May 252014
 

Tulisan berikut merupakan ‘teaser’,

Sebuah cuplikan dari rangkaian cerita bersambung

—————————————-

“jalmo moro jalmo mati,dhemit moro dhemit mati, dewa moro, dewa keplayu”

“dhemit ora ndulit, setan ora doyan”

Bagian 4 – Paksa

Montreal, Canada, Kantor Pusat ICAO, 10.00, Zona waktu GMT – 4, 4 Januari 2015

Montreal, Canada, Kantor Pusat ICAO, 10.00, Zona waktu GMT – 4, 4 Januari 2015

Sekretaris Jenderal ICAO, International Civil Aviation Organization, Richard Benji melangkah tergesa dari ruang kantornya ke arah ruang kantor Presiden Dewan, Langdon Gonzo.

Di ambang pintu ruang kantor Presiden, secara terburu-buru dia berkata, “kita punya masalah besar, lebih besar dari yang kita bayangkan selama ini,” ujarnya sembari mengacung-acungkan seberkas kertas di tangan kirinya.

Terheran-heran, Gonzo berkata, “Tenang, ada apa ?”

Belum pernah dia melihat Sekjennya dalam kondisi sepanik ini, Benji memiliki karakter yang tenang, ketika dia berbicara selalu dalam sikap formal dan teratur. Hari ini semua image yang tertanam di kepalanya tentang Benji tidak sedikitpun dia temui.

Benji bergerak ke arah sebuah meja kecil di sudut ruangan, matanya mencari sesuatu. Ketika ia menemukan botol itu, segera dituangnya segelas bourbon dan dengan tergesa dia menghabiskan satu sloki kecil minuman itu. Sepertinya dia betul-betul memerlukan minuman itu untuk menenangkan dirinya.

Gonzo makin terheran-heran, dalam hati dia berkata “My God, what on earth is happening to him ?”

Tak lama kemudian, Benji berhasil menenangkan dirinya, lalu mulai bercerita.

“Sekitar satu jam yang lalu, Duta Besar Indonesia untuk Kanada menemuiku di kantor. Beliau mencari anda, tapi karena anda belum datang, dia menyerahkan berkas ini kepadaku.”

“Dalam nota diplomatik ini, dinyatakan bahwa Indonesia memutuskan untuk mengambil alih Flight Information Region dari Singapura atas semua wilayah udara yang semula diatur trafiknya oleh Air Traffic Control Singapura.”

“Mereka menyatakan akan mulai mengambil alih pengelolaan FIR tersebut per 1 Februari 2015, dengan ataupun tanpa persetujuan ICAO.”

“Dalam nota diplomatik ini, mereka menyatakan bahwa semua maskapai penerbangan akan mendapatkan pemberitahuan serupa, begitu juga dengan kantor-kantor kedutaan besar negara lain yang ada di Indonesia.”

“Mereka memberikan 2 pilihan kepada semua maskapai penerbangan yang melintas di wilayah udara mereka,” Benji menghela napas, berhenti sejenak.

“Pilihan pertama, semua maskapai yang melintasi wilayah udara Indonesia harus mengacu pada sistim trafik yang diberikan oleh ATC Indonesia, dalam hal ini ATC Batam, kode ICAO – WIDD, kode IATA – BTH atau dapat pula mengacu pada ATC Kuala Namu, Medan, kode ICAO – WIMM, kode IATA – KNO.”

“Pilihan kedua, jika masih tetap mengacu pada ATC Singapura, maka maskapai tersebut dipersilahkan mengubah rute mereka keluar dari wilayah udara Indonesia. Jika maskapai tersebut masih melalui wilayah udara Indonesia, maka pesawat tersebut akan digiring keluar secara paksa.”

“Dalam lembaran ini mereka memakai frasa ‘by any means necessary’. Anda bisa artikan sendiri makna kalimat itu, Pak. Asumsi terburuk, mereka bersiap untuk menembak jatuh setiap maskapai yang tidak mengacu pada ATC mereka.” Benji mengakhiri penjelasannya.

“This is madness !” ujar Gonzo gusar

“They can’t do that, it’s unethical” lanjut Gonzo lagi

Dengan tersenyum kecut, Benji menjawab, “They can, Sir. Indeed they can, they have all the rights to do so, it’s their air territory. It’s no longer about business nor safety, it’s about pride and dignity.”

Perlahan keseluruhan konsep yang termaktub dalam nota diplomatik itu mulai meresap ke dalam benak Benji.

“Bagaimana respon Singapura terhadap sikap ini ?” tanya Gonzo

“Dulu wacana serupa pernah mengemuka, dan dalam pernyataan resminya pada media massa, Pemerintah Singapura menyatakan siap untuk menyerahkan sepenuhnya pengaturan lalu lintas yang selama ini mereka kelola, selama hal tersebut disetujui ICAO, Pak. Secara halus, mereka menjadikan kita bantalan penolakan mereka kepada Indonesia,” jelas Benji.

“Tapi itu dulu, Pak, sebelum terjadi pergantian pemerintahan di Indonesia. Dulu Indonesia tidak pernah menindaklanjuti wacana itu dengan sebuah nota diplomatik resmi.”

“Kita bisa saja mengajukan keberatan kepada mereka dengan berbagai alasan kita. Kita bisa meminta untuk diadakan inspeksi terhadap kesiapan sistim trafik mereka. Dan aku rasa mereka tidak akan menghalanginya. Indonesia adalah negara bermartabat, itu yang harus kita sadari.” tambah Benji lagi

“Walaupun mungkin dalam pemeriksaan kita menemukan bahwa sistem trafik udara mereka tidak cukup handal untuk mengambil alih FIR yang selama ini dikelola Singapura, aku yakin mereka tidak akan bergeser dari niatannya.” Jelas Benji sembari menempatkan pantatnya di kursi putar di hadapan Presiden organisasi penerbangan sipil itu.

“Mereka menerima support dana dari kita, bukan ? Kalau aku tidak salah jumlahnya cukup besar, lebih dari US $ 2 juta. Kita bisa ancam mereka untuk membekukan bantuan itu, jika mereka tidak kooperatif. Atau bahkan kita bisa tawarkan mereka jumlah bantuan yang lebih besar lagi, aku akan koordinasikan dengan bagian keuangan untuk masalah ini. Aku yakin Singapura tidak akan keberatan untuk membantu kita dalam hal ini,” gagas Gonzo.

“Aku sudah memikirkan hal itu, aku sebenarnya akan menelepon kedutaan besar Singapura untuk Kanada, tapi keburu anda datang, Pak” jawab Benji

“Mereka memang menerima bantuan dari kita, besaran pastinya adalah US $ 2,13 juta. Alokasinya adalah untuk pemantapan manajemen sistim lalu lintas udara dan pengurangan emisi karbon dioksida dalam industri penerbangan mereka,” jelas Benji detail.

“To be honest, sir. I don’t think they will budge.”Benji tidak terlihat bersemangat menanggapi usulan itu.

“Jadi apa usulanmu ?” Gonzo masih belum bisa meredakan kegusarannya.

“Kita bisa minta bantuan PBB untuk menekan Indonesia agar mengurungkan niatnya, tapi kembali lagi pak, substansi dari permasalahan ini adalah kedaulatan sebuah negara. Andaikan PBB kemudian memutuskan untuk ikut campur dalam masalah ini, aku rasa Indonesia pasti akan meminta dukungan dari China dan Russia, sementara Singapura pasti akan mengadu pada Amerika. Aku bahkan yakin, dengan ataupun tanpa dukungan dari China dan Russia, Indonesia tetap akan berdiri pada pendiriannya,” papar Benji.

“Kita tidak mungkin berdiam diri, walaupun kita sudah bisa memperkirakan hasil akhirnya, tapi tetap harus ada pernyataan resmi dari kita yang isinya mempertanyakan keinginan mereka,” kata Benji pula.

“At least we can do that, and you could offer Indonesia a larger fund instead. But don’t threat them to cut off their finance, Sir. It’s as same as a slap in their face, it will do no good,” tegas Benji.

“Posisi tawar kita akan lebih enak seandainya saja pada waktu pemilihan anggota dewan Oktober 2013 lalu Indonesia terpilih, mereka tidak akan bisa dengan leluasa melakukan manuver seperti ini,” sesal Gonzo

“Okay, at least we have something to work on. I will inform the Singaporean Embassy about our plan. I think, I will have that drink, if you don’t mind Benji,” pinta Gonzo kepada Benji sembari telunjuk kanannya mengarah ke botol bourbon yang tadi dituju Benji.

Setelah menyerahkan segelas ‘liquor’ itu kepada Presiden ICAO, Benji berkata,”saya akan segera membuat surat pernyataan keberatan kita atas ketergesaan ini pak. Saya harap bapak tidak keberatan kalau saya memakai istilah ketergesaan. Karakter orang Timur lebih santun, berbeda dengan kita masyarakat Barat yang ‘to the point’, mudah-mudahan penghargaan kita akan karakter mereka bisa melunakkan kekukuhan hati mereka.”

“You do that, sir. You have my approval,” sambut Gonzo

Sembari menelaah secara seksama berkas nota diplomatik tersebut, Gonzo terlihat menggeleng-gelengkan kepalanya. Benji melangkah keluar ruangan. Sementara Gonzo yang ternyata sudah menghabiskan gelas pertamanya, bergerak berdiri, bermaksud mengisi kembali gelas slokinya.

“By any means necessary…,” gumam Gonzo sembari melangkah ke pojok ruangan, masih dalam keterkejutannya.  Bersambung… (by afiq0110).

