Okt 172014
 
Kapal induk AS USS George Washington(REUTERS/Cho Jung-Ho)

Kapal induk AS USS George Washington(REUTERS/Cho Jung-Ho)

Para pejabat Amerika Serikat (AS) terbiasa untuk mengeluarkan retorika humas bahwa militernya tidak sedang berlatih untuk perang dengan negara mana pun, terutama China yang kini dianggap sebagai kekuatan baru dunia dari sektor keuangan maupun militer.

Namun berapa besar kemungkinan bahwa angkatan laut AS mengerahkan dua grup kapal induk lengkap dengan sedikitnya 200 jet tempur di luar pantai Guam hanya untuk main-main? “Melihat pengerahan angkatan laut AS seperti itu, sulit untuk tidak terpesona,” kata wartawan BBC Rupert Wingfield-Hayes.

Hayes dalam laporannya saat berada di atas kapal induk AS USS George Washington di Guam, Selasa 14 Oktober 2014, menyebut tidak ada angkatan laut lain di dunia dengan “mainan” yang sama seperti dimiliki AS dan memamerkannya dengan cara yang mudah.

“Anda tidak akan memiliki banyak kesempatan mendapat undangan untuk berada di kapal induk bertenaga nuklir AS dan setelah tulisan ini mungkin Saya tidak akan diundang lagi,” tulis Hayes, menyebut dari apa yang disaksikannya jelas bahwa AS bersiap untuk pertempuran dengan China.

Hayes mengatakan ratusan jet tempur yang diluncurkan dari atas kapal induk AS melakukan latihan yang disebut Pentagon sebagai pertempuran laut-udara. Sebuah konsep yang telah ada sejak 2009 dan spesifik didesain untuk menghadapi China.

Komandan Grup Serang 5 Laksamana Muda Mark Montgomery, mengatakan pasukan di bawah kendalinya melakukan simulasi skenario anti-akses, resistensi wilayah. “Beberapa negara telah mengembangkan senjata anti-akses, maka kita harus mengembangkan taktik, teknik, dan prosedur,” kata Montgomery.

Montgomery enggan mendiskusikan latihan secara spesifik, tapi kapal induk dan jet tempur AS melakukan simulasi berbagai ancaman yang rumit dari laut, udara, ruang angkasa, dan internet.

“Secara umum dipahami bahwa beberapa negara memiliki kemampuan untuk mengalihkan atau membatasi komunikasi satelit. Jadi kita harus berlatih untuk bekerja dalam situasi dengan komunikasi yang terbatas,” ucap Montgomery.

Angkatan laut China jelas belum setara dengan AS dan tidak akan dapat menyamai untuk waktu yang lama. Tapi China telah mengembangkan berbagai senjata yang didesain untuk menghadapi kapal induk AS. Termasuk kapal selam, rudal supersonik jarak jauh.

China juga mengklaim telah memiliki teknologi rudal balistik yang sangat akurat dalam mengejar sasaran. Mereka sebut sebagai pembunuh kapal induk. Rudal itu disebut dapat melakukan manuver untuk mengenai sasaran yang bergerak.

Selama satu dekade terakhir China berusaha memberikan persepsi pada internasional, bahwa munculnya China sebagai kekuatan baru tidak akan menjadi ancaman bagi dunia. Hingga Xi Jinping menjadi presiden pada 2013, yang membawa beberapa perubahan signifikan.

China kini mulai mempertegas klaim wilayah maritimnya. Kapal-kapal China secara agresif melakukan patroli di dekat pulau Senkaku atau Diaoyu di Laut China Timur yang selama ini dikuasai Jepang.

Pada Agustus lalu, sebuah jet tempur China terlibat konfrontasi dengan pesawat mata-mata AS di atas Laut China Selatan. Montgomery mengatakan insiden itu membuat peran angkatan laut AS di kawasan semakin vital.

Dia mengklaim bahwa AS telah menjadi kontributor tunggal yang menjaga keamanan dan stabilitas kawasan Asia Pasifik dalam 70 tahun terakhir. Para pemimpin China dipastikan bakal tidak setuju dengan pernyataan itu. Beijing sejak lama ingin mendominasi wilayah sekitar perairannya.

