Mar 192015
 
dubes-as-22

Panglima TNI Jenderal Moeldoko menerima kunjungan Dubes AS Robert O. Blake di Jakarta

Jakarta – Militer Indonesia dan Amerika Serikat sepakat perangi ISIS (Islamic State of Iraq and Syria) serta peningkatan kerjasama militer kedua negara yang selama ini telah berjalan dengan baik. Demikian ditegaskan Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko saat menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat Mr. Robert O. Blake beserta Staf, di ruang tamu Panglima TNI Jl. Merdeka Barat No. 2 Jakarta Pusat, kemarin.

Terkait perkembangan ISIS di Indonesia, Panglima TNI kembali menegaskan bahwa ISIS merupakan ancaman potensial bagi eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sehingga harus dikelola dengan baik. Untuk itu, Panglima TNI terus melakukan komunikasi dengan para pimpinan agama Islam dan beberapa komponen lain di Indonesia guna menyatukan persepsi yang sama dan menempatkan ISIS menjadi musuh bersama.

“ISIS tidak boleh berkembang, tidak boleh tumbuh di satu wilayah pun di Indonesia, ini sudah menjadi suatu keputusan. Untuk itu TNI akan menggelar latihan dalam jumlah yang relatif besar di Poso, karena saya mewaspadai Poso, saya tidak ingin Poso menjadi tempat yang nyaman bagi tumbuhnya ISIS setelah mereka kembali dari Suriah dan Irak”, tegas Panglima TNI.

“Saya punya keyakinan penuh bahwa dalam kepemimpinan Duta Besar Amerika Serikat di Indonesia dapat membangun komunikasi yang sangat baik dengan TNI khususnya, dan dapat membuahkan hal-hal baru dalam konteks hubungan antara kedua Angkatan Bersenjata” kata Jenderal TNI Moeldoko.

Panglima TNI juga menyampaikan bahwa pada saat pertemuannya dengan Panglima Militer Amerika Serikat Jenderal Martin Dempsey terkait prospek hubungan kedua Angkatan Bersenjata, bahwa Indonesia dan Amerika Serikat memiliki pandangan yang sama untuk membangun kekuatan dan hubungan yang semakin kuat.

dubes-as-33

Sementara itu, Dubes Amerika Serikat mengatakan sangat menghargai atas ketegasan Panglima TNI terkait masalah ISIS, dan mengharapkan Indonesia dapat mengawasi ISIS dengan baik serta dapat bekerjasama dengan negara ASEAN.

Dubes Amerika menyampaikan terima kasih atas bantuan dan kerjasamanya yang selama ini telah berjalan dengan baik. “Saya berkeinginan untuk dapat mengundang para perwira-perwira di kawasan ASEAN, untuk membicarakan tentang perkembangan ISIS ke depan dan bagaimana dalam menyikapinya”, ujar Mr. Robert O. Blake

Dalam kesempatan tersebut, Dubes Amerika juga menyampaikan penggunaan landasan di Lanud Ranai, Natuna, dapat digunakan sebagai tempat pengisian BBM pesawat dalam mendukung pelaksanan latihan gabungan militer Indonesia dengan Amerika.

Turut mendampingi Panglima TNI dalam pertemuan tersebut, Asintel Panglima TNI Laksda TNI Amri Husaini, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Fuad Basya, Kapuskersin TNI Laksma TNI Suselo dan Staf Khusus Panglima TNI Marsma TNI (Purn) Prayitno. (Puspen TNI, 19 Maret 2015).

Autentikasi : Kapuspen TNI, Mayjen TNI M. Fuad Basya

  47 Responses to “Militer Indonesia dan Amerika Serikat Sepakat Perangi ISIS”

  1.  

    hwmm..

    •  

      Numpang pertamax

      •  

        dengan senang hati bung, silahkan sesuka hati. hehe

        •  

          Jangan gegabah brow. dari dulu kita cuma ditakut takuti ancaman teroris. sampe kita lupa bahwa tetangga kita sudah sangat siap mencaplok kita. Ini adalah taktik untuk melemahkan kekuatan militer kita.

      •  

        MAMARIKA ADA MAUNYA MEMANFAATKAN NEGARA LAIN KEMUDIAN DIHANCURKAN !!!!!!!!!!!!!!!

