Aug 122014
 
Panglima TNI Jenderal Moeldoko meninjau kesiapan prajurit di Halim Perdanakusuma, Jakarta.(VIVAnews/ Anhar Rizki Affandi)

Panglima TNI Jenderal Moeldoko meninjau kesiapan prajurit di Halim Perdanakusuma, Jakarta.(VIVAnews/ Anhar Rizki Affandi)

“Ada sesuatu yang tidak bisa dibuka, karena memiliki standar rahasia.”

Panglima TNI Jenderal Moeldoko menyatakan Komisi Pemberantasan Korupsi tidak bisa mengusut pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista), sebab, pengadaan alutsista merupakan rahasia negara.

“Tidak bisa (KPK periksa TNI). Ada sesuatu yang tidak bisa dibuka, seperti belanja senjata karena memiliki standar rahasia,” kata Jenderal Moeldoko di Mabes TNI, Senin 11 Agustus 2014.

Menurutnya, tidak relevan jika KPK masuk menyelidiki proyek-proyek TNI yang bersifat rahasia. Kendati begitu, lanjut Panglima TNI, pihaknya tetap membuka diri jika proyek-proyek di TNI yang bersifat bukan rahasia negara.

“Karena itu pengadaan alutsista harus dirahasiakan. Tetapi yang tidak memiliki value rahasia, pasti akan dibuka,” ujar Panglima.

Moeldoko memastikan TNI bebas dari praktik-praktik korupsi, sebab, pengelolaan anggaran negara yang digunakan TNI selalu ada pengawasan internal yakni inspektorat, serta diawasi dan diperiksa Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). “Semua terawasi dengan baik,” katanya.

Moeldoko menambahkan, tidak adanya kasus korupsi institusi TNI yang diberitakan media massa bukan berarti karena ditutup-tutupi. Tapi memang, karena pengelolaan keuangan di TNI diawasi dengan maksimal, sehingga tidak ada yang bisa main-main.

“Contohnya begini, saya sudah membuat zona integritas dan bebas korupsi. Kepada seluruh Letnan Kolonel yang kelola keuangan saya katakan, tidak ada istrinya Panglima, anak dan sanak saudarnya Panglima yang bermain di logistik,” ujar Jenderal Moeldoko.

“Kalau ada, kamu tangkap dia. Ini sudah zona yang saya buat, karena saya tidak ingin bawahan saya tersandera oleh bayang-bayang orangnya Panglima. Saya tidak ingin memberikan beban kepada mereka. Tapi kalau Letkol, bintang, dan lainnya macam-macam, saya akan pecat,” tegasnya. (viva.co.id).

  127 Responses to “Misteri Alutsista Indonesia”

  1. pertamakkkkkkkk

    • setuju bung melektech,,,cincailah,,,salahsatu komoditi yang sangat rentan untuk d korupsi,,karena alutsista sebenarnya tidak ada harga dengan patokan khusus,,seperti kita merakit komputer,,tergantung spek dan merk peripheralnya,,,

    • Assalamualaikum wr.wb
      kalau bung Melektech jd menhannya pasti bersih saya jamin deh πŸ˜€
      la setiap ada alutsista yang mau dibeli mesti di kritisi negatif jangan beli ini karena ini, jangan beli itu karena itu wuahahaha :v
      jadi bersih gk ada alutsistanya kalau ada apa” dilempar sama tahu dan tempe :v
      kalau untuk kerahasiaan tinggi sebaiknya dipercayakan pada TNI saja πŸ™‚
      belum kepepet seh jadi saling main curiga, coba kalau udah kepepet seperti kasus kemanusian di Gaza pasti tingkat korupsi jadi 0 πŸ™‚
      di Gaza kriminalitasnya 0 lo πŸ™‚
      kalau salah ya maaf πŸ˜€
      maaf oot πŸ˜€

      • Harus di lihat tujuan sebenarnya apa ? Ingin bongkar rahasia alutsista negara dgn alasan ada dugaan korupsi… so kalo sdh dibongka, negara tetangga pada tepuk tangan…ternyata Indonesia punya ini itu…tinggal di cari anti dotnya…
        Jadi pertanyaan berikutnya yg UNTUNG siapa…yang RUGI siapa..
        Emangnya beli senjata itu spt mobil di show room…ada bukti faktur pajaknya ? Ada discountnya ? Ada bukti kwitansinya ?…nggak kan

      • Bung Melektech@..kalau punya bukti langsung saja laporkan ke KPK…kita dukung 1000% dan saya yakin semua penghuni Jktgrt mendukung. kalau tidak/belum ada bukti hanya rumor/Hoax…lebih baik tidak menyebarkan fitnah…awas dikarungi loh..he..he.he.he.he.. kabur…

      • Saya sangat Setuju pendapat sampeyan mas Meleketech.,Keterbukaan dan Trasparasi adalah erat kaitanya dengan percepatan kemandirian itu sendiri .

      • berat ya mas Melektech utk menghapus korupsi di Indonesia..liat aja tuh komen2 di atas msh ngeyel ngebelain. padahal mas Gue udh ngomong yg diawasi kan anggarannya..bukan senjatanya, padahal udh ada UU nya…Hukum Dunia dan Akhirat jg udh tau semua bahwa Korupsi itu gak boleh krn Korupsi itu = Maling..

