Nov 102018
 

Jajaran artileri roket produksi NORINCO © Yang Sheng Global Times

JakartaGreater.com – Konglomerat industri pertahanan milik negara China, yakni North Industries Corporation (NORINCO) memamerkan produk-produk terbarunya termasuk howitzer swagerak (SPH) SH11 kaliber 155 mm dan artileri roket di China Airshow 2018 yang berlangsung di Zhuhai, Provinsi Guangdong, China Selatan.

Dilansir dari laman Global Times, sejak hari Selasa hingga Jumat, produk-produk utama perusahaan, termasuk tank tempur utama VT-4, melakukan demonstrasi di lapangan latihan bertanah dan berpasir untuk para klien dan pengunjung pameran.

Sejak pameran terakhir pada tahun 2016, Zhuhai telah menjadi pameran pertahanan yang komprehensif yang tidak hanya menampilkan pesawat tetapi juga peralatan darat seperti tank, artileri dan juga kendaraan lapis baja.

“Howitzer swagerak SH11 yang memulai debutnya di acara tahun ini dapat menembakkan proyektil berpemandu satelit (GPS) yang menjadikan serangannya akurat pada sasaran musuh sejauh 40 kilometer”, kata Xu Bin, juru bicara NORINCO pada hari Rabu.

NORINCO juga memamerkan artileri roketnya yang dapat meluncurkan roket dan rudal taktis yang berpemandu melalui terminal.

“Roket terjauh mereka adalah dengan jangkauan 290 kilometer”, kata Xu. “Di ranah ini, kita [China] bahkan lebih maju daripada AS”, katanya.

Seorang pejabat NORINCO yang meminta namanya tak disebutkan mengatakan bahwa “NORINCO mengumpulkan data dan informasi berharga dari pertempuran nyata dengan mengekspor senjata kepada klien asing dan kemudian perusahaan akan menggunakan semua data ini untuk mempromosikan produk mereka”.

Perusahaan dapat memberikan solusi persenjataan sistematis untuk seluruh unit tempur yang diinginkan kliennya, terang Xu, dan “klien pun bisa mempersenjatai divisi lapis baja secara keseluruhan atau untuk angkatan lautnya hanya dengan membeli produk-produk buatan NORINCO”.

Sebagai contoh, misalnya, Korps Marinir Venezuela, dibantu oleh NORINCO dan “solusi persenjataan sistematis kami sangat populer di kalangan negara-negara Afrika”, kata Xu.

Pengamat militer dalam acara itu mengatakan bahwa mode penjualan semacam ini akan meningkatkan keandalan senjata China di antara klien asing, dan hubungan keamanan negara-negara ini dengan China akan tumbuh semakin kuat dan stabil.

  23 Responses to “NORINCO: “China Lebih Maju dari AS Dibidang Artileri Roket””

  1.  

    itu kan klaim sepihak
    klo soal artileri roket terlalu subyektif bhakan Rusia sya nilai lebih maju ketimbang china
    howitzer dgn proyektil berpandu sudah dari tahun 80an ada m712 copperhead punya AS dan krasnopol punya soviet

    klo proyektil artileri berpandu gps satelit, As punya M982 Excalibur range nya 40-57 kilometer
    sudah ditugaskan dari tahun 2015 dan botol pulpen ad yg kustom pula M1156 Precision Guidance Kit dimana proyektil artileri bisa bisa dikustom pake kit mcm jdam

  2.  

    Negara dunia ke3 jd pelanngan utama mainan China dan negara2 berkembang lainnya, yg jd masalah apakah efektif dlm perang sesungguhnya?

  3.  

    Ya jelas cinak unggul dibidang artileri roket, dan mengalahkan amrik….
    Cumak masalahnya amrik dah ga kembangkan lagi artileri roket sepertu cinak. Dan mengganti nama bidangnya dengan sebutan guided munition…..
    MLRS sekarang disebut GMLRS….
    Roket Hydra sudah pakai gps jadi berubah bentuk jadi guided roket.
    Dan masih banyak lagi lainnya.

    •  

      mungkin di pikiran lemhanas As Artileri roket yg sudah berpandu bukan artileri roket lagi

      hanya menyikapi secara dewasa sense of pride mereka

    •  

      Jadi kian bias pengertian antara roket berpadu dengan rudal…tapi ngomong ngomong kabar nya angaran pengembangan sista cina nomor satu didunia apa iya…sih…?!?!

      •  

        iya

        kalau sumbernya Globaltimes,Xinhua,China daily,SCMP dan sya bisa sebutin yg lain

        klo msalah alutsista china mending tanya atau nyari data ke konsumennya, mereka yg pling tau dan tanpa bias jika uang diem tak datang

        mslah china juga kontrol monopoli informasi ala negara otoriter
        anti transparansi informasi yg mengakibatkan juga jatuhnya tingkat kepercayaan calon konsumen, klo pesawt negara2 barat atau yg lain2 jatuh dilaporkan oleh media, ada tekanan baik internal maupun publik utk memperbaiki dan meningkatkan kualitas karea kepuasan konsumen harus imbang dengan profit
        semntara laporan jatuhnya pesawat china sngat minimun kecuali jatuh pas airshow karena liputan media seperti 3 tahun lalu atau terlanjur terekam dan terupload ke internet oleh rakyatnya sendiri itupun masih disensor tanpa keberlanjutan

        klo menggunakan alutsista produk china sebaiknya yg taruhan nyawanya minimal2

        •  

          Xaxaxa…makanya pasar terbesar cina itu negara menengah kebawah…yang uang nya pas pasan…dan bisa dibilang tanpa saingan…!!!
          Kalou masalah bungkam media…gue lebih condong pada diplomasi ekonomi cina yang lebih banyak punya peran…wajar olang kaya dek..sikit sikit wang maka benar kata ujar ujar “bila uang bicara maka diam lah para matrealis”…. Xaxaxax…

