Nov 212013
 
Pesawat Hercules C-130 Hibah dari Australia

Pesawat Hercules C-130 Hibah dari Australia

Pasca penyadapan yang dilakukan Australia terhadap telepon Presiden Indonesia dan sejumlah pejabat tinggi lainnya, Indonesia menghentikan kerjasama militer dengan Australia. Penghentian kerjasama itu diwujudkan dengan ditariknya 6 pesawat F-16 di Darwin yang akan melakukan latihan Elang Ausindo 2013. Selain itu TNI juga menghentikan latihan Kopassus dengan militer Australia di Lembang- Jawa Barat.

Kita belum tahu apa respon militer Australia atas sikap TNI. Yang jelas Indonesia pun memiiki kerjasama militer dengan Australia, dalam program hibah 4 pesawat Hercules C-130 RAAF. Dengan biaya sebesar AUS$ 63 juta, Indonesia mendapatkan empat buah pesawat atau sekitar AUS$ 15 juta / unit. Padahal harga pesawat tersebut berkisar sekitar AUS$ 75 juta/ unit. Pesawat hibah ini memiliki sisa usia produktif sekitar 30 tahun atau sekitar 18.000 jam terbang.

Pesawat Hercules C-130 Hibah dari Australia (photo : RAAF)

Pesawat Hercules C-130 Hibah dari Australia (photo : RAAF)

hercules-3

hercules-2

Pesawat Hercules C-130 Hibah dari Australia (photo : RAAF)

Pesawat Hercules C-130 Hibah dari Australia (photo : RAAF)

Akankah Australia membatalkan hibah pesawat Hercules C-130 dan menjualnya ke negara lain, atau tetap menjualnya ke Indonesia, walau Indonesia menghentikan kerjasama militer dengan mereka ?. Kita lihat perkembangannya.

Berbagi

  95 Responses to “Nasib Hibah Pesawat Hercules Australia”

  1.  

    wkwkwkwk 😛 😀 😛
    dulu ada yg suka gembar”in hibah hercules buat menutupi kekurangan,kekosongan alutsista di bumi indonesia. Nah sekarang?? apa mmasih dilanjutkan.
    Belum kekosongaan terpenuhi sudah terjadi spionase dr jiran” kita yg sll gembar gembor untuk sll menghormati HAM,dan menghentikan semuanya sbgai ketegasan pak sby pada si ausie,,
    dulu ketika menhan ingin membeli beberapa CN-235 untuk program mEF,di halang”i ausie ,padahal kalao beli cn-235 dr pt DI .secara bisa mencintai produk dlmm negri dan memmberikan pemmasukan buat pt DI, tp nasi udah jd bubur, dan skrg tgl mlhat apa yg akan trjadi kedepanya,,intinya ausie hanya ingin memberikan brang” rongsokanya hany untuk tidak membeli cn -235 / ausie ingin spy indonesia tdk bs mmaju,dan memiliki alutsista di bawahnya,,

    kesabaran bangsa indonesia itu ada batasnya,,
    jangan sampai bangsa ini didikte trus menerus, sm spt tiur leste,sipadan ligitan,,,

    •  

      bener bgt broo

    •  

      bro, cn 235 sama c 130 herky beda kelas..
      denger2 sebetulnya tni au lebih condong ke a400, tapi terus diminta nerima c295 dengan pertimbangan ptdi. setelah itu baru muncul deal c130 herky yg dari ostrali yg pasti disamber — deal herky ini dengar2 gula2 pemanis buat dekatin indonesia soal penanganan manusia perahu

      cmiiw

  2.  

    Skenario terburuk kalau-kalau sj ausie menganggap hangus uang DP Pemerintah kita yg wjb kudu di setor duluan utk syarat, merefurbish hercules yg dihibahkannya ke kita, Yah ada jalan lain utk mendapatkannya kembali, mnrt ane. wlw sdkt ekstrem.. ntah berani atw kagak petinggi dan wakil rakyat kita, yakni dgn jalan Menasionalisasi seluruh perusahaan ausie yg dibiayai pemerintahnya yg beroperasi di indonesia. ane yakin dalam hitungan materi pasti ausiet yg paling rugi.. nangis darah tuh pasti si abbot.. wkwkwk.. tp apa iya..?? petinggi kita punya nyali ???? Sorry yee masbro smw.. komentnya ane, ane copas kembali dr threadnya yg disebelah, cause komentnya msh relatif sm sesuai topik. hehehe..

    •  

      Bagi indonesia, uang DP herkules itu kecil…
      Mau dibatalin dan DP angus biarin…
      GDP kita aja udah melampaui GDP mereka. masak kita ‘ngemis2’ sama tetangga yang pendapatannya lebih kecil dari kita..
      Kalau terjadi konfrontasi, yang ‘soft2’ aja dulu.
      Pesawat2 udara australia tidak boleh lewat wilayah udara indonesia.
      begitu juga kapal laut nya…

  3.  

    santai aja
    nggak mungkin tu hibah batal
    aus sekarang dalam posisi ngemis buat perbaikan hubungan dengan kita
    kepentingan mereka banyak…..

    malahan mungkin hibahnya gratis & bakalan dikasih hercules + f18

  4.  

    Coba saja kalau Aus berani menyiram bensin lagi di api yg dia sulut dgn membatalkan kontrak hibah 4 Hercules yg sudah ditandatangani. indonesia beli barang bekas ini bukan berarti nggak mampu membangun skuadron Airbus A400-M, hanya soal waktu, hubungan baik dgn Aus (tadinya) dan urgensi saja.

  5.  

    saya minta pencerahannya, berapa uang yg sudah di bayarkan ke australia untuk hibah ini? dan adakah yg sudah dikirim? (setahu saya baru satu pesawat yg dkirim) seandainya gagal msh ada cn-295.

