Mesin Ramjet Hipersonik untuk Rudal BrahMos-NG

Mockup Brahmos II (@ Missiledefenseadvocacy.org – MDAA)

Moskow,  Jakartagreater.com   –   Rudal jelajah BrahMos-NG next-generation dapat memasuki uji coba dalam empat hingga lima tahun, kata Co-Direktur India untuk Pesawat BrahMos Aerospace Rusia-India Sudhir Kumar Mishra kepada TASS pada acara dirgantara internasional MAKS-2019 pada 28-08-2019.

“Kami butuh empat hingga lima tahun untuk memulai uji coba Rudal ini,” kata Mishra. Sekarang Rudal berada pada tahap awal pengembangannya, katanya. “Kami telah mencapai tingkat yang baik untuk membuat mesin Ramjet untuk itu. Kami sedang melakukan pekerjaan kami tanpa terburu-buru.”

Co-direktur India untuk BrahMos Aerospace sebelumnya mengatakan kepada TASS bahwa perusahaannya memiliki rencana untuk mengembangkan mesin Ramjet Hipersonik untuk Rudal BrahMos. Penggunaan material baru dan peningkatan lainnya juga akan membantu meningkatkan kecepatannya ke Mach 4.8, ia menjelaskan.

Rudal Supersonik BrahMos dengan jangkauan penerbangan 290 km saat ini sedang beroperasi di Angkatan Darat dan Angkatan Laut India. Modifikasi peluncuran Rudal juga telah dikembangkan. Pengembangan Rudal jelajah hipersonik BrahMos akan memakan waktu setidaknya tujuh-delapan tahun, kata Mishra.

“Saya percaya Brahmo hypersonic akan muncul tidak lebih dari tujuh hingga delapan tahun,” katanya. Pekerjaan pada teknologi hipersonik berjalan bersama dengan mitra-mitra Rusia – asosiasi Penelitian dan Produksi Mesin-Bangunan dan Moscow Aviation Institute, serta dengan lembaga-lembaga penelitian India, katanya.

Penelitian dasar terkait dengan masalah melindungi kompartemen internal Rudal dari suhu tinggi yang beberapa bagian dari desain dapatkan pada kecepatan hipersonik, jelasnya. “Kami berharap bahwa kami akan menemukan solusi untuk masalah ini,” katanya.

PJ-10 BrahMos adalah Rudal jelajah Supersonik yang dikembangkan bersama oleh Asosiasi Riset dan Produksi Mesin-Bangunan (Wilayah Moskow) dan Organisasi Penelitian dan Pengembangan Pertahanan (DRDO) yang berbasis di India.

PJ-BrahMos adalah modifikasi dari Onik Rudal anti-kapal Soviet. Nama Rudal tersebut berasal dari nama dua sungai: Brahmaputra India dan Moskva Rusia. Peluncuran pertama Rudal terjadi pada 12 Juni 2001 dari peluncur pantai. Produksi Rudal telah dilakukan di Rusia dan India.

Acara kedirgantaraan internasional MAKS-2019 berjalan di kota Zhukovsky di luar Moskow pada 27 Agustus – 1 September 2019. Penyelenggara acara tersebut adalah Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Rusia dan perusahaan teknologi tinggi Rostec. Sebanyak 827 perusahaan dari 33 negara mengambil bagian dalam pertunjukan dirgantara, termasuk 184 perusahaan asing.

Tinggalkan komentar