Jan 062019
 

Helikopter T625 buatan TAI gunakan mesin turboshaft TS1400 buatan TEI, Turki © Anna Zvereva via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Dikembangkan oleh perusahaan Tusas Engine Industries Inc. (TEI), unit penggerak helikopter domestik pertama Turki, mesin turboshaft TS1400, berhasil diuji pada hari Jumat dengan disaksikan oleh Menteri Industri dan Teknologi Mustafa Varank di pabrik perusahaan di Eskisehir, provinsi Anatolia tengah, seperti dilansir dari laman Daily Sabah.

Desain mesin turboshaft TS1400 buatan TEI, Turki © Milli Savunma

Mesin turboshaft TS1400 dirancang untuk General Purpose Helicopter T625, yang baru-baru ini dinamai “Gökbey” dijalankan untuk pertama kalinya bulan Juni ketika penyalaan mesin pertama dilakukan. Presidensi Industri Pertahanan (SSB) mengumumkan pada akun twitter resminya.

“Sebagai bagian dari proyek pengembangan mesin domestik kami untuk heli T625, prototipe mesin yang merupakan inti utama motor telah selesai dan pengapian awal berhasil dilakukan”, sebut cuitan itu.

TS1400 juga diperkirakan akan digunakan pada pesawat latih Hurkus dan Advanced Attack dan Tactical Reconnaissance Helicopter T129 ATAK, serta turunannya yang dikembangkan oleh Turkish Aerospace Industries (TAI).

Helikopter serang T-129 ATAK buatan Turkish Aerospace Industries (TAI) © wiltshirespotter via Wikimedia Commons

Mesin, yang akan digerakkan oleh 1.400 tenaga kuda, direncanakan dalam produksi massal pada tahun 2024 setelah 8 tahun pengembangan. Namun, unit produksi akan ditenagai oleh dua mesin turboshaft TS1400.

Proyek Pengembangan Mesin Turboshaft TEI (TEDP) berupaya mengurangi ketergantungan pada sumber-sumber asing sambil memungkinkan produksi sistem mesin di dalam negeri, yang merupakan salah satu komponen terpenting dari proyek-proyek ini dan meningkatkan persentase produksi asli dalam proyek-proyek ini.

Kemampuan, yang diperoleh di bawah Proyek Pengembangan Mesin Turboshaft itu, akan dilengkapi seperlunya dan memungkinkan mesin pesawat terbang domestik dikembangkan untuk memenuhi perubahan kebutuhan yang ada.

Bagikan: