Obama Pidato di Indonesian Diaspora Network Global

16
Barack Obama dan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, 30/6/2017 (Joko Widodo @jokowi)

Jakarta – Presiden ke-44 Amerika Serikat Barack Obama menyampaikan pidato dalam pembukaan Kongres “Indonesian Diaspora Network Global” (IDNG).

Obama yang mengenakan setelan jas berwarna abu-abu dengan dalaman kemeja putih itu memberikan pidato yang berdurasi sekitar 30 menit di hadapan ribuan diaspora Indonesia yang berkumpul di Main Hall Kota Kasablanka, Jakarta, dilansir ANTARA, Sabtu, 1/7/2017.

Ribuan diaspora Indonesia yang antara lain berasal dari AS, China, Meksiko, Jerman, Suriname, Qatar, Oman, Brunei Darusalam, Prancis, Belanda, dan Myanmar menyambut Obama dengan tepuk tangan meriah saat Presiden ke-44 AS itu muncul dari sisi kiri panggung.

Dalam pidatonya Obama menceritakan pengalamannya berwisata ke Bali dan Yogyakarta, dan menyebut Indonesia sebagai “bagian dari diri saya”.

Obama selama ini memang dikenal memiliki kedekatan dengan Indonesia, karena sempat menghabiskan beberapa tahun masa kecilnya di Jakarta.

Kongres Diaspora Indonesia dihadiri oleh 9.000 orang dari 55 negara seluruh dunia.

Kongres Diaspora Indonesia ke-4 di Kasablanka Hall pada 1-4 Juli 2017 itu menghadirkan 42 pembicara dalam 12 sesi berbeda dan mengambil tema “Bersinergi Bangun Negeri”.

Pidato Obama dalam sesi pembukaan kongres tersebut, sekaligus menjadi pidato pertamanya di Asia setelah menyelesaikan tugasnya sebagai Presiden Amerika Serikat pada Januari 2017.

12 KOMENTAR

  1. Ehm…momentum yg sangat sangat berharga, adakah ini menjadi tonggak sejarah bangsa indonesia menuju peradaban baru?? Bukan saja Obamanya yg saya lihat, namun terhimpunnya diaspora indonesia di lebih dr 55 negara mengingatkan saya pada moment yg sama bangsa tiongkok mengumpulkan diasporanya dan menjadikan mereka kekuatan baru dunia saat ini.
    Semoga konggres ini menghasilkan rekomendasi yg berharga sehingga terpulangnya SDM unggul indonesia untuk bahu membahu membangun peradabahan bangsa sesuai cita2 dalam preambul uud45 yakni jembatan emas menuju masyarakat adil dan makmur merdeka bersatu dan berdaulat.
    Bravo NKRI!! :iloveindonesia

    • Bedanya, negara Cina itu menyiapkan segala sarana prasarana yang dibutuhkan untuk menampung para diasporanya itu sehingga mereka bisa mengimplementasikan ilmunya di negeri mereka sendiri.
      Nah, sedangkan pemerintah kita sekarang ini apa yang sudah disiapkan sehingga berani mengajak mereka pulang dan berkiprah di tanah air?
      Dulu Pak Harto meminta Habibie untuk nantinya pulang ke Indonesia. Namun Pak Harto bukan hanya nyuruh pulang, tapi juga pemerintahnya menyiapkan dana besar untuk membentuk pabrik pesawat sehingga Habibie bisa mengaplikasikan keahliannya di situ.

    • kalo obama mungkin gak terlalu ngaruh selain kharismanya sebagai mantan presiden negara adidaya aja…

      yang dibutuhkan ahli-ahli untuk membangun inhan, industri strategis, industri kimia dasar/hulu, metalurgi, mesin dll…