Nelayan Riau Mengaku Kerap Diusir Polisi Malaysia Meski Berada di Perairan Indonesia

Meski mencari ikan di wilayah perairan Indonesia, nelayan asal Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau mengaku sering diusir oleh Polisi Perairan Malaysia saat berada di perairan Selat Malaka yang menjadi perbatasan antara Pulau Jemur dan Malaysia.

“Kalian jangan tangkap ikan di sini, ini wilayah kami,” kata Syahrin Siregar meniru ucapan Polisi Perairan Malaysia, Selasa (14/06).

Tak hanya mengusir, Polisi Perairan Malaysia juga menodongkan senjata ke arah nelayan yang saat itu sedang mencari ikan.

“Kejadiannya tadi siang sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka datang menggunakan kapal patroli, jumlahnya sebanyak 10 orang,” kata Syahrin.

Syahrin mengatakan bahwa kejadian pengusiran itu tidak hanya terjadi satu kali.

“Kejadian ini tidak hanya sekali saja, bahkan sering. Kami tahu batas wilayah perairan dan itu masuk wilayah Pulau Jemur di Rokan Hilir, tapi malah diusir mereka,” terang Syahrin.

Pelarangan melaut di perairan Indonesia yang berbatasan dengan laut Internasional sudah berlangsung sejak lama dan hingga saat ini. Namun, para nelayan tidak pernah melaporkan pengalaman mereka itu ke pihak TNI AL maupun polisi perairan Indonesia.

Sumber: republika online dan merdeka.com

Tinggalkan komentar

Most Popular

Komentar