Nov 032018
 

Jet tempur F-16i “Sufa” Angkatan Udara Israel © Tomás Del Coro via Wikimedia Commons modified by JakartaGreater.com

JakartaGreater.com – Kementerian Pertahanan Israel menyebutkan bahwa sebuah F-16i Sufa tergelincir di sebuah pankalan militer asing sambil membawa persenjataan lengkap pada pylon di bawah sayap, seperti dilansir dari laman Bao Dat Viet.

Menurut pernyataan dari Israel, insiden tersebut terjadi di hari Rabu di sebuah pangkalan angkatan pertahanan udara. Sebuah jet tempur multiperan F-16i “Sufa” mengalami rusak berat akibat tergelincir selama latihan.

Jet tempur yang tergelincir dari landasan pacu itu menyebabkannya bertabrakan dengan pesawat lainnya, yang kemudian terseret dari landasan pacu dan menabrak parit, beruntung kerusakan yang dialami tidak ada yang fatal.

Perlu dicatat di sini adalah bahwa pada jet tempur F-16i yang tergelincir tersebut dengan mudah terlihat bahwa itu membawa dua rudal jelajah jarak jauh Delilah. Maka bisa ditarik kesimpulan bahwa itu bukanlah digunakan dalam latihan rutin, melainkan untuk membuat serangan udara di Suriah.

Jet tempur F-16i “Sufa” Angkatan Udara Israel tergelincir di landasan pacu © IAF

Angkatan Udara Israel (IAF) kemudian mengumumkan secara resmi bahwa jet tempur itu telah kembali setelah melaksanakan operasi udara. Dia kembali ke darat dimana itu lantas tergelincir di landasan pacu.

Masalah teknis disebutkan berhubungan dengan sistem hidrolik, yang membuat kemudi pilot tidak seperti yang diharapkan, tetapi untungnya kru memiliki pengalaman mengatasi masalah sehingga konsekuensinya tidak serius.

Tapi tepat setelah pengumuman militer Israel itu, banyak orang memperhatikan bahwa F-16i yang jatuh di malam hari tersebut, terjadi saat Angkatan Udara Israel sangat suka menyerang targetnya yakni Suriah juga pada malam hari.

Dengan durasi operasional dan waktu kecelakaan itu berdekatan dengan serangan udara baru-baru ini di Suriah oleh Angkatan Udara Israel, muncul spekulasi apakah F-16i “Sufa” itu mendapat masalah dengan sistem anti-pesawat Suriah.

Kemampuan ini relatif tidak mungkin, karena Suriah belum pernah menang atas serangan udara Israel berkali-kali sebelumnya. Juga, jika rudal Delilah ditembakkan, F-16i bisa saja menembak sistem pertahanan udara Suriah dan mundur dengan aman.

Jadi, meskipun ada beberapa poin yang perlu klarifikasi lebih lanjut, mayoritas pendapat menyatakan bahwa itu adalah kecelakaan biasa, dan bahwa misil F-16i Sufa siap melakukan serangan udara mendadak hanya jika diperintahkan.

  5 Responses to “Misteri Tergelincirnya F-16i Israel”

  1.  

    Spekulasi tingkat tinggi demi menjaga nama baik alutsista yg ktnya terbaik didunia!

  2.  

    suatu negara yg tdk di akui kedaulatanya.
    cm krn di lindungi di amer.
    jd nya negara congek

  3.  

    menyerang??? bahkan Suriah tidak mengklaim mendapatkan serangan… bukanya malah Palestina yang rutin diserang belakangan ini???

    •  

      klaim2 dari pihak ini itu perlu ditanggapi dgn kepala dingin dn analisis lebih lanjut karena bukan narasi kebenaran sja yg diinginkan melainkan politik psikologis dan relasi publik dlm rangka pencitraan

  4.  

    F-16I Sufa (Storm) is an Israeli Multirole Jet Fighter

    https://www.youtube.com/watch?v=gvlJysPInKo

 Leave a Reply