Militer Filipina Membutuhkan Shore-Base Missile System

Departemen Pertahanan Filipina melobi pemerintah untuk mendapatkan dana 6,5 juta Pesso, untuk pembelian sistem rudal anti kapal berbasis darat (Shore-Based Missile System / SBMS), untuk meng-counter ancaman China di Laut China Selatan.

Proyekini adalah kesepakatan pemerintah ke pemerintah dengan industri militer Israel pada bulan Desember 2014. Sistem rudal SBMS ini diharapkan bisa dipenuhi, sekaligus untuk menepati janji Presiden, bahwa Filipina akan memiliki “postur minimum pertahanan yang kredibel”, sebelum ia mundur pada tahun 2016. Pemasok kabarnya tinggal menunggu pemberian kontrak.

Angkatan Darat Filipina mengatakan membutuhkan SBMS masuk anggaran akusisi tahun 2015, disebabkan perubahan yang cepat dalam lanskap keamanan regional.

Shore based missile system berfungsi memberi kontribusi pengamanan laut untuk wilayah maritim strategis/ choke point. Sistem rudal ini memberi kemampuan kontrol terhadap operasi matitim untuk menangkal akses masuk bagi musuh, ke wilayah kepulauan sebuah negara sehingga mmebuat wilayah tersebut stabil untuk digelarnya operasi militer.

Sistem rudal ini memberi perlindungan terhadap kapal kapal perang dan aset strategis lainnya, dari ancaman rudal kapal jarak jauh.

Jika anda kehilangan platform kecil dalam peperangan, maka anda pun akan kehilangan platform yang lebih besar. Hal itu bisa diantisipasi antara lain dengan memiliki SBMS sebagai senjata Maritime Denial.(JKGR).

Leave a Reply