Apr 072018
 

Tembok perbatasan antara San Diego (AS) dan Tijuana (Meksiko) © Tomascastelazo via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Presiden Barack Obama dan juga George W. Bush sudah pernah mencobanya. Dan kedua kalinya rencana itu dianggap sebagai kegagalan yang mahal, seperti dilansir dari laman Defense One.

Donald Trump tak bisa memperoleh dana dari Kongres AS untuk membangun “tembok besar dan indah” seperti yang telah ia dijanjikan kepada para pemilihnya bahwa ia akan membangun tembok di sepanjang perbatasan AS-Meksiko, hingga akhirnya ia malah menawarkan rencana baru pada hari Selasa, untuk mengerahkan pasukan militer AS di sana sebagai gantinya.

“Sampai kita dapat memiliki dinding dan keamanan yang layak, kita akan menjaga perbatasan kita dengan militer. Itu adalah langkah besar. Kami benar-benar belum pernah melakukan itu sebelumnya”, kata Trump saat bertemu para pemimpin Baltik di Gedung Putih.

Trump mengatakan bahwa dia sudah mendiskusikan gagasan tersebut dengan menteri pertahanan AS James Mattis. Gedung Putih pada hari Selasa mengatakan bahwa Garda Nasional akan dimobilisasi di sepanjang perbatasan AS-Meksiko.

Menambahkan pasukan ke perbatasan AS yang panjangnya hampir 2.000 mil dengan Meksiko bukanlah sebuah ide yang baru. Presiden Barack Obama dan George W. Bush telah mencobanya. Keduanya dianggap diplomat AS, orang bisnis lokal, dan beberapa anggota parlemen sebagai paywall alias kegagalan yang mahal.

Pada bulan Juli 2010, Presiden Obama telah memerintahkan “Operasi Phalanx” untuk mengirim 1.200 pasukan Garda Nasional ke perbatasan. Perintah Obama itu adalah kelanjutan dari “Operasi Jump Start”, yang merupakan kebijakan Presiden Bush tahun 2006 yang mengirimkan 6.000 pasukan Garda Nasional ke perbatasan AS-Meksiko, di mana mereka melakukan segalanya mulai dari bantuan menyita obat-obatan hingga menyelamatkan seorang wanita Amerika Tengah yang tenggelam.

Dua petugas perbatasan Texas yang bekerja dalam kapasitas identifikasi masuk telah menanggapi panggilan untuk meminta bantuan. Mengabaikan keselamatan mereka sendiri, para penjaga melompat ke dalam air demi menyelamatkan seorang wanita yang tenggelam, menariknya dari kedalaman Sungai Rio Grande yang berlumpur.

“Operasi Phalanx” menghabiskan anggaran sebesar $ 145 juta hanya dalam 14 bulan, sementara “Operasi Jump Start” menghabiskan anggaran sekitar $ 1,2 miliar selama dua tahun. Kedua operasi tersebut mengambil sumber daya dari proyek Departemen Pertahanan lainnya, namun gagal untuk menetapkan kebijakan keamanan perbatasan Meksiko-AS yang transparan, menurut Kantor Akuntabilitas Pemerintah (GAO).

Permasalahan yang rumit, menurut aturan Pentagon bahwa Garda Nasional tak dapat menghadapi atau menahan tersangka, sehingga mereka perlu memanggil petugas CBP atau Customs and Border Protection alias Keimigrasian jika mereka melihat seseorang yang mereka curigai menyelundupkan obat-obatan atau masuk secara ilegal.

“Ini adalah pertama kalinya kami mendengar ada sebuah rencana seperti itu”, kata seorang perwakilan serikat pekerja keimigrasian.

Seperti banyak pengumuman kebijakan “membingungkan” Trump, gagasannya untuk menempatkan militer di perbatasan antara AS dan Meksiko tampaknya datang sebagai kejutan bagi badan-badan yang terlibat dan orang-orang yang mungkin terpengaruh.

jakartagreater.com

  7 Responses to “Militerisasi Perbatasan AS-Meksiko Oleh Trump Tidak Murah”

  1.  

    ini tembok masih kalah jauh dibandingkan “attack on titan”… katanya peradaban modern, dibanding “great wall” sih belum ada apa-apanya… mestinya tembok itu dibangun seperti benteng, ada turretnya, ada ciws, senapan mesin, kanon… pasti terlihat seru dan gagah..

    •  

      Klu ingin seperti tembok besar China maka Trump harus memobilisasi rakyat AS kerja paksa untuk membangunnya! Seperti tembok China yg banyak memakan korban jiwa hanya untuk menghadang agresi Mongol yg akhirnya hancur jg dinastinya diserbu mongol.he3. Kira2 mampu gak ya AS menahan serbuan pendatang haram dr Meksico dan negara Amerika Latin lainnya?

  2.  

    menghentikan imigrasi low skilled labor, berpendidikan rendah yg cenderung akan melakukan tindakan kriminal adalah wajib.

  3.  

    kyak yang di bangung israel untuk mengurung palestina pnjangnya 700 km,,

  4.  

    Halah tidak punya duit kok bergaya bikin tembok yg besar dan megah

    😎