 

Tulisan di atas merupakan cuplikan bagian awal dari bagian 4…

Daftar pustaka :

  1.  http://www.indonesia-ottawa.org/2012/02/peresmian-kantor-kepentingan-indonesia-pada-icao/
  2. http://tabloidaviasi.com/safety/keberadaan-dan-peran-icao-dalam-penerbangan-sipil-internasional/
  3. http://www.thejakartapost.com/news/2012/05/19/singapore-ready-return-ri-airspace.html
  4. http://www.tribunnews.com/bisnis/2013/09/24/ri-icao-teken-kerjasama-penerbangan-sipil-senilai-213-juta-dollar-as
  5. http://www.icao.int/Newsroom/Pages/ICAO-assembly-elects-new-council-for-three-year-term-2013.aspx
  6. http://pengetahuanumum.wordpress.com/2008/09/03/nama-nama-bandara-di-indonesia/

Tautan gambar :

  1. 1. http://www.rcinet.ca/en/2013/05/24/qatar-drops-bid-to-take-icao-headquarters-from-montreal/

  257 Responses to “Negeri Ganda Mayit”

  1. One

    • Permisi bung Arwank, saya hendak mengkudeta posisi numero uno anda 😀

      Cantik mas Afiq, cuma satu permintaan saya, untuk yang selanjutnya tolong tulisannya yang lebih panjang ya, saya senang sekali membacanya (maklum kutu buku) hehe. Btw saya mau melempar empat jempol, mohon diterima ya *JEMPOL *JEMPOL *JEMPOL *JEMPOL hehe 😀

      Salam

      • Bung STMJ…bukannya 4 jempol anda sdh di lempar ke bung cucu di artikel sebelah? 😀

        • betul mas Wehrmacht… mungkin jarinya jempol semua… xixixi….

          maaf mas STMJ… bercanda doang…

          • Dari tulisan anda sepertinya mereka cemas atau mungkin juga steres.apakah mereka akan melakukan operasi intelejen dan sabotase untuk menggagalknyanya afiq 0110?

          • @ mas Werkudoro….

            Intelijen Singapura lebih mengandalkan sistim teknologi ketimbang kemampuan personel… mereka lebih banyak bergantung pada personel ASU…

            kemungkinan mereka akan memakai tangan ASU untuk operasi intelijen

            untuk sabotase… kecil kemungkinan… militer Singapura memang sophisicated dan high tech… tapi kemampuan personel mereka masih jauh ketimbang personel kita untuk masalah sabotase…

            tapi… nah… ini yang perlu diwaspadai…

            duit mereka nggak ada serinya… dan lobi-lobi uang mereka terbukti efektif membungkam rasa nasionalisme para pejabat kita di masa lampau…

            lewat duit pula mereka menjajah kita… jika kita ingin mengkerdilkan kemampuan singapura dalam segala lini kehidupan…

            maka kita harus mulai memotong jalur-jalur pundi uangnya… caranya…
            1. tetap ngotot memberlakukan UU Minerba…
            2. harus mulai membangun sarana penyulingan minyak sendiri… kalo nggak salah bareng Iran
            3. berhenti impor minyak mentah dunia lewat makelar migas Singapura dan beralih ke Iran
            4. mengambil alih peran bandara changi lewat optimalisasi bandara kuala namu dan hang nadim
            5. revitalisasi pelabuhan sabang…
            6. menciptakan kawasan ekonomi berorientasi industri perkapalan yang memiliki daya saing terhadap industri perkapalan singapura
            7. relokasi dan revitalisasi pelabuhan tanjung priok

            dan yang paling menantang adalah…

            8. berupaya mensukseskan dibangunnya terusan di semenanjung kra, thailand

          • Jangan lupa terusan kra harus di buka bung afiq. Salut saya sampe jam segini masih ol. Selamat malam bung, saya off dulu

          • @ mas Freaxout…

            xixixi… lha… kan tadi kita dah janjian mo begadang bareng… hehehe….

            sama saya juga dah ngantuk banget… selamat istirahat mas…

          • Assalamualaikum wr.wb
            ada satu agi bung afiq0110
            yaitu orang-orang yang sering koar-koar atau keberatan kerjasama dengan Iran karena syah 😀
            kalau menurutku kerjasama dengan Iran baik dan bagus dengan beberapa pertimbangan untuk kemandirian bangsa, kalau menutup diri kan lucu juga 😀
            nyalah-nyalahin karena tidak bisa mengelola SDA secara mandiri namun kerjasama untuk mandiri di tentang 😀
            untuk masalah Syah sunni itu masalah individu, dengan memberi pemahaman tentunya bukan permusuhan 😀
            ini juga bisa di gunakan sebagai amunisinya singapur 😀
            kalau salah ya maaf 😀
            maaf oot 😀

          • saya tau juga kalau syah bukan islam tapi ngaku islam hehehe
            tapi masa tidak boleh kerjasama dengan mereka heehehe
            saya pernah baca tentang syah di antaranya nabi-nabi setelah rosulluloh muhammad SAW, yang tidak lain adalah keturunan beliau sendiri 😀
            entah yang ngaku nabi keturunannya beliau sendiri atau ada orang lain yang menuduh keturunan beliau sebagai nabi 😀
            terus berwudhu menggunakan bekas tinja bahkan air tersebut lebih suci, entah yang menyarankan itu siapa jelas-jelas tinja mengandung bakteri dan virus kok malah di halalkan 😀

            kalau salah ya maaf 😀
            maaf oot 😀

        • mantab sekali bung afiiq artikelnya
          salam hangat buat anda

          ini salah satu yang saya tunggu siapa dibalik FIR dan bagaimana reaksi bila FIR ditangan NKRI

          berbagi itu indah bung wehrmact
          mungkin jempolnya bung stmj punya stock 😀

          seperti pernah saya berulangkali komen tentang red dot
          melemahkan atau red dot tidak perlu dengan alutista,
          cukup :

          1.kembalikan FIR,dilanjutkan
          2.kontrol jalur laut
          3.ambil alih pusat jasa dan perdagangan,maka no 4 akan tercapai
          4.ekstradisi

          dan yang terjadi pada red dot
          1.ekonomi akan runtuh…inflasi akan terjadi besar2an
          2.pembangunan akan drastis melambat,
          3.alutista canggih hanyak akan jadi besi tua

          dan yang akan dilakukan red dot

          “mau tidak mau akan , suka tidak suka ,mencoba “keharmonisan” dgn malay, tapi akan sulit karena sampai sekarang red dot masih menjadi project yang harus dipulangkan lagi kepangkuan malay,tentunya tidak ada saling kepercayaan yang hakiki kedua negara tersebut, anda tahu sendiri tentang malay, yang masih grey aja mati2an mencari cara untuk dimiliki apalagi tentang sejarah red dot,bagaimana sakit hatinya si malay ditambah pulau ter ambil,yang tidak lama dengan kasus sipadan ligitan ,seperti karma pada malay”

          cuma yang jadi pertanyaan saya, kenapa kedaulatan FIR itu susah sekali kepangkuan NKRI, ada apakah dengan pejabat kita????

          mengutip artikel bung afii

          “Mereka memang menerima bantuan dari kita, besaran pastinya adalah US $ 2,13 juta. Alokasinya adalah untuk pemantapan manajemen sistim lalu lintas udara dan pengurangan emisi karbon dioksida dalam industri penerbangan mereka,” jelas Benji detail.

          itu dana buat apa saja???bertahuan-tahun, apa tidak cukup dana tersebut untuk membangun kemandirian FIR???

          cuma pendapat
          maaf cucu lancang

          • @ bung Cucu

            elaborasi anda terhadap sebuah informasi betul betul menyenangkan…

            dan yang saya suka… anda selalu bisa menemukan padu padan pada ceceran puzzle yang terserak…

            senang berinteraksi dengan anda teman…

        • Stok jempol junior saya banyak bung Wehrmacht, kalau stok jempol senior XL cuma satu dan tidak bisa produksi ulang. Karena itulah si junior saya lempar kemana mana, meminjam kata – kata bung Cucu “berbagi itu indah bung Wehrmacht” hehe 😀

      • @ mas STMJ…

        terima kasih atas dukungannya…
        terima kasih juga atas artikel-artikel mas STMJ yang sudah banyak membuka cakrawala berfikir saya…

        salam hangat dari saya untuk anda dan keluarga…

      • Jiakakak..jgn lupa balikin dua jempolnya mas afiq.. 😀 lemparnya jgn kenceng2 ya..hahaha..

        • xixixi… salam hangat mas bro…

          • bung afiq,kalau misalkan singaparna kekeuh tidak mau menyerahkan,aa ada kemungkinan kita perang dengan mereka? karena ini menyangkut martabat dan harga dri bangsa Bung hehe

          • selama kita bisa mengkondisikan maskapai penerbangannya, InsyaAllah nggak ada masalah…

            ini kan cuma masalah pengaturan lalu lintas udara… walaupun ujung-ujungnya ada unsur bisnisnya…

            tapi yang penting maskapai selalu end user bersedia patuh pada regulasi kita selaku pemilik ruang udara…

            ketika maskapai patuh dan mengikuti peraturan kita, Singapura nggak bisa intervensi itu…

            apalagi jika bandara kuala namu bisa optimal menggesar peran bandara changi… selesai sudah…

            tinggal masalah pendekatan kita ke maskapai penerbangan komersial….

      • yang dtembak jatuh yang mantap..mantap artikelnya bung afiq 110..5 jempol untuk anda.

      • hahahaa.., silahkan Bung MJ (lebih enak panggilnya begitu, hehe.., ). Setelah sekian lama silent, kadang gatal rasanya pengen ikut meramaikan. Forum ini telah menjadi oasis ditengah padang pasir informasi yang begitu mengebiri nilai-nilai kebanggaan berbangsa.
        buat Bung Afiq.., mohon isin share dimari. semoga anda selalu di karuniai kesehatan dan waktu luang agar bisa selalu mencerahkan generasi kita. ‘tabe’ SALAM NKRI.

