Des 042018
 

Personel Marinir AS dan Batalion 2 Pelaut, Resimen Marinir 2, Divisi Marinir 2 dan peleton dari Departemen Polisi Militer Rumania melakukan pendakian enam mil selama penempatan Black Sea Rotational Force (BSRF) 14.2A di Mihail Kogalniceanu Air Base, Rumania, September. 12, 2014. (Cpl. Alexandria Blanche – https://www.dvidshub.net/image/1555048 via commons.wikimedia)

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg menegaskan bahwa pihaknya telah menempatkan pasukan di Laut Hitam. Pernyataan itu ia sampaikan pada konferensi pers menjelang pertemuan para menteri luar negeri NATO, yang dijadwalkan akan dimulai di Brussels pada tanggal 4 Desember, laporan koresponden Ukrinform.

“NATO telah membangun kehadiran militernya di wilayah Laut Hitam. Kami juga memiliki kehadiran angkatan laut yang lebih besar. Tahun lalu, jumlah kapal perang NATO di Laut Hitam meningkat dari 80 menjadi 120. Kami memiliki tiga sekutu di wilayah itu – Turki, Rumania, dan Bulgaria – yang memiliki kemampuan angkatan laut sendiri. NATO berpatroli di wilayah udara di wilayah Laut Hitam, dan kami memiliki brigade multinasional baru di Rumania. Sekarang kami memiliki lebih banyak pengawasan dan aset pengintaian di wilayah ini,” kata Stoltenberg seperti dikutip ukrinform.

Dia mencatat bahwa Sekutu akan terus memantau situasi di wilayah Azov dan meminta Rusia untuk melepaskan kapal Ukraina dan kru mereka.

“Kami memberikan dukungan politik dan praktis yang kuat ke Ukraina. Sejak aneksasi ilegal Krimea, kami telah memberikan dukungan semacam itu dalam berbagai bentuk: membantu memodernisasi angkatan bersenjata, memperbaiki struktur komando, memperkuat keamanan dunia maya. Selain itu, beberapa sekutu menyediakan bantuan semacam itu secara bilateral dengan melatih personel militer Ukraina. Kami akan terus menyediakan bantuan praktis dan mendukung integritas teritorial dan kedaulatan Ukraina,” kata Sekretaris Jenderal NATO.

Rusia menangkap tiga kapal Angkatan Laut Ukraina dan para awaknya pada hari Minggu lalu di dekat semenanjung Crimea, wilayah yang dianeksasi Moskow pada tahun 2014. Kapal-kapal dan para pelaut itu ditangkap karena dianggap memasuki perairan Rusia secara tidak sah.Tuduhan itu dibantah keras oleh Ukraina. Insiden itu juga diwarnai penembakan oleh kapal perang Moskow, di mana beberapa pelaut Kiev terluka.

Sumber: ukrinform

Bagikan:
 Posted by on Desember 4, 2018

  8 Responses to “NATO Telah Tempatkan Pasukan di Laut Hitam”

  1.  

    Ngapain tuh anggota pramuka di Laut Hitam.? Emang berani kah kalo disuruh perang.?

    “Kami memberikan dukungan politik dan praktis yang kuat ke Ukraina”.
    ———————————————————————

    Kasian banget, sudah berlagak bagai koboi main slonong ke wilayah org sambil koar2 nada provokasi, ternyata…….eaaallaaahh cuma dpt dukungan aja. Kagak ada yg berani kirim2an senjatan dan tentara…..wekk…wekkkkk….weeeeeeekkkkk

    Salam sehat pagi semua

  2.  

    Sukanya kok mancing-mancing….entar kalau terjadi sungguhan baru ribut

  3.  

    Emang kenapa,?Iwan And Root Beer tidak pernah diundang oleh negara setempat….
    Lagipulak dirumania hanya terdapat radar copotan kapal arleigh burke dan vls mk41… yg dipasang ke dalam sebuah gedung….. dan wajar jika pasukan Rusia berpatroli dikawasan itu.
    Yang bikin ribut itu Amerika Serikat , cuma pasang aegis shore aja sewot, kaya emak2 kagak dapet diskon akhir tahun ?Iwan And Root Beer terkulai lemas setelah menghisap bir 2 liter

  4.  

    NATO / USA Cukup lihay dengan propaganda dan cari – cari masalah…. terus di libas main keroyokan…………..

  5.  

    Iwan And Root Beer mencoba dan terus mencoba menelan cicak dicampur bir

 Leave a Reply