        • Biarkan saja pak, ini khan forum bebas, dan lepas (karena 1 orang bisa 1000 nick name), mereka bebas berkomentar seenaknya.

          bahkan banyak lulusan Topix yang hadir disini.

          Kita doakan saja mereka diberi Hidayah oleh Tuhan YME, dan semoga mereka diterima disisinya, amin………

      • Indonesia bersih korupsi cita” yg harus d realisasikan…transparansi setiap kementrian dlm pengadaan barang mng wajib hukumny terbuka, nmn tidak yg sifatny rahasia negara…pengadaan dapt dilakuan dgn penunjukan langsung…kl kpk ingn audit lakukan sj k personalny…bukankah d kemenhan sdh ad tim yg ngurusin pengadaan brang dr luar??…mnta atau lacak rekening n asetny bsrta keluargany bkerjsma dgn ppatk…toh kt tahu brpa gaji pr pejabat dr eselon I – IV…g prlu jg kt obok” institusiny…yg ad bukan cicak v buaya lagi, tp cicak v t-rex…pun jg negara brsih korupsi bukan brarti negara lain gentar…krn merekapun bisa mlakukan hal yg sama n mbeli yg lbh canggih…salam

      • Assalamualaikum wr.wb
        halah beli sukhoi, boro-boro beli shukoi la sebelum beli aja di tolak :v
        katanya tidak jamannya shukoi lagi dengan perang yang mengandalkan manuverbility, WVR.
        halah beli S-400, sebelum beli aja udah tidak lolos koq, katanya tidak efisien beli S-400 banyak area penting yang harus dilindungi :v

      • Sepuntene bung dalem nderek like komen panjenengan

    • kalo memang anda punya bukti laporin aja bro

    • Sumbangan rakyat Aceh untuk membeli pesawat telah dikorupsi, sehingga hanya mampu membeli 1 pesawat (seulawah). Dari awalnya 2 pesawat…

      • JT.Emang kalo anggarannya untuk 2 dan dibeliin 1 itu mesti mikir dong, udah siap infrastruktur untk pesawat tersebut belum,biaya perawatan ada nggak,nyekolahin pilot dan montirnya gitu jadi jangan asbun itu jaman masih serba kurang semuanya jadi kita harus maklum….ok.

    • Sekarang Proses pengadaan alutsista TNI sangat ketat: (seperti yang pernah disampaikan bung GH)
      1. Ada banyak institusi yang dilibatkan dalam pengadaan alutsista TNI. Pihak-pihak tersebut terbagi menjadi Team inti, tim evaluasi spesifikasi teknis, panitia pengadaan, tim evaluasi pengadaan dan tim perumus kontrak.
      2. Team inti tsb beranggotakan Menteri Pertahanan, Sekjen Kemhan, Panglima TNI dan tiga Kepala Staf Angkatan. Secara umum, organisasi ini memiliki tugas menentukan kebijakan program pengadaan dan rencana kebutuhan alutsista, monitoring dan proses pengadaan alutsista TNI tersebut.
      3. Pengawasan dilakukan oleh pihak-pihak Irjen Kemhan, Irjen TNI, Dirjen Strategi Pertahanan dan Dirjen Perencanaan Pertahanan. Adapun pejabat pembuat komitmen dilakukan Kepala Badan Sarana Pertahanan, Mabes TNI dan tiga Kepala Staf Angkatan.
      4. Selain pihak internal Kemhan dan TNI, pihak-pihak lain seperti Kementerian Keuangan, Badan Usaha Milik Negara Industri Strategis (BUMNIS), Badan Usaha Milik Negara Industri Pertahanan (BUMNIP) dan Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) juga dilibatkan untuk senantiasa berkoordinasi dalam proses pengadaan alutsista.
      5. Dengan proses yang demikian penting, maka Kementerian Pertahanan dan TNI harus membuat kontrak kerja sama dengan pihak produsen senjata. Kementerian Pertahanan berpedoman pada Standar Dokumen Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah dalam menyusun kontrak tersebut.
      6. Selanjutnya rencana pembelian alutsista-alutsista tiap matra ini masuk kepada kebutuhan operasi di Mabes TNI dan selanjutnya diproses di Kemhan lewat Tim dibawah kendali Tim Evaluasi Pengadaan (TEP) yang dipimpin oleh Sekjen kemhan.
      7. Kemudian selanjutnya diproses untuk kontrak perjanjian pinjaman oleh Kemku hingga kemudian pencabutan tanda bintang di Komisi I DPR. proses pencabutan tanda bintang itu dibahas oleh High Level Committee (HLC) dan Tim Panja Alutsista DPR, dan itu diproses dalam rangka pencabutan tanda bintang di DPR, karena memakai uang APBN dan uang rakyat.
      8. Keikutsertaan DPR menjadi penting karena proses pembelian senjata berkaitan dengan keberlangsungan pertahanan negara. Di parlemen, setiap proses transaksi membutuhkan tanda bintang. Tanda bintang di DPR menunjukkan berapa besar urgensi pembelian alutsista TNI.
      9. Pengadaan Alutsista dalam MEF ini juga tetap berpedoman pada prinsip – prinsip yaitu semaksimal mengutamakan produk dalam negeri. Namun apabila itu belum memungkinkan dan terpaksa diadakan dari luar negeri maka akan diupayakan dilaksanakan pengadaan secara G to G, produksi bersama, disertai alih teknologi (transfer of technology), dilakukan off set, dijamin keleluasan penggunaannya dan dijamin suku cadangnya.
      10. Terkait pengadaan alutsista dengan modus credit state alias pinjaman luar negeri, Kementerian Pertahanan bekerja sama dengan Kementerian Keuangan. Metode yang dilakukan adalah penunjukan langsung. Metode ini menjadi penting karena terkait strategi pertahanan, kerahasiaan dan penanganan darurat. Kementerian Pertahanan akan melaksanakan sidang Tim Evaluasi Pengadaan (TEP). Jika melalui pinjaman luar negeri, maka dananya berasal dari Lembaga Penjamin Kredit Ekspor (LPKE). Hasil penetapan penyedia akan disampaikan ke Kementerian Keuangan untuk kemudian diproses.