      • Bung @afiq, 1 hal yg saya ga suka dari Anda. Artikel Anda terlalu pendek, bung!!! Padahal lg asik dan masih asik utk dibaca, tau2 dah selesai. Trus bikin darah mendidih, bangga lg. Sayang kurang panjang.
        Klo Anda pengen nambah fans, tlg lain kali bikin artikelnya agak panjang ya bung,hahahaaaa…just kidd.
        Nice, artikel yg saya tunggu2 dan harap. Thanks bung afiq. Ditunggu artikel selanjutnya (pendek2 jg ga apa2 yg pnting bikin jantung berdegup, darah mendidih bangga).

    • Nebeng ke perempatan om

    • sebenernya gampang untuk mengkudeta FIR singapura bulan februari 2015 apabila mereka (singapura dan ICAO) ngotot gak mau kasih ke kita bisa dilakukan dengan 2 tahap:

      Pertama: siapkan perangkat FIR setara milik singapura atau lebih canggih.

      Kedua: shutdown sistem FIR mereka dengan berbagai cara, misalnya serangan hacker untuk mengacaukan piranti singapura atau membuat radar singapura menjadi blank.

      Otomatis FIR akan pindah.

    • Hehehe ra iso masuk urutan ngikut nomor 1 ya
      ya indonesia negara besar masa tidak bisa jadi tuan dirumahnya sendiri, semoga pejabat yang berwenang tetap bisa tegas dan tidak tunduk akan ancaman dan bujuk rayuan dalam bentuk apapun

    • satukan tekad untuk ambil alih FIR untuk Indonesia yg benar2 merdeka dan bermartabat….terima kasih @bung agiq 0110

    • xixixi… betul bung Gint… kita ambil efek gentarnya saja…

      kerana logikanya forum militer ini tidak hanya dibaca readers dalam negeri…
      forum militer ini juga dibaca readers dari luar…

      efek deterentnya yang coba dikejar dari judul dan untaian kalimat tadi…

  2. absen dulu baru baca… hehe

    • saya yang harusnya berterima kasih sudah dibantu mengalih bahasakan ke bahasa Indonesia Bangjo…

      teman-teman yang lain pasti bingung nggak ketemu artinya lewat mbah google…
      untung anda Bangjo yang turun tangan…

      tabik…

  3. Absen dulu 🙂

  4. Alhamdulillah,
    Dan Semoga pemerintah yang akan datang lebih cinta akan kedaulatan NKRI.
    demi Indonesia Raya yang lebih berdaulat..

  5. Yup… Selalu yg di manfaatkan kesantunan kita…
    Ada kalanya kita hrs tegas spt Bung Karno dlm bersikap mslh kedaulatan… Tp tetap santun memegang budaya leluhur dlm pergaulan…

    • Kalau masalah hak kita, teritorial kita dan martabat kita, bangsa indonesia tidak perlu santun kalau kita santun maka kita akan selalu didahulukan atau dilecehkan dengan bangsa lain spt malaysia. Karena kita sangat santun sekali maka kita kedahuluan malaysia dalam mengeksplorasi pulau sipadan dan ligitan beda dengan malaysia mereka cuek dengan santun kepada kita sehingga kita kalah karena pengadilan menganggap malaysia telah terlebih dahulu melakukan eksplorasi kedua pulau tsb.

  6. <:D
    ?) siap !!!
    _||_ Komandan !!!

  7. ah, keren! jangan lupa surat keberatan benji dan gonzo dimuat juga ya…

  8. merah putih teruslah kau berkibar
    diujung tiang tertinggi
    Indonesiaku ini

  9. 2015

    • betul, 2015…

      inikan cuma cerita bersambung yang diangkat dari kumpulan fakta, remah-remah hoax yang bertebaran (yang selalu dengan rajin kita nantikan) dan semua masalah yang ingin kita kemukakan agar bisa membuka mata dan wawasan kita sebagai warga negara dan mudah-mudahan bisa menggugah naruni pemimpin kita dalam membuat kebijakan negara

      • Umm pemimpin.. mudah2an yg terbaik… *ngelusjidat

        • anda adalah seorang pemimpin bung Sennopati… minimal anda adalah pemimpin dalam rumah tangga anda… kita bisa mulai memperbaiki Indonesia dari elemen yang paling kecil… keluarga kita…

          dan saya yakin laki-laki dengan kesadaran bernegara yang baik seperti anda dan teman-teman lainnya, bisa menjadi faktor pengubah masyarakat menuju masyarakat yang lebih cerdas dan lebih baik

  10. 10besar lagi

  11. jadi belajar dunia diplomatik nih. punya Tentara, doktrin pertahan yang solid dan alusista yang mantab dan mandiri hanya bisa bermakna untuk kepentingan kita dan perdamaian dunia kalo dikawal oleh diplomasi yang ciamik.

    Mari kita kabarkan ini keseluruh Indonesia! 🙂

    • Benar… diplomasi..seseorang yg berdiplomasi harus memiliki kecerdasan tinggi, pengendalian emosi, punya bnyk exit plan thd suatu persoalan..

  12. bagian 4????
    bagian 1,2,3 nya mana?

    • tenang mas bro…

      ini cuma teaser… cuplikan dari sebuah cerita bersambung…

      jangan segan memberikan kritik yach… kritik membangun itu diperlukan

      • oke mas bro
        ini baru teasernya aja udah membetot rasa,apalagi utuh
        ditunggu tulisan selanjutnya mas bro
        sayangnya saya bukan tipe pengkritik mas bro,tapi klo tukar pendapat saya suka

      • Bung afiq0101

        Mau tanya, percakapan tersebut bisa dipapar dimari, apakah kantornya disadap oleh kita?

        mudah2an cerita jilid berikutnya, sudah benar benar fix pindah ke kita,

        klo boleh tau benefit materi yg kita dapat klo FIR tersebut pindah ke indonesia apa ya,
        selain wilayah udara indonesia

        thanks

        • benefit terpenting adalah kedaulatan bung Baracuda…

          ketika kedaulatan terjaga, merupakan asupan moral yang tak terhingga bagi kita, rakyat Indonesia…

          kita tidak bisa lagi dilecehkan… jika dulu masih ada teman-teman yang tertunduk malu… sekarang mereka sudah bisa mengangkat muka dan membusungkan dada…

          sembari diiringi dengan sebuah senyuman hangat… untuk satu tujuan… kepalan tangan ASEAN…

  13. Menjd teringat dgn pidato SBY bhw jika terjd perang, Indonesia sudah siap…
    Maaf jika ingatan sy salah…

  14. Artikel yang menarik dan informatif. By any means necessary… 🙂

    • dan sekarang mulai nyambung ceritanya bung riosoka,
      kenapa beberapa intercept atas black flight yang dilakukan TNI AU sengaja dipublikasikan secara luas.

      So bukan hanya: “by any means ….” tapi juga “we mean seriously ..” 🙂

      Model gini yang paling susah kalo policy ini di “stress test” sama asu misalnya, tapi sepertinya mereka gak mau buang2x energi.

  15. Pakfa sama pakda suruh main2 ke singapur aja…. siapa tahu ketemu raptor … 😀

  16. Mudah2an lancar pengambilan kembali FIR di wilayah udara INDONESIA…. INDONESIA Smakin JAYA….
    D udara laut dan udara!!! Aamiin…..

  17. Hahaha..i like that..by any means necessary..with or without ICAO..semoga lancar tanpa perlawanan berarti..salut bung afiq..salam hangat..!

    • terima kasih bung Akung…

      salam hangat kembali untuk anda dan keluarga… senang bisa berkenalan dengan anda…

      • Terima kasih bung afiq..btw judul artikelnya ngeri ngeri sedap nih..hehehe.. 😀

        • hahaha… boleh juga tuh..

        • Bung Afiq0110 @ Dalam berbagai seminar bertajuk NJRI masalah FIR ini ini kerab saya tanyakan, dan jawaban dari Nara Sumber terkesan melecehkan diri sendiri karena beralibi SDM dan kemampuan Teknologi/Radar/Airport belum mampu untuk mengelola FIR.
          Kita patut bersyukur atas tekat pemerintahan sekarang 2015 untuk mengambil alih tahun 2015 nanti.
          Namun walau belum terwujud artikel Bung Afik telah menimbulkan rasa keharuan bagi siapa saja yang cinta dengan NKRI, karena ini mernyangkut kedaulatan NKRI, harga diri, serta harkad dan martabat Bangsa Indonesia di Forum Internasional.
          Salam kenal dari saya di Kepri…
          Maju Terus Indonesia, Jayalah TNI ku…!

  18. suka sama kalimat ini:

    “They can, Sir. Indeed they can, they have all the rights to do so, it’s their air territory. It’s no longer about business nor safety, it’s about pride and dignity.”

    keren bin gentle bgt negaraku tercinta NKRI
    ================================

    • terima kasih bung Cepot…

      salam kenal… saya tunggu pengayaan ide cerita dari anda yach…

    • Saya juga suka dengan bagian ini dan bangga sekali. Ini bukan ketergesaan, karena indonesia sudah cukup lama bersabar, dimana di wilayah sendiri terbang, mendarat dan take off harus lapor dulu ke singapura, terharu sekali ada jendral kita yang harus berputar-putar dulu sebelum mendarat di natuna.

      Saya akan mendukung any means necessary with or without ICAO, its our air authority.

    • Masalah pride and dignity di wilayah udara itu nonsen kalau kita tidak memiliki alat untuk menegaskannya seperti radar, sistem trafic, bandara-bandara kelas dunia, satelit, pesawat tempur terbaik, rudal terbaik, pilot terbaik, PSU terbaik, dan SAM terbaik.

      Ini artinya jika kita serius dengan pengambil alihan FIR tersebut, berarti kita sudah siap dan memiliki syarat-syarat keunggulan pertahanan udara yang sudah disebutkan diatas.

