Myanmar Akan Merakit BTR-4 Bersama Ukraina

BTR-4E Ukraina

JakartaGreater.com – Militer Myanmar dikabarkan akan mengakuisisi dan merakit panser lapis baja BTR-4 dan howitzer swa gerak 2S1U Gvosdika kaliber 122 mm.

Perusahaan Ukraina Ukrspecexport, milik perusahaan Ukroboronprom, menandatangani kesepakatan kontrak dengan Myanmar untuk perakitan panser lapis baja BTR-4 dan howitzer Gvosdika senilai US$ 44.5 juta.

Kesepakatan perakitan peralatan perang tersebut adalah bagian dari kerja sama industri yang lebih luas dari otoritas di Naypyidaw Myanmar dengan perusahaan Ukroboronprom Ukraina, yang telah hadir di Myanmar selama lebih dari satu dekade.

Myanmar sudah lama menjadi pengguna kendaraan lapis baja buatan Ukraina. Salah satu diantaranya adalah panser BTR-3 yang pertama dikirimkan pada tahun 2003. Menurut sumber-sumber lokal, setidaknya ada 600 lapis baja BTR-3U dan 200 kendaraan angkut personel lapis baja MT-LB yang dipasok Ukraina untuk angkatan bersenjata Myanmar.

Kontrak yang terbaru kemungkinan merupakan pengembangan dari kontrak lama untuk perakitan, termasuk pengelasan lempengan baja kendaraan BTR-4E, yang merupakan pengembangan dari konsep BTR-3. Selain itu juga diproduksi howitzer self-propelled 122 mm tipe 2S1U.

Selain membangun pabrik perakitan di Myanmar, perusahaan Ukrspecexport juga mendirikan pabrik perakitan panser lapis baja BTR-3 di Thailand.

Thailand sendiri diperkuat ratusan lapis baja BTR-3. Thailand adalah salah satu pembeli asing terbesar peralatan perang buatan Ukraina. Selain BTR-3 Thailand juga membeli 49 tank T-84 BM dari Ukraina.
.

Tinggalkan komentar