Myanmar Terima Pengiriman Pertama 2 Kapal Cepat Rudal 49m (FAC-M)

64
311
Kapal Cepat Rudal 49 meter ( FAC-M) dengan nomor lambung 491 ( foto: Myanmar Navy)
Kapal Cepat Rudal 49 meter ( FAC-M) dengan nomor lambung 491 ( foto: Myanmar Navy)

Myanmar telah menerima pengiriman pertama dua kapal Fast Attack Craft Missile dari sepuluh kapal FAC-M yang dipesan yang selain memiliki sistem senjata dan suite elektronik kombinasi dari Rusia dan Cina juga menggabungkan teknologi Radar Cross Section (RCS) seperti milik angkatan laut Singapura, Vietnam, Indonesia, Brunei, Thailand dan Malaysia.

image003

Salah satu perkembangan paling signifikan untuk Angkatan Laut Myanmar pada tahun 2013 adalah peluncuran FAC-M Stealth baru dengan nomor lambung 491yang memiliki panjang 49 meter dan dipersenjatai dengan 4 rudal anti kapal C 802 dan satu CIWS AK 630. Kapal kedua kelas ini selesai dibangun pada akhir tahun 2014. Angkatan Laut Myanmar berencana untuk memiliki 10 kapal dari kelas ini.

image005

Kanwa Defense Review, sebuah majalah yang diterbitkan oleh Andrei Pinkov, seorang analis militer dari Kanada, mengatakan kapal siluman Myanmar tampak sangat mirip dengan kapal cepat rudal 500 ton Angkatan Laut PLA yang diserahkan kepada Pakistan pada tahun 2012.

image007

Kapal cepat rudal siluman baru kemungkinan akan membawa rudal C-802 atau C-802A seperti yang di miliki Pakistan, kata artikel tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa Cina masih memiliki pengaruh kuat atas Myanmar meskipun rezim militer negara itu kemungkinan akan segera berakhir. Islamabad juga bernegosiasi dengan Beijing untuk membeli rudal C-602 (YJ 62), menurut Kanwa.

image009

FAC-M Angkatan Laut Myanmar 491 dipersenjatai dengan 4 Rudal C-802 yang memiliki jangkauan 120 km juga dipersenjatai dengan satu CIWS Ak-630. Radar dan sistem sensor yang tidak diketahui.

image011

Kapal Cepat Rudal (FAC-M) ini mirip dengan Kapal Cepat Rudal Pakistan Azmat kelas FAC-M yang memiliki bobot 500 ton dan membawa 8 rudal C-802A.

Sumber : Defence studies

Pengirim : Pecinta Wanita JKGR Biro Jepara

64 KOMENTAR

  1. KCR kita masih kopongan.
    KCR 40 wajib ditambah 2AShM RBS15mk3, manpads 2 x FN5 & CIWS AK630
    mesin kudu diganti dgn waterjet

    KCR 60 butuh 4 AShM RBS15mk3 4biji, kanon Bofors 57mm w/t smart ammo, CIWS AK630 ditambah short range SAM FL3000N
    mesin wajib diganti pake waterjet

    • Tidak bisa asal mengganti mesin pendorong dari jenis propeler ke jenis water jet bung. kalau desain haluan dibuat seperti jenis haluan berumbi atau bulbousbow yg diujung lunasnya silinder (bola) seperti jenis kapal besar umumnya korvet dan diatasnya, maka mengganti jenis mesin pendorongnya sdh sulit dilakukan, krn jenis water jet propulsion didesain berlambung dasar rata dgn prinsip dorongan dari pancaran/semburan dari air yg diatur menggunakan nozzel utk berakselerasi dan bermanuver lbh baik dan krn lambung bawah airnya rata dan tdk punya sirip kemudi akan semakin memperkecil tahanan terhadap hambatan air dan jg mampu beroperasi di perairan yg dangkal yg tdk bisa dilakukan oleh kapal berpendorong propeler. itu salah satu keuntungan kapal bermesin water jet dibanding jenis konvensional yg berjenis propeler. jadi intinya tdk semudah itu mengganti mesin penggerak suatu kapal, bahkan jauh lbhh mudah mengganti jenis persenjataan dan cms nya dibandingkan menggantikan model jenis mesin penggeraknya yg hrs membongkar ulang desain keseluruhannya.

      Salam..

  2. Weleh jenis Fast Attack Craft kok rame bnget senjatanya pake 4 Rudal C-802 segala hanya utk jenis kapal yg hanya panjangnya 50m dan berat 500 ton, KCR 40 Kita saja cuman 2 rudal C-705 yg lebih ringan agar fungsi sebagai Fast Attack Craftnya bisa maksimal

  3. hehe, ini Myanmar tman-teman, tipis sekali potensinya jadi musuh kita. klo singapura, malaysia atau australia yang kaprangnya kualitas begini, baru boleh senang. bangun bangun, jangan2 formil aussie juga pernah menertawakan KCR kita tuhh (mudah2an tidak)

  4. Kapal perang ini sepertinya memang dibuat dengan kualitas “apa adanya”,tapi sepertinya tidak masalah bagi Myanmar yang sepertinya menggenjot kuantitas angkatan lautnya,terutama untuk menghadapi sengketa maritimnya dengan tetangganya Bangladesh. Tapi ada yg unik dengan kapal perang ini, yakni pemasangan 2 senapan mesin 23mm empat laras disamping kanan dan kiri kapal.Mirip yg terdapat pada tank shilka Rusia.Benar benar kapal perang dengan kualitas”murah” tapi dengan senjata yg mematikan.

  5. wallah…. ini kapal baja nya kok penyak penyok gitu, padahl baru. ketahuan kalau super tipis nih bajanya. kalah sama KCR 60 yang kelihatan kokoh , mulus , tak ada kesan penyak penyok gitu.

    ini…nih, klaim stealth dasarnya apa…? apa karena berdasar graphisnya saja….kalau bahannya masih baja ya…nggak stealth.

    soalnya kan stealth itu dari material skin kapal, elektonik system anti radar, coating anti radar, baru segi graphis (diamond cut, streamline.).

    kapal nya sekelas dg KCR 40 kita….senjatanya juga sama. (KCR 40 kita kan yang terbaru dari 3 buah, panjangngnya sudah 45 meter kalau gak salah).

    secara kuantitas..kemampuan produksi perkapaln iondonesia masih diatas myanmar, total TNI AL sudah menerima KCR2 11 buah dari kurang dari 4 tahun.

    secara kualitas kapalnya sendiri bagusan buatan palindo damn PT PAL, persenjataan setara.

  6. KAPAL PENJELAJAH TENAGA NUKLIR
    Sekarang ini makin banyak negara didunia yg mengoperasikan kcr.
    Utk Indonesia sbg negara maritim terbesar didunia sebaiknya punya kapal penjelajah bertenaga nuklir, shgg bisa digunakan utk berpatroli mengelilingi negeri scr trs menerus tanpa pusing memikirkan bbm.
    Masa PT PAL ga bisa bikin kapalnya dan BATAN ga bisa bikin reaktornya yg kapasitasnya paling2 ratusan MW saja.