  6.  

    Yups…kita perhatikan perkembangannya, kalo beneran Hibah terus lancar, ga ada salahnya, bentuk hubungan kerja sama di tarik ulur, semakin banyak Hibah semakin baik.?(ngarep.com)
    Giliran kita yg mendikte…posisi strategis kita menang qo.

    ada disayangkan aussie ada pernah kerjasama dgn kopassus ya, hal2 begini mesti tertutup lah…kalo pelatihan satpam sih boleh2 z..:D

  7.  

    Ngasih hibah F16 ?? Jangan sampe lahhhh…tau sendiri lah, penilaian masyarakat pencinta alutsista TNI,
    He..he..

  8.  

    Mungkin batal, tapi kecil kemungkinannya. Jika Herc batal itu artinya hubungan Indonesia-Australia sangat memburuk dan bisa jadi merembat ke alutsista US juga seperti F16, Apache dan Javelin dll, karena US tidak mau mempersenjatai ‘musuh’ sekutunya

    Alustsista pesawat Inggris dulu pernah batal dikirim ke Indonesia walau barang sudah dalam perjalanan kirim dan sampai Thailand karena US mengembargo Indonesia karena urusan Timor Leste dan Papua, dan Timor Leste/Papua adalah “wilayah kerja” Ausrtralia. Artinya dulu kita diembargo juga karena Australia. Jika US dan sekutunya mengembargo lagi akan merupakan embargo ke dua dalam dua puluh tahun terakhir gara2 Australia dan hampir pasti akan menghilangkan semua kepercayan Indonesia kepada pihak USA dan menempatkan Indonesia-Australia sebagai lawan. Hampir pasti Indonesia akan terpaksa masuk ke blok China dan Russia

    •  

      Aku setuju kalau itu terjadi, kalau indonesia menjadi sekutunya Rusia dan China maka dalam waktu dekat bisa jadi macan asia lagi.. NKRi harga mati

    •  

      Saya juga sangat yakin US gak akan sebodoh itu membatalkan hibah f-16 yang sudah dibayarkan oleh Indonesia. Banyak sekali kerugian yang akan dialami oleh US, misalnya : Indonesia mungkin akan mengatakan say No to US anymore for everything. Imbas saya pikir Indonesia akan lebih condong ke blog Timur (soal urusan alutsista). Hal ini akan berdampak pula pada pendekatan US kepada Indonesia untuk urusan LCS. Di kawasan ASEAN Indonesia termasuk yang diperhitungkan, maka untuk menguasai ASEAN Indonesia harus bisa diajak duduk manis sambil minum kopi. (hehehe). Selain itu saya yakin bahwa Indoesia tidak akan pernah mau lagi untuk membeli senjata2 produksi US atau Barat pada umumnya.
      Jadi saya kira kalaupun AUstralia mau membatalkan HERC itu Australi yang akan menghadapi kerugiannya sendiri.
      Itu menurut pendapat saya.

      •  

        betul gan, menurut saya jika Indonesia tertarik ke blok Russia-China rencana pivot asia sebagai bagian dari grand design USA bisa berantakan. Apalagi konon hanya keberatan Indonesia yang selama ini menahan China dari membuka pangkalan militer di Timor Leste

      •  

        menanggapi kalimat anda,saya jadi heran dengan sikap pemerintah kita.kenapa sangat condong kebarat,sedangkan sudah jelas siapa dan kenapa mereka ingin rapat pada indonesia.dan sekarang sudah terbukti.sedangkan mayoritas rakyat indonesia,inginkan indonesia marapat pada rusia dan china.dalam segala hal bentuk kerjasama dan pembelian sejumlah alutsista pertahanan.memang ada yg tidak beres dengan otak pemerintah….sudah dibuang,di tendang dikencingin sama USA,dan AUSTRALIA,masih juga ngemes2 kesana…kalau emang income indonesia lebih besar berbanding australia.tapi kenapa negara indonesia jauh lebih tertinggal berbanding australia.ekonomi indonesia sekarang memang di akui dunia sudah sangat bagus perkembangannya.amun,sebagian besar dari kentungannnya mengalir keluar negara asing…sedangkan indonesia cuma jadi tempat penambangan keuangan…yg pandai orang luar,yg bodoh rakyat dan pemimpin indonesia.

    •  

      salam kenal…
      ana sangat kagum dengan analisa2 teman2 di warjag ini….
      menurut saya sebenarnya posisi indonesia sekaarang seperti dalam artikel ini
      http://www.theglobal-review.com/content_detail.php?lang=id&id=13983&type=101#.Uo9N7ifVtb4

      •  

        Salam kenal gan, artikel link-nya membuat saya teringat kasus Libya dimana ada kabar hutang migas negara2 Eropa jadi hangus dan berbalik Libya yang sekarang harus bayar biaya perang penggulingan Khadafi pada negara2 Eropa. perang sebagai solusi ekonomi 🙂 bibit WW3 memang mulai muncul dan mulai diprediksi bentuknya.

      •  

        @ Angkara_mbojo:

        Bro… dari link artikel tsb, sepertinya Indonesia akan dijadikan war area ya…?
        Dan sepertinya sekarang itu sdh terbukti…. sebagai akibat dari netralnya Indonesia yang tidak memihak salah satu blok, barat atau timur.Saya kira semuanya sedang berlangsung sekarang: perang ekonomi global, perang ideologi politik. Apakah nanti semuanya ini mengarah kepada Perang militer sesungguhnya? Lalu siapkah Indonesia menghadapi semua itu?