Jika AS berusaha untuk menghentikan keinginan itu, maka potensi konflik bukan lagi sesuatu yang akan mudah diperdebatkan. Beberapa negara seperti Jepang, Filipina dan Vietnam telah mengisyaratkan dukungan bagi AS, sekalipun itu akan membuat dominasi AS di Asia semakin tidak terbatas. (Vivanews.com).

Bagikan:

  70 Responses to “Next War: AS Verus China”

  1.  

    1

  2.  

    Pengin liat gmana tindakan usa nich

  3.  

    Go China hajar tuh ASu !

  4.  

    Satu kapal induk tentengannya ngeri kali…m XD

  5.  

    ping..!!

  6.  

    bakalan rame dan meluas kalau itu terjadi..gmn Indonesia, sudah siapkah?

  7.  

    pertama

  8.  

    Tumben sepi. pada kemana ini jawara2?

  9.  

    kagak ada korelasi bisnis nya ,kayaknya.
    kalo Asu ama Tiongkok.
    IMMHO

  10.  

    mungkin dunia sudah saatnya dikocok lagi…what should we do then?

  11.  

    karena harus dipercepat pengadaan destroyer kasel lhd dilengkapi f35 varian b untuk bilamana perang terbuka di lcs meletus …. s 400 ato sekalian s 500 inden adalah arsenal wajib tni …

  12.  

    Tes

  13.  

    yeaachhhhhhhh 10 besar uuuuuyyyyyyyyy…. oh yesssssssssss

  14.  

    uncle sam galau,… krn koko panda sudah melangkah.. baik kapasitas maupun kualitas alutsistanya… jika biasanya uncle sam berperang tapi negaranya tidak tersentuh,kali ini ada kemunkinan bisa disenggol koko panda.. hehe… yg perlu diwaspadai rudal2 koko panda,.. terlebih buat ngerontokin satelit….

  15.  

    mana mbah bowo, lagi butuh pencerahan nih….

  16.  

    Sdh jelas peta geopolitik d asia pasifik..tinggal tgg om putin kemana arahnya. Indonesia wait n see..mungkin

  17.  

    Kapan perang terjadi.
    Gak sabar liat siapa yang tangguh

  18.  

    US dah dijajah ekonominya sm Tiongkok,perang mmng dah dimulai,liat aja cyberwar antara itu raksasa smpai efeknya didunia nyata,, Indonesai sdh siap dan kami semakin KUAT !

    •  

      Tul bung, Scra tidak lngsung bgtu. pernah bca artikel bhwa China pemegang T. Notes dn T Bonds yg artinya US berhutang pada china.. istimewa,

    •  

      kayaknya masih belum bung aero. porsi tiongkok dan hongkong ke utang amerika cuma 8%, jepang 7%. tapi 7% tu sangat banyak..sebenarnya yang paling banyak memegang utang amerika adalah rakyat dan korporasi mereka sendiri, sekitar 62%( saya agak lupa sumbernya).

      kebetulan kakak saya bekerja di amerika juga bilang kalo sebenarnya penguasaan tiongkok di amerika secara keseluruhan tu masih sangat kecil dibanding dengan pasar amerika yang menjadi tujuan utama barang tiongkok. memang sih ada beberapa negara bagian yang sangat banyak Bonds nya dipegang tiongkok.

      justru yang bahaya adalah jika amerika menutup perdagangan dengan tiongkok, pasti akan berdampak besar dan sebaliknya pasti tiongkok juga akan membalas perdagangan dari amerika. saya inget kata bung yayan dalam artikel yang dulu, dua negara ini (amerika dan tiongkok) mempunyai ketergantungan yang kuat antar satu sama lain. justru mungkin saja 2 negara yang beraliansi..
      sory bung, OOT.

      •  

        Betul Bung Loki, namun perlu diperhatikan juga bahwa Tiongkok sedang mengembangkan pasar ke negara-negara benua Afrika dan Amerika Selatan. AS pasti masih akan merupakan pasar terbesar (karena jumlah penduduk dan GDPnya) namun tidak berarti pasar AS sama sekali tidak tergantikan.

