Aug 312016
 

FIN Komodo adalah light recon vehicles untuk pasukan intai khususnya di perbatasan. Kendaraan offroad jenis cruiser ini lincah dan handal untuk digunakan sebagai kendaraan penjelajah. Bobotnya sangat ringan sehingga tenaga yang diperlukan untuk melaju relatif kecil, dengan konsumsi bahan bakar relatif irit.

Untuk medan hutan, jarak tempuh sepanjang 100 Km dapat dilalui dalam waktu 6 – 7 jam dengan konsumsi bahan bakar sekitar 5 liter. Dengan kapasitas tangki 20 liter, dapat berada di hutan selama 7 x 4 jam atau 4 hari untuk operasi perjalanan di siang hari.

PT Fin Komodo Teknologi bekerja sama dengan Dislitbang TNI AD dalam mengembangkan Kendaraan Intai Tempur, yang disiapkan sebagai kendaraan militer dengan kualitas jelajah medan non-aspal. Kendaraan ini dalam tahap pengujian, sebelum melakukan produksi dalam jumlah besar. Kerja sama pengembangan telah dilakukan sejak tahun 2013.

Sumber : Finkomodo.com

  24 Responses to “New Light Recon Vehicles Fin Komodo”

  1. Mulai balap..

  2. Mestii.. Comment Pertamax selalu bermutu.. 😀

  3. Kenapa JakartaGreater belakangan mendadak sepi ????

    @Bung Diego

  4. susahnya industri otomotif ‘lokal’ tumbuh dinegri ini, beruntung fin komodo bisa laku diexport kalau harap penetrasi di dlm negri mungkin saja banyak pihak yg ingin menyuntik mati dgn senjata birokrasi, lalu dijadikan monumen digedung k****ristek

  5. @jakatarubi..setuju bung..satu sisi bangga dsatu sisi sedih melihat bangsa sendiri makan anak bangsa..saling injak..sikut..senggol bacok..etc

  6. Kapan nih tni masuk filipina tumpas abu sayap

  7. asal diingat saja pesan bung gomes..golden memorys.

  8. tingkatkan inovasi dan bikin yang banyak … untuk TONTAIPUR KOSTRAD .. !!

  9. Keren, tp utk oprasi di hutan serem jg, dgn atap dan seluruh body nyaris tanpa penutup maupun kaca, bisa jadi santapan lezat bagi harimau dan singa …..mungkin utk kedepan lbh diperhatikan baik safety nya maupun kelengkapan senjata, krn yg skr cuma ada 1 snjata pelindung, mgkin bisa ditambahkan di depan navigatornya, jika trjadi penyerangan mendadak, bisa lsg tembak tanpa hrs berdiri dulu…

  10. kalo mau laku dan bisa produksi massal… siapkan aja sample undang tuh perhutani…selain untuk dipasok ke TNI…. bisa juga perusahaan perkebunan yg lain… dan siap bersaing dengan Produk jepang…

  11. mobil imut untuk misi Taipur, habis mengintai, ketahuan musuh langsung jedor, meleduk, proteksi / Armore untyk krue dan penembak gak ada sma sekali, apa gak rawan serangan musuh, atau klo mmng untuk medan hutan, tanpa penutup atas bisa di banynkan , apa gak kena ranting2 pohon dan ada semut yang berjatuhan, blum lagi klo hujan lebat, akan basah semua, terus apa gunanya senapan mesin di atas, jelas2 si penembak adalah sasaran empuk untuk musuh , musuh sangat mudah menembaknya , huu perlu di catet tuh

    • Taktiknya berhenti beberapa ratus meter dari titik intai untuk menghindari suara mesin bisa didengar oleh lawan, sembunyikan kendaraan (kamuflase, ukuran yang kecil memudahkan proses menyembunyikan) lalu personel mengendap-endap ke posisi intai. Jika pengintaian berhasil atau kepergok lawan, maka lari ke posisi kendaraan … langsung tancap gas.

  12. Vesri sipilnya ada ga yah

  13. Mesti imut tp mantep jg ni fin komodo….

  14. namanya juga masih tes, sekilas memang masih ringkih, rentan, dan belum tahu keandalan yang riil butuh waktu untuk bisa benar benar siap produksi setelah berkali kali tes lapangan berbagai macam medan dan rintangan, dan evaluasi semoga juga produknya bukan produk asal jadi karena ini masalah nyawa dan menentukan keberhasilan operasi

 Leave a Reply