  9.  

    semoga dengan kejadian ini pemerintah langsung menyatakan pembelian Su-35BM dan S-300 dari rusia, secara si aus akan mndapatkan F-35 setahun 2 tahun lagi

    •  

      bungkus…. karena NKRI di jadikan alternatif bagi USA dan sekutunya untuk berebut pengaruh global

    •  

      Hai para petinggi TNI…
      dengarkan keluhan kami rakyat Indonesia
      menginginkan alutsista yang gahar dan mumpuni….
      Segera datangkan SU-35 bm atau SU-35 S dan S-300 serta PAK FA
      biar kami rakyat mu tidur tenang…

      Chetarrr membahana….

  10.  

    Jadi tantangan buat PT DI untuk membuat pesawat sekelas HER HER.

  11.  

    RUSIA, CINA, IRAN, MERAPAT……….

    •  

      Russia, China, India bahkan Iran dan sudah merapat gan. Mereka akan selalu mencari celah dalam menancapkan pengaruh di kawasan Asean yang strategis, karena Indonesia bisa dibilang 50% Asean maka Indonesia adalah ajang sasaran utama perebutan pengaruh. Sekarang ini bola ada di tangan Australia yang jadi boneka US. Apapun reaksi pemerintahan Abbot nanti dalam urusan penyadapan bisa dipastikan sudah melewati restu US. Dan terus terang saya ikut besar hati dengan kedatangan perwakilan Russia ke DPR 😀 the timing can’t be better

      Iran juga sudah cukup lama menawarkan kerjasama militer, namun reaksi pemerintah adem ayem sampai DPR mempertanyakan hal tersebut. Sebelumnya pemerintah RI tidak bisa bergerak bebas di bawah tekanan US dan Arab Saudi dalam hal kerjasama dengan Iran. Namun jika US++ terlalu menekan Indonesia dalam standoff dengan Australia ini maka Russia dan China akan tersenyum lebar

    •  

      Thanks gan informasinya. Dan sudah pasti akan mempererat hubungan manis yang dulu pernah terjalin antara Indonesia-Rusia-China-Korea UTara. Mari kita saksikan apa reaksi paman S dan Aus?

  12.  

    Enough is Enough
    Saatnya segenap rakyat Indonesia mengejar ketertinggalan MEF
    Dulu waktu perang merebut Irian Barat pihak TNI AU memiliki bomber yang bisa menjangkau Ausie
    Sekarang Indonesia mutlak harus segera memiliki SU35 untuk menandingi F35 & F22 milik Ausie & AS dan untuk bomber segera dipercepat TNI AU memiliki SU 34. Untuk ganti C130 hibah Ausie dan memperbanyak pesawat patroli maka TNI AU & TNI AL harus menambah armada CN 235 versi maritime patrol. Untuk percepatan anggaran pengadaan bisa saja melalui iuran RAKYAT INDONESIA memanfaatkan operator seluler dengan memanfaatkan “SMS blast”. Masalah iuran dana pengadaan alutsista pernah dilakukan rakyat Aceh waktu perjuangan dulu menjual emas mereka untuk membeli pesawat.

  13.  

    yang jual Indosat ke Singaporn dulu jaman presiden siapa????? walaupun sudah ditentang karyawan Indosat sendiri, kemudian pak JK mencoba membelinya lagi tapi gagal….

  14.  

    td pagi di apa kabar indonesia tv one,dgn tegas bpk iskandar sitompul mengatakan bahwa tni mmg “ada rencana” mambeli 2 bh kapal selam kilo dr rusia dan itu sdh diketahui dephan,mmg msh menjadi debatable krn msh byk yg berpendapat ks kilo tdk cocok utk perairan indonesia yg dangkal,namun tni sbg penggunanya yakin tdk ada masalah krn wilayah laut timur kita sangat dalam berbeda dgn wilayah barat,klo terealisasi ks kilo mmg akan ditempatkan diwilayah timur indonesia.jd ini mempertegas bhw kita mmg blm memilikinya seperti koment bbrp kwn terdahulu..ditegaskan lg utk ks kilo kita hrs memiliki dermaga khusus(mungkin salah satu syarat yg ditentukan oleh rusia)mengingat begitu spesifiknya kapal selam tsb..menurut mantan menlu hamid awaludin,atas dsr itulah mungkin australia melakukan penyadapan pd rentang thn 2009-2010 utk mencari tahu tentang rencana pengadaan kapal selam kilo tsb,krn apabila itu terealisasi maka akan menjadi ancaman serius buat australia!

    •  

      wow, sepertinya ada benang merah, spesifikasi kilo, Ostrali nyadap, dan pangkalan KS di Sorong …. 2009-2012, berarti …

      •  

        indonesia disadap ostrali dari tahun 1950 an jadi bukan masalah kilo atau dua kilo, jelas ini masalah kepentingan politik dan ekonomi, sayang baru 2013 baru ketahuan dan ini menunjukkan betapa lemahnya pengamanan pimpinan negara, apalagi keamanan dan privasi rakyat jelata, tinggal di bikin list aja siapa yang bertanggung jawab di vendor2 telekomunikasi yang di indikasikan terlibat, orang intelijen juga harus didata layak atau tidak layak, dan Densus 88 juga perlu dikaji ulang sebab dana dan peralatan dari AS dan AUS banyak dipakai Densus 88

    •  

      …ditegaskan lg utk ks kilo kita hrs memiliki dermaga khusus(mungkin salah satu syarat yg ditentukan oleh rusia)mengingat begitu spesifiknya kapal selam tsb..

      …………..

      Apakah dermaga khusus ks kilo itu yang sdh operational di palu?

    •  

      mantan menlu HAMID AWALUDIN..? salah tuch…beliau ga pernah jadi menlu bro frans

  15.  

