Dec 242014
 

Lucu juga pemerintah kita ini, karena menolak pembangunan PLTN. Energi adalah modal dasar dari pembangunan. Ada energi yang murah, tapi anda mencari langkah yang rumit. Kalau lah penduduk Indonesia, kisaran 25 sampai 50 juta, bolehlah menampik opsi PLTN. Namun dengan jumlah penduduk 250 juta, How Come ….?

Ilusrasi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir. (Foto: batan.go.id)


 Jakarta – Pemerintah menolak penawaran Rusia untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Penolakan ini dilakukan karena pemerintah menanggap Indonesia belum memerlukan tenaga nuklir sebagai alternatif energi listrik.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil setelah menerima kunjungan Duta Besar Rusia untuk Indonesia Mikael Yurievich Galuzin di kantornya, Senin (22/12) pagi.

“Mereka mengatakan punya kemampuan teknologi yang bagus dalam bidang PLTN. Tapi, saya katakan bahwa rencana membangun PLTN  Indonesia masih jauh. Pemerintah belum pikirkan itu,” kata Sofyan kepada wartawan seusai pertemuan.

Inti nuklir di dalam kolam reaktor riset nuklir di reaktor serba guna G.A. Siwabessy milik Badan Tenaga Atom (BATAN), Puspiptek, Tangerang Selatan, Banten

Mantan Menteri BUMN tersebut mengungkapkan pemerintah memang memiliki proyek besar untuk membangun pembangkit listrik sebesar 35 ribu megawatt dalam lima tahun kedepan. Namun, pemerintah akan lebih mengoptimalkan sumber energi seperti batu bara dan gas.

“Untuk target 35 ribu MW, itu yang paling tepat dan tidak kontroversial. Pembangunan PLTN perlu melakukan studi lebih lanjut,” ujarnya. (Republika.co.id).

  298 Responses to “Nggak Jadi Punya PLTN. How Come ?”

  1.  

    jgn2 yg nolak mafia migas…..????anti mafia migas digembar gemborin..padahal cuma lipstik

  2.  

    Wes hanya karna uang,,masa depan negara diperjual belikan,gimana mw maju,,wong jalan ditempat terus,,

  3.  

    sebaiknya di jakarta itu dicoba seperti di daerah, listrik mati selama 10 jam tiap hari, GIMANA RASANYA, dijamin bulan depan pada demo suruh buat PLTN.

  4.  

    jangan2 ada proyek main mata dbalik pembelian batu bara? ayo dong kpk periksa mereka.

  5.  

    Pak jokowi adalah orang yg mulia dan memperhatikan nasib wong cilik, jadi pembatalan pltn untuk melindungi rakyat dari bencana. Please move on , pilpres sudah lewat

  6.  

    Kalau PLTN di bangun nanti banyak yang terganggu penghasilannya…

  7.  

    – biar TDL murah mbah, itu bagi rakyat.
    – rasio produksi industri rumahan sampe besar jadi masuk akal, memperbesar margin.
    – ketahanan energi akan semakin meningkat

    •  

      Oh begitu ya dek donie, mbah mengerti dan paham.

      Tapi beras kok masih mahal ya dek donie, TDL kok mau naek lagi dan BBM kok ngak turun harganya ya ???

      Katanya Indonesia hEBAT.

      KALAU KAYAK GINI MENDING MBAH IKUT BELANDA.

      •  

        nah itu dia mbah… pemerintahan baru sekarang secepatnya harus MOVE ON…
        gimana beras supaya murah, bbm supaya tidak menjadi ancaman nyata,
        supaya Indonesia jadi hebat….bukan hebat ngutangnya ya.. 😀

        Kalo mbah mau ke Londo, nah orang londo mau kemana..? 😀

      •  

        gak usah KOAR2 acong mbah bowo..
        kalo mau kluar dr indoneswia ya keluar aja.. emang sapa lo.. lo cmn sampah masyarakat yg slalu gak suka dan gak pernah mndukung pemerintahan..

