Dec 122015
 

Northrop-6th-gen

Thermal management atau cara mengelola panas yang dihasilkan modul-modul pesawat, akan menjadi faktor penting dalam kompetisi pembuatan pesawat untuk menggantikan ratusan pesawat F-22 Lockheed Martin dan Boeing F/A-18E/F super Hornets, kata eksekutif top Northrop Grumman.

Merilis sebuah konsep artistik yang disebut pesawat tempur generasi keenam, Presiden Northrop Aerospace Systems Tom Vice menyoroti kualitas yang sering diabaikan, yakni mengelola semua panas yang dihasilkan oleh senjata dan sensor harus diantisipasi pada pesawat tempur masa depan.

Konsep pesawat tempur generasi keenam Northrop terlihat bersifat siluman, sayap (swept-wing) pesawat tempur menggunakan senjata laser yang kuat untuk menghadapi berbagai sasaran.

Masalah Panas

Setiap senjata laser yang ditembakkan akan meninggalkan jejak panas di pesawat. Hal itu menghadirkan masalah yang sulit untuk pesawat tempur bersembunyi.

Ventilasi panas yang dibuat hanya akan menyebabkan pesawat telihat. Pilihan lain adalah mengembangkan akumulator termal, yang sedang dilakukan Air Force Research Laboratory dalam INVENT Program. Akumulator listrik menyimpan energi onboard dengan cara yang sama dengan akumulator hidrolik, lalu melepaskan energi laten yang diperlukan untuk menghasilkan gelombang listrik.

Konsep generasi keenam Northrop menunjukkan pesawat yang tidak berekor, kemungkinan berjenis supersonik, menjanjikan terobosan baru dalam manuver, kecepatan dan kemampuan siluman untuk pesawat tempur. Hal ini juga berangkat dari konsep pesawat tempur generasi keenam sebelumnya yang dirilis oleh Northrop dengan menampilkan modifikasi di bagian aft-mounted straight atau slightly forward swept wing.

“Menempatkan semua kualitas dalam satu paket dengan revolusi baru dalam teknologi manajemen termal merupakan tujuan Northrop Grumman untuk memenangkan US Air Force’s F-X programme dan US Navy’s FA-XX programme”, Ujar Vice.

“Pesawat B-2 membawa banyak teknologi bersama-sama dalam satu paket yang sangat unik,” katanya. “Pesawat ini sekarang akan menggabungkan banyak hal lain, dan
kemampuan mengelola thermodynamics akan menjadi kunci untuk menentukan siapa yang menang.”

Flightglobal.com

Bagikan Artikel :

  27 Responses to “Northrop Grumman Luncurkan Desain Pesawat Tempur Generasi Keenam”

  1. Sekalian promosi Star Wars ini mah

  2. Duaaaa…

  3. Duaaaa….

  4. Duaaaaaaaaaa…….

  5. Duaaaaaaa……

  6. Pesawat tanpa ekor Tp bisa manuvernya extrem…disitu terkadang saya merasa gagal paham…
    Dn bukannya generasi 6 itu adalah pesawat tanpa pilot harus d dalam nya?
    Hehehe

    • aku menduga…mesin pendorong utama masih pakai type jet. tapi dg system VTOL macam harrier atau F35. juga mungkin sudah berkemampuan vector thrust. yg bisa tolah toleh (kiri kanan/ atas bawah) macam SU35 mesin terbaru, atau F35, atau F22.

      Sedangkan daya angkat utama masih mengandalkan sayap utama plus mesin VTOL.

      • Cuman disitu tertulis mesin dg kemampuan daya dorong supersonic. Setahu aku selama ini mesin jenis jet konvensional VTOL…daya dorongnya kecil macam harrier dan F35 (tidak sampai mach 2).
        Mungkinkah sekarang USA sedang mengembangkan jenis jet baru yg revolusioner sehingga berani berkoar berkemampuan supersonik tapi rendah dalam keluaran panasnya?

  7. Lama2 klo begini caranya nanti TRANSFORMER bakal jadi kenyataan..robot2 otonom yg punya otak microchip bisa brubah jadi pespur, kapal perang, dll..kira2 berapa lama lagi ya gan teknologi bgini bakal jadi kenyataan..coba kita tanya para ilmuwan rusia dan asu yg secara diam2 mgkin sedang mengembangkan teknologi transformer bkal jdi kenyataan.

  8. indo bikin generasi 4++ masih merangkak….yg lain udah ke 6…

    kasihan indoooooon….indooon…besar mulut

    • Malon lebih parah…beli pesawat aja ga mampu,apalagi bikin pesawat generasi 1 ga mampu sama sekali…wuahahaha

    • Malingsial cuma bisa tempel stiker bina tempatan doang ! HUAHAHAHAHAHA

    • Malon….malon…. kalau lagi lapar beginilah jadinya, susahnya gak mau jinak, lempar pake bom pisang bagusnya……hahahaha

      Mending lon masih merangkak ke 4++ dri pada taunya cuma beli, trussss dimaling, ditambal stiker tempatan, itulah kebiasaan malon….

