Jun 102016
 

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia berencana menambah satu penjara atau lembaga pemasyarakatan (LP) baru berkategori Maximum Security di Nusakambangan Cilacap, Jawa Tengah. Pengembangan LP lain yang telah ada juga akan dilakukan untuk meningkatkan kapasitas.

“Akan dibuat satu lagi Lapas Maximum Security untuk penghuni berisiko tinggi,” kata Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham Wayan Kusmiantha Dusak seperti dilansir Antara, Kamis (9/6)

Menurut Dusak ketika dijumpai Antara di Semarang, Jawa Tengah, penghuni berisiko tinggi yang dimaksud yakni terpidana kasus terorisme dan narkotika. Dengan penambahan ini diharapkan ruang gerak para narapidana dapat diawasi dan dibatasi di LP berkeamanan super ketat tersebut.

Satu-satunya akses masuk ke Nusakambangan, hanya melalui jalur laut. (Istimewa)

Satu-satunya akses masuk ke Nusakambangan, hanya melalui jalur laut. (Istimewa)

Ia menambahkan, pembanguan LP baru tersebut akan dimulai tahun ini dengan anggaran tambahan dalam perubahan APBN 2016. Total dana yang akan dikeluarkan mencapai Rp 1,3 triliun. “Ikut di perubahan. Tapi tidak bisa langsung jadi, pakai multiyears,” ucapnya.

Selain LP baru, kata dia, Kemenkumham juga akan mengembangkan empat LP yang telah ada di Nusakambangan untuk meningkatkan daya tampungnya yang juga dibiayai dari tambahan perubahan APBN 2016. Menurut dia, LP yang sebelumnya hanya berkapasitas sekitar 200 orang akan ditingkatkan menjadi seribu orang.”Tidak sekaligus, mungkin dua LP dulu,” tambahnya.

LP Pasir Putih, salah satu LP dengan kategori pengamanan ketat di Pulau Nusakambangan. (Istimewa)

LP Pasir Putih, salah satu LP dengan kategori pengamanan ketat di Pulau Nusakambangan. (Istimewa)

Menurut Kakanwil KemenkumHAM Jawa Tengah Bambang Widodo, Saat ini ada 7 LP di Nusakambangan. Mulai dari LP Terbuka, yang mengurusi napi program asimilasi hingga LP Batu dan LP Pasir Putih yang memenjarakan para terpidana dengan kasus berat seperti terorisme, pembunuhan dan korupsi.

Kakanwil Kemenkumham Jateng menyambut baik. rencana pemerintah pusat yang akan membangun LP khusus bagi napi beresiko tinggi. “Rencana (pemerintah) itu sudah tepat, dari dua Napi beresiko tinggi yaitu teroris dan narkotika akan ditempatkan si LP baru berkategori Maximum Security,” ucapnya. (marksman/ sumber : antaranews.com dan detiknews.com)

  11 Responses to “Napi Terorisme dan Narkotika “Kelas Berat” ke Penjara Maximum Security”

  1.  

    semoga bisa lebih cepat

  2.  

    Kurang terpencil, cari pulau yang jauh ditengah laut

  3.  

    Kok gk ikutan dikebiri juga sekalian sebelum dimasukkan ke tmpt itu??

  4.  

    Halah…budiman sdh di nusakambangkan jg msh bs jualan narkoba…yg perlu diawasi pergrakannya ga cuma napinya yg lebih penting lagi sipirnya

  5.  

    Mahal amat biaya nya bukannya di Nusakambangan sudah ada beberapa Lapas yg dibangun disana dan percuma biar pun maximum security ampe dibangun penjara di bawah tanah sekalipun kalo oknum2nya masih bisa terima suap sih percuma buat lapas baru sampe triliunan rupiah

  6.  

    ganti aja sipirnya sama buaya harimau ular… wkwkwk….

  7.  

    Komen2ny pada sok pinter

  8.  

    Tembak aja lgsung

  9.  

    Bedil wae ra sah kesuen