      Maka dari 10 point tsb diatas untuk itu proses pengadaan alutsista sudah sangat ketat . Sekarang pengawasan bisa dilakukan oleh DPR RI, KPK, media massa, LSM dst, kita pun bisa secara aktif ikut mengawasinya. Klo ada bukti dan data mark up/penyelengan bisa di laporkan. Oknum yg terlibat biar diproses, sedangkan proses pengadaan alutsista tetap berjalan.

      Jadi untuk audit, sudah benar apabila panglima TNI skrg melibatkan KPK dan BPK, sedangkan kerahasian tetap terjaga (KPK dan BPK pasti paham sekali soal wilayah yg masuk rahasia negara)

      Sedangkan yang berhubungan dengan InHan ada KKIP. Dulu, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro selaku Ketua KKIP merangkap Anggota dan dihadiri Menteri BUMN selaku Wakil Ketua merangkap Anggota, Menteri Perindustrian, Menteri Riset dan Teknologi, Panglima TNI dan Kapolri selaku Anggota serta Wamenhan selaku Sekretaris KKIP merangkap Anggota. Sekarang KKIP diketuai oleh Presiden menurut undang undang yang baru.

      • Benul bung Gue, di negara maju sudah biasa ada tim sekelas KPK dan BPK yang mengaudit Angkatannya.

        Kecuali Indonesia ngak mau maju………………..

        Apabila ada orang yang ngomong KPK ngak boleh masuk, dengan alasan kerahasiaan, maka perlu dicurigai dan dia berfikiran sangat amat sempit.

        karena tugas KPK bukan membuka teknologi nya, namun sesuai dengan tugasnya yang mencari ada atau tidaknya kerugian negara, hanya itu saja.

        kalau ada yang ketakutan, berarti ada yang tidak wajar.

        memang ada rencana ke depan KPK akan membentuk tim khusus pemeriksaan kelembagaan TNI, yang timnya terdiri dari Pakar Hukum (termasuk Internasional), Pakar Alutsista, POM TNI(AD-AL-AU), dst.
        Sekarang dalam taraf pengajuan usulan ke Presiden/DPR, namun menunggu pembentukan DPR periode yang akan datang.

        • setuju bung melektech, kita dukung pengadaan yg jujur , tidak ada kerugian negara serta tepat guna dan tepat sasaran. Program percepatan MEF tetap harus berjalan.
          Soal kerahasian negara, baik taktik , strategi, tehnologi dll biar bisa tetap mjd rahasia negara (mana yg layak dibuka untuk umum, mana yg tdk bisa), tapi anggaran pembelian tetap harus diaudit secara transparan.
          Ada yg memang harus dirahasiakan krn lawan/musuh tidak tau kekuatan TNI yg sebenarnya.
          Tapi soal anggaran harus transparan dan jujur, krn klo anggaran juga dirahasiakan maka akan bermunculan mafia mafia alutsista/mark up anggaran..
          Maka ke depan harus ada aturan perundangan yang baru untuk mengatur tingkat kerahasiaan yg berhubungan dgn pertahanan dgn transparansi anggaran pengadaan.
          Salam

  2. Pertamaxxx

  3. Pertamaxkah?

  4. alhamdulilah pertama ke 11

  5. 3

  6. heheu top secret

  7. nmr setunggal

  8. Mantep nih pakmul..lagian kpk ada ada aja kasus lain jg bnyak yg belum beres…centuri blbi dan lain lain..

    • maaf Bung Melek itu Pak Mahfud jadi menhan tahun berapa? pada kabinet presiden Gusdur toh? memang saat itu adalah masa transisi reformasi di negara kita, waktu zaman Pak Harto berkuasa, ya korupsi pembelian alutsista ada, wong beli musti lewat anak cucu dan kroninya. tapi semenjak Pak SBY banyak peraturan dan Undang-undang yang dibuat untuk memberantas itu, sudah banyak saya bikin artikelnya kok disini, coba aja di cek. kembali lagi semua berpulang kepada mental individunya :mrgreen:

  9. kalau ke KPK ya gak boleh ada rahasia bos

    • heheu saya rasa maksud pendapat anda baik
      Boleh semua di beber di KPK tp semua yang meriksa + keluarga siap2 di “dorr!” jika ada INDIKASI MEMBOCORKANNYA / MEM-PUBLISH-NYA heheu ingat INDIKASI

      • kalo dengan kondisi sekarang perang, paling2x yang turun rakyat lagi semua … TNI dengan alusista yang ada terlihat udah habis duluan. Tetap tar kita2x yang perang.

