Mei 052019
 

Mock-up pesawat tempur Gripen Indonesia (foto : Saab Indonesia)

Setelah sebelumnya menerbitkan desain pesawat tempur Gripen dengan corak dan bendera Angkatan udara Indonesia (TNI AU), Saab Indonesia memperlihatkan mock-up Gripen dengan warna kamuflase khas TNI AU, lengkap dengan bendera Indonesia.

Menurut Saab, Gripen sebagai pesawat tempur dengan teknologi paling modern, sangat menguntungkan bagi Indonesia. Karena bukan hanya menjadi pesawat tempur pengawal udara Indonesia, tapi juga dapat membantu kesiapan teknologi mutakhir Indonesia dan bisa memberi lapangan pekerjaan (dengan skema transfer teknologi atau perakitan Gripen di Indonesia).

Gripen dengan biaya operasional rendah memungkinkannya untuk bisa diterbangkan setiap saat bahkan bagi Angkatan Udara dengan anggaran yang terbatas.

  13 Responses to “Mock-up Gripen Untuk Indonesia”

  1.  

    kereen …

  2.  

    Siap² ifx di tinggalin, karna mungkin pemerintah berpikir ini yang paling murah XD

  3.  

    Udah jelas lik Sam gak akan dukung KFX/IFX untuk komponen utama yg diproduksi di US, benernya tak ada salahnya juga sebagai alternatif lain penguasaan teknologi pespur kita dapatkan dari saab gripen selain nambah skwadron tambah pintar pula kita, kerjasama dgn korea mengalir sajalah daripada ngebet seolah olah cuma dgn korea doang kita jalan sampai waktunya malah nol besar berapa lama waktu yg terlanjur terbuang saat itu orang lain sudah 6 gen mungkin, kita malah goodbye

  4.  

    Cocok untuk menggantikan hawk 109/209 selain canggih biaya pengoperasiannya jg murah dr pd f-16, selain itu untk sedikit menjauh dri pengruh dan tekanan dri amerika yg sok ngatur negara berdaulat.

    •  

      Halah sama saja bohong… Gripen itu teknologi gado2 ada teknologi USA, UK… Indonesia sebelum membeli Sukhoi terlebih dahulu mengincar Gripen, tp di tekan USA dan sekutunya sehingga akirnya membeli Sukhoi sebagai pilihan yg ada

      •  

        Kan sy bilang “sedikit menjauh dri pengaruh amrik”, walau gripen teknologi gado-gado setdknya amrik tdk bs langsung begitu sj mengembargo indonesia pasti pihak swedia tdk tinggl diam dan melakukan lobi-lobi. Baca kisah A-4 skyhawk ketika indonesia di embargo ketika itu AS menggunakan pengaruhnya untuk menekan Inggris agar A-4 skyhawk batal di kirim ke indonesia karena terkait konflik tim-tim dan di tahan di thailand ketika dlm perjalanan menuju indonesia,
        Maka pendekatan diplomasi dan intelijen dilakukan untuk melobi pejabat Thailand dan akhirnya A-4 skyhawk berhasil sampai di tanah air, artinya kalo cuma komponen spart part ada berasal dri amrik msih bs di akali. Beda jika pesawat itu buatan amrik mw jual ulang aja hrs izin dulu dri pembuat pembuat barang walau anda sdh membelinya.

  5.  

    Apakah Gripen bisa kopitebel dgn rudal buatan rusia(kalao rudal Mash buat Amerika tkt yg di kasih rudal yg jelek dan siap di embargo lg),apakah bebas embargo kalao tot cuman rakit belum tentu Indonesia bisa buat sperpart nya jd kalao rusak hubgan tidak Baek bisa jd masalah. Soalnya kita nie sering terjebak jebakan tot asal ada tot kita mau mau aja dan ujungnya kita mau tertipu dgn jebakan tot karena bermasalah hak paten mulai hak paten mesin hak paten Diseian hak paten rudal haka paten radar dll. Dan kalao biaya rakit lebih besar mending beli aja.hati hati dgn jabarkan tot. Kalao bisa tot kita bukan hanya dpt tot rakit to dpt ilmu baru misal teknologi pembuatan baja kapal biar baja kapal yg nilai lebih besar TDK perlu impor dan hal itu bisa menunjuk industri baja kita.

  6.  

    Kenapa bangsa indonesia membeli alutsista,kenapa tidak membangun pabrik & suku cadang sendiri.dan juga membuat rudal jarak menengah dan jarak jauh sendiri.bangsa indonesia pernah mengalami embargo dari bangsa As.kalau kita membeli alutsista,bertambah tahun pasti bermunculan variasi variasi alutsista.dan kita akan terus bergantung kepada pihak asing untuk disuruh membeli.dan Negara indonesia akan menguras waktu,menguras uang.dan juga menguras Sumber Daya Alam.Bangsa Indonesia harus bisa mandiri,dan juga harus bisa berdiri di kaki sendiri.

  7.  

    Kenapa bangsa indonesia membeli alutsista,kenapa tidak membangun pabrik & suku cadang sendiri.dan juga membuat rudal jarak menengah dan jarak jauh sendiri.bangsa indonesia pernah mengalami embargo dari bangsa As.kalau kita membeli alutsista,bertambah tahun pasti bermunculan variasi variasi alutsista.dan kita akan terus bergantung kepada pihak asing untuk disuruh membeli.dan Negara indonesia akan menguras waktu,menguras uang.dan juga menguras Sumber Daya Alam.Bangsa Indonesia harus bisa mandiri,dan juga harus bisa berdiri di kaki sendiri. Jika kita sudah mandiri baru kita meng ekspor ke pihak luar.

  8.  

    Wk wk wk kanda masalahnya ilmu dan teknologi kita belum sampai d sana, kita buat roket aja Mash terbatas puluhan belum sampai ribuan, apalagi buat rudal. Jgnkan buat kapal perang sendiri, baja kapal perang aja Mash d impor. Padahal kalao emang mau maju pemerintah kita belajar dr Jepang tanya kenapa karena setelah restorasi meiji Jepang mengizinkan warga untuk keluar negeri buat belajar di luar negeri setelah mereka dpt ilmunya mereka terapkan di negaranya untuk membangun negaranya. setelah Jepang di bom atom pemerintah Jepang bukan mempermasalahkan berpa byk korban jiwa tp mereka bertanya berpa byk guru yg selamat. Mgkin di jepang profesi guru pilihan favorit di bandingkan dokter arsikter dll.

  9.  

    Hawk A100/200