Dec 242014
 

Lucu juga pemerintah kita ini, karena menolak pembangunan PLTN. Energi adalah modal dasar dari pembangunan. Ada energi yang murah, tapi anda mencari langkah yang rumit. Kalau lah penduduk Indonesia, kisaran 25 sampai 50 juta, bolehlah menampik opsi PLTN. Namun dengan jumlah penduduk 250 juta, How Come ….?

Ilusrasi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir. (Foto: batan.go.id)


 Jakarta – Pemerintah menolak penawaran Rusia untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Penolakan ini dilakukan karena pemerintah menanggap Indonesia belum memerlukan tenaga nuklir sebagai alternatif energi listrik.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil setelah menerima kunjungan Duta Besar Rusia untuk Indonesia Mikael Yurievich Galuzin di kantornya, Senin (22/12) pagi.

“Mereka mengatakan punya kemampuan teknologi yang bagus dalam bidang PLTN. Tapi, saya katakan bahwa rencana membangun PLTN  Indonesia masih jauh. Pemerintah belum pikirkan itu,” kata Sofyan kepada wartawan seusai pertemuan.

Inti nuklir di dalam kolam reaktor riset nuklir di reaktor serba guna G.A. Siwabessy milik Badan Tenaga Atom (BATAN), Puspiptek, Tangerang Selatan, Banten

Mantan Menteri BUMN tersebut mengungkapkan pemerintah memang memiliki proyek besar untuk membangun pembangkit listrik sebesar 35 ribu megawatt dalam lima tahun kedepan. Namun, pemerintah akan lebih mengoptimalkan sumber energi seperti batu bara dan gas.

“Untuk target 35 ribu MW, itu yang paling tepat dan tidak kontroversial. Pembangunan PLTN perlu melakukan studi lebih lanjut,” ujarnya. (Republika.co.id).

Bagikan Artikel :

  298 Responses to “Nggak Jadi Punya PLTN. How Come ?”

  1. mungkin ada yang takut kita punya nuklir !

    • Aduh apa juga yg jadi pertimbangan pemerintah sampe menolak ilmu dan proyek nuklir di negeri ini. Pdhl Rusia sangat baik memberi ilmu yg sangat berharga pada Indonesia. Aplg dari segi pemanfaatan tenaga nuklir sangat baik utk kdepannya bangsa. Aneh juga ini pemerintah……………….

      • Yang jelas Pemerintah takut di demo oleh rakyat yg khawatir reaktornya bocor, hal ini dapat menyebabkan tdk dipilih lagi oleh rakyat pada pemilu yg akan datang. Padahal meskipun kita tidak pakai nuklir tetapi tetangga kita pakai nuklir ya sama saja. Bayangkan kalau nuklir milik tetangga mbledos akibatnyapun pasti akan sampai juga ke kita dibawa oleh angin. Kesimpulannya punya nuklir dan tidak punya nuklir resikonya sama saja, oleh karena itu menurut saya lebih baik kita punya nuklir.

        • Itulah yang terjadi…

        • Bukan tidak mampu bangsa ini buat pltn tpi pemimpinya takut g kebagian….negri tipu2

        • Like it.

          Kebutuhan listrik di indonesia yg akan makin bertambah cepat dgn giatnya pembangunan dan investasi yg mengakibatkan banyak berdirinya pabrik, industri, gedung2 spt hotel, mall, dan tempat rekreasi sangat banyak membutuhkan listrik. Apalagi kebutuhan rakyat kita yang berjumlah 250 juta dan kelas menengahnya y semakin bertambah, sangat tidak masuk akal kita tidak mempunyai PLTN.

          Perkembangan teknologi PLTN sudah semakin maju shg tingkat keamanannya sudah tidak diragukan lagi. Banyak negara berkembang yang kelasnya masih dibawah indonesia sudah mempunyai PLTN. Contoh kasus PLTN mini kita yang diserpong dan yogyakarta, walaupun ada gempa di yogyakarta, PLTN sendiri masih aman.

      • ha.ha,kan mau bikin PLTMS or Pembangkit Listrik Tenaga Minyak Singapura..

      • sepertinya indonesia tidak butuh bantuan rusiya, karena sudah memiliki teknologi yang 10 x lebih canggih dari Chernobyl

      • I kemungkinan besar
        1- Tekanan asing (jgn sampe indon punya nuklir)
        2- Tipuan Mafia migas dan batubara
        (Jelas katanya penting indoensia punya sumber energi fosil Melimpah)
        -BBM / batubara itu tetap beli pada para mafia
        -Operasional mahal karena terus konsumtif bahan
        -Uang mengalir ke kantung tertentu

        kita udah riset sejak 65 – artinya lebih 50 tahun bung kita belajar nuklir

    • bagaimana klo dananya sayang klo dibuat pltn….karena anggaran pembelian batubara dan solar untuk pembangkit listrik di daerah sangattt beuuusarr…..trus pelaksananya yaa saudara2nya…enak toh…abis pemilu kemarin dah abis sebagian besar tabungannya…..

      • PLT batu bara dan fosil di indonesia udah jadi berita ngak sedap soal pencemaran udara dan iklim di mata international – coba googling aja

      • Entah kebetulan atau tidak mudah – mudahan tidak ada sangkut pautnya, awal november kemarin koq ya ada MOU antara PLN, KAI dan CIF yang disaksikan menteri BUMN sangat rahasia dan misterius karena tidak bersedia diungkap ke publik apa yang telah disepakati.

    • Klw tak lihat intinya itu ke uang rupiah… Hehe. Listrik yg dihasilkan dari PLTN bisa dikalkulasi harga bisa constan.. Dan pelonjakanya ngak terlalu banyak (terpengaruh harga), memang awalnya yg butuh dana yg cukup besar untuk ngebangunya.. Tapi khan ada joint development.. Why not?? :D. Trus kita lihat ke pembangkit dari gas dan batu bara.. Harganya fluctuatif.. Mengikuti pasar. Jadi pasti larinya ke Rupiah ( mksudnya game subsidinya dimainin).. Whatever lah..:D

      • Emang bisa jadi yg tdk setuju sama nuklir bukan rakyat biasa tapi para mafia pemasok BBM, batubara dll ke pembangkit listrik konvensional milik pemerintah. rasionalnya bila ada pltn maka pembangkit konvensional akan menjadi tdk efisien dan lama-lama bisa ditutup, nah mereka tentu akan bangkrut. Logika ini sama dg penelitian bahan bakar pakai air yg tdk akan pernah dibiarkan berhasil, karena akan membuat biaya investasi ekplorasi sumber minyak bumi milyaran dolar yg telah dikeluarkan menjadi sia-sia dan membuat bangkrut perusahaan besar minyak dunia. Bisa jadi kalau ada demo rakyat itu hanya rekayasa.

    • mungkin pemerintah kita takut sama asu karena kalau kita mau kerjasama dengan.

    • Ya karena para pemimpin kita pemikirannya tidak jauh kedepan, tidak sampai 100 atau 1000 thn yang akan datang. Padahal 70 thn yg lalu amerika sudah menjadikan nuklir sebagai bom. Dan dijatuhkan di Jepang.

      Kok sekarang Indonesia buat energi nuklir aja belom kepikir. Makanya ketinggalan melulu sama negara lain. Hanya jadi pelengkap penderita.

      Padahal Allah SWT menciptakan Matahari, bintang melintang dan alam semesta dengan energi fusi nuklir.

      Hari gini kok takut sama energi nuklir. Orang lain bisa kenapa kita tidak bisa. Orang lain berani kenapa kita harus takut…

      Capek deh….

    • kemungkinan yang kuatir kita punya PLTN :

      1. swasta lokal :
      a. Pemasok batubara
      b. Swasta PLTU
      c. Supplier sparepart

      2. Asing:
      a. S*ell …yang sudah inves energi GEOTHERMAL di jabar
      b. Importir multi komoditas….karena jika ada PLTN, listrik tarif jauh lebih murah…daya saing produk lokal meningkat

      3. Pemerintah itu sendiri…yang sudah ada deal2 politik perundang2an yang menguntungkan asing dan swasta lokal dimana pemerintah ada dibawah tekanan.

      • yang jelas, tadi ane beli vocher PLN 50 rebu isinya cuman 33 rebuu…*amprettttt!!!! ….taun depan beli 50 rebu isinya NOLLL!!

      • Pinter..! Salam hangat,

      • terlalu tendensius bung,

        1. b. Swasta PLTU

        PLTU PLN lebih banyak; untuk mempercepat ketersediaan listrik PLN membuat program untuk membuat 35 PLTU dengan total tenaga 10.000 MW. Ketiga puluh lima PLTU tersebut tersebar di jawa dan luar jawa. Untuk Jawa dibangun 10 buah PLTU,

        > artinya pemerintah sedang melindungi dirinya sendiri dong ?

        2. Asing:
        a. S*ell …yang sudah inves energi GEOTHERMAL

        ada perusahaan namanya pertamina geothermal enegy
        http://pge.pertamina.com/

        > artinya pemerintah sedang melindungi dirinya sendiri dong ?

        berarti pemerintah udah on the right track, ngapain juga repot2 mikirin orang lain ?

        • Jokowi Lovers…..selalu dilindungi…apapun bentuk kritik dari bung2 yang lain….

          • klo diskusi ya diskusi aja terus hingga salah satu terdesak karena kehabisan argumentasi, jangan turun ke level cemen dengan menuding orang lain / name calling.

            super norak…

          • so what gitu loh ?

            udah tahu soal independent power producer macam paiton, gak usah didetailkan.

            pointnya, jika ingin bikin lis pihak2 yang kuatir dengan keberadaan PLTN, taruh PLN / negara sebagai pemilik 35 PLTU di nomor 1, jangan justru dihilangkan…

          • catatan :
            kuatir itu klo harga per kwh listrik PLTN lebih rendah dari PLTU, lha klo 2x lebih tinggi yang dikuatirkan itu apa?

          • apa yg sampeyan kuatirkan saya paham, tp itukan sekedar prasangka.

        • 1. oooo….baru tahu kalau PAITON punya PLN…koq PLN beli listrik dari PAITON YA? berarti PLN beli listrik2nya sendiri. Kalau gitu vocer 50 rebu isi listrik 33 rebu itu khayalan saya..?

          2. Pertamina bikin plant energi geothermal? duit dari mana? jualan oli aja kaga gableg.

          ….maklumsaya orang gunung. ga paham informasi, internet juga baru belajar sebulan lalu. Salam.