      MAMPUS lo SONORA

  19. artikel ini scr tdk langsung memberitahukan bahwa militer indonesia sudah semakin kuat.

    • dari sisi penguatan sipil ada konsolidasi juga. Dulu pengelolaan FIR dibagi banyak Area sesuai dengan wilayah kerja Angkasa Pura. Sekarang kewenangan itu diambil alih dari Angkasa Pura dan dilimpahkan ke BUMN baru namanya AirNav Indonesia http://www.airnavindonesia.co.id/. Dan pengelolaan FIR disederhanakan menjadi FIR Jakarta dan FIR Makasar saja. Sepertinya ada upgrade teknologi radar juga. Mohon yang berkecimpung langsung bisa kasih pencerahan he he he

  20. Nice artikel bung@afiq0110..!!! Kaya kebakaran jenggot tuh si ICAO..Selalu saja ada kepentingan tuh si bule-bule pe’a..bagaimana bisa masalah kedaulatan di tawar2.lo kira beli sayuran bisa di tawar2 .!!! Jgn menyerah bangsaku teruskan demi tegaknya NKRI..biarpun tanpa bantuan papa bear & koko panda..tak akan gentar… rakyatmu akan trs mendukung…!!!!! kita harus berdiri dg kaki sendiri..!! NKRI HARGA MATI…!!!

  21. numero uno…

  22. numero uno…

    pertamax…

  23. Setahu saya justru di UU produk DPR 2004-2009 lalu justru mengamatkan kendali ruang udara d sekitar Riau baru diambil alih pada tahun 2021. (CMIIW)

    • Lebih cepat lebih baik Bung . Selain harga diri dan kedaulatan bangsa Indonesia , kembali ke faktor ekonomi juga adanya fee untuk jasa penerbangan yang selama ini dinikmati Singapore atas wilayah udara yang tidak mereka miliki .

      • @ Bung Awan..saya setuju pendapat anda lebih cepat lebih baik, meskipun saya skeptis dengan pejabat yang mengurusi perundingan tersebut akan mampu kalau melihat track record perundingan dengan pihak tetangga selama ini.

        Apalagi ada perjanjian Indonesia-Singapura di tahun 1995 yang diratifikasi Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 7 Tahun 1996 tentang Ratifikasi Perjanjian FIR (flight information region) dengan Singapura, diatur sistem navigasi timur di Indonesia dikuasai Singapura selama 15 tahun.

        Belum lagi UU No.1/2009 Pasal 458 tentang Penerbangan. UU ini mewajibkan pemerintah mengambil alih pelayanan navigasi yang didelegasikan ke negara lain paling lambat Januari 2024.(kelamaan)

        Meskipun Menneg BUMN sudah mempersiapkan dengan pembentukan badan usaha khusus yang mengurusi navigasi udara (Perum Navigasi) namun kembali lagi untuk merebutnya diperlukan kepiawaian pejabat dalam perundingan.

        Kalau Indonesia bisa mendapatkan kembali kontrol udara Kep. Riau dan sekitarnya mulai 1 Januari itu suatu pretasi yang luar biasa. Selain masalah kedaulatan juga dari sisi ekonomi berupa fee dari jasa pemanduan pesawat yang selama ini dinikmati Singapura (kita hanya kebagian sedikit dan tak pernah tahu hasil sebenarnya).

        Jangan lupa selain kontrol udara, Singapura juga menguasai jasa pemanduan kapal yang lewat mulai dari Selat Malaka. Meskipun itu berada di wilayah Indonesia namun kita justru tidak berdaya. Mungkin isu ini juga kurang seksi di banding masalah FIR. Jumlah pasti berapa yang didapat Singapura tidak diketahui namun diperkirakan mencapai $ 500 juta setiap tahunnya

        • Sudah diambil juga oleh Pelindo medan…

        • kenapa lama? kenapa mesti menunggu 2024?
          selaian alasan kesiapan teknologi dan SDM ini menunjukkan bahwa kebijakan dalam negeri kita diintervensi oleh negara-negara yang kuat secara finansial.

          salah satu alasan kenapa kita tidak memiliki sistem transportasi masal yang handal adalah karena lobi-lobi dari Jepun membuat strategi pembangunan kita tidak pernah mengamanatkan pembangunan transportasi masal. info ini saya dapatkan dari Sekjen Ikatan Ahli Teknik Otomotif Indonesia (IATO).

          jika untuk kebijakan industri otomotif saja negara-negara yang berkepentingan memainkan lobi-lobi apalagi kebijakan yang lebih strategis (industri strategis, pertahanan dan keamanan, dll)??

        • Wah, terima kasih pencerahannya Bung Sutarjo.
          Terus terang saya baru sadar kalau “Singapura juga menguasai jasa pemanduan kapal yang lewat mulai dari Selat Malaka” , ini bukannya tidak seksi tapi ini justru pemasukan Negara yang tersia-siakan .
          Sepertinya tidak banyak juga yang tahu hal ini , mohon Bung Sutarjo kirimkan artikel semoga Bung Diego bisa memuat, ini kan juga bentuk kedaulatan kita .
          Mengenai para perunding , saya rasa dengan meningkatnya kekuatan militer kita maka daya tawar kita akan semakin meningkat.

          Bung Traveller,
          sudah diambil alih Pelindo Medan sejak kapan ya Bung ?

    • UU yg bikin kan manusia…kalo perlu direvisi…apa susahnya. Demi kejayaan NKRI. Lain ceritanya kalau demi perut para anggota d(h)ewan….yg (tidak)terhormat.

    • ini contoh dimana pemimpin2x kita di beli oleh Upil. Saatnya dikoreksi!
      Masalah utama dengan upil adalah ada diantara kita yg masih bisa dibeli.

  24. Mentep bung afiq……salam kenal…….

    • hahaha… terima kasih untuk ‘mentep’nya pak Puh… masih ingat juga ternyata…

      asli saya tertawa ngakak… salam kenal kembali untuk anda… saya suka sahabat yang memiliki selera humor…

      i like your style…

      • Sama sama bung afiq…..

        If only i have an authority to congrat you as my special prime team…. i ll do it…..
        Unfortunately i am just nothing…..

        Jiakakakakakkakak…..just kidding mas bro….

        Salam hangat untuk anda dan keluarga d rumah….

        Best regard of mine for Mr. R n your lovely S…..

        Jiakakakkakakakak…..

        • halah… kebersamaan dan dukungan anda sudah lebih dari cukup pak Puh… ketulusan jauh lebih bisa dirasakan ketimbang sebuah kedudukan…

          mari sama-sama bekerja dan berdoa untuk keselamatan negara kita…

          best regard for you too, my friend…

          • Trims bung afiq…
            Btw…formil anda dulu B###C apa masih on ya?
            Mohon maaf…sedikit lancang….

          • @ pak Puh…

            maaf pak Puh… formil dimana saya menjadi pembaca dan berusaha untuk belajar menulis hanya di Jakarta Greaters… Jakarta Greaters merupakan formil pertama saya…

          • Siap bung Afiq…….
            Saya kira njenengan tampil di formil(forum milik lelaki) yg saya jg jd anggota nya……xixixixixix
            BKDC……xixixixixix

  25. Mantap bung afiq.
    Masalah kedaulatan udara indonesia no1.
    Tidak bisa ditawar tawar
    Jayalah indonesia
    Hidup nkri

  26. ini artikel yg menarik sekali.. Bag. 123 nya jgn kelamaan bung afiq. 1 feb 15.. By any means necessary

    • terima kasih mas Jarwo… ini cerita bersambung mas… dan yang baru saya setor ke admin JKGR adalah ‘teaser’-nya, cuplikan dari rangkaian cerita bersambung…

      semoga anda setuju dengan frasa ‘by any means necessary’ nya…

  27. BRAVO SBY AND ALL HIS MEN…!!!!

  28. Oh my God… masih nyambung padalah bacanya gk nafas 😀 (hiperbolis mode on)

    Alur bahasanya jadi inget novel dan brown dan sptnya ada lanjutan ke konspirasi tingkat tinggi apakah sampai ke mh370? (Paranoid ala malay mode on)

  29. gambaran dlm artikel tsb mencerminkan ketidakrelaan mrk melepas FIR. Memang ini tdk akan mudah, tp bukan berarti harus berhenti berjuang utk meraihnya. Strategi RI langsung membenturkan ke persoalan kedaulatan (udara) adalah cara yg menjadikan mrk tdk berkutik. Mudah2an perjuangan RI lancar dan sukses.

  30. Mantap..!

  31. “This is madness !” ujar Gonzo gusar

    “They can’t do that, it’s unethical” lanjut Gonzo lagi

    Dengan tersenyum kecut, Benji menjawab, “They can, Sir. Indeed they can, they have all the rights to do so, it’s their air territory. It’s no longer about business nor safety, it’s about pride and dignity.”
    =========

    saya senyum, happy banget…
    operasi senyap dgn di payungi armada tempur telah membuahkan hasil..

    katakan pada bule itu…
    this is our Territory, our air.. take it or leave it…
    semakin kagum sama kepala pemerintahan kita diam tapi penuh perhitungan…

  32. Bismillah
    Semoga pemerintah tetap tegas tidak ada tawar menawar soal kedaulatan NKRI baik di darat laut dan udara,tidak ada kompromi.
    Dari madiun ijin belajar kewiraan

  33. wah ada fiksi bersambung kayak forum disebelah..

