Mar 282019
 

Jet tempur multiperan F-16C Blok 52+ Angkatan Udara Maroko © RMAF (Royal Moroccan Air Force)

JakartaGreater.com – Departemen Luar Negeri AS telah membuat keputusan menyetujui kemungkinan Penjualan Militer Asing ke Maroko untuk modernisai 23 pesawat F-16 yang ada menjadi konfigurasi F-16V dan peralatan terkait dengan perkiraan biaya $ 985,2 juta, seperti dilansir dari laman situs Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan (DSCA).

Dijelaskan bahwa DSCA telah memberikan sertifikasi yang diperlukan untuk memberi tahu Kongres Amerika tentang kemungkinan penjualan tersebut pada tanggal 22 Maret 2019.

Dalam rilis pers itu dijelaskan bahwa Pemerintah Maroko telah mengajukan permintaan untuk memperbarui 23 pesawat F-16 yang ada menjadi konfigurasi F-16V. Pembelian yang diminta tersebut meliputi:

  • 26 radar AESA APG-83 SABR (termasuk 3 cadangan)
  • 26 Modular Mission Computers (termasuk 3 cadangan)
  • 26 MIDS-JTRS Link-16 dengan Terminal TACAN dan ESHI (termasuk 3 cadangan)
  • 26 Sistem Navigasi Global (EGI) LN260 (termasuk 3 cadangan)
  • 26 Joint Helmet Mounted Cueing Systems II (JHMCS) (termasuk 3 cadangan)
  • 26 Improved Programmable Display Generators (iPDG) (termasuk 3 cadangan)
  • 50 Peluncur Serba Guna LAU-129
  • 26 Sniper Pod AN/AAQ-33

Paket pembelian termasuk 26 Sistem Manajemen Pernika AN/ALQ-213; 26 IFF Tingkat Lanjut; Sistem Perencana Misi Bersama; 26 AIDEWS AN/ALQ-211; 6 Sistem Pengintaian Lanjut DB-110; secure communication; peralatan kriptografi navigasi presisi; suku cadang; peralatan pendukung; pelatihan personil, peralatan pelatihan; publikasi dan dokumentasi teknis; peralatan pendukung dan uji, simulator; integrasi dan pengujian; dukungan teknis dan logistik; dan unsur-unsur terkait lainnya dari dukungan logistik dan program. Dengan perkiraan biaya adalah $ 985,2 juta.

Penjualan yang diusulkan ini akan berkontribusi pada kebijakan luar negeri dan keamanan nasional Amerika Serikat dengan membantu meningkatkan keamanan sekutu besar Non-NATO yang terus menjadi kekuatan penting bagi stabilitas politik dan kemajuan ekonomi di Afrika Utara.

Penjualan yang diusulkan akan berkontribusi pada kemampuan pertahanan diri Maroko. Pembelian akan dapat meningkatkan interoperabilitas dengan Amerika Serikat dan sekutu regional lainnya dan meningkatkan kemampuan Maroko untuk melakukan operasi koalisi, seperti yang telah dilakukan di masa lalu dalam penerbangan sorti terhadap ISIS di Suriah dan Irak. Maroko sudah mengoperasikan armada F-16 dan tidak akan kesulitan menyerap pesawat dan layanan ini ke dalam angkatan bersenjatanya.

Usulan penjualan peralatan tidak akan mengubah keseimbangan militer dasar di wilayah tersebut.

  3 Responses to “Modernisasi Armada F-16 Blok 52+ Maroko Menjadi F-16V”

  1.  

    Ni baru mantap

  2.  

    warjag JKGR yang lama udah ga pernah muncul nih, jadi kangen tengkarnya Ruskye sama Woof.

  3.  

    Bagaimana kabarnya F16-52id? Menyusul di upgrade kah ke f16-72???