JakartaGreater.com - Forum Militer
Dec 272014
 

image

Kediri – Pemerintah menargetkan pesawat terbang buatan Indonesia, N219, sudah bisa dioperasikan untuk angkutan udara di dalam negeri pada akhir 2015.

“Pertengahan 2015 masih riset dan akhir 2015 kami harapkan sudah terbang,” kata Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristek dan Dikti) Muhammad Nasir ketika dikonfirmasi, Jumat, terkait dengan rencana produksi pesawat komersial buatan dalam negeri.

Nasir yang ditemui saat berkunjung ke Pondok Pesantren Al Ishlah, Kelurahan Bandarkidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur, itu mengatakan pesawat itu saat ini masih dikerjakan oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan).

Pesawat N219 itu memang dibuat dengan kapasitas terbatas, hanya 19 orang. Rencananya, pesawat itu memang dibuat untuk memenuhi kebutuhan domestik, terutama untuk penerbangan Indonesia bagian timur.

“Untuk Indonesia timur, perlu penerbangan jangka pendek. Dengan kapasitas 19 orang, bisa menjangkau kota ataupun pulau kecil, dan tidak memerlukan landasan yang panjang,” ujarnya.

Pihaknya mengatakan, riset dilakukan dengan maksimal. Riset tersebut juga akan terus berlanjut sampai sertifikasi penerbangan. Hal itu penting untuk menguji kelaikan pesawat tersebut.

Terkait komponen pembuatan pesawat, Nasir mengatakan akan lebih banyak memanfaatkan komponen lokal, dengan porsi 60 persen. Sementara itu, sisanya masih memerlukan impor.

“Untuk komponen, 60 persen lokal, tapi masih ada yang mengambil dari luar negeri,” katanya.

Pihaknya memperkirakan, dalam satu tahun nantinya bisa memproduksi empat pesawat untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Jumlah itu nantinya juga diharapkan bisa terus bertambah. Rencana produksi akan dilakukan pada 2016 atau 2017.

Ia yakin, rencana pembuatan pesawat itu bisa berhasil. Bahkan, saat ini dengan riset yang sudah dilakukan, sudah mendapatkan tawaran yang baik dari dunia usaha. Terdapat sekitar 150 pasar yang potensial yang. Mereka sudah berkomunikasi dan datang, guna mengetahui lebih lanjut terkait dengan pesawat N219 tersebut.

Rencana pembuatan pesawat N219 ini sangat didukung pemerintah. Merekaa akan memediasi pengembangan hingga peluncuran pesawat komersial bersertifikasi siap produksi yaitu N219. Dalam upaya pembuatan pesawat itu, pemerintah mengucurkan dana Rp400 miliar.

Pemerintah sengaja mengucurkan dana, sebab jika ditanggung oleh badan usaha, cukup berat, sebab biayanya cukup besar.

Selain itu, pemerintah memang menargetkan agar pembuatan pesawat itu bisa terealisasi, agar pesawat N219 tak senasib dengan prototipe pesawat baling-baling N250 yang tidak masuk ke tahap produksi. Proyek pesawat baling-baling N250 itu dilakukan era 1990-an, dan saat ini N250 menjadi besi tua karena berhenti di tengah jalan. (Antara.co.id).


Menristek Dikti: Harga Pesawat N219 di Kisaran Rp 50 M sampai Rp 60 M

image

Kediri – Harga jual pesawat rancangan PT Dirgantara Indonesia bersama Lembaga Penerbangan Antariksa (Lapan), N219, diperkirakan di kisaran Rp 50 miliar hingga Rp 60 miliar.

“Harga segitu adalah harga yang sangat murah untuk kelas pesawat,” kata Menteri Risat, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, M Nasir, saat berkunjung ke Pesantren Al-Ishlah Bandar Kidul Kota Kediri, Jawa Timur, Jumat (26/12/2014).

Meski saat ini masih berada dalam fase riset, kata Nasir, pesawat ini sudah terus disuarakan keberadaannya kepada pasar. “Sudah ada 150 potential market yang mendatangi saya untuk membeli pesawat N219 apabila nanti sudah diluncurkan,” sebut Nasir.