      PESAWAT TEMPUR MALINGLON GENERASI JIN buatan malon…

  9. Sayang gambarnya kurang jelas dan detil.

  10. Langit Jogja akan bergemuruh dan menggelegar dengan beterbangannya pesawat-pesawat tempur pada tanggal 19-20 Desember mendatang. Bukannya pesawat tersebut mau bertempur melainkan akan berunjuk kebolehan bermanuver dalam acara Gebyar Dirgantara Yogyakarta 2015.
    “Karena itu kami mohon maaf kepada masyarakat kalau terganggu dengan suara pesawat-pesawat tempur ini,” ujar Kapentak Adisutjipto, Mayor Sus Hamdi Londong menambahkan, sejak tanggal 18 Desember sejumlah pesawat tempur sudah akan mulai menggetarkan Yogyakarta, dengan kedatangannya di Adisujtipto. Antara lain 2 pesawat Sukhoi, 2 pesawat T50, 2 pesawat F16, dan 6 pesawat Pegasus. sambil menambahkan pada kesempatan nanti masyarakat dipersilahkan melihat pesawat baru TNI AU yang dipamerkan. Bahkan diberi kesempatan untuk terbang joy fligh keliling Yogya.
    Jadi kudu diingat nih buat warga Jogja untuk tidak perlu kaget dan takut akan suara menggelegar dari pesawat tempur milik TNI AU tersebut.
    Gelaran Adisutjipto Air Force Open Base atau Gebyar Dirgantara Yogyakarta 2015 ini untuk memperingati HUT ke-70 Sekbang TNI AU dipusatkan di Lanud Adisutjipto, dengan beragam acara teramat menarik diantaranya: demo Jupiters Aerobatik Team, demo udara pesawat Heli (Pegasus), fly past pesawat grob, fly past pesawat FASI, statik show pesawat tempur, pesawat heli, pesawat latih TNI AU, terjun payung, drumband taruna AAU, otomotif gahering, bazar otomotif.
    “Kegiatan yang dipersembahkan untuk masyarakat umum ini semua bersifat gratis,” ujar Kol (Pnb) Azhar Adhitama sebagai Ketua Panitia Gebyar Dirgantara Yogyakarta.
    Hanya saja untuk lomba (JRFR) Jupiter Runway Fun Run yaitu lari di landasan dengan sensasi dibawah pesawat yang sedang dan akan mendarat, peserta dipunggut kontribusi 50 ribu dan sudah termasuk kaos dan minuman. Dimana JRFR merupakan lomba yang belum pernah ada di Indonesia, jadi lomba JRFR kali ini merupakan lomba yang pertama kali di adakan di Indonesia, menariknya peserta bisa foto di bawah pesawat yang sedang ‘take off ‘ maupun ‘landing ‘, wow hebat
    Well sepertinya ajang ini sungguh amat sangat menarik, sungguh sayang jika kita lewatkan, jadi tandai tanggalan anda di tanggal 18-20 Desember 2015,

  11. ini baru konsep atau real desain (blue print)… biasanya setahu aku. USA dg team ilmuwannnya pada tahun2 terakhir (generasi terkahir)…..rata2 cuma menang di konsep doang, secara kenyataan produknya berantakan. error disana sini. Padahal udah memakan penelitian dan pengembangan sekian lama serta biaya besar….yang akhirnya malah cuman jadi bahan ejekan di dalam negerinya sendiri.

    Kalau tidak dibantu oleh ahli2 indonesia F35 masih lama sekali tuh beresnya. Aussie dll belum tentu terima dalam 5-10 kedepan.

  12. gara2 ada IRST…semuanya pengin jadi dibuat antinya. selama masih menggunakan ,mesin jet ya susah.
    apalagi senjatanya masih missil dan juga laser. lhah kisi2 badan pesawat dg kecepatan tinggi salah manuver akan mnimbulkan panas…dan bisa terlihat oleh IRST. (infra red search and tracking)

  13. Kira2 pesawat gen ke-6 technologinya sperti apa? Kalau gen ke-5 stealth, ke-4 supersonic, ke-3 manuver, ke-2 ketinggian dan jangkauan maks, ke-1 skedar terbang, kira2 ke-7 bagaimana?

  14. Seharusnya kita seperti ini…

    Para Ilmuwan dan insinyur tidak berhenti meneliti, begitu satu pekerjaan selesai liburan beberapa bulan setelah itu lanjut research lagi teknologi selanjutnya…

  15. sr….

  16. Gen 6, senjata pakai laser/rudal lebih canggih, punya kemampuan siluman , daya jelajah manuver jangkauan radar lebih canggih
    Gen 7 hampir sama, cuma desain sudah bisa digunakan untuk pertempuran berbasis luar angkasa

    Maaf mabuk kecubung

  17. itu kan senjata ndan.
    Apa mungkin teknologi sekali terbang ga pulang2? Atau komposit tahan matahari? Atau pesawat hybrid yg bisa terbang di luar angkasa, nyelam skalian jalan jadi tank?

 Leave a Reply