  34. Beberapa hari ngga mantengin jkgr..begitu dibuka ada teaser seperti ini..mantap sekali bung Afiq…semoga di tahun 2015 Indonesia sdh siap..yang menjadi pertanyaan,apakah ada kerugian dari pihak ICAO apabila FIR Singapore diambil alih oleh RI..??salam

    • terima kasih mas Dewa Kembar…

      ayooo teman-teman… ada yang bersedia ngebantuin mas Dewa Kembar…

    • Bukan ICAO yang rugi bung tapi gerombolon si berat yang rugi. Kalo pespur kita fly pass mereka tau itu pesawat stealht atau bukan. Jangan hoax hoex lho yah. Saya juga baru ngeh kok klu nya bung nara. Jadi untuk strategi perang, paling gerombolan si berat udah titip barang di singaparna. Makanya kebakaran jenggot. Belum lagi si zionis di sana. Semua cuman bunglon yang akan berganti warna jika situasi berbeda.

  35. By any means necessary
    Bung afiq ini, harusnya itu kebalik :mrgreen: . Si bule harusnya ngerti budaya timur. Lha wong kita nerapkan ADIZ masa ngga boleh lha wong itu udara kita. Ya suka suka lah

  36. Absen bung Afiq… 😀 artikel yg menarik mengingat FIR ini sdh menjadi duri dalam daging yg menampar hrg diri bangsa kita puluhan tahun padahal tuh negara amsyong berapa sih luas ruang udaranya?

    Kalau kita ambil FIR ini maka kedaulatan udara kita akan membuahkan kemakmuran bagi kita…sekalian aja semua maskapai dunia landing di batam atau kualanamu sbg hub penerbangan internasional….apalagi kalau kita bs menjadikan batam sbg hub perdagangan dunia….

    Le historie repete…sejarah saat samudera pasai menjadi hub pelayaran dan perdagangan dunia mengalahkan malaka yg dikuasai portugis akan berulang….

    Thanks bung afiq atas artikelnya…sangat menyentil nasionalisme warjag… 😀

    • terima kasih untuk supportnya mas Wehrmacht…

      rasa nasionalisme mas Wehrmacht, telah menular ke dalam diri saya… mudah-mudahan bisa saya tularkan kepada teman-teman yang lain…

  37. Penggambaran cerita dari tulisan yg sangat bagus dan menarik bung @afiq. Very good! Salute!

    ” Dengan tersenyum kecut, Benji menjawab, “They can, Sir. Indeed they can, they have all the rights to do so, it’s their air territory. It’s no longer about business nor safety, it’s about pride and dignity.”
    “mereka bisa melakukan itu pak, tentu mereka bisa! Mereka punya hak untuk melakukan itu, Itu adalah wilayah udara mereka. Ini bukan lg soal bisnis ataupun keamanan, ini adalah mengenai martabat dan harga diri.” mantabbbb kata2 pak Benzi ini 🙂

    “At least we can do that, and you could offer Indonesia a larger fund instead. But don’t threat them to cut off their finance, Sir. It’s as same as a slap in their face, it will do no good,”
    “setidaknya kita bisa buat itu (merayu pk duit/ancam cara halus), dan sebaiknya kamu bisa tawarkan dana yg lebih besar ke indonesia. Tetapi jangan ancam mereka dengan memotong anggaran dana dari kita ya pak, karena itu sama saja dengan menampar wajah mereka dan itu tidaklah baik. (hehehe mereka mau coba nyogok martabat dan harga diri kita dengan duit recehan) 🙂

    “by any means necessary”
    Dengan segala apapun yg diperlukan (alias kita blg ke mereka anda terima ga terima atau coba2 melanggar nanti, kite gebuk dengan cara apapun!) nice, i like it! 🙂

    Bung @afiq ditunggu kelanjutan nya.. 🙂

    Salam hangat,
    PA

    • senyum saya lebar sekali ketika membaca komen anda…
      kebuntuan menulis dan lelah yang menumpuk… sedikit banyak mulai mencair

      support anda melegakan, teman… terima kasih untuk alih bahasanya…

      semoga Allah senantiasa membimbing kita, saya dan anda dalam keihklasan…

      • Tulisan dan “cerpen” anda sangatlah menarik dan menambah wawasan bung..
        Tetap semangat teman..:)

        Saya yg berterima kasih bung..
        Amin ya Allahuma amin, semoga anda diberikan kesehatan selalu dan lindungan dari Allah dimanapun anda bekerja. 😉

        Salam hangat u/klrga disana,
        PA

        • terima kasih mas Papa Augusta

        • Trima kasih atas terjemahnx Bung @Papa Augusta.mhon bgi para warga warjager pake B.Indonesia coz msih bnxk sdara” kita yg tdk mngenyam pndidikan tinggi dan tdk mngrti bhsa asing.lbh baik pke bhsa Indonesia Asl.maaf dan teima kasih cma uneg” Kuli bangunan.INDONESIA JAYA…!!!

          • sama-sama bung @Gntongg saya cuma sekedar mengulas sedikit “kata2 yg menjadi daya tarik” dari cerita pendek yang sangat bagus dan menarik tsb dari bung @afiq0110
            bung Gntongg bisa saja merendah diri..saya yakin warjagers disini sudah sangat pintar bahasa asing. salam,

            PA

          • @ mas Gntongg…

            sebelumnya saya minta maaf atas ketidaknyamanannya…

            pemilihan kalimat dalam bahasa Inggris memang disengaja mas… agar lebih real dialognya…

            untuk alih bahasa bisa mempergunakan google translate… copy kalimat yang ingin dialih bahasakan… nanti artinya muncul sendiri deh… selamat mencoba…

  38. salam super bung@afig..atas cerpen nya.. 🙂

    membaca ini jadi ingat semacam FIR versi laut oleh kerajaan Bali jaman kompeni..yang di sebut “Hak Tawan Karang” dimana jika ada “kapal”perahu milik negara /kerajaan mana pun yang terdampar dan melewati wilayah “FIR” laut kerajaan BALI maka kapal tersebut menjadi milik kerajaan BALI atau di sita,kecuali mampu membayar pajak jalan lintas laut.

    jika dahulu dikenal sebuah pepatah “barang siapa menguasai laut, maka dia akan menguasai dunia”
    sekarang ini menjadi” barang siapa menguasai udara maka dia mengengam dunia dan isinya” kutipan Alexander Agung pada saat berhasil menaklukan eropa,india,timur tengah dan afrika.

    sedangkan mahapatih gajah mada bersumpah “Tan Amukti Palapa” sebelum menguasai Nusantara.dimana dengan armada laut nya, gajahmada mengendalikan laut nusantara dari ujung samudra hindia,selatmalaka,laut cina selatan, sampai ujung papua nugini

    jadi saat ini barang siapa yang menguasai udara,dijamin menguasai dunia dalam gengamannya.contoh nyata nya, amerika dengan NASA nya mampu mengintip seluruh aktivitas di bumi hingga luar angkasa.

    • Salam super kembali bung Telik Sandi…

      komentar anda memperkaya khasanah berfikir saya… terima kasih…

      saya akhirnya kembali teringat masa-masa sekolah… sama seperti anda… saya juga suka konsep ‘hak tawan karang’-nya raja-raja Bali… kalo nggak salah saya belajar hal itu di masa SMP

    • Salam kenal telik sandi !!!!!!!! ulasan yg sangat bernuasa anak negri yang ngerti sesuatu tentang perkembang yg ada berdasarkan fakta sejarah .bukan praduga praduga yg membuat bingung para pembaca warga warjager ini . Ulasan tentang rupa rupa intelejen yg dimuat di artikel yg lalu . sangat berguna bagi pembaca sehingga apa yg merupakan tanggapan atau pandangan tentang perjalan bangsa tidak semata mata berdasarkan tesis anatesis yang asal bunyi . entah ! bung TELIK SANDI ungkap tentang ulasan diatas berdasarkan catatan atau apa !? sehingga kalau berbicara sampai ke masalah mahapatih GAJAH MADA tentu ada dasar yg kuat untuk mengungkapkan,ini ! berdasarkan apa ? yang di uraikan oleh intelejen pada artikel lalu ada beberapa tipe intejen yg juga menceritakan tentang masa kecil mahapatih GAJAMADA sehingga alasan ini ada di mana ? karna semua perdebatan /pemikiran akan sia sia kalau kita berwacana terus menerus, tanpa satu pengertian bersama .untuk NKRI ….. .ADA beberapa kemampuan bisa berbicara masa lalu . bila bersatu akan luar biasa kita bicarakan tentu hal ini sulit dimengerti oleh orang orang yang awam akan pembicaraan sejarah karna sejarah ada yg terbuka ada yg tertutup untuk kebaikan bersama . rupa rupa orang ,; ada yg ngerti , ada yg pintar ,ada yg.bejo,,,,,,,,,,,,,,,
      sehingga kita tidak salah ambil keputusan dalam keutuhan NKRI seutuhnya dalam pilres ,,,
      salam N K R I ,

  39. ditunggu cerita selengkapnya bung afiq, mantap…

  40. terima kasih mas Didoth…

    @ kepada semua teman-teman pembaca :

    indikator sebuah artikel yang baik adalah :
    1. ada respon awal atas artikel itu, baik itu respon positif maupun negatif… artinya artikel itu dibaca… xixixi…
    2. keterlibatan pembaca untuk mendukung, menolak atau bahkan memperkaya isi artikel itu sendiri…

    nah… tugas saya sebagai warga negara sudah selesai… yaitu… menulis artikel dalam bentuk cerita bersambung…

    tugas teman-teman yang lain, sebagai warga negara yang baik tertuang pada point 2… xixixi… mode berkelit ‘on’…

    silahkan dibantu mas Didoth-nya… monggo…

    • Terus terang, ini ada peneerahan buat kami sbg warga negara, selama ini kita melihat bapak yg tinggi besar itu terlalu gamang utk menampakkan kekuatan yg kita punya. Tapi itulah tipe orang, tdk bisa kita nilai dari tampilan luar, sy merasa bangga dengan perjuangan beliau thd kedaulatan wilayah RI. Semoga menjadi amal baik selepas beliau tdk memimpin negeri ini. Saya 1000% mendukung pengelolaan FIR ada di Indonesia. bukan negeri tetangga, itulah bentuk Kedaulatan sesungguhnya.

