Apr 132014
 

Sukhoi Wonosari

Saya tertarik dengan pro kontra foto di Lanud Gading, seperti terlampir di atas. Beberapa kali melihat foto ini, sepintas memang tidak mungkin karena kualitasnya gambarnya “cuma” sekelas kamera pocket, dengan shutter lag 1 detik lebih, akan sangat sulit untuk merekam obyek bergerak dengan kecepatan tinggi.

Berhubung di forum ini ada yang menyertakan link file aselinya, sedikit analisis:

Saya sengaja menggunakan progam XnView untuk melihat data Exif nya (gratis, silakan download) agar anda juga dapat melakukannya. Buka link panoramio, lalu klik “view original image” baru kemudian disave (proses saving yang bukan original image tidak akan menyertakan data exif).

Buka file dengan XnView, lalu tekan Alt + enter untuk melihat data Exif.

Data exif merupakan data-data pemotretan termasuk di dalamnya Serial Number kamera yang digunakan, sehingga dapat dinilai apakah sebuah foto digital asli atau bukan.

Cuplikan data exif:
Kamera : kodak easy share c653 (silakan googling spesifikasinya untuk melihat kemampuannya apakah sesuai dengan profil data exif)
ISO : 400
Shutter speed : 1/1250
diafragma : f4.8
Focal Lenght : 6mm
date taken : 2011:03:21 13:56
Flash : Fired
ukuran image :2304 x 1728

Software : Photoshop 7.0

Analisis data exif:
Dengan kecepatan shutter 1/1250 saya rasa wajar (cukup) untuk membekukan jet yang lagi take off tanpa blur (ini yang jadi pertanyaan, cuma dengan kamera pocket fotografer bisa mendapatkan shutter speed mendekati limit kamera).

Rumus untuk “membekukan” benda yang bergerak adalah minimal 2 kali kecepatan benda. Sebagai referensi untuk membekukan burung Colibri yang lagi menghisap bunga Shutter speed sekitar 1/500.

Waktu pemotretan pukul 2 siang matahari terik, dengan ISO 400, shutter speed 1/1250 dan f4.8 hasil eksposur pada foto masih wajar meskipun feeling saya mengatakan dengan eksposure tersebut hasil foto akan under 1/2 stop.

f4.8 akan membuat ruang tajam cuma 1-2 meter, dengan asumsi fokus lensa pada papan nama, maka pesawat akan blur. Pada kenyataannya pesawat terlihat tajam. Hal ini berarti fokus lensa berada pada hiperfocal distance (yang belum tahu silakan googling), sehingga pesawat yang lagi parkir di belakangpun terlihat tajam.

Artinya tidak ada kebetulan di sini, fotografer tahu apa yang dilakukannya walau cuma dengan kamera pocket, dia jelas-jelas menguasai kamera.

Flash fired, ini mejelaskan mengapa papan nama lanud gading terlihat tidak nyambung dengan background. Ingat kasus foto instagram Bu Ani yang dituduh tempelan ?. White Balance lampu Flash berbeda dengan matahari. Hal ini menyebabkan nada warna dari subjek yang terkena cahaya flash berbeda dengan nada warna pencahayaan matahari langsung, sehingga foto seolah-olah tempelan.

Focal Lenght 6mm, hal ini menjelaskan mengapa papan nama telihat melengkung/distorsi. focal leght ini akan setara dengan 36mm pada kamera 35mm, besar kelengkungan (distorsi) juga wajar.

Ukuran image 2304 x 1728 merupakan ukuran bawaan dari kamera (cek lagi spesifikasi kamera), artinya tidak ada proses croping ketika proses editing (jika ada).

Besar file 867KB (dengan ukuran image 2304 x 1728), dari spesifikasi kamera besar file masih normal. (Jika anda menumpuk foto dengan photoshop maka otomatis file akan menjadi besar, semakin banyak foto yang ditumpuk maka akan semakin besar file akhirnya dan semakin njomplang dari spesifikasi kamera).

Foto diambil sekitar pukul 2 siang pada bulan Maret. Landasan pacu bandara membujur kira-kira utara-selatan. Dengan arah terbang ke selatan, bayangan pesawat otomatis akan berada di sebelah timur landasan.

Dari foto bisa kita lihat posisi bayangan pesawat masih wajar. Untuk lebih detail anda bisa gunakan software untuk mengetahui posisi matahari terhadap equator.