        lagian emang boleh ya maen tembak? πŸ™‚

        • “dorr!”nya gak main tembak bung flores, kali aja dibuatkan peraturan khusus yang menghukum jika ada indikasi pembocoron alutsista rahasia yang telah diperiksa oleh KPK, heheu maaf jika saya awam

      • Semua yg dibayar dgn uang negara hrs dapat diperiksa …tdk ada organisasi negara dalam negara yg eksklusif…lagipula tujuan KPK bagus…kalo tjd ada pembelian yg abal2 tdk sesuai spek…kan bahaya pas mau perang ternyata alat2 tempur ternya kw semua…memang panglima mau tanggung jawab sendirian…TNI itu asuransi kelanggengan bangsa//negara ini…jadi harus diprioritaskan tapi harus jg diawasi tdk ada cek kosong…Serahasia2nya pasti-lah Intelijen lawan bisa mencarinya kalo mereka niat banget…he5x…

        Tapi KPK jg harus bijak…pengadaan militer itu biasanya…banyak hulu2 dan muaranya..jadi perlu standar khusus yg dinamakan korupsi…

        Spt dana khusus utk menservis pejabat negara tertentu utk mengklirkan TOT itu mah wajar2 saja….krn ini ops khusus…saya kira AS sbg menantu jenderal militer memiliki pengetahuan ttg hal2 spt ini…

        • @traveller…contoh tni ditawarin s-300 harga segini(ekspor versi) produsen bilang ada yg teranyar ditawarkan ke tni sedangkan pagu pembelian sudah masuk sehingga tni ambil yg teranyar dgn kualitas sama dgn negara produsen tentu harga beda karena kualitas makyuss…..mungkin seperti ini yg menjadi rahasia negara…..maaf analisa pedagang sapi…harap maklum

  10. Keberapakah

  11. Siap laksanakan…!!! jenderal,

  12. Keduaxxx

  13. jaminannya apa mbah,

  14. Wuaduuuh melesetnya jauuhhh jadi no 11

  15. Mantap! Calon menhan yg baruuuu….!!!!

  16. Biarlah yg misteri tetap demikian adanya. NKRI harga mati.

  17. maksa nih ye. hadeuh
    memang berat kalo udah kadung di cap, udah karaten susah bersihinnya. tapi saya yakin kalo pak moel bisa dan harus bisa

  18. BPK? he he he. Boleh Pilih Kategori ….. asal cocok kan?

  19. Biarlah yang misteri tetap misteri,soalnya memang harus tetap menjadi misteri….

  20. penjelasan panglima … ane setuju
    tugas KPK jg mutlak … ane paham
    daripada jd polemik, gimana kalo misalnya TNI ajak 1 (cukup satu orang saja) ketua KPK misal Abraham Samad (dg syarat mutlak & di bawah sumpah : tdk boleh bocorkan data inventory alutsista rahasia ke pihak lain), setelah di cek pak Samad dan semua sesuai dg prosedur dan benar adanya, maka KPK secara lembaga hrs
    menyatakan dan mengumumkan benar.
    jadi KPK tdk perlu bawa byk personel.
    maaf cuma usulan

  21. Biarkanlah semua menjadi mesteri , karna indonesia adalah misteri, sejarah nya misteri, Rakyat nya mesteri & TNI nya pun misteri ,, itulah yg di takuti musuh2 indonesia .. Karna NKRI ini adalah negri yg Misteri…

  22. Bagaimana jika pengadaan Alutsista yg bersifat rahasia itu dilaporkan scr rahasia pula kpd KPK??? Bisa jd hanya 2 org pemimpin dan penyidik KPK saja, misalnya?
    Klo alasanya rahasia kemudian tdk bisa diaudit oleh siapapun, tentu saja sangat sangat bahaya. Pak Moeldoko sprtinya lupa bhw dirinya bukan malaikat. Seharusnya tetap diaudit!!!

  23. artikel ini udh nongol di warung sebelah tadi siang..ada koment yg menarik dr warga disana..” Memang KPK gak bisa jaga rahasia?..KPK kan kasusnya milih2, sementara BPK semuanya Diselidiki..koq KPK enggak boleh tp BPK boleh?….”. ada jg yg komen intinya kita percaya sama pk Moel, yg bersih dan anti korupsi tp pk Moel kan gak selamanya jadi Panglima..apa Panglima besok bisa seperti pk Moel?…hehe..betul jg tuh bocah2..

  24. LOL
    menunggu amur kita yang ada di brunnei
    upps, rahasia

  25. keep secret for secret weapon ya Pak πŸ™‚

  26. POKOK.E SU 35 KUDU DI TUKU….

    titik…

  27. Ternyata emank bner ada pengadaan alutsista yg sifat ny rahasia .. . KPK ja sulit msuk bwt nyelidiki. Apalagi rakyat biasa sperti kita2 ini…. yg pda gk prcya klo ada alutsista rahasia , tu dngerin pak panglima dh blg gt.. Hwkwkwk

    • Walopun pak Mul yg ngomong, bagi yg gak percaya tetep hoak hoek bung….mungkin sdah takdir d tubuh mereka karier ato membawa sifat masuk angin….hehehe