          • emang harus PLTU yah? sumber PLN kan ga cuma uap? ente mau bahas DEFINISI PLTU/D/A/N atau high operation cost sih?

            Gak tau mendasar? yg ane bahas adalah issue 20 tahun terakhir..dan ga berhenti2 kami suarakan. Coba aja teliti, itu geothermal teknologi siapa?

            Hal ini jua sudah lama di teriakan kwik k gie, faisal basri, dll…jaman rambut mereka belum pd beruban.

            236 T anda hakul yakin buat geothermal? ane sih gak yakin. Semoga sampeyan juga tahu jumlah utang pertamina.

          • > emang harus PLTU yah?
            > sumber PLN kan ga cuma uap?
            > ente mau bahas DEFINISI PLTU/D/A/N atau high operation cost sih?

            maksud loh ? ?

            ente yang bikin lis kok malah balik nanya?

            kemungkinan yang kuatir kita punya PLTN :
            1. swasta lokal :
            a. Pemasok batubara
            b. Swasta PLTU

          • > Coba aja teliti, itu geothermal teknologi siapa?

            hehe, emang klo PLTN teknologi RI ?

            > 236 T anda hakul yakin buat geothermal?

            hehe, yang bilang semua buat geothermal siapa?
            itu kan sekedar jelasin ke ente yang tahunya “pertamina jualan oli aja kaga gableg” bahwa capex mereka 236 T…

          • monggo di akses….penilaian ane berdasarkan ini, tapi kl yg aktual..2014? ane rasa ga beda jauh.

      • jack pot !

      • History[edit]
        The first proposal on energy from volcanoes came in 1918 during the Dutch colonial era. In 1926, five test borings were drilled in Java’s Kawah Kamojang field, the third being the first that was successful.[4] In the early 1980s, it was still discharging superheated steam from a depth of 66 metres at a temperature of 140°C and a pressure of 3.5 to 4 bars. A prefeasibility study for electricity generation was initiated in 1972 by Geothermal Energy New Zealand.[5] The first generator was inaugurated in 1983 by President Suharto and subsequently expanded in 1987. Current capacity is 140 MW.[6]

        Since the mid-1980s, Chevron, the world’s largest geothermal power producer, has operated two geothermal fields in West Java at Salak and Darajat[2] with a combined capacity of around 365 MW.[7] Between 1989 and 1997 explorations were conducted at the Sibayak geothermal field in northern Sumatra,[8] and subsequently a 12 MW plant has been placed in operation.[9]

        In 1991, the Indonesia Geothermal Association (Asosiasi Panasbumi Indonesia – API), a non-governmental organisation, was established to promote geothermal energy. It has approximately 500 members including geothermal experts, companies, and stakeholders.[3] The Wayang Windu Geothermal Power Station in West Java, owned by British Star Energy, has been in operation since 2000. It currently comprises two units with a total capacity of 227 MW. There are plans for a third unit of 127 MW which is expected to be on-stream by mid-2013.[10] http://en.wikipedia.org/wiki/Geothermal_power_in_Indonesia

        • In late 2013, PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) — a geothermal business branch of state oil and gas company PT Pertamina — said that it planned to develop eight new geothermal plants with a total capacity of 655 MW (expected to require $2.0 bn of new investments). These included:

          110 MW at Ulubelu in Lampung Province
          110 MW at Lumut Balai in South Sumatra
          40 MW at Lahendong
          30 MW at Karaha
          35 MW at Kamojang
          110 MW at Hululais
          110 MW at Sungai Penuh
          Of these, several were to be financed with loans from World Bank and Japan International Cooperation Agency.[16]

          • hehe, ngerti kan arti kata ‘several’ ?
            di lis ada 7 PLTP, several berarti sebagian kecil / kurang dari 1/2 dibangun dengan loan, sisanya duit sendiri (klo lebih dari setengah kata yang digunakan ‘most’…)

            btw, apa yang salah dengan ‘loan’ ?
            semua pengusaha cerdas memanfaatkan loan
            😀

  2. Mungkin lebih aman.

    • NUKLIR ITU BAHAYA titik.. hehe

      selama masih ada AIR & MATAHARI kita tak butuh nuklir bung. kita punya banyak sungai. panas bumi. tambang batu bara. matahari.. jerman saja akan mengurangi pltn nya kok…. INDONESIA BEBAS NUKLIR !!!

      • Takut terjadi kontroversi….benarkan jd penerintah memang mementingkan pencitraan ketimbang mendorong riset dibidang ketenaganukliran…pdhl insinyur kt sdh tingkat dunia bahkan termasuk inventor teknologi nuklir baru, yaaa bisanya cuma drone ….yg lain belum nyandak….pdhl ada daerah yg masyarakatnya bersedia dijadikan daerahnya didirikan pltn asal ada insentif…

      • Mirip anak kecil – pas nenek kita pakai bakar kayu buat masak nasi, liat BBM / minyak tanah
        Nenek berkata “Lho itu air kok bisa kebakar bahaya dek jgn dekat, ngak mungkin buat masak” (mungkin seperti itulah)

      • air jg semakin menipis bung,klo musim kemarau plta keteteran menyuplai listriknya,geothermal daya listrik nya kurang besar,panas matahari,butuh sollar cell seluas pulau jawa baru cukup ntuk memasok listrik wilayah jawa-bali tok……………………..

      • yaudah besok2 jngn kena matahari ya bung
        iu reaksi fusi nuklir
        bahaya

        juga klo patah tulang jngan di rongen
        radiasinya berbahaya
        biarin aja ampe lebih parah

      • ya kalo penduduknya ga nambah mungkin (?) masih bisa terpenuhi. liat aja sungai di jawa udah makin rusak, matahari butuh lahan yang luas buat bangun panel surya, pembangkit tenaga fosil nanti rebutan sama buat ekspor. pemerintah indonesia ga pernah punya perencanaan jangka panjang.
        sekarang bikin 35000 MW beresnya nanti 2020. buat nutupin defisit energi listrik di indonesia. pas beres konsumsinya udah naek lagi

    • Hanya 50T, bandingkan dgn kemewahan subsidi BBM…
      weleh…

      # ga habis pikir kita ya…

      • Tunggu 5 tahun kurang ……besuk kalau pilpress diungkap bgmn strategy energy nasional yg efisien…biar para calon mulai bekerja skrg….ngarapin skrg…..ke kaut aje

    • makannya ane lg males sekarang
      pemerintahnya gk mendukung (lagi)

      dulu zaman pak beye saat pulanh dari korsel nantang batan siap tidak membangun pltn
      dari itu adanya uji tapak di bangka dan itu sudah selesai dan hasilnya OK
      tp entah knp itu gk jadi
      mafia lah di belakangnya

      sudahlah mungkin nunggu ane dulu hg harus jd presiden RI
      atau vietnam yg sudah hampir jd bangunannya baru kita bangun

  3. It doesn’t make sense.

    • Salah satu kebijaksanaan yang membuat Indonesia susah maju. Seluruh dunia tahu bahwa listrik akan jauh lebih murah jika menggunakan PLTN, industri akan lebih booming kalau listrik murah. Kekurangan daya bisa mudah diatasi dengan PLTN,,, tau ah gelap…

      • Ntar ngak bisa mainin gas dan batu bara dung.. Para pucuk pimpinan dan ouwnernya…:D

      • Hanyalah mitos utk mengatakan PLTN lebih murah dr energi lainnya. Bung Wong Tani punya pembuktiannya?

        • kamu duli babarin apa buktinya pmbangkit listrik minyak, batu bara, or gas lbih murah dari PLTN dihitung dari pembangunan, maintenance, bahan bakar 30th, dll
          monggo

          ntar ane sanggah semua

          • bung Love, pembuktian harusnya dari bung Wong Tani dulu dong, kan beliau yang bilang pertama kali PLTN itu murah dibanding yang lain? Bung Love ada ngga buktinya kalau mendukung bung Wong Tani?

          • bung Love INA,

            saya kutipkan dari CLIMATE CHANGE AND NUCLEAR POWER 2014, International Atomic Energy Agency:

            For new construction, however, the economic competitiveness of nuclear power depends on several factors. First, it depends on the alternatives available. Some countries are rich in alternative energy resources (contoh RI), others less so. Second, it depends on the overall electricity demand in the country in question and how fast it is growing. Third, it depends on the market structure and investment environment.

            A balanced view requires countries embarking on new nuclear power programmes to objectively gauge the related economic risks and challenges.
            Nuclear power requires a large upfront investment. The estimated overnight capital cost of a 1 GW(e) NPP is approximately $2–6 billion, a large amount of money compared to the GDP of most developing countries. A country’s GDP should ideally be large enough to allow sufficient savings to cover the investment and the costs associated with establishing and maintaining the necessary physical and institutional infrastructure, and to cover the liability for potential environmental and health damage in case of an accident.

            Moreover, the economy of a country building a nuclear plant should ideally be strong enough to overcome an unexpected increase in investment costs. A country’s reserves of foreign currency must also be sufficiently large to cover the imports necessary for building a new NPP.
            (cadangan devisa kita untuk menjaga nilai tukar rp aja udah senin kemis)

          • note

            NPP : nuclear power plant

    • Mafia migas bisa kurang jatah kalo PLTN d buat hehehe….

      • bos petral dah sowan ke pemimpin tertinggi di negri – ngeri (marjinal) ini….so pissss..apalagi salah seorang pengamat ekonomi yg sering koar2 paling rill eks anggota partai….dah deal sama petral di sebuah rumah makan private dikawasan senayan…..so….premium tidak dijual lagi….semua melalui petral, akibat blusukan kebablasan petral gak disentuh….termasuk tangguh .etc…satu pintu

    • nggak visioner…!!! PLTN itu bangunnya aja 7-10 tahun.. Jadi bisa dirasakan manfaatnya setelah itu. Boleh saja bikin yg 35 ribu MW tanpa nuklir tapi PLTN-nya ya harusnya jalan terus dong..

    • Tanda tanda Proxywar menerjang sektor Energi Indonesia, yang tak inggin indonesia menjadi negara yang besar.
      Jelas ini ada yang membiaya’i pak mentri esdm nih untuk tidak mengambil kebijakan pembangunan PLTN.

