Okt 112015
 

tni

Jakarta – Hasil survei Indo Barometer menyatakan Presiden, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) memperoleh kepercayaan paling tinggi dari masyarakat sebagai motor perubahan.
“Presiden, KPK dan TNI ketiganya saling berhubungan. Pemulihan dan pertumbuhan ekonomi membutuhkan kepastian keamanan dan hukum,” kata direktur eksekutif Indo Barometer M Qodari kepada wartawan, di Jakarta, Sabtu (9/10/2015).

Hasil survei Indo Barometer menyebutkan bahwa lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepresidenan memperoleh kepercayaan tertinggi di mata publik dalam kurun satu tahun Pemerintahan Jokowi-JK.

KPK memperoleh nilai 82 persen, disusul TNI dengan 81 persen, dan Kepresidenan RI 78,6 persen.

Dengan demikian, tambah Qodari tiga lembaga tersebut dapat menjadi motor perubahan Indonesia dalam sektor hukum, keamanan, dan ekonomi.

Dari kacamata publik, lanjut Qodari, reformasi kelembagaan paling besar telah dilalui lembaga Kepresidenan dan TNI.

Kepresidenan tambahnya tidak lagi absolut seperti di masa Orde Baru, reformasi TNI telah berlalu dari Dwi-Fungsi ABRI ke tentara profesional, dan KPK sebagai motor pemberantasan korupsi di negara ini.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA), Ray Rangkuti mengaku tidak heran dengan tingkat kepercayaan tinggi yang diraih lembaga Kepresidenan, KPK, dan TNI.

“Saya tidak kaget kalau publik masih sangat percaya kepada Presiden, KPK dan TNI, karena ketiga lembaga ini yang sukses di mata publik,” katanya.

tni-4

TNI tambahnya selama ini sangat konsisten dan sukses dengan reformasi yang dilakukan. Demikian juga KPK menjadi lembaga antirasuah yang paling sukses di mata publik.

“Hasil survei ini juga mengkonfirmasi bahwa publik sangat mengharapkan KPK tetap ada. Karena itu, rencana DPR dan pemerintah merevisi UU untuk melemahkan KPK tidak tepat,” katanya.

Mengenai tingkat kepercayaan kepada Presiden Jokowi yang tinggi, Ray mengatakan, ini bukti publik masih sangat berharap Presiden bisa menuntaskan semua persoalan bangsa dana negara ini.

“Walau popularitas Jokowi kali ini turun, tapi tingkat kepercayaan publik kepada Presiden tetap tinggi. Ini modal bagi Presiden untuk terus berbuat yang baik bagi bangsa ini,” katanya.

Survei Indo Barometer tersebut dilaksanakan tanggal 14-22 September 2015 di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Jumlah responden tercatat 1.200 orang dengan margin of error plus minus tiga persen.

Kompas.com

  25 Responses to “Motor Perubahan Indonesia: Presiden, TNI dan KPK”

  1.  

    Siang

  2.  

    Dua kah

  3.  

    mantap…tni kuat bsma rakyat

  4.  

    sepuluh besar

  5.  

    Kedepanya NKRI harus lbh baik

  6.  

    Nonton motoGP dulu lah 🙂

  7.  

    Cemerlangnya Pak Jokowi adalah mengembalikan marwah bangsa Indonesia sebagai negara maritim.. karena nenek moyang kita adalah seorang pelaut. dilain sisi memang negara kita sebagian besar wilayahnya adalah lautan.. apabila Pak Jokowi berniat menjadikan Indonesia poros maritim dunia, ITU PILIHAN CERDAS YANG SANGAT AMAT TEPAT…!!!

  8.  

    Miris.kpk malah mau dilemahkan

  9.  

    Itulah hebatnya anggota dewan kita.heranya saya kok ada yg milih mereka.

  10.  

    Coba artikel ini dimunculin di kabar2 berita terkenal…
    Pasti lembaga2 lainnya bakal kayak ketampar…
    .
    Mana ni DPR ??? POLRI ?? KEJAKSAAN ?? Msh terlalu banyak kong kalikong di dalam 3 lembaga ini.. mangknnya rakyt belum menaruh simpati ke ketiga lembaga ini.
    .
    Jgn sampai revisi UU KPK disetujui.. semua keputusan tinggal di tangan Bapak Jokowi selaku presidennn..
    Jangan dengerinnn Partai bapak yg menyuruh bapak merevisi UU KPK. Kalau revisi UU kPK untuk lebih membuat garang tidak apa2. Ini malah melemahkann.
    Jangan dengerin Partai bapakkk !!!! Dengarkanlah Suara rakyat yang sudah memilih bapakkkkk !! Anda orang nomor 1 sekarang. Jangn takut dengan partai !!
    .
    Kebijakan Pak jokowi sudah banyak yg diacungi jempol. Visi jd poros maritim, pembubaran petral n memberantas mafia migas, berantas illegal fishing, moratorium kapal laut, moratorium hutan, dan masih bnyk lg.
    Yg tidak suka dg jokowi mungkin krena BBM naik aj. Pdhl rencana jangka panjangnya dapat menurunkan harga BBM jd lebih murah. Kenapa ?? Karena skrg fokusnya untuk membangun infrastruktr. Jalan, kapal, kereta, kilang minyak, pembangkit listrik..
    Emang itu tidak instan, tp kebijakan ini bru terasa di 4-8 tahun kedepan kalau brjalan lancar.
    .
    Dengarkanlah suara rakyat jgn suara partai pak presiden !!!

