan BAPETEN. dan IAEA. okelah kalo anda bilang pengawas dalam negeri bisa disuap. tapi kalo pengawas dari IAEA yang merupakan perwakilan dari masing2 negara?

    http://www.dw.de/belajar-dari-fukushima-indonesia-jangan-bangun-pltn/a-18307086

    •  

      Hm…

      MELTDOWN adalah keadaan dimana sistim pendingin air (pompa air) Nuclear Core GAGAL BERFUNGSI sehingga yang menyebabkan air tidak dapat mendinginkan Fuel rod yang terdiri dari batang Uranium yang di lapisi Zirconium yang terus menghasilkan reaksi nuklir yang menibulkan panas sehingga panas tersebut melelehkan batang uranium dan membuat tekanan yang sangat tinggi sehingga menjadi sebuah ledakan. – Gagalnya Pompa dapat berbagai macam sebab, saat Fukushima, Pompa gagal karena air tsunami masuk dan merendam semua pompa.

      Sementara pada Chernobyl, Pompa gagal karena korsleting saat terjadinya loncatan listrik. Hampir semua kasus Meltdown penyebabnya adalah gagalnya pompa air untuk mendinginkan core. Selama 31 tahun terkahir sejak tahun 1969 – 2000 sudah terjadi 16x meltdown dengan total korban jiwa 31 orang sesungguhnya adalah kecil dibanding kecelakaan pada jenis pembangkit lainnya dalam periode yang sama: Hydropower 29,000 korban jiwa, PLTU (termasuk tambang batu bara) 21,000 korban Jiwa.

      Jadi bila dilihat secara statistik PLTN memiliki record kecelakaan terkecil, TETAPI sesungguhnnya masalah utamanya adalah limbah radioaktifnya yang luar biasa besar karena bahan baku uranium hanya terpakai 0.71%, sebagian besar Plutonium yang di manfaatkan sebagai senjata nuklir dan selebih Transuranik yang harus disimpan selama lebih dari 1000 tahun.

  20.  

    Saya lebih setuju wacana pemanfaatan tenaga arus laut dan panas bumi karena relatif lebih aman tapi saya juga setuju pltn di bangun, tapi penempatannya lebih baik di letakkan di kalimantan atau nusa tenggara atau papua karena disana relatif aman dari jalur gunung berapi aktif. Sedangkan untuk jawa, sumatera, sulawesi, dan maluku bisa memanfaatkan tenaga arus laut dan panas bumi

  21.  

    Lebih bahaya efek korupsi daripada nuklir….maju terus,bangun pltn.

  22.  

    Kalau Nuklir itu berbahaya kenapa jepang,Russia,amerika,china,eropa,iran dan banyak negara menggunakanya???

    Negara yang punya PLTN kebanyakan negaranya akan maju,tidak pernah krisis energi

    sejatinya negara lain takut indonesia melek Nuklir sehingga Uranium yang berlimpah itu tidak bisa di punyai oleh mereka

    Maju terus PLTN jangan jangan dengarkan suara LSM komprador asing dan orang orang yang takut mati itu !!

    •  

      kalau bisa bangun pltn dekat perbatasan dan taruh aset aset militer kita disitu, jadi kalau ada musuh nyerang maka tetangga kita yang dekat pltn bakal protes takut pltn hancur dan ikut kebagian radiasinya

  23.  

    klo Indonesia di sangsikan tehnologi nuklirnya gak mungkin produk2 INUKI bisa masuk pasar,,

  24.  

    Kaltim itu apa yang kurang coba, mungkin sawah kali ya?
    Gas, minyak, batu bara. Nilainya strategis semua untuk negara. bukanya negara di kuasai pemerintah untuk kemakmuran rakyat??

    dari zaman Bapak SBY sampai sekarang. lampu byar pet pet pet pet sampai seret cari duit.
    udah air suka mati di + listrik, beda sekali dengan jawa perasaan disana dalam satu bulanpun belum tentu mati lampu, andaikata mati lampupun hanya beberapa menit dan hitungan jam.
    coba kalau di Kaltim, sampai muntah muntah darah listrik tak kunjung nyala.

    gimana gak pada kesel rakyat Kalimantan sama pemerintah pusat, mudah mudahan pemerintahan Bpk. Jokowi bisa memperbaikinya. Amin

  25.  

    Kebanyakan main timbangan sampe lupa mutuskan….

  26.  

    Amin. Semoga terlaksana dgn baik.

  27.  

    secara pribadi aq sangat mendukung program nuklirisasi..tapi sebaiknya perkuat dulu alusista dan kesiapan ataopun kemampuan tempur TNI,karena bagaimanapun juga manfaat atopun efek akibatnya sama sama memiliki resiko yang sangat besar….

  28.  

    yg gak mau indonesia bangun PLTN Enyahlah kalian dr bumi pertiwi indonesiaku,,,, kalian adalah antek asing yg gak mau indonesia maju,,,, pindah aja sana,,,, klo saya presidennya, udh saya usir kalian dr indonesia,,,,,,

  29.  

    SETUJU BANGUN PLTN untuk NKRI,,, Rebut FIR dari Singaporn. MERDEKA !!!

  30.  

    Emang aneh sih,,, kalimantankan sumbernya batubara knapa pemerinta ga bangun sekitar tambang kan jadinya murah,,,
    smoga pemerintah lebih konkrit menyelesaikan masalh,,,
    salam damai saudaraku indonesia

  31.  

    Langsung komen saja ya:
    1. Indonesia sangat potensial dg energi nuklir selain energi2 yang lain
    2. Setuju agar segera dibangun energi nuklir utk pengganti listrik yg masih pakai bbm atau batubara.
    3. Yang menolak saya yakin, ada bisikan2 dari luar yang tdk ingin NKRI maju.
    4. KIta percaya sama ahli2 kita, yg sudah belajar dan praktek langsung.
    5. Belum apa2 sdh menolak, padahal dg nuklir Insya Allah akan makin maju NKRI
    6. Dan saya yakin, ini pasti negara maju yg menolak cuma melalaui agen2 di dalam negeri, shg khawatir kalau kita maju, mereka akan tertinggal…..
    Mari dukung penggunaan energi nuklir utk kesejahteraan bangsa ini.

 Leave a Reply