Aug 132017
 

Kapal selam Kilo class India (photo : The Maritime Executive)

Badan Audit India telah mengungkapkan lebih dari separuh armada kapal selam India tidak memiliki periskop kedua, yang membuat kapal selam tidak efektif saat bertugas.

Laporan dari Comptroller and Auditor General (CAG) yang diajukan ke Parlemen, menunjukkan 8 dari 13 kapal selam India saat ini beroperasi dengan satu periskop yang masih berfungsi. Untuk memasang periscope kedua membutuhkan waktu lebih dari lima tahun untuk membuatnya berfungsi penuh.

Di kapal selam, periskop digunakan untuk navigasi secara aman, menghindari tabrakan, pengintai target, membidik saat menyerang dengan torpedo dan fotografi periskop.

Kementerian Pertahanan India meyakinkan auditor, sebenarnya tidak ada dampak buruk pada kemampuan operasional kapal selam dengan satu periskop, namun CAG menyebut klaim tersebut ‘tidak dapat dipertahankan’.

Periskop yang ada di delapan kapal selam India tidak memiliki penglihatan yang jelas dimalam hari, memiliki penglihatan yang lemah, dan hanya memiliki ergonomi dan penglihatan monokuler yang sederhana. Periscope tersebut secara serius membatasi keefektifan dan memberi tekanan yang berat pada personil yang mengoperasikan periskop.

Pada tahun 2011 Angkatan Laut India telah mengontrak perusahaan Kollmorgen dari AS senilai US$ 39,74 juta untuk mengganti satu periskop di semua kapal selam Kilo class buatan Rusia. Tetapi masalah dimulai dengan dibelinya Kollmorgen oleh perusahaan L-3 Communication pada tahun 2012, yang mengharuskan mendapat persetujuan dahulu dari Angkatan Laut India untuk mentransfer kontrak yang sudah diberikan pada Kollmorgen.

Pemerintah India membutuhkan waktu lebih dari dua tahun untuk memberikan persetujuan kepada L-3 Communication dengan perubahan dalam kontrak yang ditandatangani pada tahun 2011.

“Penundaan selama 34 bulan untuk mengeluarkan persetujuan dari Kementerian Pertahanan menyebabkan penundaan pemasangan periskop di kapal selam. Akibatnya, Angkatan Laut India dipaksa untuk mengeksploitasi kapal selam Sindhughosh class dengan periskop yang terbatas setidaknya sampai 22 – 62 bulan sampai dijadwalkan dipasang lagi, “tulis CAG dalam laporannya.

“Keterbatasan periskop ini memiliki dampak buruk pada keselamatan dan efisiensi dalam operasi kapal selam.”

Selain kapal selam Sindhughosh (Kilo class), Angkatan Laut India memiliki empat kapal selam Shishumar class (Type 209/1500) dan dua kapal selam Scorpene P-75 yang diperkirakan akan bergabung dengan Angkatan Laut India tahun 2017

Sputnik

  20 Responses to “Miris, Separuh Kapal Selam India Hanya Memiliki Satu Periskop”

  1. payah ..ginmana kalo ni ks mau ngadepin ks china.. kebanyakan goyang nehi ..nehi.. aca.. aca

  2. Kapal selamnnya kok berbendera RI
    Apa ada yg salah ya…

  3. tetap keluarga U-boat yg terbaik..

  4. aneh neh india,..kaselny kilo..ganti periskop, ngsh kontraknya k persh amrik….knapa gak ke rusia?

  5. Punya alutsista seabrek jd gak guna bila tidak siap tempur malah mengancam keselamatan tentaranya! Kebanyakan goyang bombay tuh koruptor.

  6. fix!…..

    nagapasa akan menggunakan torpedo wass blackshark / IF21…

    http://www.tribunnews.com/nasional/2017/08/13/kapal-selam-kri-nagapasa-403-buatan-galangan-kapal-korea-akan-dilengkapi-black-shark

    tinggal rudal anti kapalny neh yg blom ketahuan jenisny yg akan dipake,..subharpoon atau excocet…

  7. hm

  8. Berita kemaren aja rapat partai baru pimpinan Mahatir aja jd kisruh karena Mahatir dilempari bangku,sepatu, botol minuman dll. Dikarenakan Mahatir Muhhamad jd batu sandungan Najib dan partai UMNO dipemilihan kedepan!

 Leave a Reply