Des 062018
 

Sidang ke-2 Philindo MC diakhiri dengan penandatanganan Minutes of Meeting (dokumen hasil sidang) dan penandatanganan Term of Reference (TOR) Joint Education and Training Sub Committee (JETSC).

Filipina, Jakartagreater.com  – Hasil Sidang ke-2 Philippines-Indonesia Military Cooperation (Philindo MC) tahun 2018 akan memberikan andil besar yang bernilai strategis pada perwujudan kawasan ASEAN yang lebih aman, damai dan sejahtera.

Demikian sambutan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. yang dibacakan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., pada saat memimpin bersama Sidang ke-2 Philindo MC Tahun 2018 dengan Panglima Angkatan Bersenjata Filipina Jenderal Carlito G. Galvez Jr. yang diwakili oleh Deputy Chief of Staff AFP VADM Gaudencio C. Colloado Jr. pada Selasa4-12-2018 di Taal Vista Hotel, Filipina.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa mencermati dinamika lingkungan strategis saat ini, baik pada skala global maupun regional, dapat diprediksi berbagai tantangan dan ancaman yang patut diperhatikan dengan seksama serta memerlukan kewaspadaan bersama.

Selanjutnya Panglima TNI menuturkan bahwa dalam mengantisipasi situasi keamanan di wilayah kawasan ASEAN, maka Indonesia dan Filipina perlu bekerja sama secara sinergi dalam suatu kerangka kerja sama yang saling menguntungkan dalam berbagai bentuk interaksi kegiatan guna meningkatkan kapasitas kedua Angkatan Bersenjata dan keamanan kawasan perbatasan serta kerja sama dengan negara sekitarnya.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa forum strategis Philindo MC telah menimbulkan dorongan dan keinginan kuat dari kedua belah pihak untuk memulai pembahasan Terms Of Reference (TOR) dari masing-masing sub-komite di bawah Philindo MC.

Dalam kesempatan yang sama, Pangab Filipina Jenderal Carlito G. Galvez JR, AFP yang diwakili oleh Deputy Chief of Staff AFP VADM Gaudencio C. Colloado Jr. menyampaikan bahwa kerja sama yang dimiliki oleh kedua Angkatan Bersenjata sebagai bentuk dedikasi dan komitmen yang tak terukur pada peningkatan hubungan kedua negara.

Selanjutnya Pangab Filipina Jenderal Carlito G. Galvez Jr. menyampaikan bahwa sidang ke-2 Philindo MC dapat meningkatkan hubungan melalui perencanaan dan kolaborasi sebagai bentuk kerja sama untuk dimasa yang akan datang.

Delegasi Filipina yang hadir pada Philindo MC diantaranya Commander Eastmincon Letjen Benjamin Madrigal Jr., Deputy Chief of Staff for Intelligence Mayjen Fernando T. Trinidad, AFP, Deputy Chief of Staff for Operations Mayjen Isidro L. Purisima, AFP, Deputy Chief of Staff for Plans Mayjen Restituto Padilla Jr. AFP dan Deputy Chief of Staff for Education and Training Mayjen Elvin B. Velasco, AFP.

Turut hadir delegasi Indonesia Aspers Panglima TNI Marsda TNI Dedy Permadi, S.E., M.M.D.S., Aslog Panglima TNI Laksda TNI Dr. Ir. Bambang Nariyono, M.M., Waasintel Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) R. Widad P Ajie, M.B.A., Grad. Dip. S.S., Waasops Panglima TNI Marsma TNI M. Khairil Lubis dan Kapuskersin TNI Laksma TNI Tatit Eko Witjaksono, S.E., M.Tr (Han).

Sidang ke-2 Philindo MC diakhiri dengan penandatanganan Minutes of Meeting (dokumen hasil sidang) dan penandatanganan Term of Reference (TOR) Joint Education and Training Sub Committee (JETSC). (Puspen TNI).

Bagikan:

  2 Responses to “Mewujudkan Kawasan ASEAN yang Lebih Aman dan Damai”

  1.  

    Bagainana dgn LCS? Sementara ada anggota yg bersengketa dgn China dan ada anggota yg lain malah beraliansi dgn China.

 Leave a Reply