Mar 312017
 

Dok. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo didampingi KSAD Jendeal Mulyono naik M-113 saat meninjau latihan TNI AD di Natuna.

Jakarta – Mutasi Jabatan di lingkungan TNI dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier prajurit TNI, untuk mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis. Oleh karena itu, TNI terus melakukan upaya peningkatan kinerja TNI melalui mutasi dan promosi jabatan personel di tingkat Perwira TNI.

Berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/242/III/2017, tanggal 31 Maret 2017 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI, telah ditetapkan Mutasi Jabatan 47 Perwira Tinggi (Pati) TNI, terdiri dari : 21 Pati di jajaran TNI AD, 13 Pati di jajaran TNI AL dan 13 Pati di jajaran TNI AU.

21 Pati TNI AD, yaitu : TNI AD : Mayjen TNI Tatang Sulaiman dari Pangdam IM menjadi Pangdam IV/Dip, Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, M.D.A dari Pangdam IX/Udy menjadi Pangdam V/Brw, Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak S.I.P., M.Sc dari Aster Kasad menjadi Pangdam IX/Udy, Mayjen TNI Moch. Fachrudin, S. Sos dari Staf Khusus Panglima TNI menjadi Pangdam IM.

Mayjen TNI Nurendi, M.Si.(Han) dari Pa Sahli Tk.III Bid. Intekmil dan Siber Panglima TNI menjadi Koordsahli Panglima TNI, Mayjen TNI Jacob Djoko Sarosa dari Pa Sahli Tk. III Bid. Komsos Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI I Made Sukadana dari Pangdam V/Brw menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka Pensiun), Mayjen TNI Sunindyo dari TA. Pengkaji Bid. Strategi Lemhanas menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Syahiding dari TA. Pengajar Bid. Ilpengtek Lemhanas menjadi Staf Khusus Kasad.

Brigjen TNI Achmad Yuliarto, S.Sos., M.A.P. dari Staf Khusus Panglima TNI menjadi TA. Pengajar Bid. Ilpengtek Lemhanas, Brigjen TNI Ivan Ronald Pelealu, S.E. dari Karo kerjasama Settama Lemhanas menjadi TA. Pengkaji Bid. Strategi Lemhanas, Brigjen TNI Dedi Hernadi Sadeli dari Pati Ahli Kasad Bid. Manajemen Sishankamneg menjadi Staf Khusus Kasad, Brigjen TNI Widagdo H. Sukoco dari Waaslog Kasad menjadi Aster Kasad, Brigjen TNI Achmad Supriyadi dari Kasdam XII/Tpr menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Komsos Panglima TNI.

Brigjen TNI Sulaiman Agusto, S.I.P.,M.M dari Danrem 131/Stg menjadi Kasdam XII/Tpr, Brigjen TNI Muhammad Nakir dari Dirjakstra Ditjen Strahan Kemhan menjadi Sesditjen Strahan Kemhan, Kolonel Inf Kup Yanto Setiono, M.A. dari Kasubdit Doktrin Ditjakstra Ditjen Strahan Kemhan menjadi Dirjakstra Ditjen Strahan Kemhan, Dirjakstra Ditjen Strahan Kemhan, Kolonel Inf Sabar Simanjuntak, S.I.P.,M.Sc dari Dankordos Seskoad menjadi Danrem 131/Stg, Kolonel Inf Komang G Karmasunu dari Pamen Denma Mabesad menjadi Pati Ahli Kasad Bid. Manajemen Sishankamneg, Kolonel Cba Isdarmawan Ganemoeljo dari Paban Sahli Bid. Ideologi Pok Sahli Bid. Idpol Sahli Kasad menjadi Waaslog Kasad, Kolonel Kav Mindarto dari Pamen Denma Mabesad menjadi Karo Humas Settama Lemhanas.

13 Pati TNI AL, yaitu : Laksda TNI Drs. Antonius Sugiarto, M.M dari Pa Sahli Tk. III Bid. Polkamnas Panglima TNI menjadi Pati Mabesal (dalam rangka Pensiun), Laksda TNI Dr. Antonius Yani Antariksa, S.E., S.H., M.B.A., M.M dari TA Pengkaji Bid. Demografi Lemhanas menjadi Staf Khusus Kasal, Laksda TNI Bambang |Sugiarto, S.E dari Pa Sahli Tk. III Bid. Wassus & LH Panglima TNI menjadi Staf Khusus Kasal.

Laksda TNI Dicky Yunianto dari TA. Pengajar Bid. Geopol & Wassantara Lemhanas menjadi Staf Khusus Kasal, Laksda TNI Dr. Surya Wiranto, S.H., M.H dari Sahli Bid. Kedaulatan Wilayah dan Kemaritiman Kemenko Polhukam menjadi Pati Mabesal (dalam rangka pensiun), Laksma TNI Totok Permanto, S.E dari Sesditjen Strahan Kemhan menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Polkamnas Panglima TNI, Laksma TNI Edy Suwito dari Kadispamal menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Wassus & LH Panglima TNI.

Laksma TNI Supriatno Irawan, S.E dari Danlantamal IV/Tpi Koarmabar menjadi Kadispamal, Laksma TNI Riyadi Syahardani dari Direvdik Debid. Dik. Pimp Tk. Nasional Lemhanas menjadi TA Pengkaji Bid Demografi Lemhanas, Laksma TNI E. Estu Prabowo, SM., M.Sc dari Karo Humas Settama Lemhanas menjadi TA Pengajar Bid. Geopol & Wasantara Lemhanas, Kolonel Laut (P) Ribut Eko Suyatno, S.E.,M.M dari Kasubdis Binpuan Dispotmar menjadi Danlantamal IV/Tpi Koarmabar, Kolonel Laut (E) Budi Setiawan, S.T. dari Pamen Sahli Sarpras Pati Sahli Kasal Bid. Sumda Hanneg Sahli Kasal menjadi Karo Kerjasama Settama Lemhanas, Kolonel Laut (P) I Wayar Suarjaya, S.Sos., M.Tr. (Han) dari Dirdik AAL menjadi Direvdik Debid Dik. Pimp. Tk. Nasional Lemhanas.