        SEBENARNYA SIAPA ANDA.. asu nya siapa ??

        sy siap bantu anda pindah kewarganegaraan…

        NAMA dan ALAMAT ente dimana.. biar ane gampang bantu ente segera OUT dr negara kami ini..

        •  

          wis tah mulai lagi ni…

          •  

            Percayalah pak jokowi berpihak ke wong cilik, apapun kebijakan beliau wajib didukung. please move on pilpres sudah lewat

        •  

          Mbah bowo bukan sapa2 mas ,klo basmi antek salah alamat ! Basmi tuh penguasa yg takut bakar kapal cina dan basmi juga penguasa yg takut oleh tekanan asing !

        •  

          Sabar Bung, MB ini pengemis liat aja cuma bisa koar koar minta murah minta makan. Gak punya otak untuk mikir dan kontribusi yg berguna buat negara

        •  

          SITU JANGAN EMOSI BERAT !!!

          MAU TAU KEWIBAWAAN MBAH DI FORUM INI ?

          SITU JANGAN GELAP MATA, BARU DI KRITIK DIKIT SAJA SUDAH GELAP MATA, APALAGI DI DEMO RAKYAT MISKIN, WAAH BISA JADI BABAK BELUR YANG DEMO.

          JUJUR YA DEK, MENDING DI JAJAH INGGRIS 100 TAHUN LAGI, ASAL RAKYAT TIDAK MAKAN UBI, KAYA RAYA DAN MAKMUR SENTOSA,

          DARI PADA HIDUP KAYAK GINI PAK

          RAKYAT SUDAH PADA MATI GARA GARA KENAIKAN BBM

          GINJAL DIJUAL PAK
          RAKYAT MAKAN AKAR

          KALAU SITU KAYA ? SUMBANG DONG SETENGAH KEKAYAANMU BUAT NEGARA.
          NAH ITU ABRU BENAR.

          •  

            Mbah bowo ini mantap juga. Kalau baca komen – komen mbah benar – benar seperti menghadapi tipikal orang miskin yang tidak optimis. Setiap ide – ide besar, optimisme dan semangat untuk maju akan dimentahkan dengan pernyataan – pernyataan realita kehidupan.

            Bukannya kita tidak sadar atau pura – pura buta dengan realita yang ada. Tapi kita kebanyakan juga bukan orang yang kaya. Kita mungkin orang yang masih dalam katagori menengah kebawah. Atau bahkan punya utang di sana – sini. Tapi BUKAN KEMISKINAN yang membuat kita mati, tapi PUTUS ASA lah yang membuat kita tidak bisa MELANJUTKAN HIDUP.

            Sisi positif dari komen mbah bowo ini anggap saja kita ini satpam perusahaan yang masih tinggal di rumah kontrakan tapi lagi menghadapi demo orang yang di PHK gara – gara perusahaan sedang penghematan agar tidak bangkrut. Intinya bisa melatih mental dan kesabaran. Hehehe.

            Mbah Bowo sebenarnya bisa menjadi penyeimbang terhadap hayalan yang hanya membuat kita terbuai mimpi – mimpi indah. Semoga tujuannya untuk sekedar mengingatkan dan bukan menjatuhkan semangat. Salut buat konsistensi Mbah Bowo!

  8.  

    hehehe…sabar mbah,badai pasti berlalu,meskipun 5thn lagi.

  9.  

    Pemerintah & wakil rakyat adalah orang2 pilihan, mereka sudah pasti paham apa yg terbaik bagi Negara ini. Untuk kebutuhan energi listrik bagus juga memiliki PLTN namun lebih bagus lagi jika sumber2 energi lain yg ada telah dimanfaatkan semaksimal mungkin, dimisalkan tenaga panas bumi, tenaga gelombang laut, plta, dsbnya.
    Kalau mengandalkan energi yg sunbernya tidak dimiliki, ya wajar bila bayarnya mahal & byar pet.
    Tinggal gimana pemikiran pemerintah & wakil rakyat, apakah cuma melihat saat ini ataukah untuk kedepan.

  10.  