Analisis XMP (Extensible Metadata Platform)
Benar foto tersebut diolah menggunakan Photoshop 7.0, untuk itu saya sertakan sedikit analisis xmp. (anda bisa menggunakan adobe bridge untuk melihat data xmp dari foto tersebut).

tampilan ELA

String lengkap xmp:

adobe:docid:photoshop:d32ebe82-ae3b-11e0-8cef-b9a910b789e0
uuid:6f6c85b5-ae45-11e0-8cef-b9a910b789e0

EASTMAN KODAK COMPANY
KODAK EASYSHARE C653 ZOOM DIGITAL CAMERA
1
2304
1728
2
3

8
8
8

480/1
480/1
2

0221
1/1250
10287712/1000000
48/10
4526069/1000000
2

400

400/1
2011-03-21T13:56:00+07:00
2011-03-21T13:56:00+07:00
0/10
29/10
5
0

True
0
1
False
False

60/10
2
3
1
36
0
0
0
0
2
0
0
0
0
0/100
2304
1728
1

2011-07-15T01:24:42+07:00
2011-03-21T13:56:00+07:00
Adobe Photoshop 7.0

True

3 sRGB IEC61966-2.1

Data xmp menunjukkan bahwa foto diambil pada 21 maret 2011 pukul 13:56 GMT+7, dan diutak-atik photoshop pada 15 Juli 2011 pukul 01:24 GMT+7.

Tidak ada history!. Jika sebuah foto ditumpuk dengan foto yang lain maka dalam string xmp akan muncul syntax history).

Contoh syntax history (header) :
Analisis ELA (Error Level Analysis).

Kompresi piksel pada pesawat sukhoi terlihat kontras, namun edge nya jelas. Tidak terlihat manipulasi pada tepian subjek. (jika anda menumpuk foto dengan photoshop, anda perlu memanipulasi pada bagian tepi agar tampak menyatu dengan background. Proses ini meninggalkan jejak kompresi).

Kompresi piksel pada bayangan sukhoi sama dengan keseluruhan background foto, artinya bayangan sukhoi merupakan subjek asli.

Kompresi piksel pada pesawat mirage terlihat sangat kontras, edge masih terlihat (tidak terlihat manipulasi pada tepian subjek). Kompresi piksel pada bayangan mirage terdapat kontras pada tepi dengan gradasi halus, namun bagian tengah, kompresi piksel sama dengan keseluruhan background. Artinya bayangan pada pesawat mirage merupakan subjek asli.

Kompresi piksel pada pesawat yang parkir terlihat sangat kontras, edge masih terlihat (tidak terlihat manipulasi pada tepian subjek)

kompresi piksel pada papan nama lanud pada sekeliling papan dan bagian setengah atas kedua tiang terdapat jejak kompresi mirip purple fringing. Konon ini merupakan jejak khas kompresi photoshop.

Pada setengah tiang kebawah kompresi piksel sama dengan keseluruhan foto, artinya setengah tiang ke bawah merupakan subjek asli.

Bendera:
Dengan perbesaran 400%, pada sukhoi selain di bawah kockpit di bagian ekor juga ada bendera merah putih, pada mirage bendera merah putih terlihat di bagian ekor.

Kesimpulan:

Analisis xmp tidak menunjukkan ada jejak penambahan subjek foto. Analisis ELA menunjukkan cetakan tanggal merupakan penambahan subjek.

Jejak kompresi mirip purple fringing pada bagian atas papan nama lanud menjadi petunjuk bahwa kemungkinan terbesar photoshop digunakan untuk mengkompres file agar ukuran akhir file lebih kecil.

Catatan:
Ini hanya sebuah analisis dari data yang ada, dengan metode analisis lain mungkin didapatkan hasil yang berbeda.

