Jul 042016
 

Dalam simulasi pertempuran udara antara F-35 Joint Strike Fighter melawan F-16, jangankan untuk mengimbanginya, jet tempur siluman modern F-35 bahkan takluk dari generasi jet tempur tua F-16.

Jadi bagaimana nasib F-35, pesawat tempur dengan jumlah terbesar yang akan dimiliki militer AS mampu bertahan dalam pertempuran udara menghadapi pesawat tempur Rusia dan China yang lebih lincah?

Kita lihat dulu sejarah pesawat tempur yang hampir mirip dengan F-35. Lima puluh tahun yang lalu, Angkatan Udara AS memiliki pesawat tempur utama F-105 Thunderchief, bertubuh besar dan berteknologi tinggi seperti F-35, Thunderchief seharusnya juga mampu mengalahkan pesawat tempur musuh.

Namun pada kenyataannya F-105 seperti F-35, terlalu lambat untuk mengalahkan MiG-21 buatan Uni Soviet, pesawat tempur saingan utama Thunderchief pada saat itu. Jadi Angkatan Udara AS harus melakukan taktik khusus untuk membantu F-105 tetap bertahan hidup.

Kemiripan F-35 dan F-105 sangat mencolok. “Keduanya pesawat tempur berkursi tunggal, bermesin satu dan paling kuat pada jamannnya, dengan bobot kosong 12.2 ton dan bentangan sayap yang hampir sama 10.2 m, “kata Carlo Kopp, seorang analis kedirgantaraan Australia.

“Keduanya memiliki kantung senjata internal dan beberapa hardpoint untuk tanki bahan bakar dan senjata,” lanjut Kopp. “Keduanya dirancang dengan radius tempur 400 mil laut. Tidak memiliki rasio daya dorong berbanding berat atau energi manuver yang istimewa sebagai pesawat tempur superioritas udara dan intersep. ”

Angkatan Udara AS memiliki 833 unit F-105 dan kehilangan tidak kurang dari 334 saat perang Vietnam antara tahun 1965 dan 1970. MiG Vietnam Utara menembak jatuh 22 Thunderchief, sementara F-105 menembak jatuh setidaknya 27 MiG dalam pertempuran udara.

Pentagon tidak puas dengan hasil itu. Untuk meningkatkan taktik, pada tahun 1969 Angkatan Udara melakukan simulasi pertempuran udara antara F-105 melawan MiG-21 bekas Irak sebagai bagian dari program Defense Intelligence Agency’s “Have Doughnut”. MiG-21 dipinjamkan Israel yang mendapatkan pesawat tempur lincah dan kecil itu dari pembelotan seorang pilot Irak.

Simulasi terlihat buruk bagi F-105. Menghadapi MiG-21, pilot F-105 harus mencoba untuk melarikan diri. Para penguji kemudian menyarankan, jika F-105 melihat lebih dahulu MiG-21, pilot Thunderchief bisa mencoba melakukan penyergapan kecepatan tinggi terlebih dahulu.

Tapi ketika F-105 dan MiG-21 di posisi yang sama dan saling bertarung diudara dalam waktu lama, pesawat Amerika dalam kesulitan. “Jika F-105 mencoba terlibat dalam manuver perang udara berkepanjangan, keadaan F-105 bisa memburuk karena kehilangan tenaga dan kemampuan manuvernya,” rilis Angkatan Udara.

Pilot uji F-16 yang melawan F-35 melaporkan keadaan yang serupa. “Kapasitasnya tidak cukup, pilot F-35 mengeluhkan siluman pembom tempurnya, keadaan cepat berubah dan defisit tenaga ‘si bandit’ (F-16) akan meningkat seiring waktu.”

Tapi F-105 masih memiliki kelebihan pada kecepatan lurus yang melebihi musuh-musuhnya, F-35 sebenarnya lebih lambat dar jet tempur Sukhoi, Shenyang dan Chengdu. Untungnya, JSF adalah pesawat tempur siluman, dengan fitur desain yang membantunya menghindari deteksi sensor jarak jauh musuh pada kondisi tertentu.

Jika F-35 ingin bertahan hidup dalam pertempuran di masa depan, operator yang harus menyusun taktik dengan mengandalkan kelebihan dari F-35, Kopp menyarankan. “Faktor yang menentukan bagi F-35 JSF dalam permainan ini adalah kemampuan silumannya yang terbatas.

NationalInterest

Bagikan Artikel :

  20 Responses to “Mungkinkah F-35 Akan Bernasib Seperti F-105 Thunderchief”

  1. Bisa jadi..bisa jadi…

  2. ya semoga tidak
    mereka sudah keluar banyak duit
    kasihan

    • cocok buat kaleng biskuit lebaran……..

    • Untung aja kanada udah menyadari bung dngn kemampuan f 35.
      Dgn keluarnya kanada otomatis dana aliran dri setiap negara pemsan yg disetorkan ke loched martin blm tercukupi utk proyek f 35 dan ini akan membuat resah negara pemesan lain krena dgn keluarnya kanada otomatis biyaya akan kembali membengkak tdak sesuai dgn rencana sblmnya utuk proyek f-35…

  3. angkasa lg,..angkasa lg,…engak bosen promo di jkgr..??

  4. antara benar dan tidak,,saat ini kita di paksa atau di cuci otak dengan segala macam berita yg di sebarkan,,tidak beda jauh dengan kisah neil armstrong yang katanya sudah menginjakan kakinya di bulan,,,hanya setelah sekitar 50 tahun kita mengetahui kalau itu adalah salah satu kebohongan publik terbesar,,setelah pertanyaan sederhana dilontarkan,,kenapa jaman dulu yang tidak secanggih sekarang sudah bisa ke bulan,tapi jaman sekarang yang sudah canggih,gak bisa kesana (bulan)lagi buat bikin rumah makan,…ora ono komentar maning,mumet

  5. yang saya ga demen sama pespur produk US..pasti hobby nenteng galon minyak….xixixi

  6. test…

  7. Cek…cek…

  8. Produk Gagal nih… Cuma mengandalkan kemampuan “Siluman” dan Rudal jarak jauh.

  9. Amerika gtu loh ..biasa supaya F 16 laris manis cuci gudang barang tua, Di jelekan dulu yg baru agar yg tua laris dr pada disimpan jadi besi tua di kuburan Pesawat di nevada.

  10. Siluman vs ayat kursi

 Leave a Reply