Agu 232016
 

Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Hossein Dehghan mengatakan kepada Iran TV bahwa negosiasi pembelian jet tempur Sukhoi dan serangan anti-pesawat S-300 dari Rusia telah memasuki tahap akhir.

“Kami tidak membutuhkan sistem pertahanan udara jarak jauh lainnya, (selain S-300 dan Bavar-373), kita tidak lagi berencana untuk membelinya. Oleh karena itu, agenda Pertahanan Kementerian Iran termasuk konsultasi dengan Rusia pada pembelian pesawat Sukhoi. Kita perlu memperkuat Angkatan Udara kita,” ujar Dehghan..

Iran secara aktif mengembangkan pertahanan rudal sendiri (Bavar-373) di samping membeli sistem Rusia. “Atas permintaan Presiden (Iran Hassan Rouhani), tes pertama akan mencegat rudal balistik. Jika tes terbukti berhasil, sistem akan masuk ke produksi serial, dan penyebaran tempur akan dimulai sebelum akhir tahun”, kata Menteri Pertahanan Iran.

Iran juga telah melakukan pembicaraan dengan Rusia terkait lisensi produksi tank T-90 Rusia di Iran. Fokus pemerintah Iran tampaknya akan memperoleh kemampuan dan teknologi untuk menghasilkan sistem di dalam negeri bukan tergantung pada suasana hati Kremlin untuk menjual senjata ke Iran.

Sumber: www.washingtontimes.com

 Posted by on Agustus 23, 2016