    • btukl bung,,da alutsista biasa,da yg rhsia..nmany rhsia y gk bs diobral
      pak moel gk salah..ap yg dy katakan sudh tepat..sebagai seorang prajurit TNI yg setia kpd SAPTA MARGA & SUMPAH PRAJURIT…
      butir k5 dr SUMPAH PRAJURIT : β€œMEMEGANG SEGALA RAHASIA TENTARA SEKERAS-KERASNYA”

      memegang sgala rhsia tentara y trmsk rhsia alutsista kita..bknny mu ntup2in…yah,,emg dilema..tp rhsia..ttp lah rhsia…klo bcor bs bhya

  28. ASU sendiri punya badan penyelidik dan audit internal,,disini ada yang namanya Federal Reverse (penguasa jasa keuangan dan perbankan) yang mendanai selurah penelitian,pengembangan, dan arah tujuan militer. Federal Reverse ini full orang Yahudi (ada link dengan Rotschild inggris-jerman),,,semua jenis senjata didunia saat ini bersumber dr orang2 Yahudi..kalau pendapat saya pribadi,,yang namanya audit internal itu sangat penting (kalau bisa dana militer masuk d bawah depkeu/presiden),,,Sayang sekali,,kita beli tank yang harusnya seharga 100 menjadi 300,,karena ada makelar/mafia alutsista,,,harusnya punya 3 tank jadi 1 tank,,saya sangat pesimis bahkan tidak percaya TNI memiliki alutsista misteri/rahasia,,,lha yang keliatan aja pada ga terawat,,pesawat aja ga bisa 100persen sehat untuk terbang,,seperti di sukoharjo,,pesawat latih aja bisa mati mesin,,saya punya teman seorang pilot latih di Lanud Adisucipto jogja,,,yang namanya mesin mati itu hal lumrah,,tinggal pinter2nya pilot aja menganalisa suara dan tenaga mesin ketika akan ngadat,,,hadeeewh,,,,tapi saya sangat salut dengan semangat para tentara kita,,dan saya sangat setuju ada MEF 1&2,,,hehehehee,,analisa pribadi aja bung

    • Saya termasuk yang tidak percaya pada alutsista rahasia,,mungkin yang d namakan rahasia disini adalah teknologi alutsistanya (seperti penambahan spek khusus),,atau mungkin ada dana persenjataan khusus untuk pasukan khusus (night vision/senjata khusus),,,tapi untuk sejenis kapal selam,tank,rudal,pesawat sangat tidak mungkin karena harganya yang sangat signifikan,,juga sangat terlihat pada saat diarsenal melakukam servis ringan,,heheheh,,banyak mata melihat,,karena alutsista indonesia bentuknya kuno2,,tahu2 ada yang liat bentuknya aneh,,hehehehe,,,analisa pribadi bung

      • percya terhadap hal goib itu asik bung. apalagi di warung ini, bikin tambah pengetahuan dan penasaran. bikin ketagihan. maaf analisa pribadi

        • Kalau dananya bukan dari negara (APBN) untuk Pengadaan alutsista,,, bagaiaman bung ..

          Jadi Ingat clue ane ..dana yang hasil terawangan ane di sudiiman hehehehe

          • iya juga bung Satrio piningit,,,dana APBN itukan masih dana global dan belum d alokasikan,,nah makanya ga mungkin ada alutsista dinegara kita,,,bisa juga dalam bentuk senjata ringan untuk keprluan pasukan khusun,,,untuk alutsista yang harganya signifikan jelas ga mungkin bung satrio…analisa pribadi bung

          • gak ada yang gak mungkin… Indonesia kaya,, membeli alutsista tidak selalu dengan UANG
            hehehehehe

          • apakah gak bisa bung diberi kesempatan kepada kpk,tetapi dengan batasan semisal dari tingkat kerahasiaannya atau di audit tanpa publikasi ke publik.mohon pencerahannya!wasallam.

          • Clue omong kosong.! Sok ntar september (bulan dpn) ada kagak su-37 yg katanya, menurut nya tua-tua, sesepuh, penunggu, dedengkot forum ini akan dateng…. Euleuh, aya2 wae…

          • bung Satrio … pancingan anda ttg duit di jl sudirman, ane tahu jawabnya … kalo kite ngopi di lt atas p’place itu gedung yg dimaksud kliatan … gudang duit gaban

          • @senior satrio……doeloe imf juga nyasar nih dana untuk pembelian alutsista tni dari mana…..syukur deh gak berhasil…

          • bung satrio sumber keuangan sih yakin indonesia punya banyak tapi tikusnya juga banyak sayang duitnya buat beli yg ajib2 mending dipake sendiri

    • Brooo,,di lingkungan TNI ,,yg tdk sehat bnyk loo, terutama logistiknta,,utk perawatan jg pengadaan sucad lewat sana,,pembekian apspun, senjata non senjata,,yg non lethal malah sm sj,,skl lg psnglims justru hrs melototi bag logistiknya, n hrs tahu modus2nya,,,itu terjadi kok spt umumnya di tubuh organisasi sipil,,susahnya kl kasusnya berjamaah,,susah lg mereka pegang senjata,,skl lg logistiknya hrs dipelototi sang jendral,,terlalu dini kl klaim lingk tni bebas korupsi,,,wallaaahh,,diketawaii kecoa yg bersembunyi dibalik meja,,,

      • Betul sekali mas. Belum lagi dana operasional. Cek ke kodam dana sudah turun..sampe korem dan kodim ga tau tu dana bisa ilang..aneh. Belum pemotongan uang lauk pauk..sedih mas bro. Untungnya sejak Pak Moel menjabat Panglima..pemotongan uang lauk pauk yg ga jelas itu. Malah nambah..terima kasih Pak Moel. Waduh malah curhat begini jadinya..hehehehehe

  29. Siap laksanakan.
    lanjutkan dan doa kami bersama anda pak..

  30. ntar bang samad disangka maen mata lage..