    Pejabat pemerintahnya Ndeso. Ganti pemerintah ganti kebijakan.

  11.  

    Lebih elok jika dari ahlinya diikut sertakan pemerintah dalam pembahasan tentang energi nuklir, Batan sudah sekolahkan tenaga ahli yang banyak, Pak Presiden yang terhormat sudah sepatutnya bapak mengundang para ilmuan untuk kembali dan kembangkan energi nuklir, Melihat nilai keekonomisan dari nuklir saat ini Bapeten, Batantek saja sudah berkibar di USA. Mereka mengembangkan ilmu Isotop yang baik untuk penelitian rumah sakit nuklir. Penyakit kanker bisa diteliti dan dihancurkan oleh turunan dari energi nuklir. Dan masih banyak lagi pengembangan nuklir seperti pengembangan varietas bibit unggul padi dan tanaman lain. Untuk itu pemerintah sudah saatnya menempatkan energi nuklir sebagai komoditas ekonomis bagi bangsa ini.

  12.  

    aq g respec meneh kRo pemerintah pasti wes di suap bos petral di tekan asu pemerintH ciut nyali

  13.  

    APA INI APA INI…………….

    RAKYAT PADA SUSAH SEMUA.
    ENAK IKUT BELANDA PAK. ENAK PAK, MAKAN ROTI MINUM SIRUP,
    SEKARANG ? HADEH……………………

    DI JAJAH DENGAN SENJATA NGAK SEH,
    TAPI LIHAT SENDIRI, GEDUNG BUMN SAJA MAU DIJUAL
    PULAU MAU DIJUAL KE PERTAMINA
    DIRUT BUMN ORANG ASING

  14.  

    Bener bener dahhhh ! Ini adalah bentuk tekanan asing untuk m.wn cegah indonesia Punya senjata nuklir, hadaah sama cina aj gk berkutik apalagi lawan usa, katanya berani , titik darah penghabisan un tuk indo , preeeeeerttttt ngapusi

  15.  

    This is a stupid choice..
    Byangkan sja mee sgra tiba,asean china fta.asean europe fta.
    Klo krisis listrik mna bisa prushaan bersaing dg ngr asean..
    Curiga ada konspirasi nih,yg gx mau dan takut indonesia maju..
    Knpa juga pln mau coba energi alternatif.klo udah ad yg pasti..buat negara ko coba coba..
    Gmna ini..mnding kiamat z,dr pd djjah oleh negara asing.baik itu d jjah ekonomi maupun sistem pmrintahan..
    Kmrin mntri susi stujui krjasama klautan dan pnelitian sm us.skrg tolak pltn dr rusia..apa pmrinthan skr mo jd antek amrik ya..
    Innalillahii…

  16.  

    Saya curiga ini perang Proxi permainan politik negara Lain agar supaya indonesia tidak membuat senjata Nuklir….makanya dengan alasan kita bisa menggunakan SDA lain..sedangkan kita Ahli Nuklir kita sudah Maju……bagaimana hal ini bisa disebut poros dunia….Puyeng deh

    Analisa Orang Pedalaman

  17.  

    saya merupakan salah satu silent rider disini. menurut saya bila saya boleh berpendapat, PLTN kita perlu, dan wajib dibangun menurut saya. hal ini dikarenakan konsumsi energi kita sunguh luar biasa potensial, sehingga tidak bisa mengandalkan batubara/gas bumi. apalagi kita kaya akan uranium, pertanyaanya adalah, sudahkah kita mampu menghasilkan uranium dan mengolahnya??
    saya jawab, mungkin sudah. saya tidak mengikuti perkembangan uranium negara.

    mengandalkan batu bara dan gas alam sangatlah salah besar menurut saya. diamping kebutuhan gasn untuk rumah tangga cukup potensial dengan data penduduk kita. sedangkan untuk batu bara, untuk apa dijadikan listrik, dimana batubra bisa dikonversi menjadi minyak dan gas, disini saya melihat potensi batubara menjadi lebih besar untuk menjadi 2nd plan saat minyak langka. pertanyaanya adalah, sudah mampukan kita apa bila energi listrik kita tidak berasal dari batubara dan gas alam??
    saya jawab, belum bisa, dikarenakan kurangnya tindak lanjut pemerintah terhadap ide2 engineer Indonesia tentang renewable resources. seperti turbin microhydro, suryacell, hydrogen energi, dll.
    harapan saya, tidak ada kata terlambat untuk memulai, tidak ada yang salah bila mencoba untuk kepentingan negara yang lebih baik. terimakasih perhatianaya.

