Myanmar Segera Diperkuat Kapal Selam Kilo Bekas

Jakartagreater.com – Angkatan Laut Myanmar akan segera diperkuat kapal selam Kilo (Proyek 877EKM) bekas Angkatan Laut India.

Bergabungnya kapal selam Kilo class yang di India diberi nama INS Sindhuvir akan menjadi sejarah bagi Angkatan laut Myanmar, lansir TAFF.

INS Sindhuvir adalah kapal selam diesel elektrik Kilo class buatan Rusia yang mulai beroperasi pada tahun 1988 di Angkatan Laut India. Kapal selam dengan berat 3.076 ton tersebut dapat dipasang dan menembakkan sistem senjata standar buatan Rusia.

Pengadaan kapal selam bekas dari India didasarkan pada perencanaan strategis Myanmar di Teluk Benggala. Sebenarnya pemerintah Cina pernah menawarkan kapal selam tipe 035G “Ming” bekas yang juga ditawarkan kepada Bangladesh, tetapi Myanmar tidak mempertimbangkan kapal selam tersebut.

Angkatan Laut Myanmar belum mengungkapkan nama kapal selam terbarunya. Tetapi kapal selam Kilo itu dipersiapkan akan memasuki layanan secara resmi pada ulang tahun terbentuknya Angkatan Laut Myanmar pada 24 Desember, yang akan membuat Myanmar menjadi negara ke-5 di ASEAN yang mengoperasikan kapal selam.

Pembelian kapal selam bekas ini merupakan langkah pertama Myanmar, sebelum pengadaan kapal selam baru dari Rusia yang akan dinegosiasikan di masa depan.

Pengadaan kapal selam ini adalah bagian dari program peningkatan militer jangka panjang myanmar, yang telah dimulai oleh Jenderal Awawasmin Ong Lai, Panglima Militer Mynmar yang telah menjabat sejak tahun tahun 2011.

Selain pembelian kapal selam Kilo class bekas, Myanmar juga melakukan pembelian senjata torpedo ringan canggih bernama `Shyena ‘ buatan India senilai US$ 38 juta. Torpedo anti kapal permukaan dan anti kapal selam itu diproduksi oleh perusahaan Bharat Dynamics Limited India.

3 pemikiran pada “Myanmar Segera Diperkuat Kapal Selam Kilo Bekas”

Tinggalkan komentar