Moeldoko: TNI Kini Lebih Banyak Mendengar dan Bertindak

33
60
Panglima TNI di acara diskusi TNI Mendengar. (Foto: Achmad Zulfikar)
Panglima TNI di acara diskusi TNI Mendengar. (Foto: Achmad Zulfikar)

 

Metrotvnews.com, Jakarta: Panglima TNI Jenderal Moeldoko menilai TNI telah mengalami banyak perubahan. Sebab, perilaku anggota TNI saat ini lebih banyak mendengar dan bertindak untuk merubah paradigma masyarakat. Hal ini berbeda jika dibandingkan dengan sikap TNI zaman dulu.

“Jika dulu TNI sulit mendengarkan orang lain, sekarang berbeda lebih banyak mendengar dan action. Setelah mendengar kita jalankan apabila ada yang positif,” kata Moeldoko dalam sambutan acara diskusi ‘TNI Mendengar Ketahanan di Bidang Energi dengan Berbagai Permasalahan dan Solusinya’ di Mabes TNI, Jakarta, Kamis (12/3/2015).

Menurut Moeldoko, mendengar tidak hanya membutuhkan telinga saja namun juga aksi dan bukti. Ia meyakini dengan lebih terbuka dan mendengarkan publik, TNI bisa lebih maju dan lebih baik lagi dari sebelumnya.

“Dengan TNI mendengar yakin lah pada saya kita pasti akan menjadi kaya, tidak ada orang kaya bila tak mendengar, setidaknya kaya hati,” sambung dia.

Namun, tidak berarti keterbukaan TNI saat ini bisa dengan mudah mengungkap seluruh informasi kepada publik. Ia pun berharap masyarakat bisa mengerti pilihan TNI untuk menyimpan dan membuka informasi sesuai kebutuhan.

“Sekarang bisa memberikan informasi yang terbuka, tapi ada orang lain bisa memahami ada yang disembunyikan dan ada yang bisa dibuka. Wartawan pun pasti bisa memahami itu,” pungkas dia.(Metrotvnews.com)

33 KOMENTAR

  1. Setuju Jenderal..
    Ada batasannya mana yg dipublish dan mana yg harus ttp mnjadi rahasia..

    Pesan bagi para agresor,
    “jgn mengira laut selatan itu luas,dan dalam namun tanpa ada penunggunya,.hati” bisa jadi nnti mghilang dri radar..

    Salam NKRI

  2. Mantap pak atas kebijakannya, hanya dgn cara mendengar dn bertindak sesuai nurani rakyatlah maka akan terjalin sinergi antara TNI dgn rakyat, jg dpt menciptakan kekompakan sehingga negara ini menjadi kuat pertahanannya dlm menangkal gangguan dr pihak” yg ingin mengganggu kedaulatan NKRI.