  18.  

    Indahnya Indonesia tanpa PLTN..indahnya Indonesia dgn PLTN

    Mbah bowo yg bijak dan berwibawa.., PLTN siapanya PLA?

  19.  

    walah ?

    …kalau PLTN terealisasi ya pengusaha batu bara dan gas beserta para pejabat dan kroco-kroconya yang punya saham yaa bakalan rugi alias gak laku kedepan nya toh, apalagi yang sudah teken kontrak atau menang tender…

    > kalau PLTN terealisasi ya pengusaha tambang uranium beserta para pejabat dan kroco-kroconya yang punya saham bakalan untung kedepan nya toh, apalagi yang sudah teken kontrak atau menang tender…

    terus bedanya apa buat rakyat ?
    yang pasti listrik ex PLTN lebih mahal !
    😀

    …nah disini bisa dilihat pemerintah masih setengah hati memikirkan kelangsungan hidup bangsa dan rakyat untuk jangka panjang…

    > apa iya memikirkan kelangsungan hidup bangsa dan rakyat untuk jangka panjang = memilih produk yang harga satuannya lebih mahal 2x lipat ?
    logikanya dimana ya ?

    •  

      Hmm Logika saya atau logika anda yg kemana? First of all.. Coba anda tanya dengan wakil presiden anda kenapa bapak wapres alias bapak pengusaha itu sangat menolak PLTN. Jawaban nya semua orang sudah pada tau (so..itu cm pertanyaan retorik sebenarnya). Dan kalau mau bicara soal DUIT, Saya tanya sekarang kenapa BBM dinaikan? Yg padahal sangat jelas-jelas memberatkan masyrakat menengah dan kebawah dalam segala aspek. Kenapa tidak disubsidi saja terus toh negara masih mampu sebenarnya dan masyarakat jadi Tidak terberatkan biaya hidup yg naik. Jawabannya kan antara lain demi kesejahteraan rakyat secara merata dengan cara realokasi untuk pembangunan infrastruktur, program2 rakyat, dll. serta demi kemandirian rakyat dari bbm yg terus disubsidi.
      Sekarang soal PLTN kalau alasan anda kembali lg “DUIT” dengan beban beli jadi lebih mahal, kenapa anda tidak berpikir yg sama dengan masalah BBM? Toh kalau anda mau berpikir dengan bijak kedepannya maka krisis pasokan listrik seindonesia (atau minimal sebagian wilayah) dapat terjamin pasokan listrik, para industri2 juga terbantukan, yg lebih penting pulau2 berpenduduk yg belum menikmati pasokan listrik secara menyeluruh bisa tersolusikan. So, Logika nya dimana ya?
      Another thing.. Proses pembangunan hingga operasi PLTN sampai bisa dimanfaatkan secara REAL TIME bukan setelah teken kontrak langsung bim salabim. Prosesnya bisa bertahun2, untuk pembangunan infrastruktur, sdm, dll. Jadi kalau tidak mau dimulai sekarang kapan donk tuh kira2? Nunggu sumber energi yg skrg kita pakai benar2 tinggal ampas atau tunggu semua sda dikeruk abis dulu atau apa?
      Coba silahkan tanya dengan bung @Jalo mengenai kesiapan kita dan tenaga2 ahli nya soal PLTN beliau mungkin punya data dan info. Salam hangat.

      •  

        …Saya tanya sekarang kenapa BBM dinaikan?