  31. Wah barang goib kesebut lg..panglima TNI lg bilang..jadi makin penasaran barangnya apa y..?

  32. Bung Satrio,,apalagi yang akan kita tukar yah,,beras kita aja import, daging impor, bawang impor, buah buahan impor,,hehehehhe,,,ekspor karet paling ama CPO yah bung,,atau TKW bung,,soalnya batubara dan mineral mentah sudah d larang untuk d ekspor,,,ga tau kalau rupanya d tukar dengan uranium mentah dr kalimantan dan bumi papua bung?

    • coba dipikr dulu,, tukar itu gak selalu dengan barang,, bisa dengan jasa dan kebijakan ,,,

      Misal di daerah anda bung arul banyumas,, kira kira potensi apa yang bisa untuk dibuat pengadaan alutsista hehehehe

      • hemmmm… yang pantas ditukar dengan suatu barang (senjata) dg nilai yg mahal menurut saya adalah “PENGETAHUAN dan PENGALAMAN”.

        #Edisi_tebak_tebak_buah_manggis

        • Setuju bung@Tedjo.

          Pengetahuan dan pengalaman TNI sudah diakui oleh negara2 lain. Jadi tidak mustahil kalo ada pihak2/negara2 yang memakai jasa TNI untuk mengamankan aset2 mereka atau melatih tentara2 mereka. Dan sebagai imbalannya adalah ALUTSISTA atau fasilitas khusus bagi TNI di negara tersebut.

          Maaf…siap salah. CMIIW

        • Assalamualaikum wr.wb
          itu di tukar sama kontrak freeport -_-” di perpanjang
          kalau salah ya maaf πŸ˜€
          maaf oot πŸ˜€

      • jadi ingat diplomasinya pak BJ habibie

      • kalo ga salah bung satrio untuk yang banyumas kadar/tingkat panasnya kagak cukup buat exploitasi skala besar.,ga tau dengan yang cirebon,.

    • tukar itu gak selalu dengan barang, salah satunya Bisa ditukar dengan ” EKSPOR TKI ”

      Guyon karena ngak bisa tidur….he…he….

  33. Thelok ae

  34. malam warjagers…

    lama tak bersua…hari ini ane tergelitik persiapan hut 17 besok.
    ada foto viper kita nomor 01, kanopinya berwarna emas, dan moncong berwarna lebih gelap, berbeda dengan saudaranya yg lain, dan jadi su27 kita mkm nih ? hehehe
    ada info dari sesepuh disini ?

    salam hangat.

  35. Wacana periksa nya jangan sekarang2 dah…nanti ajah setelah MEF 3 kelar dan semua barang udah dimari.

  36. Berpikir lah … ‘Out of the box’

  37. Halah…ngomong opo toh..KPK meriksa TNI? Lah yang di depan mata, hidung dan congor dan sudah ada laporan masyarakat aja KPK buta dan tuli..lah bus karatan, bobrok dan mogok aja masih diam seribu bahasa dengan dalih seribu macam alasan..hayo siapa yang berani mengaudit kpk?

  38. Pak Panglima kita dalam menyelesaikan persoalan sangat CEPAT, TEPAT dan TEGAS.. saya sangat bangga..!!, TNI semakin baik..semoga kedepan NKRI akan semakin baik pula.. insya Allah

  39. Masalahnya g semua yg pake uniform punya tingkat nasionalisme yg sama

  40. Bagian paking rawan di TNI adalah bagian pengadaan/logistic, utk pengadaan apa sj, baik senjata berupa part2, atatu non senjata,,,kiranya panglima hrs melototin bagian logistik itu,,kl belanja senjata pasti rahasia namun prosesnya dimada skrng bnyk pihak yg tahu, dr dpr, kemengan, kemenkeu,,,teknisnya yg dirahadiakan, jd utk belanja alutsista awal macam sukhoi, f16, pkr, fregat malah skrng relatif baguss dibanding orba,,balik maning bag logistiknya lhoo,,he he,,

  41. Ini pendatang baru ato SR ya? Yakin deh, sebagian dr kita adalah warga sipil… Kta gak tahu realita d TNI gimana… Tp saya yakin, panglima TNI kita gak cuma duduk sante” dan tenang” saja saat kawasan sekitar LCS memperbarui alutsista mreka…

    Tentunya seperti kasus Tu-16 yang gak ada kabar tau” udah nongol siap nggempur irian sm A4 melalui Ops. Alpha klo gak salah.. CMIIW