    [email protected] bkn rahasia umum klo soal kepemilikan asing terhadap bumn2 dan swasta nasional ada pd saat kepemimpinan presiden M..masa2 itulah asing merajalela menguasai aset2 vital republik ini,byk org tdk mengerti dan kecewa dgn kebijakan tsb(tlg diralat klo keliru)

  16.  

    “SEKANDAL PENYADAPAN MENYADARKAN KITA, SIAPA KAWAN SIAPA LAWAN’

    Sejarah mencatat, bahwa sesungguhnya sekutu adalah selalu musuh yg sangat berbahaya bagi NKRI. Kita masih ingat bagaimana pahitnya lepasnya sabah dan serawak dari rangkulan NKRI, padahal rakyatnya sudah berjanji pada Indonesia lewat Bung Karno, dan ingin bersatu dengan NKRI, Namun digagalkan oleh Inggris, Lalu pada awal kemerdekaan Sekutu yaitu Inggris, Belanda, Australia. bersama-sama, ingin menguasai kembali NKRI. hingga terjadilah pertempuran yg sangat mematikan 10 nopember di Surabaya. Kemudian pembrontakan PRRI permesta didukung Amerika serikat dan Inggris,
    Untungnya, Pada masa pak Harto di era perang dingin kita adalh negara yg menentang komunis, sehingg kita TIDAK DIGANGGAU, tapi bukan berarti kita tidak menarik utuk diobok-obok. Mereka hanya menunggu saat yg tepat.
    Lalu terjadilah krisis moneter tahun, 1998. Saat itu Indonesia lemah, sekutu kembali melancarkan strategi mautnya yaitu “perang tak langsung” sehingga dengan linangan air mata kita harus kehilangan Tmur-timur. Dalam pikiran saya, perang ada dua jenis, perang langsung (lewat serangan militer) dan perang tak langsung (lewat ekonomi dan strategi).
    Ter anyar, kekalahan yg sangat menyakitkan adalah lepasnya Sipadan dan Ligitan. Dalam kasus sipadan ligitan, apakah kita tak mnyadari lepasnya kedua pulau tersebut, adalah akibat lemahnya diplomasi kita, dan kuatnya diplomasi sekutu, dalam hal ini malaysia. Satu lagi kekalahan kita sbg korban perang tak langsung.

    Kalau kita tidak segera menyadari dan bangkit. maka seluruh NKRI akan lepas satu persatu lalu bubar.

    Sejarah manis juga mencatat, bagai mana kita merebut kembali Papua ke tangan NKRI, dan ingat siapa teman kita saat itu.

    Kaitannya dengan topik diatas, bolehlah kita berbagi alutsista dengan Australia, USA, Inggris. tapi tetap menjaga hati. sebagai cara untuk menjaga hubungan baik. Namun sesungguhnya di lubuk hati yg paling dalam kita menyadari siapakah mereka itu sesungguhnya.

    “Dimasa yang akan datang”.

    Selama ini mereka memenagkan berbagai perang tak langsungnya dengan kita, okelah karena pertumbuhan dan perkembangan ekonomi berada di pihak mereka, sehingga kita mau tak mau hrs banyak mengalah pada mereka demi sesuap nasi. kitapun rela di bulli walau hati teriris dan menjerit.
    Tapi kedepan rasanya kita harus mulai melupakan uang mereka dan semua ketergantungan kita pada mereka, dan mudah mudahan kita segera mandiri.

    Kalau boleh saya mengumpakan, sekutu dengan eropa dan Amerikanya, ibarat matahari, mereka adalh matahari tenggelam, cepat atau lambat mereka pasti tenggelam dilindas zaman, kalaupun mereka berupaya, itu hanyalah upaya pengobatan negara yg sekarat, dan mereka akan terus menghiba-hiba untuk minta diselamat kan. bila perlu dengan cara sangat memalukan, seperti penyadapan, bahkan mungkin kekerasan

    Sedangkan Negara berkembang seperti China, Rusia, India Indonesia, dan negara berkembang lainnya, adalah ibarat matahari, mereka adalah matahari terbit, cepat atau lambat pasti mencapai puncakknya.
    Pertanyaannya adalah apakah Indonesia, sedemikian bodohnya, atau sedemikian baiknya, sehingga harus terus merapat, mendekat dan bermesraan dengan mereka yg selama ini menyakiti kita, yang sebentar lagi juga sekarat lalu mati.

    Saya secara pribadi tidak sependapat dengan statmen resmi Presiden SBY, yang menyatakan, Indonesia bukanlah musuh Australia, dan ini bukan lagi era perang dingin.”

    Menurut saya, sesungguhnya. Australia, Amerika, Inggris dalam hal ini sekutu, menganggap bahwa Indonesia adalah target, dari perang tak langsung negara negara tersebut. Tetaplah Indonesia prioritas untuk dikalahkan, atau dihancurkan bagi mereka.
    Jadi walaupun nanti Australia meminta maaf, lalu ditandatanganinya kesepatan tdk lagi menyadap Indonesa. tetap saja Indonesia adalah target, bagi perang tidak langsung mereka. bahkan ini jadi bahaya, karena akan mengaburkan kita, dan menina bobokkan kita sehingga kita dimasa depan terlena lalu lengah.

    Yang terpenting sekarang adalah, bagaimana kita mengelola perang tak langsung ini menjadi mamfaat bagi, kita. dan menguntungkan kita dimasa datang.

