Home » Militer Dunia » Nama-Nama Pilot Korban Pemboman NATO di MiG-29 Serbia

Nama-Nama Pilot Korban Pemboman NATO di MiG-29 Serbia

“Rusia menghibahkan 6 unit jet tempur MiG-29, sebagai bagian dari modernisasi tahap pertama yang akan menelan biaya antara US $ 187.000.000 – $ 240.000.000. Itu tak sebanding dengan yang kita miliki sebelumnya. Kami juga menerima 30 unit tank T-72? dan 30 unit kendaraan lapis baja BRDM-2 sebagai hadiah”, kata Perdana Menteri Serbia, Aleksandar Vucic dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa.

Sementara itu, anggota gerakan Mahasiswa Serbia untuk Kebenaran (SFT) meminta kepada Kementerian Pertahanan untuk menuliskan nama-nama pilot Serbia yang terbunuh oleh NATO pada MiG-29 Serbia. Mereka adalah warga Serbia yang menjadi korban NATO pada tahun 1999 saat mengebom Yugoslavia.

Dalam sebuah wawancara dengan Sputnik Serbia, perwakilan SFT Ivan Ristic, mengatakan bahwa ide untuk “personalisasi” pesawat adalah kesempatan yang baik untuk membawa kembali kenangan pahlawan Serbia yang gugur.

MiG-29 Serbia dengan foto pilotnya.

“Ini adalah pertama kalinya kita mendapatkan pesawat tempur sejak tahun 1987. Setelah semua perbaikan yang diperlukan, kita akan memiliki armada tempur kita sendiri dengan pesawat tempur generasi keempat dari Rusia untuk melindungi wilayah udara kita dan bila perlu, untuk membela Serbia dan Bosnia dari setiap agresi”.

Dia menambahkan bahwa sekarang Kroasia telah menerima sejumlah helikopter tempur dari AS, sudah jelas bahwa itu mungkin akan digunakan melawan Bosnia dan Serbia, 2 negara bekas pecahan Yugoslavia yang masih belum menjadi anggota NATO.

“Itulah mengapa pesawat Rusia memberi kami kesempatan untuk menggeser keseimbangan strategis kekuatan di wilayah tersebut untuk mendukung kami”, Ivan Ristic menekankan.

Ada 3 pilot Angkatan Udara Serbia dan diperkirakan 270 personel Angkatan Darat Yugoslavia dan polisi tewas selama tahun 1999 akibat pemboman yang dilakukan NATO kepada Yugoslavia.

Pilot Angkatan Udara Milenko Pavlovic meninggal pada Mei 1999 di pertempuran udara melawan seluruh skuadron pesawat tempur NATO. Zoran Radosavljevic tewas pada 26 Meret 1999, sehari setelah rekannya, Zivota Djuric, ditembak jatuh menyusul serangan udara di depot senjata yang digunakan oleh Tentara Pembebasan Kosovo.

Untuk menghindari ditawan, Zivota Djuric mengarahkan pesawat yang rusak langsung ke posisi musuh. Ivan Ristic mengatakan bahwa seluruh nama-nama pilot Serbia yang gugur membela negara sebelum dan selama serangan 1999 oleh NATO akan muncul pada MiG-29 Serbia yang dihibahkan Rusia.

“Salah satu pahlawan yang akan dituliskan namanya adalah Milos Zunic, gugur saat membela Belgrade melawan negara-negara Poros selama Perang April 1941”, kata Ivan Ristic.

Ide untuk menuliskan nama-nama pilot Serbia yang heroik, yang gugur karena membela negara pada tahun 1999, terpampang di pesawat tempur hadiah Rusia muncul saat ia melihat MiG-29 Serbia tersebut tiba.

“Alasan utama mengapa pilot kami tewas karena pesawat mereka tidak fit untuk terbang. Waktu itu adalah episode yang sangat menedihkan, tapi menjadi pelajaran yang baik juga, yang mengajarkan kita bagaimana cara terbaik untuk mempertahankan negara kita”, katanya.

Sumber: Sputnik News

Tinggalkan Balasan