Meski Tak Ada Uang, India Upayakan Latih Pilot Sukhoi Vietnam

sukhoi-vietnam-2

New Delhi- Usulan untuk melatih pilot jet tempur Vietnam di India terbentur masalah keuangan. Rencana tersebut telah dinegosiasikan selama beberapa tahun dan menurut India, pelatihan itu penting untuk melawan sikap arogan China di Laut China Selatan.

India telah melatih 550 awak kapal selam Vietnam di Visakhapatnam untuk mengoperasikan enam kapal selam serang baru Kilo yang dibangun Rusia di bawah kesepakatan $ 2,6 miliar. Vietnam, yang dikenal dengan kemampuan perang gerilya angkatan darat-nya, terus menambah kekuatan angkatan laut dan udara; sesuatu yang dengan senang hati dibantu India.

Seorang pejabat India mengatakan, “Kami sedang bekerja dalam berbagai model pelatihan untuk pilot sukhoi Vietnam. Masalah keuangan berada di bawah pertimbangan “Vietnam memiliki jet tempur Su-30MK2 buatan Rusia; China juga memiliki banyak jet tempur Rusia dan pesawat rekayasa enginering dari Rusia.

Perdana Menteri India Narendra Modi telah mengumumkan kredit $ 500 juta untuk pembelian pertahanan. Belum jelas apakah itu termasuk tambahan $ 100 juta yang diumumkan sebelumnya. Apakah pelatihan pilot jet tempur akan dimasukkan dalam batas kredit atau terlepas dari itu ?. “Kami harus memecahkan persoalannya segera,” kata sumber.

Menurut pengadaan pertahanan Stockholm International Peace Research Institute, pengeluaran anggaran pertahanan Vietnam melompat 700 persen pada tahun 2015.

Vietnam secara tradisional bekerja sama dengan Rusia untuk masalah pertahanan tetapi pencariannya untuk memodernisasi pasukan telah menemukan sekutu di India. New Delhi menyambut menyambut Vietnam yang memiliki lokasi geo-strategis dan penghuni di Laut Cina Selatan, yang merupakan saluran besar sejumlah perdagangan India. Selain perdagangan, India juga memiliki eksplorasi minyak di wilayah tersebut.

Oleh karena itu, sikap agresif China di wilayah Laut China Selatan telah mengarahkan India untuk membantu Vietnam membangun militer yang kuat untuk mengamankan 00 mil Zona Ekonomi Eksklusif-nya.

Sumber : Newindianexpress.com

Tinggalkan komentar