Agu 102019
 

Jet tempur Su-35 (foto:Su-35Twitter)

Rencana Rusia yang akan melengkapi jet tempur Su-30SM dengan mesin, persenjataan, radar dan sensor yang sama dengan jet tempur Su-35 kemungkinan dapat menghambat produksi dan ekspansi ekspor Su-35 kepasar luar negeri, lansir Defenceworld.

Dengan Su-35 yang memiliki harga jauh lebih mahal daripada Su-30, diperkirakan dapat mengalihkan peminat pesawat tempur Sukhoi untuk lebih memilih varian Su-30.

Selain itu, ada jet tempur siluman Su-57 yang kini akan mulai memasuki jalur produksi massal, yang keumgkinan juga akan menjadikan pasar Su-35 semakin terpuruk.

“Setelah menyelesaikan pekerjaan pada peningkatan Su-30SM, mengubah tata letak peralatan radio-elektronik di kokpit untuk menjadikan Su-35 dan Su-30SM lebih terstandarisasi, dan dengan demikian memangkas harga biaya dan menstandarisasi sistem senjata udara, ini mungkin menghembuskan kehidupan baru ke dalam pesawat (SU-30), ”kata Wakil Perdana Menteri Rusia Yuri Borisov, pada bulan Februari tahun ini.

Pabrikan pesawat Su-30, Irkut Aircraft Corporation bertanggung jawab atas peningkatan pesawat tempur. Prototipe jet pertama yang ditingkatkan kemungkinan akan siap pada akhir 2019, media Rusia melaporkan.

“Resimen jet tempur Distrik Militer Barat akan mendapatkan sejumlah Su-30SM di bawah rencana pengadaan pertahanan negara dengan mesin yang ditingkatkan. Gelombang pertama direncanakan untuk dikirimkan pada tahun 2021. Jet tempur baru akan dilengkapi dengan mesin AL-41F-1S terbaru (dari Su-35), “tulis TASS mengutip siaran pers Distrik Militer pada 5 Agustus.

Sebagai bagian dari peningkatan Su-30SM, pesawat tempur yang lebih tua akan mendapatkan mesin vektoring AL-41F-1S yang sama (juga dikenal sebagai 117S) , mesin yang sama pada jet tempur Su-35 yang lebih baru.

Su-30SM dan variannya seperti SU-30MKI (India), Su-30MKM (Malaysia) dilengkapi dengan mesin AL-31F atau variannya yang memberikan daya dorong maksimum 12.500 kgf, sementara mesin AL-41F-1S yang baru memberikan daya dorong 14000 kgf memungkinkan pesawat terbang lebih cepat atau membawa lebih banyak persenjataan.

117S adalah mesin turbofan dua poros modular dengan kontrol dorong vektoring dan kontrol digital terintegrasi. Mesin sesuai dengan pendahulunya, mesin AL-31F dan AL-31FP. Hal ini memungkinkan untuk menggunakan mesin 117S untuk meningkatkan seluruh armada pesawat tempur Su-27- / Su-30 yang dibangun sebelumnya, dengan memodifikasi peralatan dan tata letak mesin.

“Peningkatan ini akan meningkatkan kemampuan tempur jet tempur , akan meningkatkan jangkauan mendeteksi dan mengidentifikasi target udara dan melengkapi pesawat dengan senjata presisi baru untuk mengekeskusi target udara, darat dan laut pada jarak beberapa ratus kilometer,” lapor media pemerintah Rusia.

Jet tempur siluman Su-57 ditenagai oleh dua tipe mesin, AL-41F-1 dan Izdelie 30. Yang pertama menghasilkan tenaga 144.5kN (14.734 kgf) sementara yang kedua menghasilkan 189kN (19.272 kgf). Sistem avionik utama adalah Sh121 Multifunction Integrated Radio Electronic System (MIRES) dan 101KS Atoll Electro-Optical System.

Sh121 MIRES terdiri dari radar Byelka N036 dan sistem penanggulangan elektronik L402 Himalaya. Radar Byelka N036 memiliki lima sistem AESA (Active Electronically Scaned Arays), tiga X-band dan dua L-band, dan juga radar AESA pertama yang digunakan pada pesawat tempur Rusia.

Su-57 mulai memasuki jalur produksi pada Juli ini, dan yang pertama dari 76 jet tempur pesanan akan dikirim ke militer Rusia pada akhir tahun 2019.

Versi ekspor jet, Su-57E dapat ditawarkan kepada calon pelanggan di Timur Tengah dan Asia di pameran Dubai Air pada bulan November tahun 2019. Menurut laporan, versi kapal induk dari pesawat tempur Su-57 kemungkinan juga akan ditampilkan.

 Posted by on Agustus 10, 2019

  20 Responses to “Mungkinkah Su-35 Akan Kalah dari Su-30SM ?”

  1.  

    Nih dulu ada yang bilang pesawat rusia gak ada peningkatan sistem nah ini dah terjawab

  2.  

    Kalau begini, upgrade saja SU30 kita. Ngapain beli SU35?

    •  

      Su30 kita dah diupgrade setingkat Su35 bang buat atasi COOTSAja lek Sam…tapi ini rahasia jangan cerita sama siapa-siapa ya bang

    •  

      Pada dasarnya Single Seat SU35 adalah versi advance SU27 dan beda fungsi dan peruntukan dengan double seat SU30.

      Double Seat , adalah digunakan untuk tandem / training pilot. Sedang untuk operasi tempur lebih ke Operasi Ground attack atau Naval attack , dimana tandem pilot akan berperan untuk radar officer dan weapon officer.

      Su 35 single seat akan sangat effective untuk intercept dan air supremacy,

      Versi SU30 upgrade di atas tidak bisa serta merta dicangkok kan ke SU 30 yang lama, .. tapi ini akan menjadi SU30 Baru. Artinya harga juga tidak akan semurah SU30 lama, akan setara dengan harga SU35. Jadi apakah Su30 baru akan menggantikan SU35, maka pertanyaannya apakah SU30 lama menggantikan SU27 ??

  3.  

    Tetep beli SU35 dg upgrade system elekronik + radar AESA spt yg di pakai SU57

  4.  

    kita harus bangga dg yg kita miliki , dg begitu kita akan sayang , akan senang apabila merawatnya ..kita ada su 30 dan su 35 ..ya itulah yg kita bangga2 kan ..tambahi sistem2nya biar makin canggih ..tp rahasia loh…Kasarnya kita kasih bom atom atau bom nuklir atau tdk ada bom jgn sampe orang tahu …

  5.  

    Sukro family

  6.  

    FANSBOY RUSIA KARBITAN SAMPAH

  7.  

    SU30 walaupun di upgrade tetap saja belum selevel SU35, ibarat istilah poor man flanker, sama seperti SU57 di sebut sbg poor man stealth air craft ?,
    Tapi baguslah ada upgrade SU30 biar bisa multirole

  8.  

    Saya pastikan SU35 bakalan kalah lawan SU30SM, kalau pas dogfight SU35 zonder armament.

  9.  

    se7 dengan bang AU.

  10.  

    keliatan orang sebrang jauh tuh

  11.  

    Lho kok bisa habis bahas sukhoi terus bahas karbit oalah orang2 yang aneh

  12.  

    Ayo diborong su35 11 biji su30 sm terbaru 2 biji mantap

  13.  

    Wuiih mesin dgn teknolgi baru
    😆 😆