  4. Panas bumi, gas, dan potensi dari laut angin dan airnya bisa dikembangkan sebagai sumber pembangkit listrik.

    Salam NKRI

  5. mesakke bangsaku

  6. Pemimpin model begini mah ke laut aja..

    • Setuju dgn saudara bung… Kita Hanya bisa mengelus dada…

    • Setuju, pikiranya cman 5 tahun kedepan. Ntti klo mw pemilu 2019 tebar janji manis lagi.

    • Mendewa2kan Nuklir sedangkan potensi listrik dari air belum diperas habis…panas bumi belum diperas habis..gas masih bejibun…membangun PLTN apalagi dari Rusia ..rentan tindakan ‘penggangguan’ dari negara lain..sedangkan kebutuhan listrik sedang emergency dan tak bisa menunggu…berlari dgn cepat…selain itupun kita harus bisa menjelaskan kenapa kita harus bangun PLTN padahal pasokan energi lain yg kita miliki masih banyak…he7x…bro/sis.. g semudah itu..apalagi Indonesia bukan negara aliansi……kalo bisa trial dulu PLTN dgn reaktor 500 MW…belajar pelan2 naik klas…itupun kalo ada dana lebih..

      • negara kita harus menjalankan ekonomi dgn Investasi,,,salah satu investasi itu PLTA, PLTG.relatif cepat dan telah kita kuasai dan dapat dibangun bertahap secara kapasitas dan dibanyak tempat.utk menggerakkan ekonomi lokal selain itu kebutuhan kita itu juga sebenarnya tdk merata ditiap2 wilayah..contoh kasus PLTA Poso itu sangat berkelimpahan listrik(konsumsi Poso sgt rendah) tapi harus ditarik kabel STT ke Kota Palu..Makassar dan Kendari..kalo rencana bangun PLTN pertama belum demo masyarakat..belum lokasi harus dicari didaerah aman gempa..listrik harus ditarik ke daerah konsumsi..biayanya juga g sedikit..belum teknologinya belum kepegang benar..ini hanya masalah prioritas percepatan..PLTN itu sgt mudah dipolitisir oleh oknum2 LSM..anda bisa tangani ini dgn mudah ….belum jg kesiapan pasokan uraniumnya berarti kita tergantung dgn Rusia..(ini semua perlu difikirkan)..Kita terkadang sbg pengamat terlalu pintar (tapi khas orang Indonesia pengamat bolanya jago2 banget tapi prestasi bolanya melempem)…banyak faktor yg bisa saya utarakan tapi bisa jadi artikel nanti…he7x..intinya menurut saya ini hanya masalah prioritas….krn secara teknologi kita sdh terlatih..makanya aku bilang tadi peras habis PLTA, peras habis batubara..peras habis gas(Natuna aja belum diolah)……peras habis panas bumi…kalo sdh habis semua kita tinggal bilang PLTN alternatif terakhir…kecuali kita berniat membuat senjata nuklir itu persoalan lain…

      • energi fosil ntu sifat nya sementara ga bisa diperbaharui,klo dikuras ampe abis anak cucu sampean mau dikasih apa?
        cadangan gas kita berapa?
        cadangan batubara berapa?
        minyak apa lagi!!!!
        kita tu harus ya mempunyai pandangan kedepan cari alternatif energi yg lain yg ga nguras energi fosil………………..

        • uranium tidak termasuk energi fosil tapi tetap segolongan dengan gas, minyak dan batubara yi. non-renewable.

          ‘ga nguras energi fosil’ tapi nguras mineral non-renewable ya 11-12.

          air dan panas bumi seperti disinggung bung traveller adalah renewable…

  7. 1 langkah yg mundur, malaysia sdh merencanakan pltn. nggak tau lah dgn pemimpin bangsa ini, pantas saja negri ini selalu tertinggal bahkan sdh tertinggal dari vietnam

  8. Pemerintah belum pikirkan itu,” kata Sofyan
    pemerintah akan lebih mengoptimalkan sumber energi seperti batu bara dan gas

    batu bara??? mau diratain tuh kalimantan buat diambil batu bara nya?

    • pemerintah sekarang kurang liat hal yg realistis bung,selalu liat kebelakang gimana mau maju……………………………………………………………………………………………………………..

      ah!sudahlah!!!!
      #ngelus dada

  9. Yah namanya negri kaya raya. Klo gas sama batu baranya belum bener2 hbs, gk bakal mw mikirin pakek energi alternative lainya.
    Nanti klo bener2 habis isi perut bumi indonesia.
    Baru mikir cari utangan duit sana sini buat bangun pltn.

  10. Karena otaknya koplak sama dengan pimpoinannnya gak bisa mikir ygv strategis…

    • Kalo gagal paling lempar sana lempar sini dan hasilnya indonesia hancur

      Oh y a pikkada srentak kalau ada konflik memang tni siap? Nanti kalau gagal yang disalahkan ya tni

      Biasa presiden tukang ngeles anak buahnyapun berusaha melemparkan tanggung kawab karena pimpinannya tidak memiliki kapasitas yang memadai… kalau di tempat kerja ada seorang pimpinan yang gagal pasti resiko Persh berantakan selalu menghantui dan harus segera dipecat

    • Pemimpin ERROR yg diberi legitimasi ..jauh lebih berbahaya dibanding 1000 kriminal jalanan.
      akan seperti apa NKRI dlm 5 thn kedepan..?

      teori “Indonesia akan hancur jika presidennya … ”
      mulai memiliki indikasi ke arah itu.

  11. Yah kalo gak mau ya udah. Cari alternatif lain aja….

  12. sudah benarkah kita memilih pemimpin..?

  13. masalahnya uranium kita masih impor.memang diberita seolah2 kita punya banyak tapi itu uranium mentah jadi kita harus beli kalau mau bangun pltn mungkin kita bisa beli dari rusia tapi maha.kita riset masih lama jadi bangun pltn ya masih lama.

    • Tinggal dimatengin aja Gan….. Uranium ug bisa dipake untuk PLTN adalah U-235. Yg di alam (U-238) memang gak bisa langsung dipake tapi berita baiknya untuk PLTN pengayaan U-235 hanya perlu sampai 4-5% saja. Beda dg senjata nuklir yang pengayaannya harus di atas 90%. Kalo ada niat pasti bisa. Dg Rusia itu mestinya bisa ToT. Kurang apa jagonya SDM kita? Apa kurangnya SDA kita? Emang sih…yg kurang cuman satu…..niat baik para pemimpin kita….

      • untuk kemandirian energi ini (rekayasa nuklir), selain memiliki aspek ketahanan ekonomi juga aspek pertahanan.

        bidang energi kedepannya sangat potensial dijadikan perang asimetris.
        skrg pun kita dipaksa mengikuti fluktuatif BBM dan TDL yg tinggi.
        rekayasa nuklir ini dharapkan tidak sebatas pada PLTN dan bidang kesehatan saja, juga termasuk untuk mendukung TOL LAUT itu sendiri.
        armada kapal logistik jumbo akan effective dgn menggunakan nuklir sebagai sumber energi nya.

        betul itu… hanya orientasi pengambil keputusan yg jadi masalah.

    • Terus kapan kita mau maju ???

  14. klo masih bisa pakai bbm atau batu bara kenapa harus pakai nuklir?pembangkit listrik tenaga nuklir ini akan bikin susah para memasok BBM dan batu bara (jadi kaga ada obyekan lagi ) KLO YANG MAHAL ITU MASIH DITERIMA OLEH MASYARAKAT KENAPA HARUS SUSUAH2 DI BIKIN MURAH….salut kepada pemerintahan sekarang..(hebat) SAYA PERCAYA REZIM SEKARANG AKAN SUSAH BILA MELIHAT RAKYAT SENANG DAN AKAN SENANG BILA MELIHAT RAKYAT SUSAH…..

  15. Menterinya yg remek…….. waduh…… hanya beberapa yg memang profesional

  16. Awam ah,poek

  17. alangkah tidak enaknya tunduk dibawah tekanan kekuatan negara asing……………. hiks

  18. kalimat KONTROVERSIAL yg di katakan oleh menteri silahkan rekan2 di sini terjemahkan sendiri
    dari sisi securitynya, what’s happen ??

  19. Saya ngeliat ada 1 permasalahan dengan PLTN: Lokasi dan persebaran penduduk. Mayoritas penduduk kita kan di jawa, jadi otomatis konsumsi listrik terbesar juga di Jawa. Lha padahal pulau Jawa itu udah super padat. Kalo mau bikin PLTN, di Jawa mau ditaro di mana? Bisa saja misal kita bikin PLTN-nya di Kalimantan atau Papua, lha tapi produksinya mesti berlebih. Lantas gimana kelebihannya? Mau dialirkan ke Jawa juga ngga bisa karena belom ada kabel listrik bawah laut antara Jawa – Kalimantan dan Jawa – Papua. Mau dibikin juga biayanya pasti super mahal.

    • Jawa rentan gempa bumi bung Bluesky, ngga cocok bangun PLTN.

      • Nah itulah bung b4ikinkun. Jawa dengan segala permasalahannya tapi di satu sisi juga membutuhkan pasokan listrik terbesar. Untuk bikin PLTN di Jawa juga udah ga mungkin. Kalo kita bikin di pulau2 lain, gimana ngalirin ke Jawa?

          • Biayanya? Hehehe… jangan lupa kalo Helsinski – Talinn di atas jaraknya cuma 50 km, dan itu melewati teluk yang airnya relatif tenang. Sebagai perbandfingan, cable listrik terpanjang di dunia adalah yg menghubungkan antara Belanda – Norwegia. Panjangnya 580 km. Pada tahun 2006, saat dibangun, biayanya saja sudah menelan sekitar 600 juta Euro. Itu biaya kira2 hampir sepuluh tahun yg lalu. Lha bayangkan kalo sekarang.

            Saya nanya caranya itu lebih kepada persoalan biaya, bukan teknologinya 🙂 Saya setuju dengan konsep PLTN, bahkan dari dulu saya udah sering teriak2 soal ini setiap ada diskusi. Saya juga ngerti gimana cukong2 pedagang power plant dan orang dalam PLN kongkalingkong, dan secara ngga langsung ikut terlibat dalam kampanye anti PLTN.

            Tapi sekali lagi, secara objektif juga kita harus lihat segala permasalahan di lapangan yg ada (menyangkut penduduk, lahan yg ada, biaya, dan juga teknologi). Kalau sekedar bikin PLTN-nya aja sih ngga masalah. Tapi yg harus dipersiapkan dari jauh jauh hari adalah kesiapan infrastrukturnya. Jangan sampe PLTN itu cuma jadi sekedar proyek mercusuar yang mubazir.

