Mesir Terancam Sanksi AS Terkait Pembelian Su-35 Rusia

JakartaGreater.com – Mesir terancam bisa mendapat sanksi dari AS terkait pembelian pesawat tempur Su-35 dari Rusia senilai US$ 2 Miliar.

AS memberlakukan sanksi CAATSA (Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act) terhadap negara-negara yang membeli peralatan militer dari Rusia. Kairo belum mengomentari masalah ini, dan tampaknya tidak terpengaruh, lansir Defenseworld.

Dikabarkan Mesir tetap teguh bahkan di bawah tekanan sanksi CAATSA oleh Amerika Serikat atas pembelian 20 pesawat tempur Su-35 dari Rusia.

“Pengiriman jet tempur Su-35 menempatkan Mesir pada risiko sanksi, dan pada risiko kehilangan akuisisi di masa depan,” kata seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri selama Dubai Airshow 2019.

Washington berpendapat bahwa perangkat keras militer Rusia dapat menjadi ancaman bagi kemampuan suatu negara untuk beroperasi bersama dengan militer Amerika Serikat dan negara-negara NATO lainnya.

Kesepakatan pembelian Su-35 memperlihatkan hubungan militer yang lebih erat antara Moskow dan Kairo, bahkan ketika Mesir mendapat bantuan keamanan sebesar US$ 1,3 miliar dari Washington setiap tahun.

Selain itu, Mesir membeli kapal amfibi Mistral dari Prancis yang awalnya dibangun untuk Rusia. Saat ini Kairo sedang mempertimbangkan pembelian 50 helikopter tempur maritim Ka-52K dari Rusia untuk melengkapi kapal Mistral-nya.

13 pemikiran pada “Mesir Terancam Sanksi AS Terkait Pembelian Su-35 Rusia”

  1. kenapa Amerika selalu melarang membeli Alustista dr Rusia kan setiap negara yg merdeka berhak menentukan untuk membeli yg terbaik buat negaranya. Sebaiknya sistem aliasi seperti nato di bubarkan saja karrna hal nie bisa memicu perang besar.

Tinggalkan komentar