Jun 292017
 

Baru-baru ini militer Rusia belatih menembakkan rudal panggul darat ke udara Igla-S di tempat latihan militer di Krasnodar Territory, Selatan Rusia. Rudal panggul ini diuji kehandalannya setelah mendapatkan modul baru, termasuk Mowgli-2M thermal imaging sight.

Rudal panggul jarak dekat darat ke udara MANPADS Igla-S telah terkenal handal dalam berbagai pertempuran dan terus di-upgrade kemampuannya. Kabar terakhir rudal inilah yang merontokkan helikopter AH-1W Super Cobra Turki di pertengahan Mei 2016, dihajar oleh pasukan Kurdish PKK. Igla-S 9K338 juga digunakan para pemberontak di Suriah, dalam berperang melawan pasukan Bashar al-Assad.

Militer Brazil juga telah membeli rudal panggul Igla-S dan Rusia telah menyelesaikan pengirimannya, pada 04/04/2017.

“Kontrak tahun 2015 untuk pengiriman MANPADS Igla-S telah dilaksanakan secara penuh”, kata Punchuk. Ini bukan pengiriman pertama dari sistem tersebut ke Brasil. “Mitra Brasil sangat menghargai karakteristik operasional sistem pertahanan udara buatan Rusia”, ujar Wakil Direktur FSTMC Anatoly Punchuk.

Laporan Janes.com, 6/6/2017 menyebutkan, Armenia juga telah memperoleh sejumlah sistem rudal permukaan-ke-udara 9K338 Igla-S (SA-24 ‘Grinch’) dan 9K333 Verba (SA-25).

9K338 Igla-S (NATO-Code – SA-24 Grinch) (Vitaly V. Kuzmin)

Menurut Janes.com, rudal tersebut dibeli secara khusus dengan maksud untuk melawan kemungkinan serangan helikopter serang dan kendaraan udara tak berawak bersenjata (UAV) dari Azerbaijan. Sumber Kementerian Pertahanan Armenia mengkonfirmasikan kepada Janes.com bahwa sistem tersebut dipasok dari Desember 2016 dan Januari 2017 .

Wakil kepala Angkatan Udara Armenia, Kolonel Artur Pogosyan, pada awalnya mengungkapkan informasi tersebut dalam sebuah wawancara dengan jurnal militer Armenia HayZinvor, yang diterbitkan pada 12 April 2017.

Rusia juga melengkapi kapal perang anti-ranjau Project 12700 dengan short-range surface-to-air missile (SAM) systems, 9K38 Igla-S.

Pada event IMDS 2017 Rusia memperkenalkan modul penglihatan baru dari Igla-S yang dilengkapi Mowgli-2M thermal imaging sight, untuk mendeteksi target di malam hari.

  3 Responses to “Militer Rusia Uji Rudal Panggul Igla-S”

  1. Pertamax

  2. Igla-S adalah nama rudal panggul (manpads) untuk sasaran yg terbang rendah diudara semacam helikopter, pesawat nir awak namun tidak untuk layang-layang yg walau melayang rendah diudara namun bkn sasaran strategis. Sementara Iglo adalah tempat berteduh atau rumah bagi warga eskimo atau penduduk yg hidup didaerah yg beriklim dingin terutama didekat kutub utara, Siberia atau pulau Greenland.

    TNI perlu banyak memiliki rudal Igla-S, namun tdk perlu Iglo..

  3. Indonesia udh operasikan QW-3 Kw-nya Igla versi lama yg udh Combat proven :

    ” Rekor combat proven, pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dan pesawat pembom Tornado bertekuk lutut dihajar Igla pada perang teluk 1991. Selain itu pesawat tempur Prancis Mirage 2000N hancur berkeping-keping akibat disengat Igla pada perang Balkan di tahun 1995, sangat sulit bagi pesawat tempur menghindar dari serangan Igla. ”

    Tp itu Igla asli bukan QW-3 hahahaaa 😀
    Dan ini udh versi Igla-S, canggih lah pokoknya hihi 😉

 Leave a Reply