  4.  

    antara Airshow China & Indo Defense

  5.  

    otak nya orang Amerika kian lama kian mengkerut x ya.. makanya kalah bersaing dg China

    •  

      Jangan salah bung projek amerika dalam sista itu memang sedang menglami stagnasi dalam keuangan tapi masih jadi patokan dunia dalam inhan(industri pertahanan)…mungkin karna juga bangkit nya kekuatan baru hingga sulit untuk usa beradaptasi…baik aturan penjualan maupun harga yang kurang bersaing…tapi masih mendominasi penjualan dunia…karna para pelangan sista usa adalah negara beruang(kaya)bukan bear…xaxaxa….

    •  

      otak yg berujung inovasi masih di pegang negara2 maju di barat

      ini fakta mau dinyinyirin bagaimanapun takkan merubah fakta jumlah mahasiswa2 china daratan yg ngambil studi di negara2 maju dibarat

      •  

        Ah mungkin itu perasaan dek anu saja×….xaxaxaxa….

        •  

          prasangka takkan merubah fakta jumlah mahasiswa china yg studi maupun lulusan universitas2 di negara2 barat

          •  

            Campret dimari juga banyak lulusan sana dek…tapi beda jurusan × yaa…kalo cina itu bidang tehnologi…kalo campret dimari itu bidang songlap wang…!!!.xaxaxax…

          •  

            ya jngan komplen ke sya dong jurusan sospol ato hukum bisa songlap wang kan mslah mentalitas

            jurusannya memang banyak teknologi namun mereka cederung songlap data penelitian kampus utk diselundupkan pulang

          •  

            Itu baik dek memperkaya bangsa dan negara…ketimbang yang dimari songlap wang lalu disimpan keluar…apa engak buat negara bangkrut dan miskin…pantes cina kian kaya dan kita…??? Ternya masalah mentalitas too…!!!
            Laa kamu salah satu juga yang konon lulusan angkademi pantasy luar negri too…???

          •  

            muncul lagi dah argumentasi pejoratifnya tuding2 ora karuan apa hanya karena sya mengkritisi china pribadi sya yg diserang bukannya argumentasinya?

            sya bukan lulusan sospol ato hukum luar negeri mkanya songlap uang jgn komplen ke sya

            klo memperkaya teknologi bangsa dan negara sah sah saja meski hasil songlap data penelitian tapi tentu ada timbal balik hukum sebab akibat dimna akan memperburuk citra bangsa dan negara di mata komunitas internasional apalagi di buat propaganda nasionalisme.

          •  

            Bukan nya kamu dulu bilang lulusan luar…xaxaxa…
            Gitu aja langsung diambil ati…nu…!!!

  6.  

    Mungkin saja klaim mereka itu benar karena kebutuhan serangan darat lebih dominan hingga teknologi artileri militer perlu dikembangkan lebih bagus, sedangkan amerikana terlalu percaya diri untuk dpt serangan darat dari lawan, amerikana beranggapan tidak perlu invasi darat ke negara tetangga nya seperti Canada dan Mexico

    😎

  7.  

    Udah deh, AS itu gak akan pernah bisa tersaingi soal teknologi alutsista (note: relatif soal skill personel). Beda kelas lho! Teknologi China itu masih menanjak untuk setara dengan Rusia, menyaingi AS? Jauh lah.

    Logika saya, China itu sudah ngegas pol tp belum setara dengan teknologi AS yg masih santai dengan apa yg telah ada. Nah sebaliknya, coba bayangkan klo AS ngegas pol, hajablah. Gimana ya, sekali lompatan teknologi AS itu selalu menjadi unggul berpuluh-pulun tahun, gak terkejar. Misal: negara-negara berkutat soal bom konvensional eh AS bikin bom atom. Kemudian standar kanon konvensional eh tiba-tiba AS bikin rudal berpemandu.

    •  

      Tehnologi sista sulit diukur bung…karna intinya rahasia…dan juga sulit pembuktian nya,…karna perlu korban untuk membuktikanya…sebagai contoh bom atom…kalo hirosima dan naga saki engak hancur dan memakan ratusan ribu korban maka bom atom akan seperti sista biasa…dan tidak terlalu mengkwatirkan…seperti contoh bom hidrogen(termonuklir)tidak dilarang kalou belum makan korban dan orang lain harus tau dulu betapa keji dan kejam baru dikecam….!!!
      Tapi kalo perbandingan bisa dilihat dari apa tehnologi yang jadi persaingan…misal rudal atau kapal baik laut maupun selam atau pesawat baik angkut apa tempur…situ bisa anda lihat siapa yang menguasai lebih jauh dan maju…bukan berarti cina kalah…tapi memang usa harus diakui lebih dominan…!!!

 Leave a Reply