Jan 122019
 

Foto tak bertanggal, yang disediakan oleh biro media Pusat Komando Operasi Yaman, menunjukkan pesawat tempur Qasef-1 © Press TV

JakartaGreater.com – Angkatan Bersenjata Yaman, yang dipimpin oleh pemberontak Houthi Ansarullah, telah melancarkan serangan drone pembalasan terhadap sekelompok gerilyawan yang didukung Saudi yang setia kepada mantan rezim di provinsi selatan negara itu, Lahej, menewaskan beberapa dari mereka, seperti dilansir dari laman Press TV.

Jaringan televisi berbahasa Arab, Yaman al-Masirah mengatakan serangan itu menargetkan “para pemimpin penjajah” pada hari Kamis. Dikatakan beberapa gerilyawan tewas dalam serangan itu, tanpa menyebutkan jumlahnya.

Perusahaan penyiaran milik Saudi, Al-Arabiya, mengatakan lima orang tewas dan beberapa lainnya cedera ketika pesawat tak berawak menghantam sebuah pangkalan militer di distrik al-Anad, tempat parade militer berlangsung.

Pasukan Yaman menewaskan 25 tentara Saudi pada bulan Desember 2018 © Press TV

Sekitar 12 pasukan yang didukung oleh Saudi juga terluka dalam serangan balasan, menurut laporan itu.

Pemerintah Arab Saudi dan sejumlah sekutu regional telah meluncurkan kampanye militer yang menghancurkan terhadap Yaman pada Maret 2015, dengan tujuan membawa mantan kepala negara yang didukung Riyadh kembali berkuasa.

Namun, para penyerbu gagal mencapai tujuannya dalam menghadapi perlawanan yang kuat dari para pejuang Houthi Yaman dan pasukan bersenjata sekutu.

  5 Responses to “Militan Dukungan Saudi Tewas oleh Drone Yaman”

  1.  

    bukannya itu tentara yaman, ya ?
    yg kgk ikut sama houthi.
    kesannya seperti tentara yaman itu bad guy dan houthi itu good guy nya.

    •  

      Tentara Yaman itu yang diakui dan didukung Arab Saudi dan koalisi arabnya… Houthi itu cenderung di sinyalir didukung oleh Iran… intinya itu saja kok…. Arab Saudi tidak mau Yaman menjadi negara yang di kuasai oleh pihak yang berafiliasi dengan Iran, sedangkan Iran juga tidak akan membiarkan Houthi berjuang sendirian…
      Bad Guy yang mana??? jelas tergantung dari sudut mana melihatnya… intinya Arab Saudi dan koalisinya sampai saat ini tidak berhasil memenangkan perang untuk pemerintah Yaman dukunganya, sedangkan Houthi terbukti tidak mudah dikalahkan bahkan ketika Yaman diblokade oleh Arab Saudi cs sekalipun… serangan udara yang cenderung brutal sekalipun tidak mampu merontokan nyali Houthi, sedangkan perang darat terbukti menjadi mimpi buruk bagi Tentara Yaman dukungan Arab Saudi…
      Arab Saudi baru mengalami dan merasakan kalau perang itu tidak semudah yang mereka kira… bahkan sistem pertahanan dari USA Patriot mereka ternyata juga memble melawan rudal kuno yang dimiliki Houthi

  2.  

    Analisa yg mantap bung ….. Houthi ok

  3.  

    Banyak komandan pasukan bentukan Saudia pada terbunuh, kekurangan komandan ahli strategi perang, kondisinya sudah carut marut, yg baru bergabung pun tidak ahli perang, mungkin parade itu sehabis melakukan perekrutan anggota baru

    😎

  4.  

    Saudi sudah biasa nyuruh tentara asing yamg berperang, sekarang malah tentaranya sendiri yang terjun perang…