Mar 062017
 

Rusia saat ini dalam tahap pembicaraan pra-kontrak dengan beberapa negara Timur Tengah yang bermaksud membeli modul remote kontrol tempur Arbalet-DM, kata CEO Weapons Shops Company, Dmitry Galkin kepada TASS.


Rantis Tigr-M dengan stasiun senjata remote kontrol Arbalet-DM. (© V. Kuzmin)

Weapons Shops Company adalah produsen modul tempur Arbalet-DM. Kendaraan taktis (rantis) lapis baja Tigr-M yang dilengkapi dengan modul tempur Arbalet-DM telah mulai operasional bersama Angkatan Bersenjata Rusia pada akhir Januari 2017.

“Kami bekerjasama dengan eksportir senjata Rosoboronexport Rusia dan kita tahu bahwa mereka adalah spesialis yang secara aktif mempromosikan produk kami dan berada di tahap pembicaraan pra-kontrak baik dengan pelanggan tradisional perangkat keras militer buatan Rusia dari daerah Amerika Latin maupun Asia-Pasifik dan juga sejumlah negara Timur Tengah yang sebelumnya menyukai senjata buatan Barat”, kata Galkin.

Rantis lapis baja Tigr-M dengan modul tempur Arbalet-DM telah diresmikan pada Parade Hari Kemenangan di Moskow pada tanggal 9 Mei 2016 lalu.

Modul tempur Arbalet-DM dapat dipasang pada kendaraan lapis baja beroda dan kendaraan lapis baja berantai, kapal perang permukaan dan pos keamanan stasioner.

Modul tempur tersebut dilengkapi dengan senapan mesin Kord 12,7 mm yang berisi 150 butir amunisi atau senapan mesin PKTM 7.62mm yang berisikan 250 butir amunisi.

Modul tersebut dapat mengunci dan melacak target yang diam maupun target bergerak menggunakan CCTV yang mampu mengidentifikasi target pada jarak 2,5 kilometer (1,5 mil) dan sensor thermal imagingnya mampu mengidentifikasi target pada jarak 1,5 kilometer (0,9 mil) jauhnya.

Pemandangan pada modul tempurnya dilengkapi dengan laser pengukur jarak sasaran.

Army Recognition