    • Sama-sama om Afiq0110. Ditunggu lanjutan artikelnya secepatnya 🙂

      Sekalian Ralat: “Kalau kita tidak mentargetkan 2016 sementara..” maksud saya : “Kalau kita mentargetkan 2016 sementara penerbangan terbuka Asean mulai 2015, apa gak wasalam tuh ?”

      Saya sendiri membaca dari beberapa artikel, negara Asean banyak yang masih gamang dengan ASEAN Open Skies. Pastinya dengan bantuan Google Translate hehe 🙂 walaupun lumayan kacau tapi bisa saya menangkap maksud tulisan.

      Untuk Indonesia.. gimana nih tukang antena, kita sudah siap belum menyambut penerbangan terbuka.. mana tukang antena? (colek om Jalo) 🙂

      Terimakasih.

  41. Saya pernah merasa sangat hati sekali ketika ketika mencoba menanggapi Singaporean trolls di beberapa forum yang argument2nya menyinggung tentang FIR kita yg mereka kuasai. Ini saat nya Republik Indonesia mengambil hak nya dan membungkam mulut2 kotor para penjajah. Terima kasih bung Afiq, saya sangat terharu.

  42. Tricky sekali bung Afiq ini..Persis Star Wars yang disampaikan moda Induksi dulu. Dalam Flash Back nih ceritanya. Bagian 1,2,3 nya plotnya mengikuti apa nih bung? Tom Clancy? Robert Ludlum ? atau Frederick Forsythe? Kalau kira-kira Menurut Tom Clancy, ada operasi asimetric yang direncanakan untuk menguji kebenaran penguatan militer di udara sebuah negara tropis dimana dikondisikan pesawat sipil mengalami malfungsi dan melalui wilayah pengamatan udara mereka dan pesawat diduga juga mendapat situasi distress. Menurut Robert Ludlum, telah dibelanjakan sedemikian besar dana oleh Garda depan perlindungan Amerika yang operasinya melangkahi kewenangan presiden Afro di mana dana tersebut diperoleh dari konsorsium kawasan untuk mendapatkan kelanggengan usahanya, di mana pemerintah sebagai penjamin kebijakan ekonomi prolib menjadikan ini sebagai preemptive penyelesaian masalah ekonomi negara yang sedang lesu? atau plot Frederick Forsythe di mana ada lembaga kecil yang telah dibalikkan penamaannya melalui fiche-fiche khusus di sebuah negara tropis. Badan tersebut yang telah mengendalikan sebuah perusahaan kecil eksplorasi tersebut mengendalikan sebuah operasi khusus untuk melakukan serangan minimal. setelah sekian lama menciptakan shadow war antara sebuah kerajaan yang telah punah dibekas negara jajahannya berhasil mengkondisikan perjanjian “mutual” antara 2 negara untuk menutup celah lalu lintas laut internasional di celah negara tropis tersebut. Di mana celah tersebut diperlukan oleh negara raja Film tersebut di kemudian hari. Akan halnya konflik asimetrik yang pernah mereka ciptakan awal abad ini tidak menjadi pertimbangan lagi untuk dilakukan?..Bagaimana bung Afiq…? Ditunggu bagian 1, 2, 3 nya..salam tabik bung…

    • hahaha… ampun bung Blaze…

      speechless saya kalo sudah ditantangin sama penggemar novel militer dan konspirasi…

      mudah-mudahan tulisan saya kelak bisa memenuhi ekspektasi anda… tolong dibantu kalo ada tulisan yang kurang tepat yach… saya serius lho…

      salam tabik kembali bung Blaze… terima kasih sebelumnya…

      • terima kasih untuk pencerahannya bung Blaze…

        pemahaman teori konspirasi saya belum sekaya para kontributor yang lain….
        tapi… saya tetap terima tantangan anda… saya coba memberikan sebuah cerita, senada dengan pengharapan anda…

        bantuin do’a yach…

      • Memang kita punya satelit militer ya? Bukannya malay minta data radar militer saja?

    • Bung Blaze,
      salam kenal, saya senang termasuk baca tnovel walo kadang mumet kalo baca cuma sekali ,he he…
      Sesekali Anda harusnya ikut kirim artikel biar semakin lengkap citarasa baca JKGR , bukan begitu Bung Afiq0110 ? 😀

      • @ bung Awan…

        betul itu… saya sependapat dengan bung Awan… dari paparan beberapa pilihan plot cerita sudah bisa kita baca keluasan cakrawala berfikir bung Blaze…

        saya ikut senang jika forum ini makin ramai dengan artikel-artikel baru dari nara sumber – nara sumber baru…

        mengutip ucapan mas Awan… ‘makin lengkap citarasa baca JKGR’

      • Terima kasih atas dukungan anda bung awan. Tapi setiap artikel di sini dengan jurnalisme yang tertata disampaikan seperti panewuh Bung Satrio, 33% Hoax,..33% Fakta dan 33% analisa Anda sendiri. Apa yang muncul pada artikel bung Afiq ialah gambaran kenyataan di balik layar. Bung Afiq saja yang memberanikan diri memaparkan pemikiran di forum ini untuk difahami rekan semua. Bahwa cara penyampaian bahasanya enak untuk dimengerti sampai tahapan bagaimana bung Afiq menggelitik kita semua atas penafsirannya mengenai fenomena FIR tersebut. Bayangkan bung, setelah FIR tersebut legal kita kendalikan, setiap pergerakan di LCS, malaysia, Proxy war atau asimetric war USA atau pun Cina akan kita monitor. Kita bukan hanya saja menjadi wasit tapi kita juga bisa berlaku sebagai “inspektur” pertandingan…wa allahu ‘alam

  43. seluruh jempol deh buat penulis artikel nya.

    waktunya kita seterong sudah tiba ya..?
    😀

    • Alhamdulillah waktu kita sudah tiba… tinggal masalah melatih kesabaran diri untuk mengeluarkan taring pada momen yang tepat… dan tidak terpancing manuver murahan…

  44. kok sekarang jarang post komen bung?..biasanya anda dan bung nowyoudon’t intense sekali…salam tabik bung..

    • @ bung Blaze…

      isi kepala saya sudah terwakili oleh semakin banyaknya partisipasi teman-teman yang selama ini menjadi silent riders yang kemudian mulai mengutarakan unek-uneknya…

      makin menyenangkan… saya nggak bisa komen lagi karena teman-teman yang lain sudah sedemikian aktif dan bersemangat mengutarakan pendapat mereka…

      Alhamdulillah, efek bergulir yang menjadi tujuan para senior kita dalam forum militer ini tercapai sudah…

      semakin tumbuhnya rasa kebanggaan akan tanah air yang diekspresikan lewat partisipasi aktif para pembaca dalam setiap artikel…

      antusiasme teman-teman untuk menjadi yang pertama memberikan komentar, sungguh luar biasa… saya sangat mengapresiasi itu

      • Ditunggu flash back 1,2,3 nya Bung Afiq. Saya yakin, apa yang anda Trending topic kan akan diimbuhi banyak kelengkapan Admiral Nara dan diplomat kita Bung Yayan itu…salam Tabik…

      • Bung afiq0110 @ maaf sekedar tambahan ulasan dari saya (maaf kalau ngak nyambung), dari berbagai seminar yang saya ikuti, drama tentang keberadaan FIR justru yang paling menyakitkan adalah jawaban para Nara Sumber (Sipil) yang notabene orang Indonesia Asli yang tampa beban menjastifikasi FIR lahir akibat ketidakmampuan SDM dan Kepemilikan/Penguasaan Tegnologi oleh Bangsa Indonesia.
        Sementara Dalam Hal Nara Sumber (TNI), jawabannya secara garis besar adalah bentuk ketidak berdayaan Mereka karena FIR ini merupakan Produk Politikus di Senayan. Oleh Kerena Itu menurut Saya, Kedepan apapun bentuk Perjanjian dengan Negara Lain, khususnya menyangkut Integritas, Harkat dan Martabat NKRI, TNI kita harus diberi ruang dan tempat paling depan/utama, agar tidak ada lagi jawaban-jawaban seperti itu.
        Tapi Apa mungkin yah… mengingat Fraksi TNI sudah Tidak Ada….
        (maaf kalau ngak nyambung)

        Salam NKRI Harga Mati

        • saya setujul bung Kinjeng, ada yang tau kordinatnya senayan? kasih ke bung PS ha ha ha … masuknya agen air, agen gas dsbnya ya dari mereka. selain nasionalisme tipis juga gampang disogok

  45. Mantap ……!
    Salam kenal bung. Afiq10.

  46. Bagus sekali nih, terima kasih atas tulisannya bung afiq, saya pengen menambahkan sedikit kaiian tapi besok aja ya. Kecapean abis lembur buat acara besok, sekali lagi thanks untuk tulisannya. 🙂

    • terima kasih mas Jalo…

      selamat beristirahat… jaga kesehatan mas… jangan lupa… jika anda sakit… lalu nggak bisa nulis… kami-kami juga yang ikut merasakan kerugiannya… hehehe

      salam hangat mas…

    • bung jalo…
      kalo ngga salah sekarang kopasus lagi ada acara latihan bersama dengan tentara jaguh ya…
      di jembrengin disini dong ceritanya

    • Ooh iya saya lupa menambahkan bung afiq, saya tunggu artikel sebelumnya deh nanti saya kasih gambaran dari para ahli kita..
      🙂

  47. Bung Afiq0110,
    artikel Anda membuat saya sedikit bisa bernafas lapang saat teringat bagaimana selama red dot melecehkan kita dengan mengangkangi segala aspek kehidupan bangsa Indonesia . Urusan BBM yang mesti diproses disana, urusan satelit yang dijual ke mereka , dan lain sebagainya yang membuat bangsa kita dipaksa inferior dihadapan mereka . Dalam berinteraksi pun , saya kadang menerima sorot mata merendahkan begitu tahu kalau saya berasal dari Indonesia , tapi semua itu tak mengurangi kecintaan dan kebanggaan saya terhadap Indonesia.
    Selama ini mereka begitu nyaman dengan penguasaan FIR atas wilayah yang tak mereka miliki , tentu kita harus siap menerima tekanan balik dari mereka yang tak akan semudah itu mengembalikannya . Saya hanya tak rela apabila mereka mengembalikan FIR dengan adanya syarat atau imbalan tertentu .FIR harus kembali ke Indonesia tanpa syarat , itu saja .