  42. Seharusnya tidak ada institusi yang bisa seenaknya tertutup atau kebal hukum terhadap audit kpk apalagi dalam pengadaan alutsista yang jelas jelas dananya adalah uang rakyat dengan dalih rahasia negara karena rahasia negara bukan tanggung jawab tni saja tapi tanggung jawab semua lembaga negara termasuk kita semua sebagai bangsa Indonesia. Mohon maaf kepada tni kalo saya sebagai rakyat kurang percaya terhadap pernyataan ini yang seolah olah alergi terhadap kpk yang berarti ingin melanggengkan korupsi di tubuh tni. Wani piro tetap berlaku di Indonesia sampai kapanpun kalo seperti ini caranya……pesismis.com

  43. pak moel gk salah..ap yg dy katakan sudh tepat..sebagai seorang prajurit TNI yg setia kpd SAPTA MARGA & SUMPAH PRAJURIT…
    butir k5 dr SUMPAH PRAJURIT : “MEMEGANG SEGALA RAHASIA TENTARA SEKERAS-KERASNYA”

    ap ada yg slah dgn beliau??sy rsa tdk…memegang sgala rhsia tentara y trmsk rhsia alutsista kita..

  44. Yang perlu dirahasiakan hanya nuklir kalo alutsista ecek ecek juga rahasia apalagi kalo bukan indikasi korupsi beli 2 dapatnya 1.

  45. ini kembali lagi seperti kantor pajak mau mendapatkan akses ke data nasabah perbankan sedangkan lembaga pajak sendiri tidak dapat menjaga kerahasiaan data pribadi pembayar pajak.. buktinya data pajak beberapa orang bovcor ke publik hahaha

  46. Jalan Tengah KPK bisa BENTUK UNIT ATAU DIVISI KHUSUS MILITER, yg anggotanya terdiri dari prajurit-prajurit jujur, cerdas dan cakap yg didik lagi oleh KPK, ditambah anggota KPK yg terpilih untuk menjadi penegak Hukum anti korupsi di tubuh militer.

  47. @dargombes….menurut seorang pengamat perilaku jokowi cerdas cuma sedang bermain watak….maaf mana yg benar yaa

  48. klu ada alutista yg d rahasiakan belinya, berarti su-35, su-34, ks lebih dari dua, kcr 60 kri klewang dah aktif, sip lah ha..ha..siplah
    tapi apa bener ya??

  49. Saya sangat Setuju pendapat sampeyan mas Meleketech.,Keterbukaan dan Trasparasi adalah salah satu upaya mendukung percepatan kemandirian.

  50. @dargombes: Bukti banyak. Liat aja tu spek heli MI 35 dan MI 17 TNI AD. Trus cek harga belinya berapa?

    Spek downgrade tp harga normal. Ga heran kecelakaan beberapa kali

    Knp ga lapor? Pangkat saya bisa mentok di kapten mas bro..hahahahaha

  51. Saya tau bung satrio tambang uranium di kalimantan di tuker sama cocor bebek paman beruang ….kali op trawangan ngawur tukang las,,,,piss brow

  52. Ini bagi fansboy topik kayak saya ini jd tercerahkan bahwasanya alutsista rahasia itu memang nyata.. bedalah dengan lulusan kakus… mereka mendewa2kan penampakan. Tirakat aja gak pernah mau lihat demit…. hedewh… πŸ˜€

  53. Assalamualaikum wr.wb
    saya mau komentar tentang korupsi di lingkungan angkatan bersenjata.
    memang ada korupsi di lingkungan angkatan bersenjata baik itu di negara amerika rusia jepang china india bahkan negara kita, di negara arab pun saya jamin juga ada.
    namun yang perlu di perhatikan tentang kerahasiaan negara untuk ketahanan sebuah bangsa.
    siapa seh yang pingin mengetahui rahasia negara kita? mengingat negara kita bersikap netral.
    pastinya calon lawan tapi siapa calon lawan Indonesia? dan apa kepentingannya terhadap negara kita?
    menurut saya ada beberapa hal dampak dari di gembar gemborkannya mengenai korupsi di lingkungan angkatan bersenjata
    1. kurangnya rasa percaya masyarakat terhadap angkatan bersenjatanya sehingga dukungan masyarakat terhadap angkatan bersenjata kurang
    2. kurangnya rasa penghargaan prajurit terhadap atasannya sehingga mengurangi disiplin komando antara atasan ke bawahan.
    3. bocornya kekuatan angkatan bersenjata kita ke negara calon lawan.
    4. berkurangnya daya gentar diplomasi negara.
    5. mudah terjadi perselisihan antara angkatan bersenjata dengan masyarakat sehingga mengurangi kekuatan pertahanan

    Memang tidak salah diperlukan proses pengawasan yang transparan untuk anggaran angkatan bersenjata.
    namun perlu di perhatikan kapan hal itu bisa dilakukan? kapan waktu yang tepat?
    menurut saya proses pengawasan bisa di lakukan secara tranparan bilamana kita sudah ada jaminan bisa memproduksi minimal sekitar 70-80% item pertahanan yang kita butuhkan.
    selama ini kita masih sebagai konsumen persenjataan, namun mau melangkah ke arah kemandirian semoga saja semua berjalan dengan harapan untuk kedaulatan bangsa.