    •  

      Saya salut atas analisa anda,

      ngomong-ngomong setahu saya inul darasusta tidak mempunyai otak cemerlang seperti anda
      yg ada hanya menjual pingul yg di goyang goyang

      tapi bagaimana pun dua jempol atas analisa anda

    •  

      …Saya secara pribadi tidak sependapat dengan statmen resmi Presiden SBY, yang menyatakan, Indonesia bukanlah musuh Australia, dan ini bukan lagi era perang dingin.”…

      S E T U J U .

      Terlepas dari apapun nama era yang sedang berlangsung sekarang, harap selalu diingat ajaran klasik;

      We have no eternal ALLIES (misal Merkel v. Obama), and we have no perpetual ENEMIES. Our INTERESTS are eternal and perpetual, and those INTERESTS it is our duty to follow.
      -Henry John Temple Palmerston, Remarks in the House of Commons, March 1, 1848

      Karena hari Jum’at, tak ada salahnya menyampaikan satu ayat (yang non-Muslim pun dipersilakan mencermati)

      Lalu keduanya digelincirkan oleh setan dari surga dan dikeluarkan dari ?keadaan semula dan Kami berfirman, “Turunlah kamu! Sebagian kamu ?menjadi MUSUH bagi yang lain dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi ?dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan.”?
      -Al Baqarah : 36

      Ajaran politik maupun ayat suci telah mengingatkan. Dadi wong urip kudu eling lan waspodo..

    •  

      setuju banget bung inuL,,
      slammanya ausie akan menganggap dirinya terkuat,dan menganggap dirinya lebih drpd indonesia dan meremehkan negara” lain di sekelilingnya,, ibarat padang pasir,indonesia adalah sumber air bagi tetangganya,,
      jadi sampai kapanpun indonesia akan sll di cari” dan dibutuhkan oleh jiran”nya dari SDM dan SDA indonesia lebih dr jiran”ya..
      Selanjutnya tinggal bagaimmana pemerintah kita..
      Selamanya rusia akan jadi teman atau mau ke AS yg sll mmendikte dan mengembargo,,

    •  

      Yang terpenting adalah bagaimana Indonesia sbg bangsa yg besar terdiri dari pulau2 yg berjajar Sabang sampai Merauke ini tetep bersatu utuh tanpa ada sedikit pun terpecah.Menunjukkan bhwa gugusan Nusantara NKRI(kedaulatan NKRI) ini adalah hrga mati yg tidak bisa ditolerir,tidak bisa di nego dgn permasalahan hibah,bantuan2 dana atw apapun itu
      .Ingat permasalahan penyadapan hnya sebagian masalah kecil yg patut dijadikan pembelajaran,namun yg sebenarnya ialah bagaimana kita mengatasi gejolak yg ada di tanah Papua ini tetap bersatu dgn kita karna kasus Papua penuh dgn intrik politik dan intervensi bgsa Asing.jadikan momentum ini sbg semangat kebersamaan bersama kita untuk selalu menjaga jiwa Nasionalisme,jiwa Cinta Tanah Air dan membela Tanah Air Indonesia.

      •  

        Yup .. Indonesia is actually a great and rich country … but, your leader is weak and corrupt ….No wonder if 50% of your population is still poor … very very poor …hehehehe

        •  

          penglihatan anda bagus juga…

        •  

          @ anak johor
          Anda mungkin betul 50 % populasi Indonesia adalah miskin..
          30-40 % kelas menengah yang sedang tumbuh
          9-20 % kelas makmur
          1 % masuk kategori kaya
          Jumlah kelas menengah di Indonesia saat ini setara dengan 2 (dua) kali populasi penduduk negara seluruhnya (dari kaya sampai miskin)
          Itu potensi yang sangat besar. Itulah sebabnya sekarang Indonesia lebih di hargai di ASEAN

      •  

        SELAMATKAN PAPUA BERARTI SELAMATKAN NKRI

        Papua, sangat rentan untuk lepas dari NKRI, apalagi sekarang pemerintah pusat mulai menghitung bahwa pendapatan dari papua sudah lebih kecil dari anggaran yang di gelontorkan pusat ke daerah tersebut, hal ini sama saja keadaannya pada masa awal mendekati lepasnya Timur-timur. Sangat-sangat rentan.

        Sebenarnya ada solusi yang sangat sederhana dan jitu untuk merangkul erat Papua. “Yaitu, Jadikan Papua sebagai Ibukota Indonesia”.

        Sejarah keemasan nusantara mencatat, Kerajaan Majapahit, hanya menguasai nusantara selama 1,5 (satu setengah abad), majapahit sangat kuat, dengan sumber daya alam yang melimpah masyarakat yg lebih maju dan jumlah penduduk dan prajurit yang besar, dan teristimewa rakyat kota rajanya (rakyat utamanya, adalah suku jawa, yg lebih dari 70% penduduk nusantara, secara geo strategis sangat sulit untuk ditaklukkan, apalagi cuman diganggu, namun akhirnya bubar, hanya butuh waktu 1.5 abad.

        Coba bandingkan, dengan kekuasaan Sriwijaya, yang mengusai Nusantara lebih dari 7.5 (tujuh setengah abad). padahal penduduk kota rajanya, (penduduk utamanya) hanya 5 %persen dari penduduk nusan tara. Jadi secara geo strategi dia sangat rentan. lalu apa yg membuat dia bertahan selama itu.

        Jawabnya adalah kecanggihan dan kemampuan diplomasi mereka yg luar biasa, dia tidak sungkan-sungkan menikahkan anak keturunannya, dengan penguasa lokal yg secara hirearki jauh dibawah mereka.
        Atau bagai mana dia membuka hubungan diplomatik, dengan Khalifah Umar yang baru saja menaklukkan persia dengan suratnya sangat, terkenal, :
        “Saya adalah Bala Putra Dewa, raja dari para raja-raja, ayahku raja dari raja-raja, ibuku raja dari raja-raja. istriku adalah raja dari para raja. kami memiliki garu, yg harumnya sdh tercium dari lebih dari dua mil, dan kami memiliki emas yg tidak akan pernah habis.”

        surat diatas menggambarkan bagai mana hebatnya diplomasi Kerajaan Sriwijaya saat itu.