    • Alhamdulillah… mudah-mudahan artikel ini bisa mengembalikan semangat anda

      perlahan-lahan, satu demi satu, kita pasti bisa mengembalikan kedaulatan ibu pertiwi yang terampas… saya yakin itu…

      kita wajib mengusahakannya… sembari tak lupa berdo’a tentunya…

      salam hangat dari saya untuk anda… anda tidak sendirian teman….

      • Semoga saudara-saudara kita yang lain juga merasakan hal yang sama Bung.
        Salam hangat kembali Bung Afiq0110 , ditunggu terusan artikelny y , he he….

  48. Artikel mantab bung… salam kenal..

  49. Semoga ‘penguasaan’ jalur laut pun dapat kembali pada kita … Mari ‘singsingkan lengan baju kalau mau maju’ begitu kata bung Rhoma. Klo ga mau ‘Terlalu’ … Mari para pemuda indonesia umumnya, para warjagers khususnya … Mari optimalkan potensi bangsa … Mulai dari diri sendiri … Salam tabik … MERDEKA …

  50. Harus komentar walau urusan ke sekian sekian. Coretan bung afiq jos gandos, mantab surantab. Saya tdk membayangkan jika Catatan plus komen dahsyatnya sampai ke masyarakat luas, cita2 warjager mengembalikan nkri pada genetikanya Akan terwujud lebih cepat. Suwunnn bung!

  51. Sebetulnya ini adalah bagian dari persiapan menghadapi theatre yang sebenarnya, semua teritory kita harus ada dalam kontrol kita sepenuhnya.

  52. Pengantar yang membangkitkan Nasionalisme…..terimakasih bung afiq, ditunggu tulisan 1,2 dan 3 nya…..
    paling ada beberapa hal kunci dalam pengelolaan FIR ini 1) Kedaulatan 2) Instrumen untuk memaksa 3)Kesiapan daya dukung untuk switch over baik teknologi maupun kelembagaan 4) Daya saing baik letak NKRI yang strategis, Captive Market maupun Networking 5) Nilai Bisnis dan mudah-mudahan kita “on the track” apalagi bisa dimaksimalkan triangel “Kuala Namu – Batam – Natuna” wuuiiiih keeyyeen…..mari kita berhitung ….ini baru strategi lalulintas udara belum lalu lintas laut/ perdagangan……berdampak pada Demakelarisasi singaparna ya bung Afiq…..pokoke ditunggu tulisane….

  53. Pokoknya kontrol wilayah udara kita harus diambil alih dgn cara perang sekalipun jika diperlukan.Sudah terlalu lama harga diri dan kedaulatan RI diobok-obok zionis Asia Tenggara ini

  54. Bung@Aldho…bukan taring lg cakarnya udah keluar juga….waktu iwan fals konser di ex bandara di medan..mungkin ada warjager ada yg nonton langsung…klo di perhatikan..tidak jauh dr hajatan…tersembunyi taring dan cakarnya tni untuk menjaga wilyah udara FIR…

  55. FIR selat malaka sebenernya lebih aman dibawah kontrol Indonesia karena berada dalam piramida pengawasan 5 bandara kita: Medan (Kuala namu dan supadio), Pekan baru, Pontianak, Natuna dan ditengah-tengahnya adalah Hang Nadim Batam.

  56. @bung afiq, nanti kl FIR dh kita ambil alih apakah semua penerbangan sipil ataupun militer yg mau take off or landing di bandara Changi hrs minta izin ke kita, termasuk pespur siupil? maaf pertanyaan katrok…

    • hanya yang masuk ke wilayah udara kita saja bung CN… misalnya jika ada penerbangan yang datang dari arah Johor, tidak harus mengacu ke ATC kita…

  57. Kartu truf mulai dimainkan

  58. terima kasih yang tidak terbilang buat kontributor2 di jkgr. semakin hari semakin menunjukan kedalaman artikelnya. bergabung dari awal berdirinya jkgr, dimana blog ini suka dicibirkan dan diremehkan. tetapi dengan berjalannya sang waktu bisa memberikan nuansa yang berbeda dari hanya sekedar “siaran berita”. hanya satu kata “SALUTE”. semoga semakin banyak kontributor yang meluangkan waktu dan pikirannya di blog ini.

  59. nice artikel bung afiq……. maaf sy baru nongol, jempol dech buat anda.

    • assalamualaikum mas Gue… terima kasih untuk supportnya…

      jika mas Gue punya waktu untuk membaca ungkapan rasa kebanggaan bernegara dari komen teman-teman di atas… semua itu merupakan buah dari kegigihan anda dan teman-teman admin yang lain…

      saya dan rekan-rekan pembaca yang banyak berhutang budi atas inisiatif mas Gue dan admin sekalian

  60. Trus tanggapan red dot gimana Bung , apakah pura-pura g tau, say hello saja atau ngintersep ?

    • lha terus apakah tidak ganggu jalur penerbangan di wilayah itu Bung ?
      Apakah mereka dengan diam bisa komplain dan protes ke ICAO ?

    • bung Nara.. mbok yo sekali-sekali berita kayak gini diumbar sedikit aja di media. sedih loh bung kalo melihat masyarakat kita sendiri skeptis dengan kekuatan TNI kita sendiri.

      • @bung nara : saya meyakini artikel maupun secercah komen2 yang telah bung sampaikan dengan celetukan2 khasnya mengenai segala hal yang menyangkut kedaulatan NKRI disadari atau tidak telah memberikan makna mendalam bagi warjagger disini semua. Seluruh rasa pesimistik sirna seketika dan digantikan oleh harapan akan segera bangkitnya raksasa dunia yang baru, Indonesia Raya yang kita semua cintai. Ditunggu terus kontribusinya. Salam juga untuk @bung afiq0110 untuk “Negeri Ganda Mayit”nya….TOP! – Terimakasih

  61. bung nara, salam hangat dari suroboyo, selama menunggu s/d feb 2015, apakah yang disiapkan oleh pemerintah dan TNI seandainya singapur tetap keberatan menyerahkan?

  62. matur suwun mas afiq0110 kereeen artikelnya

    Ini membuat kita semakin menyadari bahwa Indonesia bangsa yg besar.. Rebut FIR !! : By any means necessary , rakyat di belakang mendukung sepenuhnya..

    Semoga sesepuh ,memberi pencerahan hoex nya kesiapan bila “By any means necessary” ini berlakukan.

  63. Wah..tak kira FIR nanti dipegang hang nadim ndan..ranai toh jadinya..btw tuh radar OTH mantep bgt ditaruh disono plus tiga titik lagi yg mengarah ke utara..bener2 menelanjangi calon pengganggu ya ndan..hehehe..tumben ndan pagi2 nungul dimari…salam hormat ndan..

  64. Bung@afiq01101, maap oot, apa kepentingannya utk kita pembukaan terusan Kra, kalo sy lihat di peta pembuatan terusan Kra malah membuat pelayaran tidak melewati perairan kita dan yang ada kita dan singapura sama2 rugi. thanks before.

    • Sekalian gebuk malon bung. Mengenai ngga ber layar di kita kan nati bisa paruhan sama raja thai untuk hasil lewat terusan kra dengan jaminan pattani ngga bakalan merdeka ( masih tetep wilayah thai ) Mereka kan orang melayu asli, jadi semua aspek kehidupan mirip dengan kita.

      • Dugaan saya malah itu akan mempertegas perubahan jalur ALKI 1 kita bung OpenMind. Nantinya kapal-kapal dari arah selatan P. Jawa dialihkan tidak lagi lurus ke utara, tapi serong sedikit ke Timur Laut tanpa harus melalui otorisasi Singapura.
        Dengan terusan Kra, selain pengurangan kapal dari utara yang tidak lagi ke selat malaka, kapal dagang dari selatan juga tidak melewati Singapura, berarti….?

    • @bung openmind : Secara singkat, bila proyek terusan kra dijalankan efek yang timbul pertama kali adalah dengan perlahan terisolirnya wilayah selat malaka. Dampak signifikan sudah pasti terputusnya urat nadi pelayaran singapura yang tidak menutup kemungkinan akan menciptakan defisit keuangan yang cukup besar dan sudah pastinya mereka akan mencoba untuk menggagalkan proyek ambisius thailand ini. Demikian pula akan sedikit banyaknya akan berimbas terhadap Kuala Lumpur yang berada dijalur ini juga. Bagi Indonesia, dan apabila tidak menanggapinya secara serius akan membawa efek negatif yang sama.
      Diantara hal yang dapat dilakukan oleh Indonesia dalam menyikapi ini adalah dengan memodernisasi pelabuhan di Sabang sebagai pelabuhan bertaraf internasional sebagai pelabuhan transit sebagaimana singapura saat ini. Dengan memberlakukan KEK dikawasan ini seperti halnya di Batam dapat menjadikan Sabang sebagai pintu gerbang Indonesia dikawasan barat. Saat tol trans Sumatera sudah terfinalisasi dan Sumatera-Jawa sudah terkoneksi maka dampaknya terhadap perekonomian akan luar biasa dengan jalur logistik yang mumpuni.

