Agu 232018
 

Purwarupa tank tempur utama T-14 Armata buatan Rusia. © Boevaya Mashina via wikimedia.org

JakartaGreater.com – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Rusia menandatangani kontrak dengan kontraktor Uralvagonzavod (UVZ) untuk pengiriman 132 tank tempur utama (MBT) T-14 dan kendaraan tempur infanteri (IFV) T-15 yang dibangun berdasar platform tempur Armata standar, sebut Wakil Menteri Pertahanan Alexei Krivoruchko pada hari Rabu, seperti dilansir dari laman TASS.

“Hari ini, kontrak telah ditandatangani untuk 132 unit tank T-14 dan kendaran T-15. Kami akan mendapatkan sembilan unit pertama tahun ini”, kata pejabat pertahanan tersebut, dan menambahkan bahwa seluruh pesanan akan selesai dikirim pada tahun 2021.

Tank T-14 dibangun berdasarkan platform Armata, diperlihatkan kepada publik untuk pertama kalinya dalam parade Hari Kemenangan di Lapangan Merah pada 9 Mei 2015. Kendaraan tempur baru ini memiliki peralatan yang sepenuhnya digital, menara tanpa awak dan kapsul lapis baja yang terisolasi untuk para kru.

Jangkauan tembak Armata Rusia lebih jauh dari Abrams Amerika

Tank tempur utama generasi modern Rusia ini dikabarkan dapat menghancurkan tank tempur buatan Amerika Serikat hanya dalam sekali detakan jantung, dan diperkirakan akan segera dikerahkan ke medan perang, tulis Task and Purpose.

Produsen pertahanan asal Rusia, UralVagonZavod (UVZ) pun sudah lakukan uji tembak tank tempur utama T-14 Armata pada lokasi uji coba yang berada di kota Nizhny Tagil, menurut Wakil Perdana Menteri Rusia Dmitry Rogozin.

Kementerian Pertahanan Rusia sebelumnya telah berencana untuk mengakuisisi hingga 2.300 tank tempur utama T-14 Armata.

Armata tentu saja sebuah mesin yang cukup tangguh. Spesifikasi teknis dan komprehensif menurut Army Recognition menunjukkan bahwa tank itu dilengkapi menara tanpa awak dengan meriam smoothbore otomatis 125 mm 2A82-1M berisikan 45 amunisi, walaupun varian Armata di masa depan bakal dapat mengandalkan meriam 152 mm.

Potensi senjata sekunder T-14 Armata mulai dari senapan mesin 12,7 mm seperti Nikitin-Sokolov-Volkova (NSV) yang saat ini digunakan pada tank tempur T-72, T-64 dan T-80 Angkatan Darat Rusia, stasiun senjata jarak jauh (RCWS) dengan senapan mesin 7,62 mm dan sebuah meriam 57 mm yang dikhususkan sebagai “peluncur granat”, meriam anti tank serta senjata anti pesawat terbang.

Tank M1A2 Abrams buatan Amerika Serikat. © U.S. Air Force via Wikimedia Commons

Namun, dari semua hal tersebut, yang paling mengkhawatirkan Amerika bukanlah pada persenjataan, akan tetapi pada jangkauannya. Senjata utama tank tempur utama Armata dapat menembakkan rudal berpemandu laser 3UBK21 Sprinter yang telah ditingkatkan untuk dapat menghancurkan sasaran hingga sejauh 12 kilometer.

Jangkauan tembak tank T-14 Armata tersebut jelas telah melampaui jangkauan tembak dari meriam M256 120 mm, yang ada pada tank Abrams generasi terbaru, M1A2 SEP V3 yang hanya memiliki jangkauan 4 km, menurut Popular Mechanics.

Ini berarti, apabila terjadi konfrontasi di daratan antara pasukan AS dan Rusia di medan perang, misalkan Suriah atau Ukraina, maka tank Armata Rusia itu bisa dengan mudah memusnahkan armada tank Abrams AS, sebelum peleton M1A2 SEP V3 tersebut berhasil mencapai jangkauan tembaknya.

Bagikan:

  11 Responses to “Militer Rusia Akan Terima Tank Armata Tahun 2018”

  1.  

    Ane percaya kalo nich…tank udeh ugal2an di syriah.selebihnya…masih pengakuan diatas kertas.

  2.  

    Kucing buduk mana ya ?

    Gue mau ada yang ditanyain nih.

    •  

      Di Rincian Anggaran 2018 disebutkan :

      Untuk bagian Kemhan :

      Program Peningkatan Sarana Prasarana …

      kalau saya sebagai orang awam sebut itu sebagai Pengadaan Platform (panser, tank, pesawat, kapal) dan Equipment (radar, optics, jammer, decoy, launcher, canon) bisa nggak ?

      Program Dukungan Kesiapan Matra …

      kalau saya sebagai orang awam terjemahkan sebagai Dana untuk Maintenance, Refurbish, Overhaul dan Suplai Logistik (sucad, amunisi termasuk rudal dan torpedo) , bisakah ?

      Program Modernisasi …

      Kalau saya sebut sebagai Penggantian dan Upgrade, bisakah ?

      Program Pengembangan Teknologi dan Industri Pertahanan

      Kalau saya terjemahkan sebagai pengadaan kandungan lokal untuk alutsista, bisakah ?

      •  

        Ini beneran mau tanya apa mau ngetes…hehehe

        Sarana dan prasarana itu, masuk katagori fasilitas fisik spt jalan dan bangunan gedung, mas broo. Kalo dia berbunyi peningkatan, berarti wujud yg sdh ada ditingkatkan baik kualitasnya maupun kemampuannya. Namun kalo pengadaan berarti dari blom ada wujudnya menjadi berwujud. Tp kalo yg ente sebutkan itu masuk dalam katagori peralatan.

        Program Pengembangan Teknologi dan Industri Pertahanan
        Goalnya memang bisa dikatakan meningkatkan kandungan lokal namun secara spesifik lebih kepada kemandirian di bidang peralatan pertahanan berupa peningkatan hasil TOT melalui penelitian dan pengembangan maupun litbang hankamnya itu sendiri. Cuma itu aja sih yg saya tahu menterjemahkan bahasa anggaran belanja dalam uraian kegiatannya…..hehehe

      •  

        Pengadaan alutsista mungkin sekarang sedikit atau yang kecil-kecil karena anggaran sudah habis terserap oleh infrastruktur. Pemasukan anggaran pemerintah juga kecil tapi utang negara menumpuk.. sepertinya kita jangan terlalu berharap dan bermimpi untuk modernisasi alutsista seperti jaman Pak SBY . Jaman pak SBY yang lebih diutamakan prioritas modernisasi alutsista TNI dan mensejahterakan TNI. Yang datang sekarang ini lebih banyak kontrak sebelum nya jaman pak SBY. Anggaran militer sekarang di potong jadi 106 T dari pengajuan anggaran 250 T. Kalo pak Jokowi terpilih lagi jangan terlalu berharap lagi pembelian alutsista yang gahar-gahar lagi dan MEF III bisa terwujud sesuai keinginan.

  3.  

    T90 sudah terbukti kehandalannya….tapi jika benar T14 terbukti di medan tempur Suriah…, ini tank bisa jadi momok buat merkava….

  4.  

    Armata adalah tank airmata bagi tank amrik. Hihi silahkan nangis Om Sam .

  5.  

    tapi lebih baik t15 apc nya saja dipesan banyak brsama kurganets 25

  6.  

    borong 😆

 Leave a Reply