        > saya juga bisa tanya, vietnam, india yang lebih miskin dari RI bisa jual bbm tanpa subsidi, kenapa kita harus disubsidi, apa karena rakyatnya lebih manja / cengeng ?

        subsidi lebih baik digunakan untuk hal2 lebih produktif, maka
        subsidi bbm dicabut , tapi pemerintah sedang mengupayakan opsi LEBIH MURAH, bbg.

        …sudah ada lima Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) mendukung konversi BBM ke gas. Ini diketahui setelah lima perusahaan tersebut mendatangi Sucofindo untuk uji lab terkait program konversi tersebut,
        https://id.berita.yahoo.com/converter-kit-gagal-pemerintah-dorong-pabrikan-bikin-mobil-054220328.html

        …Chairman Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi menilai penggunaan BBG dapat mengurangi biaya transportasi dan lebih efisien. Saat ini, harga BBG lebih murah dibandingkan dengan BBM karena hanya setara dengan Rp3.100 per liter.

        Selain itu, nilai positif dari penggunaan BBG diantaranya dapat mengurangi impor BBM, lebih ramah lingkungan, relative aman khususnya ketika terjadi kecelakaan atau kebakaran karena adanya ketersediaan safety valve…

        sangat aneh jika disatu sisi pemerintah mengupayakan opsi bahan bakar lebih murah, di sisi lain memilih opsi lebih mahal ? ? ?

    •  

      Jokowi Lovers…..selalu dilindungi…apapun bentuk kritik dari bung2 yang lain….

    •  

      ya ada untung dan rugi bung. mungkin dana kampanye p.jokowi kamarin ada yang berasal dari pengusaha migas dan batu bara. jadi kalau p jokowi mau mengembangkan PLTN tersandra dengan pendananya. bukankah di politik itu tidak ada makan siang gratis. Saya cuma beropini loh bung jadi jangan dianggap serius.

  20.  

    http://itookuciwawa.blogspot.com/2013/06/indonesi-akan-miliki-satu-satunya-ahli.html

    Kalau tidak salah…indonesia akan bekerjasama dengan negara lain bahkan MoU nya sdh di teken..itu yang saya baca lupa d salah satu blog yang membahas gebrakan2 Pak Dahlan Iskan.
    tar saya carikan lagi link nya.

    PLTN yang akan di bangun lebih canggih yg di punya Rusia. kalau gk salah ya…

  21.  

    Secara statistik dan dibuktikan dengan audit, inspeksi, tes dan pemeliharaan instalasi di Indonesia, terutama instalasi pemerintah, SANGAT lemah. Karena itu saya tidak setuju dengan instalasi PLTN, masih banyak alternatif lain seperti PLT Uap Bumi yg dapat dimanfaatkan dengan risiko yg jauh lebih kecil.

    •  

      titik beratnya ada pada nilai strategis, penguasaan teknologi nuklir beserta rekayasa2 nya.
      Iran saja yg memiliki cadangan gas dan minyak bumi segambreng ngotot mandiri dlm nuklirnya.

      kalo cara pandang gue, apa beda nya dlm hal ini seperti kita mewujudkan IFX.
      statistik mengatakan lebih murah membeli pespur dgn kualitas jadi daripada bersusah payah membangun industri tsb dari dasar.
      apa intinya..?

      Penguasaan teknologi.

  22.  

    PERCUMA MERDEKA, PERCUMA KALAU HAJAT HIDUP ORANG BANYAK DIKUASAI ASING,
    TAMBANG DI KUASAI ASING. BUMN STRATEGIS INDOSAT DIJUAL.

    MERDEKA APANYA ?

    SERASA MASIH DI JAJAH.

  23.  

    Hehehehehehe, ramai ya…
    Kalau saya dukung PLTN, untuk sementara PLTN mini dulu untuk membuktikan kepada pemerintah atas fobia2 yg sudah menjamur di masyarakat maupun pemerintah kita. Ilmuwan2 nuklir kita pun sudah banyak namanya di dunia seperti Evvy Kartini.