      • betul bung Raymond Ide yang bagus.. justru saya kira pelabuhan sabang yang akan memiliki keuntungan yang besar sekali bila terusan Kra dibuka.. tetapi harus diikuti dengan peningkatan fasilitas yang lebih bagus lagi sehingga membuat kapal kapal bisa bersandar dengan nyaman dan cepat pelayanannya dan tentunya didukung jalan lintas sumatera yang terintregrasi juga..

  65. Alhamdulillah, setelah hampir setahun menjadi SR, akhirnya saya harus mengakui bahwa saya wajib berterima kasih atas informasi, ilmu dan wawasan yang sangat luar biasa dari para sesepuh dan sahabat-sahabat Warjager. Bung @Satrio, Bung@Yayan, Bung@PS, Bung@Diego dan lainnya.. salam kenal dan sekali lagi terima kasih untuk semua artikelnya.

  66. bung afiq saya mau nanya,berapa juta dolar setiap tahunnya fee yang di dapat singapura dari jasa penerbangan yang menggunakan teretorial udara yang tidak mereka miliki?? mohon inponya.

  67. @bung nara: maaf arek suroboyo bertanya kembali, apakah pengembalian FIR dan program dephan/TNI ini akan tetap berjalan seiring dengan adanya pergantian pemerintahan di akhir tahun?

  68. Absen dulu.hadir…..pak!,Salute….bung afiq atas artikelnya. Memang beda jkgr dengan formil lainya adalah memperluas pengetahuan para siswanya dan… cocok dengan pemberitaan luar negeri.seperti pemberitaan tentang ‘ indonesia beli typhoon’ oleh pm inggris.meskipun sepat dibantah menhan.eee…brgnya ada dimari.singapur memang sdh lama menjadi duri dlm daging indonesia,sebab itu harus disingkirkan sblm menjadi tetanus akut.

  69. radar OTH nya berarti radar sekunder (milter) ya Bung Nara. Kalo radar primernya tetep pakai ATC-ATC yang ada.

    Nanya lagi dong, jadi begitu take off dari Paya Lebar atau Changi , dalam berapa menit pesawat akan masuk wilayah FIR kita? he he he.

    Nah konsekuensi ke pesawat tempur upil gimana? benar2x nightmare dong ya buar mereka he he he.

  70. Ass wr wb bung afiq 0110,artikel yg sangat bagus,FIR harus kita rebut bung,ini menyangkut kedaulatan bangsa,masak mau masuk rumah sendiri harus izin tetangga,”Lebih Cepat Lebih Baik”……..setelah FIR,Indosat juga harus kita rebut kembali,mudah2an sukses tanpa ada halangan apapun,terima kasih bung afiq 0110,atas artikelnya,salam hangat dari kami….

  71. Mantab bung by afiq0110

    ditunggu cerita selanjutnya

  72. salute bung AFIQ ditunggu kisah selanjutnya
    matur nuwun

  73. bung afiq0110,
    minta pencerahan juga, apakah nantinya mulai 2015 ini MTA1 dan MTA2 tempat upil latihan juga akan diambil alih? setahu saya tidak diperpanjang, statusnya nggantung.

    lalu hubungannya dengan perjanjian ektradisi gimana? kan nggak ada hubungannya he he he.

    • penggunaan wilayah udara Indonesia untuk area latihan Singapura sudah dihentikan bung Flores, tidak diperpanjang…

      mereka menolak mengikat perjanjian ekstradisi dengan kita…

      jadinya nggak ada imbas positif yang kita dapatkan jika kita tetap mengizinkan pesawat mereka latihan di udara kita… rugi dong…

  74. flanker dgn 12 pylon? su27 rasa su35

  75. Manteb banget bung afiq
    Paling maleskan kalo wilayah wilayah kita
    Tapi harus ijin lapor dulu ke dia yang jelas jelas bukan wilayahnya
    Ditunggu dongeng selanjutnya

  76. Kalau sudah mendeklarasikan penyambutan kfir ke dalam wilayah NKRI..apakah RI sudah siap konsekuensinya…bila pakai diplomatik enggak mempan,tentunya bila terjadi perang merekapun sudah akan mendatangkan tank* leo yg kemaren latihan di german dan F15nya yg juga latihan di alaska akan diboyong di singapore mungkin untuk deterrent
    mereka sudah sipa menimbun senjata untuk merebut kepulauan riau beseta natunanya dan sudah siap membuat line batas* negara….

    • kalau pertanyaan itu dibalik ke mereka kira-kira bagaimana ya Bung Wedus Gembes ?
      Apakah mereka siap menanggung konsekuensi perang dengan akibat lenyapnya red dot ?
      Red dot saya rasa tidak akan semudah itu mengajak perang . Lagipula FIR itu di wilayah kedaulatan Indonesia jadi banyak negara akan mengganggap wajar tindakan Indonesia walau kesannya memang memaksa . Silahkan saja kalau Tank Leo dan F-15 mereka menakut-nakuti, silahkan saja mereka banyak menimbun senjata , yang jelas mereka akan membayar mahal bila berani menyerang duluan .

    • diatas kan dah ada koment bung WG kalo mereka ngotot gak mau ngasi, kita akan rebut paksa 🙂 artinya TNI dah memperhitungkan segala resiko yang akan diambil. resiko paling buruk pun pasti sdh diperhitungkan dengan matang matang. kalau mereka ngajak perang kita tanggapin aja dengan santai, asal jangan kita yang duluan keluar peluru.

    • Singapore juga berfikir ulang 1000X kalo mau ngajak perang sama kita, sebab resiko terbesar yg bisa mereka dapat adalah hilangnya Singapore dari peta dunia. ( Hanya hayalan tukang cendol eheheh )

  77. salam kenal bung afiq,.,

    mantap jaya info bung afiq,., wajib hukum nya untuk dapat merebut kembali FIR di sana,., at any cost,.,

    thanks udh share info nya,.,

  78. Menata negeri cermin dunia …..! begitu banyak pandangan atau tanggapan dari suatu artikel , kita semakin menggebu gebu merespon mencari titik temu atau dengan semangat bela negara ,baik adanya ! tetapi bila kita selingi dgn layar kaca tv nasional maka semakin menjadi jadi olahan yg kita dapati !!,,,, baik dialok ,komentator para pakar di bidang masing masing dg segala teori keilmuan tapi terkadang keilmuan itu sendiri tidak tepat juga .!!!!!!!! kampanye hitam sesunggunya belum tentu di olah atau disebar oleh kubu kubu yg dijagokan atau suasana ini bisa juga diambil atau disusupi oleh oerang orang yg tidak senang melihat pemilu damai . maka kita sebagai warjag sepandai pandai membaca situasi untuk memilih ,

    Lempar batu sembunyi tangan !!!!!!!!!kalau prosentasi fitnah menfitnah dari kedua kubu sudah bisa dirilis oleh para pakar koq rasanya aneh juga , sangat jauh perbedaaannya ! sehingga kita sebagai rakyat senang akan hal hal yang seperti ini , mungkin bisa saja kubu itu mempergunakan isu tsb untuk menarik simpatik masyarakat seolah olah ter zilomi atau terfitnah tetapi sesungguhnya fitnah itu ditebar sendiri untuk menaikan citre pamor karna rakyat secara otomatis membela yang terfitnah oh politik politik sakit asma ku kambuh hanya karna politik .

  79. satu lagi, kalo ada aset OTH, pasti arhanudnya seraaam 🙂

  80. tenang aja mas bro… terima kasih untuk partisipasinya…

  81. @bung afiq, mana lanjutannya nech….

  82. masih berlanjut ternyata hehe, salam hangat di pagi hari bung

  83. siap begadang sampe pagi mantengin JKGR

  84. Tata letak geografi nkri kembali pada sejarah ,sehingga dikemudian hari tidak bermasalah

    M E R D E K A

  85. serangan balik berupa uang uang uang dan uang

  86. Memang klo udah merebut manajemen ruang udara dari Singapura udah hebat ya.? Aku pikir gak tuh… Klo hanya seperti itu gak bda dgn operator jalan tol aja. Singapura punya banyak universitas terkemuka, pusat riset mutakhr, rumah sakit canggh, pusat mode dan gaya hidup. Makanya bnyk orang kesana, trafk nya jadi bnyk bgt…!

  87. Sudah 1 hari lebih bung afiq0110, kami tunggu lanjutannya.

    Ini penting sekali buat bangsa Indonesia … bagaimana kita akan “bekerja sama” dengan upil. Naga-naganya udah ada roadmapnya kalo saya baca dari semangatnya tulisan ini. Kalo yang dengan sonora kok saya liat blon ada roadmapnya. Mau kita apakan itu kak ross dan adik adiknya.

    Yang setuju lanjut segera … ketik +1 🙂 ha ha ha

    • maaf bung Flores…

      di forum militer lain, cerita bersambung yang diberikan kontributornya rata-rata terhenti di tengah jalan, nggak jelas kabar rimbanya…

      mencoba agar tidak berakhir tragis seperti kebanyakan cerita bersambung di beberapa forum militer… maka saya mendisiplinkan diri saya untuk mengirimkan 5 tulisan per kali pengiriman…

      karena belum klop 5 bagian, saya belum berani setor… nah… karena saya butuh asupan ide dan rindu berkontribusi di mari… maka saya memutuskan untuk mengirimkan teaser…

      sabar mas bro…

  88. Tahun 53 pelajar indo dan penggunaan batik sdh eksis di rusia terlihat di salah satu foto.

    http://englishrussia.com/2014/05/26/the-world-festival-of-youth-and-students-1957/

  89. izin share gun..

  90. Bung afiq0110,
    ditunggu lho lanjutan Negeri Ganda Mayit nya 😀

  91. Sudah 2015….bagaimana kabar FIR????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????

 Leave a Reply