Sebelumnya diberitakan, Nasir menyatakan saat ini masih terus berlangsung pengembangan pesawat berkapasitas 19 orang yang untuk menerbangkannya hanya butuh landasan pacu sepanjang 500 meter.

Nasir menyebutkan, seluruh tahapan riset atas pesawat tersebut rampung pada akhir 2015. Dia menambahkan, 60 persen komponen untuk pembuatan pesawat ini adalah produk lokal. Dengan menghitung waktu untuk uji kelayakan terbang, diperkirakan N219 bisa diproduksi massal pada 2016. (Kompas.com).

Bagikan :

  36 Responses to “N-219 Terbang Tahun 2015”

  1.  

    Hmmm…

  2.  

    yes no 1

  3.  

    Siji????…..nice

  4.  

    pertamax ?

  5.  

    Semoga lancar dan sukses

  6.  

    secepatx agar bisa menemani abang-abangnya yg sudah ada yaitu cn 295,cn235 nkri harga mati….

  7.  

    Seperti N250 yang dinamakan Tetuko, kira kira nama apa yang cocok utk N219 ini? Usulan sy namanya adalah: Belibis :mrgreen:

  8.  

    Pertama harus dipastikan apakah ada pasarnya? Lebih baik membuat pesawat yang terkesan “biasa” tapi laku dijual lalu keuntunganya bisa disisihkan utk membuat sesuatu yg hi-tech dan sulit dijual namun dibutuhkan oleh RI misal rudal, jet tempur dll.

  9.  

    yang penting laku dipasaran, seharusnya ks cangbogo, ifx juga sudah diperhitungkan juga pangsa pasarnya.

  10.  

    sepuluh besar, jarang masuk 10 besar nih baru kali ini

  11.  

    Ayo dibuat lebih cepat, sehingga tidak kedahuluan kompetitor. Kalau sdh teruji di darat, tinggal pengembangan utk di air.

  12.  

    Knp yah RI kok tdk fokus utk membuat mesin kendaraan juga?
    Pdhl mesin itu yg membuat mobil bs meluncur, kapal bs melaju, dan pesawat bs terbang.
    Shrsnya pemerintah membentuk lembaga yg khusus membuat mesin kendaraan, shgg semua kebutuhan mesin, baik pesawat, kapal, panser, tank, mobil, dll bs dipenuhi oleh kita sendiri.
    Masa sih sbg bangsa yg besar kita tdk mampu membuatnya.
    Lalu utk apa sdm2 yg sejak dulu telah dicetak oleh universitas2 teknik kita yg jumlah sdh ribuan, bhkn mungkin lebih.

    •  

      pertanyaan sangat bagus dan sangat penting.. dulu indonesia sudah memproduksi truck Perkasa buatan PT. Texmaco lisensi pabrikan kendaraan eropa.. tapi sekarang nasibnya hilang semenjak krismon dan tekanan IMF dan Bank Dunia

      •  

        mesin truck perkasa dulu dibuat di dalam negeri ! tetapi sayang PT. Texmaco group dililit utang dan dinyatakan bangkrut, sayang pemerintah saat itu tidak mau menolongnya, padahal aset -aset berharga mesin pembuat mesin textile, komponen otomotif dll berada di situ

    •  

      Setuju…

  13.  

    bener2 unik indonesia..
    mobil belum ada yang merancang dan pabrikasi disini atas nama indonesia
    pswt sudah

  14.  

    Nih pesawat bakalan laku keras di borong Susi Air..

    Aktifin sonar dipojokan..nyimak..

  15.  

    ALHAMDULILLAH…….

  16.  

    SAYA LEBIH BANGGA LAGI KALO INDONESIA BISA MEMBUAT MESIN SENDIRI..

  17.  

    Yah..mga cpt terelialisasi,,biar kita bisa satu NKRI…

  18.  

    Marilah kita bantu DOA sesuai dengan agama kalian masing masing, supaya Kapal Terbang N 219 bisa dirancang sempuran dan dibuat terbaik oleh PT DI

 Leave a Reply