        Dan satu lagi yg sangat penting dalam strateginya sriwijaya, adalah betapa sering dia memindahkan ibu kota negaranya. hal ini tentulah untuk meratakan pembangunan, tercatat dia memindahkan ibukota, ke Jawa tengah, dengan memboyong wangsa Sailendra dan Sanjaya, yg melahirkan candi Borobudur dan Prambanan dan kemudian memindahkan ibukotanya ke malaya, dan Thailand. bahkan kedua negara tersebut ingin menghidupkan kembali, kebesaran kerajaan Sriwijaya.

        Dalam kontek Papua, Indonesia harus memindahkan Ibu kotanya kesana, bukan
        sekedar karena Jakarta sudah tidak mampu lagi, memikul beban sbg ibu kota.,
        melainkan pertimbangan geo strategi, yang sangat vital demi keutuhan NKRI,

        Hanya saja, dalam memindahkan ibukota kesana, jangan hanya sekedar pindah, tetapi harus terpadu. yaitu:

        1. Menempatkan Pasukan tdk kurang dari 50.000 personel dgn alutsista yg
        canggih dan modern. sbg pengawal VVIP., ibukota.
        2. Menyiapkan tempat dan lokasi, fasilitas infrastruktur dan lain-lain, bagi
        tidak kurang dari satu juta penduduk ibukota baru tersebut,
        3. Menyiapkan kota penyangga sebagimana bodetabek.
        4. Menjadikan ibukota baru sebagai penggerak ekonomi kawasan / zona disekitar ibukota, dan memilih atau mencari wilayah baru setidaknya 3 wilayah, untuk sentra ekonomi baru, seperti halnya semarang, bandung Surabaya, di pulau Jawa.
        5. Memberi kemudahan bila perlu intensif, untuk rakyat yg mau pindah lebih dulu di sentra ekonomi baru tersebut.

        Mudah-mudahan itu bisa menyelamatkan papua dan NKRI.

        Untuk @mr. patton sebenarnya masih banyak lagi yg menjadi konsern saya dalam pindah ibukota ke Papua ini, sayang ruang dan waktunya, sempit.

        •  

          @mr. patton.
          Kalau kita berpikir konservatip, ya pastilah diluar kontex.
          Tapi kalau kita berpikir out of the box. ya itu yg harus dilakukan,
          Mengenai syarat, ya kita ciptakan agar terpenuhi. dalam hal ini kita paksakan. Negara lain juga bisa menciptakan ibukota di hutan, masa kita ngg bisa.

          Bayangkan efek ekonominya yg maha dahsyat bagi NKRI, kita sedang menciptakan ekonomi Jawa, di Papua.

          •  

            @inul, efek ekonomi dahsyat dari Tanah Papua ? Dgn 1persen hasil keuntungan dri Freeport untuk memajukan tanah papua ? Prok prok prok…
            Ayo Nasionalisasikan Papua,biar efek ekonomi maha dahsyat.Kalo anda ingin berdiskusi jgn pernah memaksakan sbuah hasil pemaparan kita jauh lebih bener dri pada kwn lain.oke bung

  17.  

    Lepasnya Timor Leste karena Presiden Habibie yang telah jatuh pamornya berupaya menaikkan pamornya dengan memainkan politik “gambling”. Mantan Presiden yang gemar ngomong “Sophisticated alias Canggih” itu berbekal data hasil pemilu yang mana pemilih partai pemerintah mendominasi yang memenangi pemilu terdahulu diharapkan pada saat referendum memilih NKRI bukannya meminta merdeka. Kejanggalan yang terjadi tentang hasil referendum tidak diakomodir PBB karena telah disetel Ausie, AS & sekutunya termasuk Vatikan. Pemerintah seharusnya sadar akan kekuatan alutsista TNI saat itu yang lemah bila harus Head to Head dengan armada sekutu. Kebodohan Habibi ini mirip dengan adegan Junta Militer Jenderal Leopoldo Galtieri (yang telah jatuh pamor politiknya) yang mengalihkan kekacauan politik dalam negeri dengan menginvasi Falklands/Malvinas yang berakhir dengan kekalahan pihak militer Argentina dengan militer Inggris.

  18.  

    saya msh tdk yakin klo penyadapan ini murni niatan dan utk kepentingan australia semata..ada kekuatan besar(amerika) dibelakang australia yg memaksa australia utk berkata “yes and please” termasuk penempatan marinir amerika di darwin..terlepas dr itu semua,kita mmg wajib waspada krn australia sampai kapanpun tetap menjadi ancaman kedaulatan nkri!

  19.  

    Oia.. sorry gan.. ane koreksi ttg brp nilai dari hibah tsb, adlh RI hrs mengelontorkan dana utk merefurbish hercu tsb dgn nilai keseluruhan sekitar USD63 jt. jk kita membeli baru masing2 unit seharga USD75 jt. sumber info ane dpt dari jkgr yg sering kita tongkrongin ini.

  20.  

    Melemahnya ekonomi India sempat dibuat plesetan bahwa seharusnya BRIC (Brazil,Rusia,Indonesia,China) .
    Tp emang menarik BRIC ini, kl Indonesia bs masuk BRIC club pasti bagus sekali utk ekonomi.
    Bs jadi nanti singkatannya BRIIC,BIRIC ataw CIBIR 😀
    Kalau diliat dr geostrategis mungkin Indonesia bs masuk tp kl diliat dr economy mungkin akan jadi paling kerdil GDPnya.