        Perang hanya akan terjadi jika 1 pihak merasa sangat terdesak dan tidak memiliki pilihan lain (perang atau mati) karena itu masing-masing (baik Tiongkok maupun AS) masih saling menjaga satu sama lain.

        Yang memiliki potensi perang paling tinggi adalah kalau sampai Tiongkok merasa kedaulatannya terganggu (misal isu Taiwan, pulau Diayou) isu ini menjadi sangat sensitif karena rata-rata masyarakat Tiongkok masih mengenal penderitaan dan rasa malu saat sebelum revolusi kebudayaan dahulu. Kalau sampai isu ini meledak maka resiko perang akan sangat mudah terjadi ke depan.

      •  

        puncaknya tahun 2008 di amerika,saya melihat sendiri bgmn kehidupan warganya yang kaya raya jd hidup gelandangan di lapangan dengan bawa tenda dan pakaian seadanya,mereka makan saja di ksh pemerintaham tiap hari berjejer antri dapat makanan.dana ratusan milliar dollar digelontorkan buat bailout industri otomotif dan perbankan mereka bahkan salah satu negara bagian mereka bangkrut,perusahaan dimana saya bekerja jg harus saving cost bt operasional bung Loki.. saya jg ngobrol dengan pilot jet fighter mrk ketika menginginkan tunjangan kenaikan gaji atau mereka akan keluar dan jadi pilot penerbangan sipil, bahkan pengurangan armadapun sudah dan akan mereka lakukan.pemotongan anggaran besar-besaran jg dilakukan oleh pemerintah.. menurut saya sekian persen dari trilliunan dollar itu sangat banyak,hehe..maaf itu pengalaman pribadi ketika msh di sana

      •  

        saya juga ikut merasakan hawa election ketika obama menang di us,,,,bersama warga amerika kami merayakan kemenangan obama yang dianggap bisa memulihkan ekonomi dan jadi sahabat negara diseluruh dunia,tapi upssss… masalah yang ditinggalkan oleh presiden sebelumnya ternyata sangat parah dari perang di irak dll… untuk sekarang us sedikit demi sedikit memperbaiki ekonominya,kita lihat saja suksesor obama berikutnya siapa… kalo msh suka perang seperti era bush ya siap siap gulung tikar lagi sprt thn sebelum-sebelumnya..hehe…

  19.  

    Mbah bowo mana ya?

  20.  

    Mudah-mudahan Indonesia gak ikut arus untuk juga berperang,
    harus ingat bahwa kita punya politik luar negeri Gerakan Non Blok.
    Tapi TNI & Rakyat Indonesia harus tetap waspada…

    Salam NKRI

  21.  

    jangan dong saya belum kawin πŸ˜€

  22.  

    Sedikit basa-basi dengan tema yg lain, Jika seandainya Indonesia diancam negara lain, ancaman seperti invasi senjata nuklir, apa yg bisa Indonesia lakukan ? apakah pasrah saja ? atau minta bantuan negara lain ? ataukan kita melawan ? sedangkan Indonesia sendiri belum memiliki senjata mutakhir seperti nuklir or kapal Induk ? bagaimana teman2 adakah yg mau mengisi pertanyaan ini ?

  23.  

    kalau Saya pribadi Pasrah mas…kro sengedan nk njero Genok πŸ˜€

  24.  

