Sep 242016
 

Untuk pertama kalinya setelah lebih dari empat puluh tahun, Angkatan Darat AS akan menggunakan granat tangan baru. Granat Enhanced Tactical Multi-Purpose (ET-MP) adalah granat tangan baru yang lebih aman dan lebih fleksibel untuk pertempuran jarak dekat.

Selam ini granat tangan terbagi menjadi dua kategori: granat ofensif dan defensif. Granat defensif digunakan untuk menghadapi pasukan musuh yang menyerang dan biasanya terbuat dari serpihan baja dengan ledakan mematikan yang menyebarkan serpihan logam, sedangkan granat ofensif memiliki ledakan yang lebih kecil yang diharapkan tidak melukai pasukan teman.

vapentillbehor-replika-m67-granat-15208-c2

Selama beberapa dekade Angkatan Darat AS menggunakan granat yang berbeda untuk memenuhi kebutuhan ofensif dan defensif. Pada segmen granat ofensif, AS sedikit tertinggal setelah dipensiunkannya granat Mark 3 pada tahun 1975 setelah ditemukannya kandungan asbes chrysotile, penyebab kanker beracun yang serpihannya banyak ditemukan di pusat pelatihan militer AS. Hingga saat ini militer AS hanya menggunakan granat defensif M67 fragmentasi sebagai sebagai senjata granat tangan yang mematikan bagi pasukan musuh.

Insinyur militer di Picatinny Arsenal, New Jersey kini merancang granat tangan abad 21- Enhanced Tactical Multi-Purpose (ET-MP) dengan kontrol elektronik, yang membuatnya aman bagi pengguna tetapi tetap mematikan.

ET-MP adalah granat serbaguna yang dapat digunakan untuk misi ofensif atau defensif. Saat dalam misi ofensif, granat menggunakan efek ledakan terkonsentrasi untuk membunuh pasukan musuh, sedangkan dalam misi defensif, granat ET-MP saat meledak akan menyebarkan pecahan logam yang mampu membunuh atau melukai pasukan musuh pada jarak yang lebih jauh.

Granat baru juga akan memiliki sistem pemicu ledakan elektronik baru yang memungkinkan pengguna untuk memilih waktu ledakan yang diinginkannya. Berbeda dengan granat M67 yang meledakan 4-5 detik setelah kunci pengaman dilepaskan, pada granat ET-MP pengguna dapat memilih waktu ledakan hingga pada hitungan per milidetik.

Fitur lain dari ET-MP adalah rancangan untuk pengguna yang bertangan kidal. Granat baru ET-MP memiliki kontrol cerdas yang memungkinkan pengguna dapat menggunakan tangan kiri atau tangan kanan dengan cara yang sama.

Pengembangan granat ET-MP dimulai pada tahun 2013 setelah mendapat masukan dari Angkatan Darat dan Korps Marinir AS. Diharapkan pada tahun 2020 granat tangan baru sudah mulai dapat digunakan militer AS.

PopularMechanics

Bagikan:

  6 Responses to “Militer AS Merancang Granat Tangan “Smart””

  1.  

    pertamax

  2.  

    Pertimik

  3.  

    Emprettt… Angel benner komen…

  4.  

    bakso granat

  5.  

    klo di Indonesia granat malah dimakan ….
    hi…hi…hi…..

  6.  

    Cukup granat MOLOTOF aja wes bagus,murah meriah,hemat biaya,spare banyak ditemukan dijamin lawan pasti kaburrr…hehehehehe

 Leave a Reply