    Nih ada artikel tentang beliau :

    Di Indonesia, teknologi tenaga nuklir masih menjadi hal yang asing. Namun ternyata kita boleh berbangga, sebab Indonesia justru memiliki seorang ahli yang prestasinya telah diakui dunia. Doktor rer. Nat. (rerum naturalium) Evvy Kartini adalah salah satu dari hanya sepuluh ahli sejenis yang ada di dunia. Di kalangan internasional, Evvy memiliki reputasi terhormat. Ia dikenal sebagai ilmuwan penemu penghantar listrik berbahan gelas. Bagi kebanyakan orang, gelas biasanya hanya dipergunakan sebagai barang pecah belah alat rumah tangga. Namun tidak begitu bagi Evyy Kartini. Karena itulah, saat mendapat kesempatan belajar di Jerman, ia mulai menjajaki penelitian terhadap material gelas. Saat itu sarjana Fisika lulusan Institut Teknologi Bandung itu magang di Hahn Meitner Institute (HMI) di Berlin, Jerman, 1990. Evvy pun dibimbing ahli hamburan neutron Prof. Dr. Ferenc Mezei. Adapun karier penelitian Evvy dimulai ketika menyelesaikan S2-nya. Waktu itu ia berhasil menemukan model baru difusi dalam material gelas. Evyy kemudian membuat berbagai penelitian dari bahan gelas. Seperti saat ini, ia membuat baterai mikro yang dapat diisi ulang. Baterai yang merupakan hasil proses dengan metode teknik hamburan neutron itu, mampu menghasilkan daya yang lebih besar dibanding baterai yang ada saat ini dan juga ramah lingkungan.

    http://raudinadina.blogspot.com/

    Sejumlah ilmuwan kita juga sudah banyak terlibat dalam pembangunan PLTN, ada yg di Korea, China, dan beberapa negara di Eropa. Banyak yg keluar dan hijrah, seperti pada tahun 2012, 20-an ahli nuklir kita hijran ke Malaysia untuk membangun PLTN Malaysia.

    Dulu pernah saya tulis di komentar artikel sebelumnya soal ini.

    Masyarakat kita 250 juta jiwa, kebutuhan pertumbuhan ekonomi targetnya makin tinggi yakni 11%, kebutuhan 7 persen kemarin aja kita empot2an. Memang panas bumi kita banyak, tapi masih diperlukan kajian2 dan research khusus lagi untuk mencari nilai ekonomis. Beberapa waktu lalu juga beberapa investor mundur dari wilayah panas bumi karena belum menemukan nilai ekonomis untuk dijual.

    Di Amerika, masalah ini masuk project jangka panjang hingga 2050 sebelum ditentukan sebagai sumber energi utama. Sekarang ada bahan bakar terbaru lagi untuk PLTN, yakni Helium-3 , jadi masih belum bisa dipastikan panas bumi bisa jadi utama. Mereka masih mengandalkan 100-an PLTN untuk memenuhi kebutuhan mereka, begitu juga dengan Rusia, Korea Selatan malah menambah reaktor baru. Ini bukan masalah latah, tapi opsi untuk membantu masalah energy kita. Klu latah tidak mungkin kita mengajarkan Korea teknologi ini.

    Jadi lebih baik kita berjalan pelan-pelan untukmenuju PLTN, kenapa?? Teknologi panas bumi sampai sekarang teknologi kita belum mampu untukmenunjang ke tingkat efisiensi. Di Amerika aja teknologi pembangkit listrik masih dilakukan riset panjang agar bisa efisien. Saya bukan membandingkan, tapi kalau mau berhasil dalam teknologi ini kita harus melakukan penelitian panjang seperti yg dilakukan oleh Amerika. Kita sudah memetakan masalah Panas bumi, dan waktu kita menawarkan ke beberapa produsen kita bilang ini bagus, kenyataannya banyak kontraktor yg mundur karena susah untuk menemukan ke tingkat efisien dan murah dijual seperti yg kita tawarkan sebelumnya. Itu sudah puluhan titik mengalami kejadian yg sama.