    perang asia-pasifik dimulai pada saat Japan memborbardir Pearl harbour yang mencetuskan PD II dan berakhir dengan kemenangan AS sekutunya. sejak saat itu AS semakin meningkatkan dominasinya bahkan berusaha menguasai kawasan Asia Pasifik, hingga saat ini.
    dari kutipan diatas yg saya ambil..”Dia mengklaim bahwa AS telah menjadi kontributor tunggal yang menjaga keamanan dan stabilitas kawasan Asia Pasifik dalam 70 tahun terakhir”…apakah ini bisa dikatakan benar? bagaimana kalau seandainya AS tidak terlalu berusaha mendominasi atau menguasai kawasan asia pasifik hingga saat ini, mungkinkah justru konflik, pergesekan, klaim, tidak akan pernah sepanas sekarang ini..? however “the world would never be at peace” selama kekuatan dan kekerasan militer dijadikan pilihan terdepan dalam mencari solusi.
    pertanyaannya sekarang adalah bukan siapa yg lebih kuat atau siapa yg akan menang jika terjadi perang AS vs China..? tetapi siapa yg bisa membuat dunia ini menjadi lebih baik dan damai..? “make the world to a better place and at peace”. apakah menurut anda ada salah satu dari dua negara diatas? atau justru hanya membuat dunia ini menjadi tidak lebih baik..
    imho* perang AS vs China tidak akan pernah terjadi secara nyata. andaipun secara nyata terjadi..maka PD III adalah jawabannya. apakah itu yg mereka inginkan sebenarnya..well who knows.. πŸ˜‰

    •  

      Setuju dgn pertanyaan nya bung, sampai sekarang AS sbg negara kuat, yg mentang mentang kuat selalu menawarkan solusi peperangan , seakan akan perang menyelesaikan masalah,
      Sangat beda dgn kita, saat block ambalat hampir di caplok ma tetangga, klo solusi nya perang mungkin kita bs hancur secara ekonomi, walaupun mungkin ,,, mungkin kita bs menang perang,
      ( knpa mungkin, karena dukungan FPDA, bukan ma malay sendiri)

      Untung nya pak SBY sabar, dan mencari solusi diplomatik, ( klo org awam bilang pak SBY takut, tp saya rasa bukan takut di pikiran belau, tp memperhitungkan untung rugi nya buat rakyat indonesia)
      Terbukti sekarang, ketika alutsista kita kuat, ekonomi kuat, si malon ga berani lagi macam2.

      Jadi negara mana yg bs memberi solusi utk mendamaikan dunia, ???
      Klo indonesia kuat seperti AS ,saat ini, mungkin indonesia bs,,,

      •  

        ulasan yg menarik bung Papa,

      •  

        Sistem Perekonomian Amerika:
        Amerika merupakan negara yang menganut sistem ekonomi kapitalis modern. Sistem ekonomi ini diperkuat dengan pembangunan infrastruktur yang baik dan sumber daya manusia yang kompeten di bidangnya. Tidak heran jika Amerika Serikat merupakan negara yang bukan hanya memiliki kekuatan dalam bidang ekonomi, tapi juga pendidikan, teknologi, hingga militer. Dengan segala yang dimilikinya itulah, Amerika Serikat menjadi negara adidaya yang sangat berpengaruh bagi negara-negara di seluruh dunia.
        Negara yang aktif terlibat dalam Perang Dunia I dan Perang Dunia II ini memang memiliki pengaruh yang kuat bagi dunia, terutama dalam bidang politik dan ekonomi. United State Of Amerika atau yang biasa disebut dengan Amerika Serikat ini memiliki kekuatan ekonomi yang besar sejak akhir Perang Dunia II.