“orang berpendidikan boleh salah, tapi tidak boleh berbohong”.
(by Toekang foto, tinggal di Jogja)

  171 Responses to “Mirage Lanud Gading Lewat Data Kamera”

  1.  

    hore senior lama warjag muncul, bung WH sama bung melektech.
    Klo komen sy, sy yakin klo skuadron sukoi kita cuma 1skuadron berisi 16biji sukoi su-27/30.
    Kita tdk punya mirage, barang segede gini sulit nyembunyiin apalagi di jawa.
    Rudal sukoi dtg aja, blm publish resmi tni au atau kemenhan, sudah ada photo selfi.sy punya rumah dekat lanud iwj, jd sering juga ngobrol sm tni au lanud iwj atau lihat oesawat terbang.
    Klo ada pembelian pesawat mirage, sulit ditutupi, terus tdk keuntungannya buat kita. Nggaj ada yg dibanggain.
    Klo pun memang ada tes flight mirage di indonesia mbok nggak usah di wonosari, bisa di IWJ klo di jawa, krn lanud iwj fasilitas lengkap.

  2.  

    Hmmmmm…… :afro:

  3.  

    maaf ane yg oot ikut mantengin ni gambar…
    1. jarak sukhoi dngn pengambil gmbr sangat dekat dilihat dari jarak byang sukhoi dengan pagar dan dari ketinggian sukhoi,,,apakah tidak terlalu kecil skala gambar sukhoi dengan yg aslinya
    2. sudut bayang sayap pada badan sukhoi jika ditarik ke bumi maka akan didapat letak bayang pada gambar tidak matching…jika ditarik garis bayang sesuai sudut bayang sayap pada badan sukhoi ke bumi akan di dapat bayang yg lebih besar,,,( sesuai hukum alam jika objek mendekati sumber cahaya maka bayang akan semakin membias(membesar) tetapi dalam gambar bayang malah lebih kecil dari aslinya
    3. jika diperhatikan sesuai sudut sumber pencahayaan arah matahari letak bayang sayap sukhoi terbalik antara kiri dan kanan
    4. sudut take off sukhoi dengan mirage berbeda 50 derajat, yg berarti ada kemungkinan,,landasan 2 jalur atau lebar landasan sekitar 100 meter atau sukhoi takeoff dengan cara berpusing/belok

    maaf jika salah…pantengan orang yg lagi ngantuk

  4.  

    ikut nyimak

  5.  

    :sup2:

  6.  

    Salam kenal buat bung Gatotkoco
    satu rumah…

  7.  

    sudah saya analisa dengan sebaik baiknya, bahwa foto diatas ASLI

  8.  

    hehehe bung sarkem ente dari dulu ane tugasin melihat dari dekat lanud gading wonosari kagak dilaksanakan,,
    biarin para Warjager belajar “mengunyah”
    Sayang nya TS nya tidak muncul untuk memberikan asumsinya,,dengan masukan warjager yang cerdas dalam menganalisa ..saya salut untuk yang bilang hoax mau meberikan ulasannya yang mencerdaskan,,saya juga ikutan belajar disini,
    TS tukang foto berdomisili diyogya,,,sedangkan yang membuat foto ini si Roy yang tinggal di yogya..apa orang yang sama ya ?…

    TETAPI,,warjager pada lupa menganalisa “Maksut Berita”..apa yang ingin DISAMPAIKAN dengan munculnya foto pesawat ini,sejak 2011

    Nanti saya berikan analisa penutup yang membuat kasus ini ditutup ..dengan suatu kesimpulan

  9.  

    sekedar berkomentar: saya yakin bahwa foto itu rekayasa karena
    1. depan papan nama lanud gading (berjarak mungkin tidak sampai 5 meter) adalah jalan raya propinsi (jogja-wonosari), dan diseberang jalan tersebut adalah rumah penduduk, sehingga tidak mungkin pesawat berani terbang serendah itu;
    2. kota wonosari adalah kota kecil, artinya apabila ada pesawat sampai berani terbang rendah pasti beritanya sudah tersebar (sampai saat ini saya belum pernah mendengar);
    3. untuk mendukung argumen diatas….saya orang wonosari dan tinggal di wonosari, setahu saya paling yang pernah mendarat di lanud gading adalah pesawat latih (saya juga pernah masuk di dalam lanud karena lanud tersebut adalah lanud kecil yang orang bebas keluar masuk karena tidak ada penjagaan yang ketat) ).

    salam

  10.  