    Sekarang PLTN menjadi pembangkit listrik yg menjadi primadona negara2 besar terutama di temukannya Helium-3 untuk PLTN. Negara besar seperti China, Rusia, Amerika dan beberapa negara di eropa pun ingin melakukan penambangan di Bulan agar bisa menemukan Helium-3 ini.

    Kenapa kita harus kuasai? Saya jadi teringat 2 teknologi yg didambakan bung Karno yakni “Tenaga atom atau nuklir dan antariksa”. Dulu Bung Karno susah payah mendirikan reaktor energi nuklir di Bandung karena mendapatkan penolakan dari warga. Sekarang manfaatnya seperti yg kita lihat untuk bidang kesehatan kita, pangan kita, peternakan, industri, dll. Yup, karena beliau sudah memikirkan program jangka panjang.

    •  

      percuma saja dengan teori2 riset2 ujicoba2 kalo ternyata hasil akhirnya DI TOLAK, memang lebih baik ilmuwan kita berkarya di negri orang dr pada negri sendiri. CAPEK DEEH

    •  

      Yup…PLTN2 mini dulu d bangun tiap pulau yang bebas dari ring of fire… sayang kan ilmuwan2 nuklir kelas dunia kita tidak dpt sokongan dan perhatian khusus Pemerintah, wajar mereka akhirnnya kabur ke luar negeri untuk mengembangkan keahliannya.
      Seorang ilmuwan murni ‘umumnya” bukan materi lagi yang di cari mereka, akan tetapi “pengakuan akan keilmuannya dan dedikasinya” yang mereka utamakan.
      Kalau sdh sukses baru bikin yang besar2 untuk memasok kebutuhan listrik masyarakat.
      kalau bisa malah saya membayangkan…semua pembangkit listrik yang ada di indonesia bersumber dari energi murah seperti nuklir, air, panas matahari, angin, daya gelombang laut. gk usah dah pake Batubara yang tambangnya di mana2 merusak alam habis2an, apalagi yg sekarang masih di pakai sumber Minyak yang sdh rahasia umum mafia minyak, kongkalingkong “fee” pejabat PLN dan Negara (diduga) yang ikut dalam tender2 ke dua bahan ini (Batubara dan Minyak) yang akhirnya harga listrik sekarang jd naik ‘MECEKIK” masyarakat.
      PLTN WAJIB DI UPAYAKAN, hanya masyarakat (maaf) yang tidak berpendidikan cukup di “TAKUTI” efek bahayanya yang di hembuskan oleh pihak2 tertentu
      Untuk itu saya berharap para ilmuwan kita lebih gencar lagi melakukan “KAMPANYE” Pentingnya di bangunnya PLTN di republik tercinta ini demi kebutuhan Listrik yang berkelanjutan bai Anak cucu kita. Tidak peduli membangunnya dengan negara mana, tentunya Para ahli kita ini tau Negara mana yang pantas dan cocok sebagai rekanan mereka. Omong kosonglah kalau di katakan sekarang kita tidak perlu seperti kata Bapak Menteri Sofyan Jalil. Kalau tidak sekarang lalu kapan lagi… menunggu lagi..akan lagi…alaaaah..lebay.
      BERANIKAH KAU BAPAK PRESIDEN ??? mengubah orientasi bahan baku pembangkit listrik kita dari Batubara dan minyak ke sumber lain ???.

    •  

      jawaban bung jalo luar biasa…tamparan buat “Jokowi Lovers…..selalu dilindungi…apapun bentuk kritik dari bung2 yang lain….”hahahahahaha

  24.  

    Pemerintah indonesia memang tidak berpikir kedepan seperti negara Jepang.
    Saya yang menjadi mahasiswa S-1 di salah satu universitas di Jepang merasakan, listrik sangat penting dan merupakan kebutuhan pokok untuk sumber energi dari sebuah negara. Yang dimana setiap tahun pertumbuhsn ekonomi, penduduk, industri, dan sebagainya meningkat cukup pesat.