      •  

        Rakyat Indonesia jgn terlena terutama bagian keamanan dan pertahanan, ada gerakan gerakan yang mulai menjurus ke pelemahan Indonesia dan merekayasa agar Indonesia bisa disebut sarang teroris dan bisa digangbang dan diadili rame rame oleh internasional, jgn sampai indonesia diobok-obok kae timur tengah sama terorois dunia amerika.

    •  

      kami rakyat Indonesia mendukung TNI sebagai payung pelindung kedaulatan negri kami..
      TNI besar, gagah dan santun atas dasar kami sebagai rakyat.. tidak ada rakyat tidak ada TNI, ada rakyat ada TNI. TNI bersama rakyat. kami sebagai rakyat Indonesia merasa keberan jika AS mengajak TNI ikut campur perangi isis di luar negri kami. kami hanya mengikhlaskan TNI menjadi pemersatu bagsa-bangsa yg dikomandio PBB

    •  

      Numpak pertamax bung couvu.

      Jujur, saya tidak suka bila angkatan militer mereka ingin menggunakan Lanud Ranai, yg ada di Natuna.

      •  

        mangga mangga hurungkeun patromakna bung @VZ

        saya pun berfikir demikian bung, jika memang harus latihan bersama apakah tidak ada tempat lain selain yg sekarang direncankan?! saya fikir panglima menganalisa tujuan dari yg diagendakan AS, sya percaya panglima mengunakan strategi global seperti yg dilakukan pada umumnya, dan tidak mengunakan strategi khusus atau rahasia yg dimiliki TNI. daerah tersebut terlalu strategis untuk berlatih bersama angatan militer as. justru sya menunggu TNI berlatih gabungan tiga matra, dan cukup TNI yg mengetahui seluk beluk Nusantara

    •  

      Setuju mas bro,, kalaupun ISIS itu berpedoman pada ajaran islam, maka tidak seharusnya mereka berbuat yang sedemikian. Toh tidak pernah di ajarkan dalam islam.

    •  

      Capslock nya ditindis pake batu bung..

    •  

      Loh ada di al-jazeeraa sama cctv china jg lo berita nya, sewa tv kabel Bung biar wawasan lebih luas

    •  

      Hancurkan ISIS sebelum besar, jangan beri kesempatan islamic movement untuk bermain di Republik Ini

  2.  

    Hantam ISIS

  3.  

    Tertawa lebar lah si amrik, pak muldoko Indonesia bisa memberantas Isis tnpa asu, kenapa negeri kit a selalu byk nurut ma asu mereka juga toh dalang lahirnya Isis, jgn mau lah diatur2 mereka, atau jgn tanggung2 udh bersekutu aja ma asu suruh mereka buat pangkalan di Indonesia biar wanita2 Indonesia pada bunting semua oleh tentara mrk kya di pilipina, maaf temen2 sy LG bosen dgn carut marutnya bangs a kita…moon maaf komennya kasar.

  4.  

    Nahh lhoo..kopinya udh gk ada di meja??
    Haus?? Mau numpang ngopi trnyata..

    Yowis..masalah isis ternyata..

  5.  

    Penggunaan lanud di natuna ??? Awas tar si ASU ngomporin si naga tirai bambu,china bisa punya sudut pandang lain terhadap indonesia low dikomporin ama ASU

  6.  

    jgn mau, kecuali yg menugaskan PBB

  7.  

    6

  8.  

    standar janda ham , teroris , selalu menjadi alasan amerika untuk mengintervensi, mereka bisa saja mengirim pasukan tanpa peduli kedaulatan sebuah negara dengan alasan teroris…. ingat skenario penangkapan osama mereka bisa masuk dengan diam – diam tanpa terdeteksi pasukan pakistan, mengingat kejadian sekarang di poso , semoga tni tidak lengah dan semoga saja ini bukan menandakan ketidak mampuan pemerintah menangani isu teroris…..

  9.  

    ADEM jkt di guyur hujan….tp koq jam yg ada d kommenter beda ya? kenapa ini?admin tlg jwb ya

  10.  

    Ada sachet warna kuning di sebelah cangkirnya. Gula Tropicana Slim yah? Lagi pada low sugar diet yah… Pakai yang biru pak, lebih sehat.