          • pilihan kata anda gak tepat, ‘gimana ngalirin ke Jawa ?’

            pertanyaan ‘gimana’ itu jawabannya adalah ‘cara / teknologi’, bukan ‘biaya’…

            dan jika dibangun di bangka seperti direncanakan, mengalirkannya ke sumatera, jawa bahkan bali cukup murah, cukup menyeberangi selat bangka yang lebarnya kurang dari 30 km lalu disambungkan dengan jaringan interkoneksi sumatera – jawa – bali,

            http://www.pln.co.id/lampung/?p=623

    • Power Plant-nya kan bisa dibangung di Belitung (rasanya masyarakat di sana sudah siap….pernah ada beritanya…) yg jarang banget ada gempanya. Listrik bisa dialirkan via kabel bawah laut. Sebagian listrik di Bali kan disuplai dari Jawa via kabel bawah laut.

    • Sebanyak ini pulau anda masih tanya mau di bangun dimana..
      Papua wajar dibikin nanti bisa di ekspor ke papua nugini
      Kalimantan bisa ke malaysia dan brunai..
      kalo vietnam dan malaysia buat baru kita pada heboh..dan kepengen bikin.
      tolong jangan jadi bangsa pengekor jadilah bangsa pelopor………

      • Kita ga butuh buat export Bung… Jawa aja masih kekurangan listrik mau export segala ke Papua Nugini, Malaysia, dll. Malaysia ga kekurangan listrik, yg kekurangan itu Jawa. Kebutuhan domestik dulu dipenuhi kalo ngga bisa blackout. Masalahnya bukan gimana bikin PLTN-nya, tapi gimana ngalirin listrik. Emang bikin kabel bawah laut gampang? Kita mau bikin Jawa – Sumatra aja butuh utangan Jepang karena biayanya mahal. Apalagi Jawa ke Papua.

        • anda ambil kalkulator.kalikan biaya listrik pertahun dan biaya pembangunan kabel laut.dan penghematannya.ntar tau dah untungnya yg mna.di dunia ni mw dapetin sesuatu harus ngorbanin sesuatu.gk bisa cuma duduk manis ngewarjag tiba2 dah jadi nusantara jilid 2

    • plan di batam bung dan gorontalo

  20. Memang aneh pemimpin bangsa kita ini engga senang kalau bangsanya maju .kalau belum menjabat bicaranya kaya orang paling benar aja dan paling tau tetapi kalu udah menjabat diam seribu hasah .kalau sudah tertinggal dari bangsa lain baru deh nyalahin orang.wahai pejabat inilah kesempatan kalian untuk berbuat sesuatu untuk negri ini .kapan lagi kalau engga sekarang selagi kalian mempunyai kekuatan

  21. untuk kali ini saya kurang setuju dengan kebijakan bpk jokowi. sayang banget di tolak pemerintah,pedahal PLN lgi mengalami defisit energi apalagi ditambah beban dengan kenaikan harga bbm.di daerah asal saya kabupaten pesisir barat,lampung sudah 2 tahun belakangan ini mengalami yg namanya krisis listrik. lampu sering padam walaupun hidup untuk menyalakan pesawat televisi pun gk kuat apalagi ditambah kulkas dll.hingga membuat aktivitas warga terhambat.mohon dikaji lagi lah buat jokowi.PLN di daerah kami itu banyak utang buat beli solar sehingga kekurangan energi listrik.bagaimana mau ada listrik mesin nya aja gk ada bbm nya persis kayak kapal perang tni al. jangan sampai kita terlambat menyadari betapa penting nya energi nuklir bagi negara ini.selain untuk menanggulangi krisis listrik yg semakin parah juga bisa menghemat keuangan negara yang di keluarkan buat subsidi bbm dan listrik sehingga tidak membebani apbn.dan dampaknya pemerintah tak perlu lagi memikirkan subsidi subsidi itu tapi dapat di digunakan untuk pembangunan negara tercinta ini.bila negara kita kuat dan makmur maka negara kita akan dihormati dan disegani dunia…

    SALAM NKRI..

  22. Plan Plin Plun marai males baca beritane ! *sigh

  23. Mungkin kita belum siap dari sisi safety , jgn prasangka bruk sama pak joko. Sy yakin beliau sudah m.empertimbangkan dgn matang, termasuk kita kerja sama militer dgn usa itu adalah strategi melawan cina

    • Coba kita bandingan grade safety PLTN yg buat riset sekarang.. Nomer berapa dibanding punya negara maju jepang..:D

      • Ketika kita membangun pembangkit bertenaga nuklir itu tidak bisa serta merta kita ingin lalu kita bangun. Harus ijin dulu (istilahnya konsultasi) dan akan ada pengawasan ketat dari IAEA, kalau tidak mau kasusnya akan seperti Iran.
        Dengan reaktor yang ada seperti sekarang ini, setiap tahun selalu ada orang IAEA yang datang untuk mengecek tingkat keamanan dan keselamatan reaktor.

    • saya gk sependapat bung.sejarah dah mencatet lebih bandel mana china atau as.saya gk benci as.tapi sejarah juga gk akan saya lupakan

  24. Mengenai energy memang masalah kompleks, tidak sesimpel yang terlihat dipermukaan. Banyak conflict of interest. Untuk berpikir negatifnya dengan adanya PLTN berapa banyak pengusaha batu bara yang merugi? Mungkin hal itu merupakan salah satu conflict yg terjadi. Dan pemberitaan cenderung terkesan banyak kerugiannya dengan menggunakan PLTN, padahal menggunakan bahan bakar fosil juga banya kerugiannya. Pemberitaan yang ada justru malah membuat rakyat semakin bingung. Sebaiknya keputusan pemerintah telah dikaji sebaik2nya. Karena telah banyak masyarakat indonesia yang pandai dan kritis.

  25. Sepertinya ada upaya dari negara luar dengan kedekatan Indonesia dengan Rusia. Agen-agen rahasia sudah berkeliaran diIndonesia

  26. saya rasa para ilmuwan kita yg tergabung di BATAN udah mampu untuk membuat dan mengelola PLTN sendiri. tinggal ada atau enggak niat pemerintah untuk mencari energi alternatif lain selain fosil.tentunya bukan untuk membuat senjata nuklir karena menyangkut senjata nuklir ini saya kurang setuju.

  27. Tanya jawab saja, seandainya nanti dibangun pembangkit listrik tenaga nuklir di Indonesia, bagaimana cara membuang limbah nuklir yang kaya akan radio aktif itu, ada yang tau ? ..

    • bung SE, setuju. Saya belum lihat sampai sekarang gmn urus limbah nuklir ini.

      • Saya tambahkan saja, tanah indonesia itu kan subur banget pak, sayang kan ditanam radio aktif nuklir, nanti kalau efeknya menyebar bisa-bisa tanahnya gak bisa ditanami tanaman, saya bukan ahlinya nuklir tapi spesifiknya pakai logika saja, jangan kawatir saya pernah baca artikel, indonesia sudah membangun pembangkit tenaga uap panas bumi di kawasan timur

      • Kalau kita bangun PLTN, bahan baku impor dan limbahnya diekspor lagi untuk di olah(disimpan) di luar negeri melalui IAEA (atau negara yang disetujui mengolahnya).
        Bahan mentah memang tersedia di beberapa daerah di Indonesia.
        Hanya sedikit negara yang boleh menyimpan (mengolahnya), karena meskipun namanya limbah itu tetap bisa menjadi bahan berbahaya bila disalah gunakan.
        Selama ini dengan reaktor percobaan (Kartini) setiap tahun orang IAEA juga datang untuk melakukan pengawasan dengan prosedur yang ketat.

        Dengan Malaysia dan Vietnam membangun sementara Indonesia tidak, kalau ada kebocoran di sana apa Indonesia tidak kena efeknya?

      • 1- bisa ditipin ama paman beruang sampe sekarang udah ToT Sebagian
        2- sebagian disimpan di batan (4x ukuran gedung badminton)
        sampai sekarang aman limbah dari seluruh indonesia (medis/PLT riset)
        3- Di Olah menjadi bahan bernilai ekonomis

    • Sudah ada teknologi dan SOP-nya. Limbah radioaktif tidak dikubur di tanah tetapi diisolasi dalam material tertentu kemudian dibuang di palung laut. Kalo gak salah, ada putra Indonesia yg punya penemuan di bidang ini. Ikut lomba di ASU dan menang.

    • Rusia mau nampung gitu katanya.

  28. Selamat ya…….. and nikmati aja……., sudah memilih pemimpin yang gak berfikir jauh kedepan……, welcome to the reality….

  29. Heran semua Program yang direncanakan pendahulunya hampir semua dibatalkan, ada apa gerangan…???

  30. Kaboooor ada mak lampir hee hee hee

  31. Pemerintah tidak smart, pantes negri ini tidak maju2 rawan intervensi asu .pemerintahan titipan asu. Salah pilih pemimpin

  32. alasan politik ini…seperti dulu menolak tawaran KS dari rusia eh..tetapi dibeli diem diem…nah yang ini juga mnolak tawaran rusia eh diem diem dibuat PLTNnya….

  33. kalo gk salah batan sudah tender pmbangunan 2 pltn
    Tp saran saya jika mau mndirikan PLTN prcayakan ahli dari jepang,,yg sudah teruji,pengalaman bgaimana menghadapi gempa, krn jepang-indo berada d cincin api,sama2 rawan gempa.

  34. Batan sudah menganalisa dengan pembuktian reaktor mini di serpong dan bandung, dan bukan hal yang sulit bagi Indonesia dalam pengembangan energi alternatif seperti nuklir. Dan sangat dipastikan investasi memang murah diawal tetapi masa manfaat bisa 40 tahun kedepan. Sebaiknya pemerintah berfikir ulang untuk energi ini. Kalau dirasa rusia sedang dalam sorotan negara nato, cepat cari pengganti supaya listrik kita tidak tergantung oleh energi migas semata. Wujud dari menteri ESDM dan pendidikan yang harus memberikan pengetahuan tentang apa itu energi nuklir. Selamat bekerja bapak-bapak menteri

  35. rata2 komen negatif adalah asbun, gak punya wawasan / data samasekali,

    coba simak dan pelajari dulu data/tabel dari bung Jalo, komen no 16 bagian akhir,

    http://jakartagreater.com/sejarah-pltn-pertama-indonesia-akan-tertulis/

    + komen saya di bawahnya,

    terlihat harga dasar ($/kW) PLTN = 2x PLTU, artinya pelanggan PLN harus bayar harga lebih tinggi untuk listrik yang berasal dari PLTN…

    • bung danu…
      mungkin ini salah satu modal us sehingga brani (dugaan) menurunkan harga minyak dunia tuk menekan rusia. selain sebagai penghasil minyak & yg empu’a $, negeri ini jg memiliki banyak pltn tuk pemenuhan kebutuhan energi’a sendiri. kesian saudi… & maaf klo salah.