13 Pati TNI AU, yaitu : Marsda TNI Suharto dari Pa Sahli Tk. III Bid. Ekkudag Panglima TNI menjadi Pati Mabesau (dalam rangka pensiun), Marsda TNI Dwi Djatmiko S.B., S.E dari Pengajar Bid. Sismennas Lemhanas menjadi Staf Khusus Kasau, Marsda TNI Agus Dwi Putranto, dari TA. Pengajar Bid. Ideologi Lemhanas menjadi Staf Khusus Kasau, Marsma TNI Yadi Indrayadi S., M.S.S. dari Wadan Kodiklat TNI menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Ekkudag Panglima TNI.

Marsma TNI Wahyudi Sumarwoto, S.E., M.Si., dari Dirjianbang Kodiklat TNI menjadi Wadan Kodiklat TNI, Marsma TNI Wisnu Dewantoko, S.E., M.M., M.Si (Han) dari Pati Sahli Kasau Bid. Kersalem menjadi Staf Khusus Kasau, Marsma TNI Yoyok Yekti Setiyono dari Karorenku Settama Lemhannas menjadi TA. Pengajar Bid. Sismennas Lemhanas, Marsma TNI Noor Ramadi S.E. dari Karo Telematika Settama Lemhanas menjadi TA Pengajar Bid. Ideologi Lemhanas.

Marsma TNI Sungkono S.E., M.Si dari Kapusevbang Lemhanas menjadi TA Pengkaji Madya Bid. Ideologi Lemhanas, Marsma TNI Antonius Sri Munada S.E., M.M dari TA Pengkaji Madya Bid. Strategi Lemhanas menjadi Karorenku Settama Lemhanas, Kolonel Pnb Gatot Purwanto M.Si (Han) dari Dirjiandokopslat Pusjianstra TNI menjadi Dirjianbang Kodiklat TNI, Kolonel Lek Indrianto Wibowo Leksono dari Kabag Bang Multimedia Rotelematika Settama Lemhanas menjadi Karo Telematika Settama Lemhanas dan Kolonel Pnb Gandhara Olivenca dari Kapuskodalau menjadi Pati Sahli Kasau Bid. Kersalem.

 

Puspen TNI

  22 Responses to “Mutasi 47 Pejabat Tinggi TNI”

  1. Satu, pertama, pertamax, premium…solar…minyak tanah!,,

    • Pasti di artikel ini, sepi komentar, mungkin hanya ane sendiri yg komen dimari…hehehe ane udh tebak!!,

      • Wah pak gatot tanpa mengikuti SOP nie, ga pake jaket pelampung kan bahaya itu pak jendral?? Satu unit m113 diisi banyak org lg…wah parah bgt…!,,klo badai tiba2 dtg gmn? Ya cuma bs doa aja…

        • buat buktikan bahwa mereka itu terlatih, bahaya dalah makanan sehari-hari mereka, bahkan nyawa taruhannya…

          • Hehhee ya utk prajuritnya bung, tp utk ri 1, ri 2, dan tni 1 harus ada sop nya bung…apalgi dilaut, apes tdk mengenal jabatan…minimal jaket pelampung udh cukup utk tni 1…utk prajuritnya bolehlah kosongan…xixixi

          • heheh iya sih bung @edo, tapi SOP mereka begitu, biar abis prajurit, komandan harus selamat 😀 berarti prajurit yg jagain si komandan bung 😆 hihihi

            #cuma_dugaan

          • Ya bung, tp itu kan diperairan natuna, ke bayang ga jika dgn posisi persis spt itu tp beda perairan, bayangkan jika jendral dgn anak buahnya lg di samudra atau laut lepas??.hehehe, msh kah prajurit bakal jagain jendralnya… org sama2 ga pake pelampung…xixixiix ya pst selamtkan diri masing2

          • aman bung @edo

            tadi saya tolehkan ke belakang ternyata juru foto udah pakai pelampung koq, tuh dibawah masih ada beberapa lagi… 😆 hihihi

          • Wkwkwkkkk…

          • ternyata kita terlalu fokus pada apa yang ada di depan kita, memang benar, SOP ttg keselamatan, dari sudut pandang “kita” ada yg kurang atau dilanggar, tapi bila kita lihat dari sudut pandang berbeda ternyata tidak seperti itu… 😆 hihihi….

            #saya_baru_sadar

          • Tepat bung, analisa ato analisis anda jitu bgt…topic yg cocok “sudut pandang”.xixixii

          • ada beruk berkeliaran di kamar sebelah bung

          • Waduh…bung!,, jam sgini ga supermarket buka nie? Gmn dong bung? Itu beruk pst pengen pisang, gmn dong?..xixixiii

          • 😆 hihihi… ntar juga abis muter-muter dia tdr sndiri krn capek… cari pisang tp gak nemu 😛 wkwkwkw

          • Iyah, krn stok pisang dinegaranya udah abis dijual sm najib trus uangnya mo dipake beli rafalee….xixiiiii dpt cuman roda nya doang hahahha

  2. mmm

  3. tour of duty

  4. Letkol rambo kok gak disebut..xixixi..

  5. bagus juga foto era 80an

  6. KopJen (Kopral. Jenderal) Nagabonar gak disebut diatas,he3.

  7. Ada bung edo & bung lingkar……kburr ach…hihihi

 Leave a Reply