    •  

      BRIC sudah jadi BRICS gan, “S” untuk South Africa , padahal GDP Indonesia jauh di atas Afsel.
      jika dengan BRIC memang agak jauh. walau India memang dianggap yang paling mengecewakan kinerjanya diantara BRICS namun tetap saja ukuran ekonominya masih 2x lipat ukuran GDP Indonesia.

    •  

      Betul bang Indonesia paling kecil GDP nya..tapi prediksi Pricewaterhouse Coopers (PwC), Goldman Sachs, world bank dan lembaga keuangan internasional lainnya bahwa pada pada 2050 kekuatan ekonomi dunia meliputi BRIC ditambah Meksiko, Indonesia, dan Turki. Terutama indonesia yang di prediksi akan konsisten di pertumbuhan ekonomi di 6,5% bahkan mengalahkan meksiko dan turki..so..ditambah dengan posisi geostrategy dan geopolitic indonesia yg strategis sepertinya kita akan diterima dengan tangan terbuka selama kita mau merubah arah diplomasi ke arah timur karna dua pentolannya Rusia dan China sangat alergi dengan barat… CIBIR cocok juga tuh bang..hehehe… 😀

    •  

      @Now
      Nice info gan…baru tahu kl South Africa gabung.
      Brarti emang udah “bs masuk” Indonesia kl gitu …. kl sudut pandang GDP udah gak masalah…. mungkin yg jd masalah militernya yg kelak tergolong (lagi2) unyu2 diantara member lainnya #tepokjidat 😀

      @Cato : kl dibandingkan potensi Turki dan Mexico memang Indonesia lebih seksi sdikit hehehee selain karna resource yg melimpah,SDM, trutama karna posisi di Asean (sedang bergejolak LCS) dan Jalur Selat Malaka (Jalur sutra).
      Apapun nama organisasinya, mau CIBIR,BICIR yg penting tuh …..

      S-400,Panstyr,SU-35,Slava/Sovremny Class,Amur/Lada/Kilo tujuannya 😀 …Russia Strong !

      •  

        betul bang..yang penting : kl S-400,Panstyr,SU-35,Slava/Sovremny Class,Amur/Lada/Kilo hehhehe… 😀 tinggal nambah satu lagi..nunggu kepastian sikap indonesia berpaling kemana di konflik LCS..kl berpaling ke China maka pangkalan militer China di Timtim di restui Indonesia..dan itu akan buat US dan AUS sakit hati…di jaminn… 😀

  21.  

    rusia-indonesia sepakati kerjasama teknologi anti sadap!
    (biar telat drpd nggak sama skali)
    [email protected] BRIC itu organisasi apa y?
    saya br denger,atau saya yg krg informasi kali!
    klo indonesia masuk jd BRICI ya?
    Trus klo kanada masuk jd BRICIK dong hehe joke kawan..
    pertanyaannya,mereka mau gak terima kita?

    •  

      BRIC itu organisasi ekonomi bang tandingannya G-7 sebenarnya, namun visinya bikin gerah US dan sekutunya yaitu “membangun tatanan dunia yang lebih adil, menciptakan lingkungan internasional yang damai, dan mempromosikan demokrasi serta kesetaraan dalam hubungan internasional, yang bertentangan dengan mentalitas Perang Dingin yang konfrontatif” walaupun organisasi ekonomi tp visi nya sudah mensinyalkan politik internasional yang anti hegemoni US. Indonesia dengan modal pertumbuhan ekonomi yang di prediksi konsisten di 6,5%, prediksi Pricewaterhouse Coopers (PwC), Goldman Sachs, world bank bahwa kekuatan ekonomi dunia kedepan meliputi BRIC ditambah Meksiko, Indonesia, dan Turki, juga di dukung dengan posisi geostrategy dan geopolitic indonesia yg strategis sepertinya kita akan diterima dengan tangan terbuka selama kita mau merubah arah diplomasi ke arah timur karna dua pentolannya Rusia dan China sangat alergi dengan barat… Kita pasti tahu lah hubungan berbanding lurus antara ekonomi dengan Pertahanan Negara, Diplomasi, Militer dll..

  22.  

    Kekawatiran bila sektor telko di kuasai asing membayakan pertahan ri oleh berbagai pihak waktu tp gak di gubris he he terbukti lah sekarang .
    Sudah waktu nya sektor ini di balikin ke rakyat indonesia dg menasionalisai

  23.  

    sesuai teori para ahli di bidangnya, bahwa bagi AMERIKA serikat, tidak ada kawan abadi. atau pun musuh abadi,semua harus di mata matai, jerman saja yg anggota NATO masih di sadap juga., apalagi selevel indonesia, saatnya kembali ke BLOK TIMUR

  24.  

    Malu saya sebagai anak bangsa punya presiden blo’on, naik sekedar dijadikan pajangan kader2 oportunisnya …

    Masyarakat dalam memilih presiden siapapun nanti dimohon kembali ke hati nurani yang dalam … jangan percaya gembar gembor media massa, iklan, dst … . Kesembronoan dalam memilih presiden 2014, akan merasakan akibat buruknya sampai anak cucu. Karena pada masa periodenya nanti Indonesia memasuki pasar bebas ASEAN … .

    Pilihlah presiden, dari partai manapun, yang terbukti track record nya bersih dan menggenjot pertumbuhan ekonomi. Jangan pula capres yg bisanya hanya melarang, krn kedengkian politik, … macam penolakan mobil murah LCGC (low cost green car) dgn alasan bikin macet … LCGC disamping mulitiplier effectnya menyerap banyak tenaga kerja, sisi strategisnya untuk memenangkan pasar bebas ASEAN di bidang otomotif ..