    • Kalau mengkaitkan dengan siapa presiden nya, memang ngawur seh.

      Tetapi kalau mau jujur, menolak membangung PLTN hanya karena belum butuh menandakan masih belum forward thinking. Diversifikasi energi yang paling efisien, jika kita melihat levelized cost nya, tentu PLTN pilihan yang bijak.
      Sumber: http://instituteforenergyresearch.org/analysis/electric-generating-costs-a-primer/

      Mau di bandingkan dengan PLTU baik pembakaran gas, coal, oil, or mix, tentu investasi awal nya lebih murah PLTU. Namun angka akan berubah jika di lihat 40-50 tahun ke depan dimana PLTU membutuhkan bahan bakar yang besar. Teknologi PLTU dari dulu sampai sekarang ya segitu segitu aja, sementara teknologi PLTN masih berkembang dengan reaktor Gen IV yg sebentar lg akan diaplikasikan. Malaysia sudah mulai lho, kita tunggu kabar realisasi nya kapan.

      Kalau dibandingkan dengan PLTP (geothermal), masalah nya potensi sumber panas bumi berada di pegunungan dengan kawasan konservasi hutan lindung di sekitar nya. Selain itu energi yg di hasilkan oleh PLTP tidak bisa di simpan, dan harus digunakan atau disalurkan ke konsumen. Bagus jika PLTP di pulau jawa karena energy demand nya tinggi, tetapi kalau di luar jawa, demand energy yg rendah menyebabkan feasibilitasnya jauh berkurang.

      Sangat di sayangkan sebenarnya menolak untuk membangun PLTN sekarang-sekarang ini. Coba liat Turkey dan India, tanggal 1 Desember Putin membatalkan proyek Southstream gas menuju Bulgaria lewat laut hitam, dan mengalihkan proyek nya ke Turkey, plus kerjasama pembangunan PLTN disana. Begitu pula India. Sekarang Russia datang ke Indonesia menawarkan investasi energi eh di tolak. Duh ! Kalau melihat geo politik dunia sebenarnya Russia+China sedang berusaha mengalihkan bisnis nya ke Asia. Ini peluang bagus, negara eropa selatan yg awal nya menolak project southstream karena tekanan Brusel dan Washington, sekarang menyesal banget.

      Pada prinsipnya negara jangan berbisnis energi dengan rakyat nya sendiri. Sampai kapan pun subsidi energi itu mutlak. (bedakan dengan subsidi bbm kendaraan ya). Karena implikasi energi itu kan ke produktivitas kerja, bisnis, dan akkhir nya kesejahteraan rakyat. Kalau di lihat IDR/kwh, sampai kapan pun akan tetap memilih PLTA (Air) atau PLTU dari batubara yg murah. Boro-boro mau ngomongin PLTS, PLTB (Bayu, atau Angin) yang lebih mahal IDR/kwh, dan sifat nya intermittent pula, kalau sama PLTN aja masih ragu-ragu.

      Jangan sampai Indonesia ketinggalan kereta, masih merasa nyaman dengan teknologi masa lalu PLTU dan PLTA. Bukan masalah resource yg berkurang yang menyebabkan kita beralih dari PLTU dan PLTA, tetapi teknologi lah yang membuat kita memiliki lebih banyak pilihan. Jaman batu berakhir dan berganti menjadi jaman perunggu dan besi, bukan karena batu nya habis. Tetapi manusia sudah menemukan teknologi untuk membuat perunggu dan besi yang memudahkan hidup mereka saat itu.

      • bung phoenix15,

        sepakat, “Jangan sampai Indonesia ketinggalan kereta, masih merasa nyaman dengan teknologi masa lalu PLTU dan PLTA”.

        kita perlu memiliki sejumlah personil yang menguasai teknologi + ‘culture/attitude’ serta mampu bahkan trampil ‘mengawaki’ sebuah PLTN, mulai dari pucuk pimpinan/direktur hingga teknisi level terendah…

        [ danu says:
        December 24, 2014 at 10:35 am
        tabel 5 dari bung Jalo ini barang langka, saya gak berhasil temukan dengan browsing.

        PLTU batubara (3x600MW) dan PLTN (2x900MW) dapat dibandingkan apple to apple karena daya yang dibangkitkan sama, lifetime juga sama (25 th).

        terlihat harga dasar ($/kW) PLTN = 2x PLTU, artinya pelanggan PLN harus bayar harga lebih tinggi untuk listrik yang berasal dari PLTN.

        untuk RI yang punya banyak batubara, PLTN jelas belum waktunya untuk diberi prioritas, tapi untuk penguasaan teknologi, PLTN mini masih ok…

        http://jakartagreater.com/sejarah-pltn-pertama-indonesia-akan-tertulis/ ]

        syukur2 ‘semua indah pada waktunya’, kita eksploitasi batubara dalam jangka waktu seoptimal mungkin dan ketika cadangan batubara menipis, teknologi reaktor fusi sudah mencapai tahap
        komersialisasi 😀

    • bung danu ini hebat…kmrn jadi ahli hukum, sekarang ahli energi, kemarennya lagi ahli militer…gak tau besok ahli apalagi… cermati lagi data bung jalo (tabel 6)… 1 USD senilai berapa IDR?!! kapan nlai tukar senilai segitu?! monggo di googling lagi dari 1 USD senilai itu sampai hari ini generasi teras reaktor udah berubah berapa kali?! kalo anda mmg ngerti, jawab pertanyaan saya, kalo pln bangun PLTN KIRA-KIRA teras reaktor model/tipe apa yg digunakan dan apa ALASANNYA?! dugaan saya anda tidak tau apa2 energi apalagi ttg teras reaktor, cuma pintar googling… buktikan kalo saya salah…

  36. huish jgn pakaila nuklear ni sumber kuasa yg sangat tidak stabil lg kekurangan pakar nak harapkan rusia lg lah x boleh harap jepun yg punya berdisplin teknologi maju pun payah nak control ni kan asia tenggara

  37. ruwet daahhhhhhh

  38. sungguh sangat disayangkan sekali…….padahal rumor yg beredar bahwa jatim saat ini mengalami krisis listrik…….

  39. pltn ogah dibuat, tapi listrik mati terus, sumatera selatan ini lumbung energi, tapi tiap hari listrik mati, mati, matiiiiiiiiii terus, kesaaall tauuuu…. kita ini udah merdeka belum?

  40. Bung danu, kalau komentar anda seperti itu diskusi jadi tidak sehat. Idealnya kita harus lepas ketergantungan dengan migas. Karena produksi migas kita sudah tidak mencukupi dengan kebutuhan domestik. Kebutuhan energi nuklir sangat mendesak, mengingat saudara-saudara kita diluar pulau jawa sangat membutuhkan, bagaimana ekonomi industri bergerak sementara listrik saja belum masuk. Kalau dijakarta enak, karena beli bbm ga perlu antri panjang sampai berminggu-minggu sementara kalau dipulau seperti nias listriknya setiap jam 4 sore selalu mati sampai keesokan harinya.

    • betul PLTU = batu bara , lambat laun kalimantan tenggelam, nanti suku dayak pindah ke jawa. hehehe

      • Bung Manut, PLTU itu juga ada efeknya lho…memang pelan-pelan tidak seperti PLTN yang langsung bikin heboh.
        Salah satunya perubahan iklim setempat, lahan pertanian sekitar pembangkit setelah beroperasi di atas 15 tahun biasanya berubah. Ada efek hujan asam juga. Nelayan yang berada di sekitar lokasi juga menderita karena rusaknya lingkungan sekitar berakibat kurangnya hasil tangkapan

      • Polutan konvensional dari hasil pembakaran batubara yang selama ini diketahui oleh masyarakat adalah gas-gas berupa CO (karbon monoksida), NOx (oksida-oksida nitrogen), SOx (oksida-oksida belerang) dan juga partikel-partikel yang terhambur ke udara sebagai bahan pencemar udara. Partikel-partikel tersebut antara lain adalah:
        1. a. Karbon dalam bentuk abu atau fly ash (C)
        2. b. Debu-debu silika (SiO2)
        3. c. Debu-debu alumia (Al2O3)
        4. d. Oksida-oksida besi (Fe2O3 atau Fe3O4)
        Partikel-partikel tersebut dapat menimbulkan dampak pencemaran lingkungan, selain timbulnya hujan asam maupun efek rumah kaca yang disebabkan oleh gas-gas hasil pembakaran batubara seperti tersebut di atas.

        • semua hasil sisa dari proses pembakaran dengan bahan bakar dari fosil itu seperti anda yang sebutkan,bung. termasuk dari motor dan mobil anda. jadi sebaiiknya kalau tidak terpaksa alangkah lebih baik kita menggunakan moda transportasi.
          bila listrik kan masih ada banyak sumber lain seperti sinar matahari, angin, air, omabk, atau menggunakan hidrogen air sebagai bahan bakar 100% sisa hasil pembakaran aman. untuk PLTN memang sisa hasil dari proses akan di simpan tapi saya juga tidak tau apa itu bisa aman lagi.
          jadi tinggal pilih lebih baiknya yang mana dengan kerugian sekecil2nya kalau bisan tapa memberikan dampak negatif.

    • bung Ditimur Matahari,

      yang gak sehat itu adalah komen2 tong kosong yang hanya sarat dimuati syahwat politik…

      topik ini bisa menarik jika diskusinya fokus pada opsi2 teknologi dan perbandingan biaya masing2 opsi, tanpa tuding menuding yang tampaknya sudah jadi trademark kelompok pecundang (pilpres)….

  41. karena ada mafia di coal, oil and gas, mas…intinya itu saja.
    kalo pake PLTN tentu dagangan mereka egk laku.

