Jun 262019
 

File:Venezuelan Air Force Sukhoi SU-30MK2 AADPR.jpg From Wikimedia Commons, the free media repository.

Moskow, Jakartagreater.com  – Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov, pada Selasa  25-6-2019 membantah klaim tentang peningkatan kehadiran militer Rusia di Venezuela, menekankan bahwa militer Rusia telah tiba di negara itu untuk menyediakan pemeliharaan teknis terjadwal dari peralatan yang dikirim sebelumnya, dirilis Sputniknews.com pada Selasa.

“Pekerjaan terjadwal sedang berlangsung. Ini tidak ada hubungannya dengan peningkatan kekuatan kami di sana. Bahkan, ini bukan tentang keberadaan, tetapi tentang memenuhi kontrak layanan. Ada kebutuhan untuk menyediakan pemeliharaan peralatan, mobil menjalani pemeliharaan, dan peralatan, terutama peralatan canggih, tidak dapat berfungsi tanpa pemeliharaan. Semuanya berjalan dalam mode rutin “, kata Ryabkov pada pertemuan majelis tinggi parlemen Rusia.

Pernyataan itu muncul setelah laporan media mengatakan pada hari Senin 24-6-2019 bahwa sebuah pesawat Angkatan Udara Rusia telah mendarat di Venezuela, memicu klaim tentang dugaan rencana Rusia untuk meningkatkan kehadiran militer di negara Amerika Latin itu.

Rusia termasuk di antara negara-negara yang mendukung pemerintah Venezuela awal tahun ini setelah pemimpin oposisi yang didukung AS Juan Guaido menyatakan dirinya sebagai Presiden Sementara negara Amerika Latin itu. Moskow juga telah mengirim spesialis militer di Venezuela di bawah kontrak untuk penyediaan sistem senjata buatan Rusia.

  2 Responses to “Moskow Sangkal Tingkatkan Kekuatan Militer Rusia di Venezuela”

  1.  

    Kalo memang benar…ya Baguslah….Negara Berdaulat seperti Venzuela mau di Obok Obok Olehh USA…Harus ada Negara lain yg bisa menahan tentang Arogansi USA

  2.  

    lucu ya mamarika gilaran rusia yg muncul d Venezuela sewotnya minta ampun. lah tentara mereka dan kroni numpuk d depan pintu rusia ngapain?