    •  

      kalao menurut bung WH sendiri ,dr berbagai parpol mana satu yg sdh masuk kriteria bung WH dr berbagai calon yg sll koar” di media masa.. apa sang ksatria bergitar? 😀 😛

      •  

        Bung Patech, kalau saya pres atau wapres rasanya masih perlu yang dari TNI sementara pasangannya dari sipil yg tahu ekonomi. Kehadiran seorang dari TNI dirasa penting. Dari pengalaman, dgn presiden sipil kita kehilangan pulau 2x: Timor Timur dan Ligitan-Sipadan. Presiden sipil digertak negara asing, ciut nyalinya, dan lepaslah pulau. Tentunya kita tidak ingin gertakan ketiga keempat nanti (kalau ada), lepaslah Papua, Aceh, dst.

  25.  

    Sorry, mustinya 5, bukan 6 pesawat untuk yg 150jt dollar. Totalnya 9 😀

  26.  

    Berdasarkan penelusuran di laman Angkatan Bersenjata Amerika Serikat, harga Hercules tipe C-130 H berkisar US$ 30 juta. “Yang aneh biayanya jadi sama dengan harga pesawat baru.” pembelian 6 unit pesawat Hercules sejenis yang siap operasional dengan harga US$90 juta. “Apa gunanya hibah kalau harga perbaikan sama dengan harga jual,” kata Tubagus.Menurut Tubagus untuk biaya operasional dan perbaikan hercules bekas itu pemerintah membutuhkan biaya US$ 15 juta per unit.

    Alasan lebih menyukai alutsista bekas:
    1.Harga murah, bonus gratisan
    2.Mengejar Kuantitas dari pada Kualitas
    3.Masih Layak Pakai (?)
    4.Solusi cepat untuk menghadapi kekurangan / langkah praktis

    Nyawa prajurit setara dgn barang bekas,Harga diri bangsa bisa ditawar dgn program hibah bekas.Sulit dipahami dan dimengerti.
    Ulasan dri Bung Cinta Tanah Air sbg Wakil Rakyat mungkin bisa menjelaskan sikon ini.Trimss

    •  

      30juta US$ untuk satu butir C-130 Hercules berarti barang jadul. Harga satu mesin barunya saja 5 juta US$ lebih, belum baling2 nya. 30 juta US$ adalah harga satu CN-295 baru yang sudah dimacem-macemin dalemannya.

  27.  

    Jangan lupa bahwa pemerintah sekarang super-lelet, defisit neraca transaksi berjalan dibiarkan berlangsung selama 7 kuartal (antara lain karena politik pencitraan juga), ekspor RI / perolehan devisa menurun akibat perlambatan ekonomi global, sementara impor BBM menguras devisa $ 150 juta/hari, dan pemerintah tidak berani menaikkan harga BBM dalam negeri seperti Vietnam atau Filipina.
    Setelah kritis dan cadangan devisa susut banyak, baru harga BBM disesuaikan.
    Sementara program konversi BBG juga lelet. Butuh waktu lumayan untuk recover dari situasi ini,
    saat ini tingkat kelemahan Rp hampir setara dengan tahun 2008, ketika terjadi krisis global akibat sub-prime mortgage.

    Kinerja Rp vs. US$ paling jeblok se Asia;

    http://www.rba.gov.au/chart-pack/images/27-28-exchange-rates/28tr-erasia-small.gif

  28.  

    BORNEO: 2013/11/23 at 2:42 pm

    PRESIDEN SBY sedang mempelajari isi surat balasan dari TONNY ABBOUT ???
    bagaimana agan agan apa mungkin surat itu di perlihat kan ke publik ?
    sangat sayang kalau surat balasan aboot itu hanya di pelajari oleh pak pur atau dewan kita saja mudah mudahan di buka di publik juga biar segenap rakyat INDONESIA tau apa isi nya karna ini menyangkut harga diri bangsa jangan sampai keras di kepala lembek di ekor malah buat malu bangsa saja…

    nowyoudont: 2013/11/23 at 2:53 pm

    perlu waktu 1 hari untuk Abbot rapat bersama parlemen dan kabinetnya dalam membalas surat SBY, mungkin perlu waktu juga untuk SBY untuk bereaksi setelah mempertimbangkan faktor politik, keamanan dan ekonomi.

    bisa juga isinya begini ” saya minta maaf pak, tapi tolong jangan dibilang2 ya, peace” 😀

  29.  

    maaf tadi salah kamar

  30.  

    alhamdulillah…

  31.  

    memang Alhamdulillah, seperti yang orang bilang beggars can’t be choosers.

    Tadi saya baca2 berita mengenai sapi. Ternyata ancaman pemerintah RI untuk mengalihkan pemasok sapi dari Australia pada sumber lain seperti India atau Brasil dipandang sebelah mata oleh para peternak Australia. mereka bilang 2-3 tahun yg lalu opsi ini sudah terdengar namun tanpa kelanjutan, saat inipun mereka anggap hanya bluffing kosong.

    Jika Hercs hibah ini diterima setelah dikabarkan ditolak maka pandangan bahwa pemerintah Indonesia hanya memberi ancaman kosong seperti pada kasus sapi akan semakin parah.

    Harus ada ketegasan dari pemerintah RI. jika tidak menolak smua hibah dan bantuan, minimal lanjutkan pembelian Herc dan tolak yang hibahnya.,. lanjutkan kerjasama live cattle dgn Australia namun dalam saat bersamaan juga revisi perundangan mengenai import sapi. Hanya dengan begitu maka di masa depan kita akan dipandang serius

 Leave a Reply