  42. Aneh dan sangat aneh…….
    sampai kapan cadangan batubara habis?
    PLTN Kita sangat butuh.
    taruh di perbatasan singoporno n malingsya n aussie . Kalo mereka reseh tinggal buang aja limbah nuklir kesono.
    PLTN lbh byk positifnya drpada negatifnya

  43. ha ha ha lucu, kalau masalah beban bayar listrik jadi lebih mahal dan memberatkan masyarakat dijadikan alasan, trus apa bedanya dengan dinaikan BBM, listrik, PAM, tetek bengek dll. mungkin nanti ya tunggu populasi meningkat jadi 500 juta penduduk baru mikir kearah PLTN.

  44. Sebenarnya kalau sampai saat ini kita belum bisa membangun PLTN itu bukan karena tidak mampu (dana, SDM) namun lebih disebabkan pemerintah tidak punya tenaga-tenaga PR (Humas) yang handal yang mampu mengedukasi sebagian besar masyarakat dengan bahasa yang mudah dimengerti tentang keunggulan-keunggulan PLTN.

    Masyarakat kita lebih banyak dicekoki informasi-informasi tentang bahaya kebocoran PLTN (meskipun persentasenya kecil), bahayanya radiasi dll

    Dengan keadaan masyarakat seperti sekarang ini, nanti kalau PLTN yang dibangun Vietnam dan Malaysia (disini banyak ahli-ahli Indonesia didalamnya) sudah beroperasi 20 tahun lamanya barulah masyarakat kita bilang “wow…ternyata PLTN itu aman dan layak dibangun”
    Tepat pada waktu itu pembangkit tenaga fosil sudah ngos-ngosan mencari bahan bakar.

  45. dalam hal PLTN sy pribadi nerpendapat tdk ada salahnya indonesia mulai membangun energi nuklir, sy pribadi akan sangat mendukung kalau pemerintah bsngun PLTN tp klo pemerintah skrng gak mw bngun PLTN untuk kepentingan jangka panjang tolong jelaskan kpd rakyat apa alasanya agar tdk jd polemik.

  46. jgn2 yg nolak mafia migas…..????anti mafia migas digembar gemborin..padahal cuma lipstik

  47. Wes hanya karna uang,,masa depan negara diperjual belikan,gimana mw maju,,wong jalan ditempat terus,,

  48. sebaiknya di jakarta itu dicoba seperti di daerah, listrik mati selama 10 jam tiap hari, GIMANA RASANYA, dijamin bulan depan pada demo suruh buat PLTN.

  49. jangan2 ada proyek main mata dbalik pembelian batu bara? ayo dong kpk periksa mereka.

  50. Pak jokowi adalah orang yg mulia dan memperhatikan nasib wong cilik, jadi pembatalan pltn untuk melindungi rakyat dari bencana. Please move on , pilpres sudah lewat

  51. Kalau PLTN di bangun nanti banyak yang terganggu penghasilannya…

  52. – biar TDL murah mbah, itu bagi rakyat.
    – rasio produksi industri rumahan sampe besar jadi masuk akal, memperbesar margin.
    – ketahanan energi akan semakin meningkat

    • Oh begitu ya dek donie, mbah mengerti dan paham.

      Tapi beras kok masih mahal ya dek donie, TDL kok mau naek lagi dan BBM kok ngak turun harganya ya ???

      Katanya Indonesia hEBAT.

      KALAU KAYAK GINI MENDING MBAH IKUT BELANDA.

      • nah itu dia mbah… pemerintahan baru sekarang secepatnya harus MOVE ON…
        gimana beras supaya murah, bbm supaya tidak menjadi ancaman nyata,
        supaya Indonesia jadi hebat….bukan hebat ngutangnya ya.. 😀

        Kalo mbah mau ke Londo, nah orang londo mau kemana..? 😀

      • gak usah KOAR2 acong mbah bowo..
        kalo mau kluar dr indoneswia ya keluar aja.. emang sapa lo.. lo cmn sampah masyarakat yg slalu gak suka dan gak pernah mndukung pemerintahan..

        SEBENARNYA SIAPA ANDA.. asu nya siapa ??

        sy siap bantu anda pindah kewarganegaraan…

        NAMA dan ALAMAT ente dimana.. biar ane gampang bantu ente segera OUT dr negara kami ini..

        • wis tah mulai lagi ni…

          • Percayalah pak jokowi berpihak ke wong cilik, apapun kebijakan beliau wajib didukung. please move on pilpres sudah lewat

        • Mbah bowo bukan sapa2 mas ,klo basmi antek salah alamat ! Basmi tuh penguasa yg takut bakar kapal cina dan basmi juga penguasa yg takut oleh tekanan asing !

        • Sabar Bung, MB ini pengemis liat aja cuma bisa koar koar minta murah minta makan. Gak punya otak untuk mikir dan kontribusi yg berguna buat negara

        • SITU JANGAN EMOSI BERAT !!!

          MAU TAU KEWIBAWAAN MBAH DI FORUM INI ?

          SITU JANGAN GELAP MATA, BARU DI KRITIK DIKIT SAJA SUDAH GELAP MATA, APALAGI DI DEMO RAKYAT MISKIN, WAAH BISA JADI BABAK BELUR YANG DEMO.

          JUJUR YA DEK, MENDING DI JAJAH INGGRIS 100 TAHUN LAGI, ASAL RAKYAT TIDAK MAKAN UBI, KAYA RAYA DAN MAKMUR SENTOSA,

          DARI PADA HIDUP KAYAK GINI PAK

          RAKYAT SUDAH PADA MATI GARA GARA KENAIKAN BBM

          GINJAL DIJUAL PAK
          RAKYAT MAKAN AKAR

          KALAU SITU KAYA ? SUMBANG DONG SETENGAH KEKAYAANMU BUAT NEGARA.
          NAH ITU ABRU BENAR.

          • Mbah bowo ini mantap juga. Kalau baca komen – komen mbah benar – benar seperti menghadapi tipikal orang miskin yang tidak optimis. Setiap ide – ide besar, optimisme dan semangat untuk maju akan dimentahkan dengan pernyataan – pernyataan realita kehidupan.

            Bukannya kita tidak sadar atau pura – pura buta dengan realita yang ada. Tapi kita kebanyakan juga bukan orang yang kaya. Kita mungkin orang yang masih dalam katagori menengah kebawah. Atau bahkan punya utang di sana – sini. Tapi BUKAN KEMISKINAN yang membuat kita mati, tapi PUTUS ASA lah yang membuat kita tidak bisa MELANJUTKAN HIDUP.

            Sisi positif dari komen mbah bowo ini anggap saja kita ini satpam perusahaan yang masih tinggal di rumah kontrakan tapi lagi menghadapi demo orang yang di PHK gara – gara perusahaan sedang penghematan agar tidak bangkrut. Intinya bisa melatih mental dan kesabaran. Hehehe.

            Mbah Bowo sebenarnya bisa menjadi penyeimbang terhadap hayalan yang hanya membuat kita terbuai mimpi – mimpi indah. Semoga tujuannya untuk sekedar mengingatkan dan bukan menjatuhkan semangat. Salut buat konsistensi Mbah Bowo!

  53. hehehe…sabar mbah,badai pasti berlalu,meskipun 5thn lagi.

  54. Pemerintah & wakil rakyat adalah orang2 pilihan, mereka sudah pasti paham apa yg terbaik bagi Negara ini. Untuk kebutuhan energi listrik bagus juga memiliki PLTN namun lebih bagus lagi jika sumber2 energi lain yg ada telah dimanfaatkan semaksimal mungkin, dimisalkan tenaga panas bumi, tenaga gelombang laut, plta, dsbnya.
    Kalau mengandalkan energi yg sunbernya tidak dimiliki, ya wajar bila bayarnya mahal & byar pet.
    Tinggal gimana pemikiran pemerintah & wakil rakyat, apakah cuma melihat saat ini ataukah untuk kedepan.

  55. Pejabat pemerintahnya Ndeso. Ganti pemerintah ganti kebijakan.

  56. Lebih elok jika dari ahlinya diikut sertakan pemerintah dalam pembahasan tentang energi nuklir, Batan sudah sekolahkan tenaga ahli yang banyak, Pak Presiden yang terhormat sudah sepatutnya bapak mengundang para ilmuan untuk kembali dan kembangkan energi nuklir, Melihat nilai keekonomisan dari nuklir saat ini Bapeten, Batantek saja sudah berkibar di USA. Mereka mengembangkan ilmu Isotop yang baik untuk penelitian rumah sakit nuklir. Penyakit kanker bisa diteliti dan dihancurkan oleh turunan dari energi nuklir. Dan masih banyak lagi pengembangan nuklir seperti pengembangan varietas bibit unggul padi dan tanaman lain. Untuk itu pemerintah sudah saatnya menempatkan energi nuklir sebagai komoditas ekonomis bagi bangsa ini.

  57. aq g respec meneh kRo pemerintah pasti wes di suap bos petral di tekan asu pemerintH ciut nyali

  58. APA INI APA INI…………….

    RAKYAT PADA SUSAH SEMUA.
    ENAK IKUT BELANDA PAK. ENAK PAK, MAKAN ROTI MINUM SIRUP,
    SEKARANG ? HADEH……………………

    DI JAJAH DENGAN SENJATA NGAK SEH,
    TAPI LIHAT SENDIRI, GEDUNG BUMN SAJA MAU DIJUAL
    PULAU MAU DIJUAL KE PERTAMINA
    DIRUT BUMN ORANG ASING

  59. Bener bener dahhhh ! Ini adalah bentuk tekanan asing untuk m.wn cegah indonesia Punya senjata nuklir, hadaah sama cina aj gk berkutik apalagi lawan usa, katanya berani , titik darah penghabisan un tuk indo , preeeeeerttttt ngapusi

  60. This is a stupid choice..
    Byangkan sja mee sgra tiba,asean china fta.asean europe fta.
    Klo krisis listrik mna bisa prushaan bersaing dg ngr asean..
    Curiga ada konspirasi nih,yg gx mau dan takut indonesia maju..
    Knpa juga pln mau coba energi alternatif.klo udah ad yg pasti..buat negara ko coba coba..
    Gmna ini..mnding kiamat z,dr pd djjah oleh negara asing.baik itu d jjah ekonomi maupun sistem pmrintahan..
    Kmrin mntri susi stujui krjasama klautan dan pnelitian sm us.skrg tolak pltn dr rusia..apa pmrinthan skr mo jd antek amrik ya..
    Innalillahii…