        Krisis Ekonomi Amerika:
        Meski dijuluki sebagai negara adidaya yang menguasai perekonomian di dunia, rupanya Amerika Serikat juga tak lepas dari permasalahan ekonomi. Salah satu sebabnya adalah angka pengangguran yang semakin meningkat. Selain itu, angka kemiskinan juga semakin meningkat. Hal ini salah satunya merupakan dampak dari perang Irak dan Afganistan. Untuk mengatasi hal tersebut, presiden Barrack Husein Obama melakukan usaha-usaha yang dinilai akan segera memperbaiki perekonomian Amerika Serikat.
        Salah satu kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat, yaitu kenaikan pajak untuk kalangan masyarakat menengah ke atas. Tujuannya, sokongan dana pajak dari kalangan menengah ke atas ini akan mampu menutupi krisis moneter yang khususnya dirasakan oleh kaum miskin. Selain itu, presiden Amerika Serikat pun melakukan kunjungan-kunjungan ke negara-negara Asia untuk menjalin kerja sama, terutama dengan Indonesia dan India.
        Kunjungan presiden ke negara-negara Asia selain untuk menjalin kerja sama, juga bertujuan agar negara-negara Asia bersedia menjadi mitra dagang Amerika Serikat. Dengan demikian, Amerika Serikat mampu memperluas hubungan perdagangan dengan negara-negara Asia dan menambah nilai ekspor untuk menunjang perekonomian negaranya. Usaha tersebut tidak sia-sia, beberapa petinggi negara-negara di Asia bersedia menjadi mitra dagang Amerika Serikat.
        Pada awal 2013, krisis moneter yang terjadi di Amerika Serikat ini terlihat dari anjloknya nilai indeks dollar Amerika Serikat dari angka 79.92 ke 78.91. para investor asing kini mayoritas beralih ke negara-negara Eropa yang dinilai lebih memiliki peluang besar dalam pertumbuhan ekonomi. Memang, selama ini Eropa mengandalkan ekspor untuk memperbaiki masalah ekonomi yang terjadi. Selain itu, semua sektor perekonomian di negara-negara Eropa juga membaik.
        Krisis yang terjadi di Amerika Serikat tentu saja berdampak pada keadaan masyarakat Amerika yang masih khawatir terhadap pertumbuhan ekonomi negaranya. Bahkan, masyarakat pun merasa kecewa dengan kepemimpinan Barack Obama, sosok pemimpin dari Partai Demokrat. Kekecewaan ini terlihat pada hasil Pemilu sela yang diadakan pada 2010. Partai Demokrat kalah dari saingan utamanya, yaitu Partai Republik. Hal ini membuktikan bahwa pertumbuhan perekonomian suatu negara bukan hanya berdampak pada kesejahteraan masyarakat, tapi juga pada keadaan politik.

        Amerika Serikat dan RRC:
        Baru-baru ini, masyarakat dunia mulai melihat ke arah Republik Rakyat China sebagai negara dengan perekonomian yang kuat. Hal ini tentu bukan tanpa alasan. Jika kita melihat perkembangan perekonomian dunia, Republik Rakyat China kini menjadi salah satu mitra dagang terbesar negara-negara di dunia. Bukan tidak mungkin Republik Rakyat China akan menggeser posisi Amerika Serikat sebagai negara dengan perekonomian yang kuat.
        Dalam hal ekspor impor, total nilai perdagangan China telah mengalahkan Amerika Serikat. Berdasarkan data Departemen Perdagangan AS, Amerika Serikat memiliki total nilai perdagangan sebesar 3,82 triliun dollar. Sementara, China memiliki total nilai perdagangan sebesar 3,87 triliun dollar. Dari angka ekspor dan impor, China telah melampaui Amerika Serikat yang terkenal sebagai negara adidaya dan pemilik ekspor dan impor terbesar.
        Pada 2009, Republik Rakyat China tercatat memiliki nilai ekspor terbesar di dunia. Apalagi, kini Amerika mengalami krisis moneter yang terus memuncak. Bukan tak mungkin pada 2016, China akan menggeser posisi Amerika Serikat sebagai negara dagang terbesar di dunia. Hal ini bergantung dari keadaan Amerika Serikat dan usaha pemerintah Amerika Serikat untuk membangun lagi perekonomian yang saat ini sedang terpuruk.
        Republik Rakyat China mampu bersaing dengan Amerika Serikat karena memiliki sebuah kekuatan yang ditunjang oleh sistem politik, ketersediaan sumber daya alam, sumber daya manusia, serta teknologi yang maju. Sektor teknologi ini memberikan pengaruh besar bagi kemajuan perekonomian di China. Selain itu, jumlah penduduk yang banyak tersebar di seluruh dunia, termasuk di Indonesia dan Amerika Serikat juga menjadi nilai tersendiri bagi kesejahteraan masyarakat China.
        Selain dalam hal perekonomian, China dan Amerika Serikat juga merupakan dua negara besar yang memiliki jumlah penduduk terbanyak. Selain itu, dalam hal luas wilayah Amerika dan China juga sama-sama terdaftar dalam urutan negara yang terluas di dunia.
        Dua kekuatan besar ini bukan hanya terkenal karena besar negaranya saja, tapi juga kekuatan ekonomi yang dimilikinya. Dalam hal sistem ekonomi, Republik Rakyat China dan Amerika Serikat pun memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Amerika Serikat menganut sistem ekonomi liberal, sedangkan China yang dipimpin oleh partai komunis menekankan sistem ekonomi campuran yang mampu membawa China berkembang pesat hingga saat ini.

