Netanyahu: Israel Tidak Akan Biarkan Iran Jejakkan Militernya di Suriah

Tank Merkava IV Israel. (photo: Black Mammmba via commons.wikipedia.org)

Yerusalem – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Kamis, 19 Juli 2018 mengatakan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin melalui telepon bahwa Israel akan terus melancarkan tindakan terhadap keberadaan militer Iran di Suriah.

Netanyahu mengungkapkan bahwa ia dan Putin membicarakan perkembangan kawasan tersebut serta keadaan di Suriah, lapor Xinhua, dirilis Antara, 21 Juli 2018.

Dalam kunjungannya pada 11 Juli 2018 di Moskow  Netanyahu mengatakan kepada pemimpin Rusia itu bahwa “kerja sama di antara kami merupakan unsur utama dalam mencegah ketegangan yang tak terkendali dan kemunduran masalah ini serta situasi-situasi lainnya”.

Media negara Suriah menuding Israel telah melakukan serangan semalamam pada 15 Juli 2018 ke sebuah Posisi Militer di Provinsi Aleppo di Suriah Utara. Sementara itu, media Israel mengutip pasukan pemberontak Suriah, yang mengatakan bahwa 22 orang tewas dalam serangan itu, termasuk 9 warga Iran.

Angkatan Bersenjata Israel tidak memberikan komentar atas laporan tersebut. Benjamin Netanyahu telah berkali-kali menegaskan bahwa Israel tidak akan membiarkan Iran menjejakkan keberadaan militernya di wilayah manapun di Suriah.

Tinggalkan komentar