  61. Saya curiga ini perang Proxi permainan politik negara Lain agar supaya indonesia tidak membuat senjata Nuklir….makanya dengan alasan kita bisa menggunakan SDA lain..sedangkan kita Ahli Nuklir kita sudah Maju……bagaimana hal ini bisa disebut poros dunia….Puyeng deh

    Analisa Orang Pedalaman

  62. saya merupakan salah satu silent rider disini. menurut saya bila saya boleh berpendapat, PLTN kita perlu, dan wajib dibangun menurut saya. hal ini dikarenakan konsumsi energi kita sunguh luar biasa potensial, sehingga tidak bisa mengandalkan batubara/gas bumi. apalagi kita kaya akan uranium, pertanyaanya adalah, sudahkah kita mampu menghasilkan uranium dan mengolahnya??
    saya jawab, mungkin sudah. saya tidak mengikuti perkembangan uranium negara.

    mengandalkan batu bara dan gas alam sangatlah salah besar menurut saya. diamping kebutuhan gasn untuk rumah tangga cukup potensial dengan data penduduk kita. sedangkan untuk batu bara, untuk apa dijadikan listrik, dimana batubra bisa dikonversi menjadi minyak dan gas, disini saya melihat potensi batubara menjadi lebih besar untuk menjadi 2nd plan saat minyak langka. pertanyaanya adalah, sudah mampukan kita apa bila energi listrik kita tidak berasal dari batubara dan gas alam??
    saya jawab, belum bisa, dikarenakan kurangnya tindak lanjut pemerintah terhadap ide2 engineer Indonesia tentang renewable resources. seperti turbin microhydro, suryacell, hydrogen energi, dll.
    harapan saya, tidak ada kata terlambat untuk memulai, tidak ada yang salah bila mencoba untuk kepentingan negara yang lebih baik. terimakasih perhatianaya.

  63. Indahnya Indonesia tanpa PLTN..indahnya Indonesia dgn PLTN

    Mbah bowo yg bijak dan berwibawa.., PLTN siapanya PLA?

  64. walah ?

    …kalau PLTN terealisasi ya pengusaha batu bara dan gas beserta para pejabat dan kroco-kroconya yang punya saham yaa bakalan rugi alias gak laku kedepan nya toh, apalagi yang sudah teken kontrak atau menang tender…

    > kalau PLTN terealisasi ya pengusaha tambang uranium beserta para pejabat dan kroco-kroconya yang punya saham bakalan untung kedepan nya toh, apalagi yang sudah teken kontrak atau menang tender…

    terus bedanya apa buat rakyat ?
    yang pasti listrik ex PLTN lebih mahal !
    😀

    …nah disini bisa dilihat pemerintah masih setengah hati memikirkan kelangsungan hidup bangsa dan rakyat untuk jangka panjang…

    > apa iya memikirkan kelangsungan hidup bangsa dan rakyat untuk jangka panjang = memilih produk yang harga satuannya lebih mahal 2x lipat ?
    logikanya dimana ya ?

    • Hmm Logika saya atau logika anda yg kemana? First of all.. Coba anda tanya dengan wakil presiden anda kenapa bapak wapres alias bapak pengusaha itu sangat menolak PLTN. Jawaban nya semua orang sudah pada tau (so..itu cm pertanyaan retorik sebenarnya). Dan kalau mau bicara soal DUIT, Saya tanya sekarang kenapa BBM dinaikan? Yg padahal sangat jelas-jelas memberatkan masyrakat menengah dan kebawah dalam segala aspek. Kenapa tidak disubsidi saja terus toh negara masih mampu sebenarnya dan masyarakat jadi Tidak terberatkan biaya hidup yg naik. Jawabannya kan antara lain demi kesejahteraan rakyat secara merata dengan cara realokasi untuk pembangunan infrastruktur, program2 rakyat, dll. serta demi kemandirian rakyat dari bbm yg terus disubsidi.
      Sekarang soal PLTN kalau alasan anda kembali lg “DUIT” dengan beban beli jadi lebih mahal, kenapa anda tidak berpikir yg sama dengan masalah BBM? Toh kalau anda mau berpikir dengan bijak kedepannya maka krisis pasokan listrik seindonesia (atau minimal sebagian wilayah) dapat terjamin pasokan listrik, para industri2 juga terbantukan, yg lebih penting pulau2 berpenduduk yg belum menikmati pasokan listrik secara menyeluruh bisa tersolusikan. So, Logika nya dimana ya?
      Another thing.. Proses pembangunan hingga operasi PLTN sampai bisa dimanfaatkan secara REAL TIME bukan setelah teken kontrak langsung bim salabim. Prosesnya bisa bertahun2, untuk pembangunan infrastruktur, sdm, dll. Jadi kalau tidak mau dimulai sekarang kapan donk tuh kira2? Nunggu sumber energi yg skrg kita pakai benar2 tinggal ampas atau tunggu semua sda dikeruk abis dulu atau apa?
      Coba silahkan tanya dengan bung @Jalo mengenai kesiapan kita dan tenaga2 ahli nya soal PLTN beliau mungkin punya data dan info. Salam hangat.

      • …Saya tanya sekarang kenapa BBM dinaikan?

        > saya juga bisa tanya, vietnam, india yang lebih miskin dari RI bisa jual bbm tanpa subsidi, kenapa kita harus disubsidi, apa karena rakyatnya lebih manja / cengeng ?

        subsidi lebih baik digunakan untuk hal2 lebih produktif, maka
        subsidi bbm dicabut , tapi pemerintah sedang mengupayakan opsi LEBIH MURAH, bbg.

        …sudah ada lima Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) mendukung konversi BBM ke gas. Ini diketahui setelah lima perusahaan tersebut mendatangi Sucofindo untuk uji lab terkait program konversi tersebut,
        https://id.berita.yahoo.com/converter-kit-gagal-pemerintah-dorong-pabrikan-bikin-mobil-054220328.html

        …Chairman Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi menilai penggunaan BBG dapat mengurangi biaya transportasi dan lebih efisien. Saat ini, harga BBG lebih murah dibandingkan dengan BBM karena hanya setara dengan Rp3.100 per liter.

        Selain itu, nilai positif dari penggunaan BBG diantaranya dapat mengurangi impor BBM, lebih ramah lingkungan, relative aman khususnya ketika terjadi kecelakaan atau kebakaran karena adanya ketersediaan safety valve…

        sangat aneh jika disatu sisi pemerintah mengupayakan opsi bahan bakar lebih murah, di sisi lain memilih opsi lebih mahal ? ? ?

    • Jokowi Lovers…..selalu dilindungi…apapun bentuk kritik dari bung2 yang lain….

    • ya ada untung dan rugi bung. mungkin dana kampanye p.jokowi kamarin ada yang berasal dari pengusaha migas dan batu bara. jadi kalau p jokowi mau mengembangkan PLTN tersandra dengan pendananya. bukankah di politik itu tidak ada makan siang gratis. Saya cuma beropini loh bung jadi jangan dianggap serius.

  65. http://itookuciwawa.blogspot.com/2013/06/indonesi-akan-miliki-satu-satunya-ahli.html

    Kalau tidak salah…indonesia akan bekerjasama dengan negara lain bahkan MoU nya sdh di teken..itu yang saya baca lupa d salah satu blog yang membahas gebrakan2 Pak Dahlan Iskan.
    tar saya carikan lagi link nya.

    PLTN yang akan di bangun lebih canggih yg di punya Rusia. kalau gk salah ya…

  66. Secara statistik dan dibuktikan dengan audit, inspeksi, tes dan pemeliharaan instalasi di Indonesia, terutama instalasi pemerintah, SANGAT lemah. Karena itu saya tidak setuju dengan instalasi PLTN, masih banyak alternatif lain seperti PLT Uap Bumi yg dapat dimanfaatkan dengan risiko yg jauh lebih kecil.

    • titik beratnya ada pada nilai strategis, penguasaan teknologi nuklir beserta rekayasa2 nya.
      Iran saja yg memiliki cadangan gas dan minyak bumi segambreng ngotot mandiri dlm nuklirnya.

      kalo cara pandang gue, apa beda nya dlm hal ini seperti kita mewujudkan IFX.
      statistik mengatakan lebih murah membeli pespur dgn kualitas jadi daripada bersusah payah membangun industri tsb dari dasar.
      apa intinya..?

      Penguasaan teknologi.

  67. PERCUMA MERDEKA, PERCUMA KALAU HAJAT HIDUP ORANG BANYAK DIKUASAI ASING,
    TAMBANG DI KUASAI ASING. BUMN STRATEGIS INDOSAT DIJUAL.

    MERDEKA APANYA ?

    SERASA MASIH DI JAJAH.

  68. Hehehehehehe, ramai ya…
    Kalau saya dukung PLTN, untuk sementara PLTN mini dulu untuk membuktikan kepada pemerintah atas fobia2 yg sudah menjamur di masyarakat maupun pemerintah kita. Ilmuwan2 nuklir kita pun sudah banyak namanya di dunia seperti Evvy Kartini.

    Nih ada artikel tentang beliau :

    Di Indonesia, teknologi tenaga nuklir masih menjadi hal yang asing. Namun ternyata kita boleh berbangga, sebab Indonesia justru memiliki seorang ahli yang prestasinya telah diakui dunia. Doktor rer. Nat. (rerum naturalium) Evvy Kartini adalah salah satu dari hanya sepuluh ahli sejenis yang ada di dunia. Di kalangan internasional, Evvy memiliki reputasi terhormat. Ia dikenal sebagai ilmuwan penemu penghantar listrik berbahan gelas. Bagi kebanyakan orang, gelas biasanya hanya dipergunakan sebagai barang pecah belah alat rumah tangga. Namun tidak begitu bagi Evyy Kartini. Karena itulah, saat mendapat kesempatan belajar di Jerman, ia mulai menjajaki penelitian terhadap material gelas. Saat itu sarjana Fisika lulusan Institut Teknologi Bandung itu magang di Hahn Meitner Institute (HMI) di Berlin, Jerman, 1990. Evvy pun dibimbing ahli hamburan neutron Prof. Dr. Ferenc Mezei. Adapun karier penelitian Evvy dimulai ketika menyelesaikan S2-nya. Waktu itu ia berhasil menemukan model baru difusi dalam material gelas. Evyy kemudian membuat berbagai penelitian dari bahan gelas. Seperti saat ini, ia membuat baterai mikro yang dapat diisi ulang. Baterai yang merupakan hasil proses dengan metode teknik hamburan neutron itu, mampu menghasilkan daya yang lebih besar dibanding baterai yang ada saat ini dan juga ramah lingkungan.

    http://raudinadina.blogspot.com/

    Sejumlah ilmuwan kita juga sudah banyak terlibat dalam pembangunan PLTN, ada yg di Korea, China, dan beberapa negara di Eropa. Banyak yg keluar dan hijrah, seperti pada tahun 2012, 20-an ahli nuklir kita hijran ke Malaysia untuk membangun PLTN Malaysia.

