Nov 142016
 

Tank Leopard 2 TNI AD

Dalam video Latihan Taktis Antar Kecabangan TNI AD 2016 kita bisa melihat kendaraan kendaraan lapis baja modern Indonesia mengambil peran dalam porsi yang besar pada latihan ini. Jika dulu Indonesia hanya bermain di light atau medium tank, kini telah berubah dengan mengusung main battle tank Leopard 2.

Tank Leopard RI

Tank Leopard RI

Indonesia memesan 61 unit MBT Leopard RI pada Desember 2012, termasuk 42 unit MBT Leopard 2 +, 42 IFV Marder 1A3 upgrade dan sepuluh kendaraan khusus (empat kendaraan recovery lapis baja buffel, tiga Armoured Vehicle-Launched Bridge, Leguan Leopard 2 dan tiga kendaraan lapis baja Engineering, Leopard AEV).

IFV Marder 1A3 TNI AD

IFV Marder 1A3 TNI AD

Dalam latihan itu tampak pula TNI telah menggunakan Infantery Fighting Vehicle (IFV). Kendaraan IFV Marder 1A3 bergerak bersama APC Anoa 2 dan APC M-113. Hal baru lainnya dalam Latihan ini adalah penggunaan APC Amfibi M-113 dalam serangan prajurit TNI AD lewat jalur laut.

APC Amfibi M-113 TNI AD (Foto : ARC.web.id)

APC Amfibi M-113 TNI AD (Foto : ARC.web.id)

Kendaraan lapis baja ini membuat serbuan pasukan TNI AD dari laut menjadi lebih cepat. Pada Video Aksi Naga Hijau M-113 di Natuna tampak pasukan TNI AD dari laut menyerang ke garis pantai dengan M-113. APC Naga hijau ini terlihat lincah di air.

TNI AD juga sedang memesan sekitar 50 unit kendaraan taktis anti ranjau (Mine Resistant Ambush Protected / MRAP) Sanca, yang akan dikerjakan oleh PT Pindad dan Bushmaster Thales Australia. Kendaraan MRAP ini merupakan desain kendaraan serbaguna Bushmaster Thales Australia, yang kedepannya akan disesuaikan untuk kebutuhan Indonesia.

Sanca MRAP (Madokafc/Defence.PK)

Sanca MRAP (Madokafc/Defence.PK)

Bushmaster 4x4 Kopassus (foto: Kaskus Militer)

Bushmaster 4×4 Kopassus (foto: Kaskus Militer)

Panser Tarantula TNI AD

Panser Tarantula TNI AD (Photo Ryan Boedi)

TNI AD juga memiliki lapis baja beroda 6×6 Tarantula yang diakuisisi pada tahun 2009. Kendaraan dari Korea Selatan ini dilengkapi meriam pertahanan CMI CSE 90LP 90mm Cockerill.

anoa-amfibi

Panser Anoa 2 6×6 Amfibi terus dikembangkan Pindad.

Jenis RWS/RCWS Lain

Panser Anoa 2

Panser Anoa menggunakan RCWS QIMEK Rheinmetall, untuk fungsi IFV

Panser Badak PIndad (Photo: Defence.pk)

Panser Badak PIndad (Photo: Defence.pk)

TNI AD juga telah memiliki Panser Badak yang merupakan produksi PT Pindad.

tank-fnss-pt-pindad-2

Saat ini PT Pindad bekerja sama dengan FNSS Turki sedang menyiapkan Tank Medium Modern untuk kebutuhan pasukan TNI AD. Ke depannya Tank Medium ini juga akan dibuatkan versi IFV maupun Amfibi.

Bagikan:

  34 Responses to “Modernisasi Lapis Baja Indonesia Hampir Selesai”

  1.  

    Menunggu kolaborasi medium tank pindad Ama badak dlm latian slanjutnya…

  2.  

    bagus

  3.  

    Akan kah ini jadi tonggak kemandirian persenjataan Alutsista di Negara kita ini..??
    Kita tunggu Jawaban anak” bangsa ini.., untuk Bangkit dan Mandiri dengan Alutsista Ciptaan Anak” Bangsa Indonesia…

  4.  

    Haibat sangat,bukan hanya punya kereta kebal dan kereta perisai,TNI AD juge punya attack helicopter cem Mi35 dan apache yg akan datang esok,TNI AD juge punya boat LPD untuk transportation kereta perisai dan kereta kebal

  5.  

    Dari latihan di Natuna kemaren, masih banyak djperlukan kendaraan ARV utk mendukung penyebaran MBT di seluruh wilayah RI.
    Semoga pengadaan MBT yg akan datang jg memperbanyak pengadaan ARV nya.

  6.  

    Semoga kedepannya lebih gahar lagi…

  7.  

    Super sekali

  8.  

    Super keren

  9.  

    Kalo diperhatiin dng seksama kog sanca kap depannya kayak kijang buaya ya, cuman beda ukurannya, Toyota kijang yg paling awal…

  10.  

    tambah tank marder medium RI, apv arisgator, btr 4m biar, dll supaya TNI kuat

  11.  

    mantap NKRI harga mati……

  12.  

    Test

  13.  

    Tyus kapan NKRi borong 2 an..bkn ngeteng ngetengan..

  14.  

    Dari awal nebur ke air, m113 a1 sptnya jalan di dasar laut ya, spt nya lautnya dangkal bgt, terbukti kecepatannya kenceng bgt, dan posisi bodynya tdk terliaht spt berenang, krn yg ga trlihat roda rantai nya aja, tp bodi nya msh trlihat….lucu jadinya…ini amphibi atau apa ya…xixixiixxi

  15.  

    ayoo ..sekarang pindad fokus di rudal dan pembuatan turret sendiri…Top Markotop

  16.  

    Mantap

  17.  

    Memang punya Menhan yang visioner dan Menhan yang tidak visioner itu hasilnya berbeda banget.

  18.  

    Tes

  19.  

    Latihan dah kelar……tinggal di evaluasi dimana kekurangannya. Dukung terus kemandirian alutsista……

  20.  

    Satu yg kurang dari modernisasi ini..
    Rudal pertahanan pesisir.. Hhi”

  21.  

    Tetap saja khawatir karena konsep pergelaran pasukan mekanis masih terpusat di pulau Jawa saja, baru dikerahkan ke luar pulau Jawa kalau diperlukan sehingga perlu pengiriman alutsista lapis baja melalui jalur laut, ini rentan terhadap serangan udara, kapal permukaan, maupun kapal selam bahkan rudal jarak jauh lawan

    penyebaran alutsista lapis baja harus benar-benar diperhatikan agar tidak kelabakan ketika diserang secara massif dan singkat oleh pihak musuh, harus dipikirkan pertahanan tiap pulau besar dan kecil yang strategis jangan sampai jadi bulan bulanan ketika terjadi perang yang sesungguhnya.

  22.  

    Sorry gan sedikit mau komplin…….itu tni kok pakai bahasa cuawak gitu gan kok gak pakai bahasa isyarat…….

  23.  

    Itu kok pada teriak teriak? Mereka ga punya radio komunikasi ya?

    •  

      Yah itu lah bung ,kita banyak punya Alutsista tapi seperti di preteli sebelum di beli .Nggak punya ini dan itu . Alutsista kita umumnya hanya untuk parade saja. Belum ada kepikir bakal di gunakan untuk perang karena kata pejabat tinggi ,tidak akan ada perang antar negara dalam waktu dekat ,paling senggol-senggolan dan perang anti gelirya.

 Leave a Reply