    @sarkem
    kalo hasil menganal lisa ane, ntu inpormasi disertai pengaburan..barang ada potonya palsu ato sebaliknya, tapi kalo barangnya kagak ada napa susah2 bikin sotosop..apa cuman buat bahan candaan doang..nah tanda tanya?

    saya setuju dengan anda bung

    •  

      soal poto, ane liat pake mata sakti ane n bisa langsung jawab bang..herkulesnya tempelan, sukoinya tempelan, deltanya tempelan, plang judul lanud tempelan, pager kawat ma rumput rambatnya tempelan..yg asli cuman lanudnya doang, ntu poto diambil dolo sebelon diaspal..lapangannya buat ngetrek belon rata, masih bergelombang, sukoi kagak brani lewat, herkules masih bisa ndarat mungkin..imho..

      tapi ane liatnya bukan potonya, nunggu bang satrio aja yuk..

  11.  

    Case closed…hoax

  12.  

    https://m.facebook.com/photo.php?fbid=766663706685246&id=325228574162097&set=a.478425132175773.112951.325228574162097&source=46&refid=17

    Gudang Pantun’s photo.
    5 minutes ago Β·
    Bila kita tak mampu memberi, setidaknya sesekali belilah dagangan dari mereka.

    Tapi kebanyakan lebih suka belanja di Supermarket atau di Mall.

    Berbagilah meski sedikit, mungkin buat kita kurang tapi untuk mereka itu lebih dari cukup.

    Ya Allah…
    Berilah rezeki-Mu yang Melimpah lagi Berkah untuk beliau dan untuk semua saudara/saudari Muslim di seluruh penjuru Dunia.

    Aamiin ya Robbal’alaamiin..

  13.  

    Rencana masa depan………???

    Menunggu sang idola bung@Satrio utk menganal Lisa

  14.  

    :selamat

  15.  

    Tes:D

  16.  

    Tes ke 2 [:D]

  17.  

    Analisa penutup
    Dari hasil diskusi disini akhirnya kita bisa menganalisa dengan Cerdas apakah foto itu asli dan ataupun hoax.
    Dan hasilnya ..Betul foto itu HOAX hanya hasil editan dari si Roy Koekerits seorang praktisi dunia fotografer berasal dari Yogya..Foto itu muncul dan ada di dalam blog bersanding dengan foto hasil editan lainnya,,
    Foto sukhoi dilanud gading wonosari hanya satu satunya hasil editan dari si Roy mengenai alutsista dan kemiliteran,,,saya curiga TS nya itu juga si Roy yang memberikan bantahan dengan memberikan alasan teknis potografi untuk menguatkan Foto itu adalah asli,,,padahal adalah Hoax.
    Berarti si Roy sekarang ini sering juga mantengin Forum Militer..
    Pertanyaannya kenapa Roy membuat Foto itu ??apakah Roy memang warga Formil ? tapi kok hasil karyanya hanya Foto lanud itu saja ?kok tidak membuat editan foto lainnya ?

    Yang perlu dicermati Foto pada thn 2011 dibuat setelah Lanud gading Wonosari selesai direnovasi dan ada penambahan panjang landasan pacu yang menurut berita diatas ..sehingga panjangnya 1500 meter ,tetapi dari data yang saya peroleh Lanud Gading wonosari malah mempunyai Landasan pacu 1800 meter,,,artinya Lanud gading wonosari bisa didarati oleh pesawat hercules dan pesawat tempur,
    Lanud gading Wonosari bisa menjadi Pangkalan aju dan Home base pespur untuk menghadapi ancaman dari selatan
    Jadi berita background yang mau disampaikan dengan beredarnya foto tersebut bahwa Lanud Gading wonosari siap dijadikan pangkalan pespur untuk mengantisipasi ancaman dari selatan dan bisa diisi dengan pepsur jenis Sukhoi family,,pespur bersayap delta (calon pengganti F-5) dan bisa mendukung peran logistick dengan mengoperasinalkan herkyu bar dari sana.
    Lanud lain yang ada diselatan pulau Jawa yang sama telah direnovasi dengan penambahan serupa dengan Lanud gading wonosari adalah Lanud Rumpin Bogor..