    Hehehe…

  11.  

    Saya jg heran bung.
    Jujur saya sangat tidak suka.

    Sedangkan mreka sendiri, berani menekan vietnam, agar tdak memberi fasilitas kpada Russia yg ingin mnggunakan bndara vietnam untuk pengisian BBM pesawat Bomber Russia.

  12.  

    Indonesia ngaa usah kerjasama dg us dlm hal isis, Indonesia saya rasa lebih dr pada mampu untuk melindungi negara dari gangguan isis, Indonesia sgt memalukan kalau ngaa bisa mengatasi gangguan dr isis

  13.  

    Hati2 pak moel,jgn smpai mau di kotak2Kan oleh ASU dg isu ISIS nya it….

  14.  

    ISIS,Wajib kita bendung dan buang dari NKRI ini Bangsa ini sudah pas dengan “PANCASILA”nya,US kelaut aja dan tolak penggunaan Lanud Ranai titik,lagadnya mau bikin rusuh region.

  15.  

    Faktor lokasi geografis juga mungkin bung… setahu saya ISIS juga sudah pernah masuk Libanon, tapi berhasil dipukul mundur oleh Hizbollah. Selain itu kalo kita lihat, ISIS ada di negara2 yang pemerintahan dan militernya lemah atau sedang kacau. Di Iran dan Yordania dimana kondisi negaranya solid, ga ada ISIS.

  16.  

    Monggo jangan melempem pak. Berantas ISIS tapi jangan terima dan menuruti apa kemauan Amerika yahudi di Indonesia.

  17.  

    begini lo nga usah binggung,,
    Kogabwilhan akan dipimpin jenderal bintang tiga di pembagian wilayah kan bagi bagi jabatan..komandan jendralnya satu,.ini buat nangkal pergerakan AUSIE,SINGAPORNO,MALAYSHIT..
    berani masuk bikin onar kewilayah indonesia,,gebuk rame rame,,.

    yang penting ada kesetaraan wilayah pembangunan,,kekuatan gempur merata,,

  18.  

    Setuju Panglima bahwa Isis harus di berantas jangan sampai berkembang sejengkal pun di Seluruh Wilayah Kedaulatan NKRI
    Soal Kerjasama sih boleh Panglima tapi jangan mau klo diminta mengirimkan pasukan ke Suriah utk membantu US krn ulah US lah Isis berkembang..kita konsentrasi basmi isis di wilayah NKRI kita sendiri, kalo ya mau bergabung ke suriah silahkan saja knapa harua pake dicari segala cabut paspornya klo ketahuan mau gabung kesana biar tau rasa gmna rasanya gak punya kewarganegaran tpi kalo masih nekad buat kembali ke sini biar mereka rasakan akibatnya sendiri

  19.  

    TNI memang harus membasmi ISIS yang ada di Indonesia dan TNI sangat mampu untuk itu tanpa ada dukungan ASu sekalipun,
    Dalam membasmi ISIS di Indonesia tidak perlu melibatkan ASu, sebab ASu akan menggunakan kesempatan ini hanya sebagai ” dalih ” saja, yang akan merugikan Indonesia dan melukai perasaan rakyat Indonesia. ……. ingat itu !!!
    ASu GO AWAY FROM INDONESIA ……….. !!!

  20.  

    Paling banter ya dikte, seperti sebelumnya

  21.  

    Sjmpatisan ISIS ya Bung,??

    ke suriah aja jgn menghasut yg ngga 2 di sini…!!!

  22.  

    se7 mas.. Jgn ikutin maunya amrik dia penyebab timbulnya ISIS itu.. Sama saja kita aminin yg dilakukann amrik ditimteng..

  23.  

    Sebagai Bangsa yang berdaulat Indonesia harus punya langkah sendiri. jangan mau di kondisikan asing. ISIS sebelum besar harus di hancurkan bukan karena tunduk pada mangsam akan tetapi dalam rangka pencegahan dini

  24.  

    xixixi , Ada Korban di Boongin Takfiri.., Kasiihan.. Hidup Mu.Nak.!

  25.  

    Setuju bung, isis cuma politik

 Leave a Reply