      •  

        kl tdk salah anggota senat mereka juga para juragan minyak sama senjata bung PapaAgusta,kadang setiap kebijakan hanya bermotifkan keuntungan buat mereka. semakin banyak perang dagangan merka laris,apalagi kl diiringi perang dengan alasan klemanusiaan padahal minyak yg jadi incaran mereka.Jews salah satu diesel kehidupan ekonomi amerika,bahkan saya dl sempat tidak percaya salah satuperusahaan terbesar didunia tmpt saya bekerja itu milik jews,yah.. anyway mereka mmng sudah mengakar ekonominya di segala bidang. cmiiw

        •  

          Sejarah mencatat tak ada yang abadi di dunia, imperium romawi pada jamannya sangat jaya dan sombong..runtuh. fir,aun runtuh.uni sovyet runtuh. banyak contoh lainnya yang bisa kita telisik sejarahnya
          USA hanya soal waktu karena sistem ekonomi yang mereka anut sangat semu, gali lobang tutup lobang, sistem kapitalis bagaikan lintah penghisap darah, terlihat dari luar sangat bagus, dan mereka sangat pandai menutupi bobrok sistem tersebut. mustahil negara semaju dan sekaya USA mempunyai negara bagian yang bangkrut dan itu fakta, sepanjang USA masih hobby dengan perang maka perlahan namun pasti negara tersebut akan jatuh ketitik nadir seperti perjalanan alam, ketika manusia dan negaranya sudah sombong dan berlaku semena-mena maka itu awal dari kejatuhan dan cina akan menggantikan peran USA menjadi no.1 dunia, kita berharap giliran indonesia kembali terulang seperti kejayaan majapahit di masa lalu.

        •  

          kehidupan ekonomi as saat ini diibaratkan seperti balon ketika semua dihargai dgn uang, sdm berkualitas bgs dinilai dgn uang yg tinggi juga. Dan akibatnya biaya hidup yg tinggi krn memperkerjakan org2 bergaji tinggi dan bg mrk yg tidak mampu tdk mendapatkan bgn untuk mengais upah. yg lebih parah lg mrk yg tidak berpenghasilan bs memiliki kartu kredit dan ini dijadikan sbg sarana hidup, bagi bank ini adalah market yg besar, apapun yg diinginkan warganya bakal bisa terwujud. buntutnya krisis yg sudah diprediksi tahun 2000 oleh seorang pengamat pada acara oprah, as jika tidak bisa mengatur kredit keuangan bkl hancur lebur krn tingkat utang saat itu sdh dikisaran 6000 trilyun dolar dan 60% disumbang kredit konsumtif diprediksi 2015 bakal krisis. Ttp semua berkata lain thn 2007 terguncang oleh morgate dan kartu kredit, bban hutang melonjak drastis hingga 2014 terparah jika tidak ada persetujuan kongres soal anggaran belanja negara dan hutang as akan tutup selamanya. Sebuah ironi negara maju yg hidup dgn hutang utang membangun negara, dan negara kita mengikuti cara ini, SUN dikeluarkan untuk mencari dana murah untuk menutup defisit APBN. Gali lobang tutup lobang, klo tidak produktif habislah negara kita. Pelan dan pasti menjadikan ketergantungan akan dana murah, sistem busuk dari negara kapitalis dan semua hancur perlahan lahan, yunani, portugal, spanyol, inggris, usa, italy, dan negara kita mengikuti jejak mereka.

  25.  

    Yang sy takutkan perang NukLir , Era NukLir sudah di depan mata , dan kita beLum ada persiapan untuk ini , baik penangkaL rudaL nukLir maupun bungker

  26.  

    test

  27.  

    jangan sampe perang deh,apalagi saling hantam ICBM ihhh atut :mrgreen:

    btw tuh judulnya verus atau versus bung diego?