    Analisa lainnya Kalau si Roy ingin membuat Hoax sekalian kenapa tidak dengan cerdas memakai pespur sukhoi milik kita yang camonya sudah banyak dikenal oleh warga formil ,,dicomot dan ditempel di foto tersebut,,,Kenapa juga ada pesawat delta yang merujuknya ke Mirage ?
    Kalau analisa gampangnya kita bisa menyimpulkan bahwa si roy mungkin jago dalam hal pengeditan foto tetapi awam dalam hal militer sehingga ceroboh dengan salah pemilihan pesawat sukhoi
    Sehingga camo dan white nose nya sukhoi itu menjadi hal paling disorot hoaxnya,,sehingga gampang dipatahkan,,
    Lain cerita bila yang dipakai foto sukhoi kita , maka formil akan meyakini bahwa sukhoi kita lagi take of dan latihan bersama dengan mirage .. maka perhatian formil akan menanyakan apakah kita mempunyai mirage, ?dan debatabelnya beralih ke mirage ,,

    Tetapi saya tidak segampang itu dalam menganalisa maksut background sesungguhnya
    Saya curiga si roy malah mendapatkan order untuk membuat foto hoax dengan maksut memberikan pesan bahwa kita mempunyai sukhoi family yang lain ,pesawat delta ,,dan Hercules pendatang baru,

    Kalau pesannya hanya mau mengatakan bahwa kita punya mainan baru pesawat delta maka cukup roy memakai foto sukhoi kita dengan camo biasanya,,sehingga yang diperdebatkan diforum forum militer adalah si delta,,dan bila pemberi order memang ingin memberikan gambaran komplit bahwa kita punya sukhoi lain,pesawat delta dan hercules baru,dan mudah dibantah dengan hoax maka foto dari si roy sudah tepat pemilihan pespur pespur nya .dan itu adalah langkah cerdas
    Dengan mematahkan camo sukhoi maka pesawat delta dan hercules baru otomatis ikut terpatahkan ..

    Misi pemberi pesan (berita background) adalah mau mengabarkan kita akan/telah mempunyai pesawat sukhoi SU 30 lainnya,Pesawat bersayap delta dan hercules baru dan Telah selesainya renovasi Lanud gading wonosari yang siap mendukung operasi pertahanan udara nasional mengantisipasi ancaman dari Selatan,
    dan juga gampang dipatahkan dengan Hoax,,,misi tersampaikan ada yang percaya dan ada yang tidak percaya dan semua INFO SESUNGGUHNYA tetap terjaga dalam bingkai Abu abu .
    dan kebetulan si roy rumahnya dekat daerah yogya dekat dengan lanud tersebut dan dekat dengan pemberi pesan πŸ˜€ (maaf analisa ngawur saja)
    case closed,
    IMHO

    •  

      Lhooo, katanya pengen membuktikan bahwa saya lah yang ngehoax:

      “Dan hoaxnya bung bravo terpatahkan ..jadi siapa yang hoax”

      Ironis sekali kalau ternyata saya belum sempat menyampaikan argumen sanggahan, bung Satrio malah mengakui duluan bahwa memang foto itu hoax.

      Pesan moralnya, mari kita belajar utk saling menghargai pendapat pihak lain, karena apa yang kita yakini benar ternyata belum tentu benar. Contohnya dalam kasus ini, siapa sangka apa yang disampaikan oleh anak kemaren sore seperti saya terbukti sesuai dgn kenyataan, sedangkan yang disampaikan oleh orang yang kaya pengalaman, pengetahuan, dan dekat dengan para praktisi seperti bung Satrio ternyata bisa juga kurang tepat.

      •  

        Sudah saya jawab diatas bung bravo
        saya tidak pernah merendahkan anda bung bravo,,saya kira saya tidak pernah merendahkan suatu nick disini,
        saat itu kan anda yang baru muncul kan hoax hoex saja ,,makanya saya pancing terus supaya memberikan sanggahan dengan foto dan argumen .
        coba telisik di thread list A1 gimana alur saya memancing anda terus mulai dari tanya camo venezuela itu yg bagaimana? (mosok saya gak bisa gogling)

        Tetapi kalau anda merasa saya merendahkan anda dan kata kata saya kurang sopan kepada anda ,,maka ijinkan saya meminta maaf kepada anda,’
        Toh disini saya tidak mencari musuh ,,tetapi mencari persaudaraan dan belajar bersama dengan cerdas,

        •  

          Setuju bung, sy jg sudah bertekad utk tidak asal menuduh hoax saja tanpa argumen yang jelas ke depannya. Sy tidak merasa direndahkan oleh bung Satrio, karena memang dalam dialektika berformil pasti akan ketemu sm yg namanya perbedaan pendapat. Sy juga minta maaf kalau ada kata-kata saya sebelum ini yang kurang enak didengar, mgkn efek dari terlalu ceplas-ceplos. Mudah-mudahan ke depannya bisa lebih bijak. Anyway, teruskan kontribusinya di Warjag Bung Satrio, looking forward to our next arguments.