    kita lihat negara amerika yang pemberitaan korupsinya minim di media namun kenyataannya korupsinya lebih besar dari yang kita banyangkan bahkan sampai uang asing di korupsi sama mereka :v
    kita lihat juga china yang minim pemberitaan nyatanya masih ada kasus korupsi di angkatan bersenjatanya.
    tapi kedua negara tersebut tetap terjaga pertahanannya karena mereka sudah memproduksi sendiri persenjataannya.
    walaupun masih ada yang import sebagian kecilnya :v
    kita tidak mau bila proses transisi nantinya dari rahasia ke transparan akan menimbulkan dampak kerugian bagi kita,
    seperti proses transisi di pemerintahan orde baru yang menimbulkan terjualnya satelit terlepasnya timor timur dan lainnya.

    kalau salah ya maaf πŸ˜€
    maaf oot πŸ˜€

  54. Segala bentuk korupsi yang merugikan rakyat memang harus ditindak
    Langkah Panglima TNI memulai membentuk zona anti / bebas korupsi atau apalah namanya perlu mendapat apresiasi, karena ingat dan sadarlah bahwa TNI pernah menjadi fasilitas utama pelindung rezim orde korup yang menyengsarakan bangsa… TNI membutuhkan regenerasi dan pemulihan kepercaan atas bayang2 negatif tsb. Tapi ingatlah juga setiap momen kebaikan yang terjadi di NKRI bisa menjadi peluang aksi kontraproduktif dari intelejen asing… Dukung TNI untuk melakukan pembenahan internal dengan memberi kepercayaan moral.. karena bila tidak oknum pertahanan (TNI) dan keamanan (POLRI) bisa menjadi mafia yang menggerogoti bangsa.. jauh dari apa yg bangsa dan negra ini harapkan atas pengabdian mereka.

  55. Izin Komentar sedikit..

    KPK tidak mungkin bisa & tidak mungkin diperbolehkan untuk meng-audit TNI & Kemenhan secara institusi yang sifatnya terkait dengan pertahanan NKRI. Karena kalau itu dilakukan sama saja menelanjangi Republik ini didepan umum. Banyak rencana-rencana strategis pertahanan yang benar2 tidak boleh diketahui oleh sipil. Bahkan di Kemenhan maupun Mabes TNI sekalipun jalur nya dilakukan secara berjenjang. Intinya, bahkan tidak semua petinggi TNI bisa mengetahui seluruh sistem pertahanan negara kita. Begitu juga di Kemenhan tidak semua sistem rencana strategis bisa diketahui dengan mudah. Bahkan menyebut senjata-senjata strategis saja menggunakan kata-kata Sandi tertentu, baik masih dalam masa perencanaan, penelitian, tender, dan lain sebagainya.

    Saat ini TNI sudah sangat jauh berbeda saat masa orde baru dulu. Sekarang internal audit ditubuh TNI sangat ketat, ditambah lagi ada beberapa lembaga negara yang juga ditugaskan untuk mengaudit seluruh pengeluaran TNI yang tentu saja dilakukan dengan sangat rahasia. Susah mengatakan jika budget pertahanan yang diumumkan ke khalayak umum ketika tidak sesuai dengan apa yang terlihat langsung dikatakan terjadi korupsi. Karena banyak aktifitas-aktifitas pertahanan yang memang terlarang untuk terpublikasikan dalam bentuk apapun. Misalkan jika TNI melakukan aktifitas spionase yang ruang lingkupnya sangat luas & memerlukan biaya besar dengan resiko yang juga besar. Negara kita memiliki atase-atase pertahanan maupun agen-agen khusus hampir disemua negara kuat diseluruh dunia. Tidak ada satupun kejadian yang terlewatkan oleh “Radar” pengamatan negara kita. Begitu juga kita memiliki sistem senjata yang di “titipkan” di sejumlah negara, maupun perjanjian pertahanan dengan negara-negara tertentu.

    Satu contoh saja, tidak ada satu negara pun yang hingga saat ini yang bisa membaca kekuatan pertahanan NKRI dengan benar. Negara2 kuat bahkan hanya bisa meraba-raba berapa jumlah pesawat tempur yang dimiliki Republik ini? Berapa jumlah kapal selamnya? Berapa jumlah misil nya & jenis apakah yang digunakan? Sejauh apa teknologi pertahanan yang sudah diterapkan oleh Republik ini? Bahkan berapa jumlah pasukan tempur reguler yang sebenarnya? Dan masih banyak lainnya. Walaupun sebagian pengamat mengatakan bahwa di era keterbukaan teknologi saat bisa dengan mudah mengetahui anatomi pertahanan setiap negara, nyatanya hal itu tidak terbukti. Karena kalau itu benar, tidak mungkin banyak negara seperti Australia, Malaysia, Singapura, Inggris, bahkan Amerika Serikat sekalipun begitu paranoid tentang kekuatan militer NKRI.

    Sekali lagi sebaiknya KPK mengkaji ulang rencana audit ditubuh TNI, demi kebaikan bangsa kita..

    Saat ini kami di TNI tidak takut terhadap musuh yang ingin perang terbuka, karena TNI siap menghadapinya. Justru yang ditakutkan adalah musuh yang menggerogoti dari dalam, seperti separatisme, dll, yang sifatnya kasat mata & sulit untuk langsung dihadapi dengan laras senapan..

    Salam NKRI…

  56. Dan bukan ga mungkin para konsultan asing akan bisikin pemerintah ato KPK untuk mengeluarkan kebijakan audit di tubuh TNI bserta payung hukumnya…ini lebih bahaya lagi

 Leave a Reply