  28.  

    Ya setuju dengan pendapat anda..dan sepertinya perlawanan china akan melebihi dari perlawanan rusia terhadap asu….dan semoga indonesia tidak terlibat..tpi slalu siap menghadapi peluru ataupun rudal yg nyasar ke wilayah nkri..

  29.  

    Absen dlu mumpung belum perang

  30.  

    Saya setuju dengan bung@andri c ..dan semoga indonesia bisa jdi negara adi daya berikutnya dan membawa kedamaian di dunia..krna indonesia memiliki SDA dan SDM yg banyak jdi tdk perlu ” merampas SDA negara lain” seperti yg dilakukan negara adi daya seperti asu…CMIIW

  31.  

    AS – China memanas. RI juga ikutan panas.. Hawanya tapi. Geraahhh #neraka rembes

  32.  

    Dari analisis kekuatan militer. Jika dlm waktu dekat China dan Korut vs AS Sekutu berperang akan dimenangkan oleh AS dan Sekutu mskipun akan mnghasilkan kerusakan parah di garda terdepan pasifik sprt Jepang, Korsel dan Australia. Lain halny jk perang trjadi dlm 5 thn lg. Saat ini Cina sedang dlm tahap modernisasi besar2an dan diperkirakan dlm 5 thn ke depan akan mnjd negara adidaya dg didukung perekonomian yg kuat dan militer yg besar dan sanggup melakukan operasi militer di seluruh belahan bumi manapun.
    Yg jelas imbas perang negara2 adidaya akan mmanaskan dan bhkan meletupkan seluruh kawasan dunia; LCS, Semenanjung Korea, Timur Tengah, Asia Tengah, Eropa Tengah dan seluruh kawasan2 rentan konflik lainny dan juga antar negara2 yg slama ini mnyimpan dendam konflik masa lalu.

  33.  

    pura2 perang/musuhan padahal kagak, biar jualan senjatanya laku, kalo serius rusia, rrt, dll mo perang stop stop stop jgn pernah pake dolllar asu lg buat minyak, emas dll kalo gini terus tobat sambel namanya, jadi pura2 musuhan biar jualan senjatanya laku, preett lah

  34.  

    American…perang juga..gak pernah menang..kalah mulu pretttt..!! Lah….senjatah canggih drone canggih malu2in

  35.  

    Perselisihan akan terjadi antara china dan us, berserta beberapa negara asean.
    Us tdk akan tinggal diam china mengklaim lcs yg dimana negara2 asean pun ikut mengakui laut trsbt.
    semua dilakukan utk melindungi kepentingan us d kawasaan asean, dan us mungkin khawatir kepentingannya di beberapa negara asean yg mungkin akan terganggu dan juga us selalu ikut campur utk mengambil keuntungan.

  36.  

    asu vs cina bakal terjadi kalau salah satu pemimpinnya udah gila. kedua negara tsb bakal berpikir ribuan kali untuk memutuskan perang, asu meski didukung sekutunya ga akan berani nyerang cina karna kemungkinan besar rusia akan bantu cina dan perang tsb sulit dimenangkan tanpa menggunakan nuklir, salah satu pihak pasti gatal menggunakan nuklir untuk mempercepat menghabisi lawan atau bisa juga pihak yg terdesak terpaksa menggunakan nuklir atau bisa juga perang ini langsung diawali dgn timpuk timpukan nuklir

  37.  

    Popi@teorinya dr mana bang..china sampai kapan pun tdk akan mampu menggeser dominasi amerika..anggaran militer amerika msh jauh lbh bsr drpd china,ditambah produk2 militer china jg sangat diragukan kehandalannya..ekonomi china sangat bergantung dgn investasi asing kawan..siapa yg mengira uni soviet yg begitu mengerikan bs diruntuhkan dgn tanpa meletuskan senjata?
    Ingat,seorang yahudi amerika george soros mampu mengguncang ekonomi dunia?
    Sekali lg itulah amerika,cm TUHAN yg bs meruntuhkannya

 Leave a Reply