          •  

            Yup anda dan bung Ed adalah salah satu nick penyeimbang disini
            memberikan bantahan dengan argumen yang cerdas,,,selain bung melecteck yang jarang nongol..
            coba baca thread dulu bagaimana bung meleckteck menyanggah kilo.dan amblesiah leopard mungkin ada yang tidak suka(sebel) ..tapi bung meleckteck sudah diakui sesepuh disini dan dibutuhkan karena sanggahannya yang cerdas.

            Kalau gaya saya memancing diskusi itu memang begitu bung ..mungkin karena latar belakang saya yang pendidik,,sering memberikan umpan balik agar disundul,,atau dimawasigeri πŸ˜€
            dan saya yang paling anti dengan perpecahan,dan menyerang person.,

            jadi sekali lagi mohon maaf bila ada warjager lainnya yang tersinggung dengan kata kata saya

        •  

          Wah kok Happy ending gini sich. Nggak asyik ah, hohohoho…
          di no 1 sy dah koment case closed.
          Foto di atas hoax adalah satu hal tapi apakah berarti meruntuhkan seluruh argumentasi β€œanti hoaxer”? Wah, anda terlalu cepat mengklaim kemenangan Bung Bravo, hehehehe..
          Paling menarik justru @Bung Erich, koment anda pendek tapi meninggalkan jejak yg besar.
          Baik, paling tidak ada 2 school of knowledge.
          Pertama model Bang Ed dkk, kalo tdk ada fakta berarti tidak ada. Argumentasi ini akan menang di pengadilan.
          Kedua model Bung Satrio dkk, berprinsip The absence of evidence is not the evidence of absence.
          Kedua mindset itu sulit bertemu, tp dengan kapasitas beliau2 sebenarnya msh ada peluang mutual understanding atau agree in disagree. Imho.

          •  

            Kalau lama lama debat bisa jadi mutual assured destruction – MAD bung he he he…

            Kabuuuurrr…

          •  

            @bung open mind
            Kalau foto nya kan sudah disimpulkan bahwa itu foto hoax hasil editan
            kalau pesan yang disampaikan dengan beredarnya foto tersebut masih diperdebatkan ,,apa bener jumlah sukhoi kita cuma 16 biji,,apa bener kita punya pesawat delta (menolak hibah),,dan apa bener kita punya hercules baru ?
            Yang terjawab adalah kita memang punya hercules baru hasil hibah dan beli bekas milik australia,,,sedangkan foto itu diangkat thn 2011 yang berita hercules malah belum ada.

            yang saya uber diskusi disini dengan menampilkan foto tersebut yaa pesan pembuat foto tersebut,, juga saya pernah menampilkan foto soto lekiu class
            kalau fotonya memang dibuat begitu biar gampang dipatahkan dengan hoax,seperti uraian saya diatas) agar tetep abu abu infonya,

            Jadi ingat foto kalender Kilo dan Lekiu class yang diberi nomer lambung KRI,,
            Itu hoax kurang bagaimana,,yang menerbitkan malah dispenal (pihak TNI) nyomot foto dan ditempelin nomerlambung KRI .
            fotonya jelas hoax..pesannya masih diperdebatkan
            hehehehe

  18.  

    wah.. ketinggalan jauh.
    artikel yang sangat menarik, komentar yang masuk juga menarik untuk disimak

  19.  

    Kesimpulan analisis Bung Satrio: realitasnya tetap abu-abu alias mencerdaskan .. πŸ™‚

  20.  

    @all Warjagers
    Inilah menariknya diskusi di warjag…punya argumen, saling mencerahkan, dewasa, dan sportif…, krn sy rasa sportifitas sdh semakin langka…
    Semoga seperti inilah yg terjadi di tingkat pengambil keputusan…Aamiin

  21.  

    Bagaimana jika kesimpulannya begini: Sepertinya dari analisa Bung Satrio sangat detail bgt, sehingga saya justru curiga jika Bung Satrio dan Si Tukang Foto saling kenal….atau bisa jadi B Satrio adalah org yang “memesan” edit foto ini. Bahkan bisa juga B Satrio = STF?