    Perbedaan yang mencolok antara Indonesia dan Jepang yaitu “Pola Pikir” pemimpin dan masyarakatnya.
    Di negara Jepang energi nuklir sangat dibutuhkan sekali, namun karena letak geografis negara Jepang yang mana di lalui jalur lempeng bumi, maka hampir setiap saat terjadi gempa bumi dalam skala kecil maupun besar. Berbeda dengan negara Indonesia yang terbilang jarang terjadi gempa, itu pun kalau terjadi bisa di bilang beberapa bulan, atau tahun.

    Dari semua aspek tentang energi Nuklir, memang memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun tergantung SDM dari negara tersebut, bagaimana cara mengantisipasinya. Negara Indonesia menurut hemat saya sudah terbilang mampu untuk mengolah dan menerapkan energi Nuklir untuk memajukan ekonomi dan pembangunan di negara Indonesia ini.

    So. . .lebih baik kita menunggu atau melangkah satu pijakan kedepan. Yang pasti jika kita tidak melangkah kedepan, tentunya kita akan tertinggal. Dari negara lain dan dunia luar.

    Salam dari mahasiswa Jepang(from Jogja).
    ????????????????????

  25.  

    kwkwkwkwkwkw…sabar om….kakakakka…. entar juga di bangunkan PLTN nya. Pas kita2 sdh mati tapinya kwkwkwkw.

  26.  

    Sy pernah mengikuti rapat yg membahas ttg pltn ini. Yg jadi ganjalan pihak yg berwenang dlm pngembangan nuklir mjd pembangkit listrik adl undang-undangnya. Waktu itu seorang bapak yg dr Batan (kalo gk salah inget), memberikan sebuah weakness bhw ada undang-undang nya yg belum mendukung dr dibangunnya pltn ini. Sy agk lupa isi undang2nya yg diucapkan Bapak itu, yg sy inget undang2ny pltn ini tdk akn d bangun selama masih ada sumber daya alam lain yg masih dpt digunakan sbg pembangkit tenaga listrik
    Jadi, menurut sy jelas pemerintah dan DPR nya dong yg harus merevisi UU nya dlu sblm pltn bnr2 ingin d bangun..
    Maaf klo salah. — Cmiw —

  27.  

    Klo ampe bangun PLTN bakaln Rugi Jokowi
    bakal kurang jatah dana hasil kenaikan BBM…

    Terima kasih Jokowi…

  28.  

    sr.

  29.  

    pinter…..

    kartu pintar..kartu sehat meng dana nya dari mna?

    subsidi BMM kan?? harus dukung PLTN Biar dana subsidi BBM bsa dpke untuk kartu2 itu…

    kecuali takut ga kbagian dana subsidi bbm…

    Mikir….

    •  

      Dana kartu sehat dan pintar didapat dari efesiensi penggunaan anggaran . dana sudah ada, ini adalah kepiawaian pemerintah sekarang mengatur dana. Adapun kenaikan bbm karna itu memang secara periodic dinaikkan. Pak Joko harga mati

  30.  

    Spekulasi :

    Berita penolakan ini kemungkinan besar hanya lips service z, untuk meredam implikasi yg tidak perlu.

    •  

      Yah kita doakan semoga tindakan pemerintah tidak seperti yg ada di permukaan ya bung Donie….
      Semoga pemerintah telah mengambil langkah2 positif terkait PLTN ini. Bahkan tindakan itu dah jauh masuk tahapan yg signifikan.
      IMHO….

  31.  

    ternyata benar prediksi mr. jusuf kalla, ….

  32.  

    Guee…sukaaaa… Ghaya loeeeeeeeeeeeeeeeeeeee !!!!

  33.  

    pemerintah harus terus di motivasi agar mau membangun PLTN…

  34.  

    Bapak & Ibu : ayo mari kita rencanakan untuk pemilu 5 tahun kedepan kita pilih lagi SBY.

    Maaf, ajakan ini hanya untuk bagi mereka yang mempunyai keinginan yg sama.

  35.  

    LANJUTKAN!!!!!!!

 Leave a Reply