  11.  

    3 motor ini saja sudah kuat apabila antar instansi bahu membahu membangun bangsa,langkah TNI yg terbaik dgn upaya kemandirian dgn produk alutsistanya yg kesohor,kpn yg lain menyusul untuk mandiri,,??? DPR sudah saatnya untuk mandiri,contoh tu TNI, ayo para WAKIL RAKYAT jgn hanya piawai bernyanyi merdu & sumbang,wilayah kalian di sipil,mandirilah jgn cm ngandalin uang rakyat, buatlah perusahaan untuk kemandirian kalian, jadikan simpatisan partaimu sbg tenaga kerja sementara kalian yg duduk di kursi empuk WAKIL RAKYAT jd bosnya,,,ayolah wakil rakyat jgn jadi beban negara,,buat kami bangga yg sudah memilih kalian sbg wakilmu, aksi bagi” duit & kaosmu saat berkampanye sudah usang,,,kami mau yg lebih,kami mau diperhatikan terus,jgn pas ada maunya saja hati”jgn sembako,,,jgn jadikan rakyatmu pengemis yg pantas kalian kasih sedekah,,,angkatlah derajad kami, buat kami bangga yg telah memilihmu,jgn perlakukan kami dgn aksi korupsi kalian,jgn hambur”kan duit kami untuk pelesir & foya”

  12.  

    Tapi justru jaman sekarang KPK loyo..loyo diserang partai terkorup dimotori ketakutan klo KPK semakin dicintai rakyat kagak bisa lagi korupsi

    Luar biasa takutnya pejabat terhadap kpk sampai dijadikan alasan kurangny penyerapan anggaran krn kuatir dijadikan target kpk,

    Klo jelas proyeknya,terbuka dan koordinasi dgm kpk,bersih ya jelas gak bakal kpk nangkap

    Partai siapakah itu…

    •  

      1. Partainya bu Mega (PDI)
      2. Partainya Prabowo (Gerindra)
      3. Partainya Bakrie (Bakrie)
      4. Partainya SBY (Demokrat)
      5. Partainya Zulkifli Hasan (PAN)
      6. Partainya Muhaimin Iskandar (PKB)
      7. Partainya Sohibul Iman (PKS)
      8. Partainya Wiranto (Hanura)
      9. Partainya Surya Paloh (Nasdem)
      10. Partainya Muhammad Romahurmuziy (PPP)

  13.  

    Sip dah dpr polisi kejaksaan nomor satu paling dipercaya rakyat dpr prestasi selfie sama donald trumph kejaksaan mempopulerkan pra peradilan dan kepolisian mempopulerkan salim kancil

  14.  

    Motornya cuma tiga yah yang jalannya ke depan, yg lainnya jalan sesuai “UUD” aja

  15.  

    DPR bli kasur doang hrganya triliunan cba duit itu dpake buat bli sukhoi atau buat pengembangan IFX mngkin bnyak faedahnya…KPK skrng lgi diatas angin soalnya dsyang rakyat krna kinerjanya siapapun yg ngelawannya hti2 rakyat bkl mmbenci orang tersebut…kta liat Pdip di pemilukada nnti dpt brpa persen soalnya dia yg jdi motor UU KPK…karma psti berlaku kwan

  16.  

    mantapp..presiden sbg kepala negara dgn tni dan kpk tangan2nya,maju terus pak jokowi,maju terus kpk,maju trus prajurit2 tni tunjukkan kalian garda terdepan pelindung rakyat dan negara….utk kepolisian,kejaksaan dan dpr ayo perbaiki lembaganya jgn menjadi lembaga yg d benci rakyat…utk lembaga HAM???? kelaut aj deh lo pada…JAYA INDONESIA !!!!

  17.  

    partai Saya si Congor Putih mendukung PELEMAHAN KPK, kalian rakyat kecil bisa apa hah, bisa apa ?

    kami adalah pemenang PEMILU 2014 dan tahun 2019 kami akan menang kembali !!!

    SALAM 2 PERIODE !!!

    (kalian pasti pendukung gagal MOVE ON)

  18.  

    Kalo TNI sih percaya krn usaha TNI utk mereformasi diri selama hampir 15 tahun lebih agar dekat dengan rakyat sudah terlihat, TNI tidak lagi berperan sebagai eksekutor seperti di masa lalu tapi peran TNI dimasa sekarang adalah sebagai Pengayom sekaligus Pendamping Rakyat dalam mempertahankan kedaulatan NKRI beserta Ideologi Pancasilanya “Bersama Rakyat TNI Kuat”
    Btw gimana nih kinerja Aggota Dewan yg katanya terhormat dengan masa dinas sudah 1 tahun kinerjanya apa sih yg telah dihasilkan oleh Anggota Dewan yg Katanya sih mewakili aspirasi Rakyat apa iya dengan berkaca pada kinerja Dewan selama 1 tahun ini apa masyarakat masih bisa percaya kepada mereka
    Harusnya Ada Rapotnya juga para Anggota dewan tsb jangan yg dinilai jelek baiknya hanya Presiden saja kan sama2 prosesnya dipilih langsung oleh rakyat lewat pemilu juga kenapa yg dinilai, dikritik hanya presidennya saja

  19.  

    POLRI kq ndak di ikutkan?…

  20.  

    POLRI-DPR-KEJAKSAAN, Trio Penyumbat Perubahan.