    Maaf Bung Satrio…hanya mencoba berimajinasi sendiri.

    •  

      Bukan bung
      Saya termasuk orang yang suka menganalisa penerbitan foto yang aneh dan unilk berkaitan dengan militer,,apa maksut sesunggugnya,,
      foto lanud ini sdh lama beredar (dua tahun yg lalau) dan didiskusikan diwarung sebelah dan hasilnya sama sih foto nya hoax,,pespurnya masih di perdebatkan

      •  

        Baiklah kalau begitu. Teruslah mengamati, dan mohon ijin untuk terus berimajinasi. Trimakasih juga, jika kesimpulan yg sederhana ini sudah mau dikonfirm. Salam hangat Bung Satrio.

  22.  

    Mengutip kata SBY saya rasa itu sudah cukup
    Kita tidak ingin perang. Namun, jika harus bertempur dan mempertahankan kedaulatan, kita sudah siap
    Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (12/3/2014
    Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono

  23.  

    Surat dari Toekang Foto:

    Kalau lihat foto sukhoinya sepertinya saya memang salah analisis…

    Dari pertama lihat foto lanud itu sebenarnya memang saya ragu itu foto aseli…
    cuma kamera pocket dg shutter lag (waktu dari mencet tombol smp kamera jepret) lebih dari 1 detik
    akan sangat sulit untuk motret benda berkecepatan tinggi. trus dari eksposure (iso 400, f4.8 shutter speed 1/1250 detik). Feeling saya foto bakalan under minimal setengah stop (foto yg dihasilkan tidak akan seterang itu).

    Tapi bagi kami yg bergelut dibidang fotografi tidak bisa serta merta menuduh seorang fotografer telah memanipulasi foto. karena itu merupakan tuduhan yang sangat serius menyangkut nama baik fotografer.
    sementara bukti-bukti yg disampaikan kawan-kawan warjager sebelumnya sangat tidak cukup.
    (jadi inget foto2 yg diposting bung satrio ttg KS panjang pendek, jika anda mau menyanggah seharusnya anda ngecek FL dan kamera yg digunakan untuk masing2 foto. fotone dari antara jadi cukup kredibel).

    Tapi apabila suatu saat terbukti fotografer memanipulasi foto riwayatnya sebagai fotografer selesai.
    apalagi jika yang bersangkutan bekerja sebagai wartawan sudah pasti dipecat dan tidak akan pernah ada media manapun yg mau menerima.

    Itu orang memang sepertinya niat banget manipulasi. mengubah data exif, menghapus string xmp
    sampai yg paling sulit memperhitungkan kompresi piksel untuk mengelabuhi ELA.

    kemaren saya masih berbaik sangka karena jika dia seorang Digital Imaging ngapain repot-repot merubah data exif dll. untuk sekedar disebut fotografer, mendingan jadi seorang Digital Imaging.
    secara penghasilan seorang Digital Imaging jauh lebih besar dari pada seorang fotografer. Kasarannya seorang Digital Imaging bisa seenaknya minta sama fotografer “tolong fotoin itu, minta berapa?”

    Maaf telah salah analisis.

    •  

      untuk @tukang photo, tidak perlu minta maaf πŸ™‚ namanya saja analisa tentu bisa meleset, analisa dari seorang dengan pengetahuan mengenai digital imaging bisa jadi penambah wawasan bagi kami2 yang hanya menilai gambar akhir yang terlihat

  24.  

    kayaknya ngga mungkin. saya sering jogging di landasan pacu lanud gading, ini buktinya:

    http://jarwadi.me/2014/10/11/lapangan-udara-tni-au-gading-tempat-keren-untuk-lari-jogging/

    hehe

  25.  

    Menarik sekali membaca semua komentar yang diberikan tentang foto editan kakak saya, Roy Koekerits. Saya bisa memberi informasi, kalau kakak saya itu bukan seorang fotografer, tidak pernah berkerja sebagai fotografer. Tetapi dia punya interest di bidang pesawat (mimpi di masa kecil, pengen jadi pilot). Dan hoby nya sekarang adalah mengedit foto pakai photoshop (belajar sendiri) cuma sekedar hobby, untuk sekedar fun…tidak ada unsur lain.

 Leave a Reply