    Dulu pernah saya tulis di komentar artikel sebelumnya soal ini.

    Masyarakat kita 250 juta jiwa, kebutuhan pertumbuhan ekonomi targetnya makin tinggi yakni 11%, kebutuhan 7 persen kemarin aja kita empot2an. Memang panas bumi kita banyak, tapi masih diperlukan kajian2 dan research khusus lagi untuk mencari nilai ekonomis. Beberapa waktu lalu juga beberapa investor mundur dari wilayah panas bumi karena belum menemukan nilai ekonomis untuk dijual.

    Di Amerika, masalah ini masuk project jangka panjang hingga 2050 sebelum ditentukan sebagai sumber energi utama. Sekarang ada bahan bakar terbaru lagi untuk PLTN, yakni Helium-3 , jadi masih belum bisa dipastikan panas bumi bisa jadi utama. Mereka masih mengandalkan 100-an PLTN untuk memenuhi kebutuhan mereka, begitu juga dengan Rusia, Korea Selatan malah menambah reaktor baru. Ini bukan masalah latah, tapi opsi untuk membantu masalah energy kita. Klu latah tidak mungkin kita mengajarkan Korea teknologi ini.

    Jadi lebih baik kita berjalan pelan-pelan untukmenuju PLTN, kenapa?? Teknologi panas bumi sampai sekarang teknologi kita belum mampu untukmenunjang ke tingkat efisiensi. Di Amerika aja teknologi pembangkit listrik masih dilakukan riset panjang agar bisa efisien. Saya bukan membandingkan, tapi kalau mau berhasil dalam teknologi ini kita harus melakukan penelitian panjang seperti yg dilakukan oleh Amerika. Kita sudah memetakan masalah Panas bumi, dan waktu kita menawarkan ke beberapa produsen kita bilang ini bagus, kenyataannya banyak kontraktor yg mundur karena susah untuk menemukan ke tingkat efisien dan murah dijual seperti yg kita tawarkan sebelumnya. Itu sudah puluhan titik mengalami kejadian yg sama.

    Sekarang PLTN menjadi pembangkit listrik yg menjadi primadona negara2 besar terutama di temukannya Helium-3 untuk PLTN. Negara besar seperti China, Rusia, Amerika dan beberapa negara di eropa pun ingin melakukan penambangan di Bulan agar bisa menemukan Helium-3 ini.

    Kenapa kita harus kuasai? Saya jadi teringat 2 teknologi yg didambakan bung Karno yakni “Tenaga atom atau nuklir dan antariksa”. Dulu Bung Karno susah payah mendirikan reaktor energi nuklir di Bandung karena mendapatkan penolakan dari warga. Sekarang manfaatnya seperti yg kita lihat untuk bidang kesehatan kita, pangan kita, peternakan, industri, dll. Yup, karena beliau sudah memikirkan program jangka panjang.

    • percuma saja dengan teori2 riset2 ujicoba2 kalo ternyata hasil akhirnya DI TOLAK, memang lebih baik ilmuwan kita berkarya di negri orang dr pada negri sendiri. CAPEK DEEH

    • Yup…PLTN2 mini dulu d bangun tiap pulau yang bebas dari ring of fire… sayang kan ilmuwan2 nuklir kelas dunia kita tidak dpt sokongan dan perhatian khusus Pemerintah, wajar mereka akhirnnya kabur ke luar negeri untuk mengembangkan keahliannya.
      Seorang ilmuwan murni ‘umumnya” bukan materi lagi yang di cari mereka, akan tetapi “pengakuan akan keilmuannya dan dedikasinya” yang mereka utamakan.
      Kalau sdh sukses baru bikin yang besar2 untuk memasok kebutuhan listrik masyarakat.
      kalau bisa malah saya membayangkan…semua pembangkit listrik yang ada di indonesia bersumber dari energi murah seperti nuklir, air, panas matahari, angin, daya gelombang laut. gk usah dah pake Batubara yang tambangnya di mana2 merusak alam habis2an, apalagi yg sekarang masih di pakai sumber Minyak yang sdh rahasia umum mafia minyak, kongkalingkong “fee” pejabat PLN dan Negara (diduga) yang ikut dalam tender2 ke dua bahan ini (Batubara dan Minyak) yang akhirnya harga listrik sekarang jd naik ‘MECEKIK” masyarakat.
      PLTN WAJIB DI UPAYAKAN, hanya masyarakat (maaf) yang tidak berpendidikan cukup di “TAKUTI” efek bahayanya yang di hembuskan oleh pihak2 tertentu
      Untuk itu saya berharap para ilmuwan kita lebih gencar lagi melakukan “KAMPANYE” Pentingnya di bangunnya PLTN di republik tercinta ini demi kebutuhan Listrik yang berkelanjutan bai Anak cucu kita. Tidak peduli membangunnya dengan negara mana, tentunya Para ahli kita ini tau Negara mana yang pantas dan cocok sebagai rekanan mereka. Omong kosonglah kalau di katakan sekarang kita tidak perlu seperti kata Bapak Menteri Sofyan Jalil. Kalau tidak sekarang lalu kapan lagi… menunggu lagi..akan lagi…alaaaah..lebay.
      BERANIKAH KAU BAPAK PRESIDEN ??? mengubah orientasi bahan baku pembangkit listrik kita dari Batubara dan minyak ke sumber lain ???.

    • jawaban bung jalo luar biasa…tamparan buat “Jokowi Lovers…..selalu dilindungi…apapun bentuk kritik dari bung2 yang lain….”hahahahahaha

  69. Pemerintah indonesia memang tidak berpikir kedepan seperti negara Jepang.
    Saya yang menjadi mahasiswa S-1 di salah satu universitas di Jepang merasakan, listrik sangat penting dan merupakan kebutuhan pokok untuk sumber energi dari sebuah negara. Yang dimana setiap tahun pertumbuhsn ekonomi, penduduk, industri, dan sebagainya meningkat cukup pesat.

    Perbedaan yang mencolok antara Indonesia dan Jepang yaitu “Pola Pikir” pemimpin dan masyarakatnya.
    Di negara Jepang energi nuklir sangat dibutuhkan sekali, namun karena letak geografis negara Jepang yang mana di lalui jalur lempeng bumi, maka hampir setiap saat terjadi gempa bumi dalam skala kecil maupun besar. Berbeda dengan negara Indonesia yang terbilang jarang terjadi gempa, itu pun kalau terjadi bisa di bilang beberapa bulan, atau tahun.

    Dari semua aspek tentang energi Nuklir, memang memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun tergantung SDM dari negara tersebut, bagaimana cara mengantisipasinya. Negara Indonesia menurut hemat saya sudah terbilang mampu untuk mengolah dan menerapkan energi Nuklir untuk memajukan ekonomi dan pembangunan di negara Indonesia ini.

    So. . .lebih baik kita menunggu atau melangkah satu pijakan kedepan. Yang pasti jika kita tidak melangkah kedepan, tentunya kita akan tertinggal. Dari negara lain dan dunia luar.

    Salam dari mahasiswa Jepang(from Jogja).
    ????????????????????

  70. kwkwkwkwkwkw…sabar om….kakakakka…. entar juga di bangunkan PLTN nya. Pas kita2 sdh mati tapinya kwkwkwkw.

  71. Sy pernah mengikuti rapat yg membahas ttg pltn ini. Yg jadi ganjalan pihak yg berwenang dlm pngembangan nuklir mjd pembangkit listrik adl undang-undangnya. Waktu itu seorang bapak yg dr Batan (kalo gk salah inget), memberikan sebuah weakness bhw ada undang-undang nya yg belum mendukung dr dibangunnya pltn ini. Sy agk lupa isi undang2nya yg diucapkan Bapak itu, yg sy inget undang2ny pltn ini tdk akn d bangun selama masih ada sumber daya alam lain yg masih dpt digunakan sbg pembangkit tenaga listrik
    Jadi, menurut sy jelas pemerintah dan DPR nya dong yg harus merevisi UU nya dlu sblm pltn bnr2 ingin d bangun..
    Maaf klo salah. — Cmiw —

  72. Klo ampe bangun PLTN bakaln Rugi Jokowi
    bakal kurang jatah dana hasil kenaikan BBM…

    Terima kasih Jokowi…

  73. sr.

  74. pinter…..

    kartu pintar..kartu sehat meng dana nya dari mna?

    subsidi BMM kan?? harus dukung PLTN Biar dana subsidi BBM bsa dpke untuk kartu2 itu…

    kecuali takut ga kbagian dana subsidi bbm…

    Mikir….

    • Dana kartu sehat dan pintar didapat dari efesiensi penggunaan anggaran . dana sudah ada, ini adalah kepiawaian pemerintah sekarang mengatur dana. Adapun kenaikan bbm karna itu memang secara periodic dinaikkan. Pak Joko harga mati

  75. Spekulasi :

    Berita penolakan ini kemungkinan besar hanya lips service z, untuk meredam implikasi yg tidak perlu.

    • Yah kita doakan semoga tindakan pemerintah tidak seperti yg ada di permukaan ya bung Donie….
      Semoga pemerintah telah mengambil langkah2 positif terkait PLTN ini. Bahkan tindakan itu dah jauh masuk tahapan yg signifikan.
      IMHO….

  76. ternyata benar prediksi mr. jusuf kalla, ….

  77. Guee…sukaaaa… Ghaya loeeeeeeeeeeeeeeeeeeee !!!!

  78. pemerintah harus terus di motivasi agar mau membangun PLTN…

  79. Bapak & Ibu : ayo mari kita rencanakan untuk pemilu 5 tahun kedepan kita pilih lagi SBY.

    Maaf, ajakan ini hanya untuk bagi mereka yang mempunyai keinginan yg sama.

  80. LANJUTKAN!!!!!!!

 Leave a Reply